• Tidak ada hasil yang ditemukan

5. HASIL DAN PEMBAHASAN

5.2. Fabrikasi dan Instalasi Peralatan PDU

Kegiatan rancang bangun tangki ter dan pemipaannya dilakukan untuk membuat sistem penyiapan umpan ter pada PDU reforming ter. Langkah kegiatan ini dimulai dengan penyipan bahan – bahan untuk rancang bangun dan peralatan peralatan workshop yang diperlukan, antara lain mesin las, alat pemotong listrik, alat pemotong api, gerinda tangan, dan lain-lain.

Setelah persiapan selesai, kegiatan awal rancang bangun adalah pengelasan silinder tangki, pembuatan ruang pemanas steam. Ruang pemanas steam berupa silinder dengan diameter sama dengan silinder tangki, yaitu 760 mm untuk tangki 1 (tangki umpan ter) dan 540 mm untuk tangki 2 (tangki air pencuci). Langkah selajutnya adalah pengelasan ruang pemanas steam pada bagian bawah silinder tangki.

Langkah selanjutnya adalah pembuatan dudukan tangki dan pemasangan tangki ter seperti dapat dilihat pada Gambar 5.17.Dudukan tangki dibuat agar tinggi tangki ter bagian bawah berada pada ketinggian 1.500 mm dari lantai. Hal ini dilakukan agar kondensat yang terbentuk dari ruang pemanas steam dapat dikembalikan (recycle) ke tangki air umpan boiler, sehingga kondensat dapat digunakan kembali sebagai umpan boiler.

Gambar 5.17. Pembuatan dudukan tangki ter dan pemasangan

Langkah selanjutnya adalah pembuatan bagian-bagian pemipaan aliran ter, seperti penyetelan pompa ter menggunakan sistem kopel, potongan – potongan pipa aliran ter, steamjacket pemanas aliran ter. Dudukan pompa ter ada 2 masing – masing untuk pompa ter ke aliran reaktor oksidator dan reduktor. Steam jacket berupa double pipe, dimana pipa 0,5 in untuk aliran ter dimasukan dalam pipa 2 in untuk dialiri media pemanas steam. Setelah komponen untuk pemipaan aliran ter selesai dibuat, langkah selanjutnya adalah memasang atau menyetel komponen tersebut untuk meng alirankan ter dari tangki ter ke reaktor reforming ter. Terdapat 2 aliran ter, yaitu aliran ter pertama untuk memasok kebutuhan ter pada reaktor oksidator, sedangkan aliran ter ke-2 untuk memasok kebutuhan ter pada reaktor reduktor. Masing-masing aliran ini dilengkapi dengan aliran recycle ke tangki ter dan dilengkapi dengan sistem pemipaan untuk pencucian aliran ter setelah percobaan selesai. Dokumentasi kegiatan ini dapat dilihat pada Gambar 5.18.

Gambar 5.18. Pemasangan sistem pemipaan

5.2.2 Fabrikasi dan instalasi unit reaksi

Kegiatan rancang bangun diawali dengan pembuatan flange yang berfungsi penyambungan peralatan – peralatan reaktor reforming ter, yaitu badan reaktor (terdiri atas tiga bagian, yaitu oksidator, reduktor, dan reformer), sambungan saluran umpan masuk ke reaktor dan produk keluar dari reaktor. Pembuatan flange dilakukan dengan memotong plat besi dengan pemotong api, menghaluskan bekas potongan dengan gerinda dan membuat lubang tempat mur dan baut. Langkah selanjutnya adalah pembuatan badan reaktor dengan pekerjaan terdiri atas pengelasan silinder besi, pembuatan lubang input umpan dan output produk pada silinder, pemasangan saluran input umpan dan output produk pada silinder, pemasangan flange pada silinder dan saluran input umpan dan output produk pada silinder. Kemudian dilakukan pengelasan pada sambungan – sambungan tersebut.

Setelah badan reaktor selesai dibuat, langkah selanjutnya adalah pembuatan dudukan reaktor. Dudukan reaktor dibuat sebanyak tiga buah untuk masing – masing reaktor oksidator, reduktor dan reformer. Setelah dudukan reaktor selesai dibuat, langkah selanjutnya adalah pemasangan masing – masing reaktor oksidator, reduktor dan reformer pada dudukannya dan penyambungan ke tiga buah reaktor tersebut. Dokumentasi kegiatan pembuatan reaktor dapat dilihat pada Gambar 5.19.

Gambar 5.19. Pembuatan reaktor

5.2.3 Fabrikasi dan instalasi unit pendingin produk

Fabrikasi unit pendingin dimaksudkan untuk membuat rangkaian alat untuk membersihkan dan mendinginkan produk gas. Peralatan ini terdiri atas cyclone separator dan alat penukar panas. Alat penukar panas terdiri 2 buah, yaitu waste heat boiler dan start up boiler yang terintegrasi dalam 1 buah steam drum. Waste heat boiler berfungsi untuk mendinginkan produk gas sedangkan start up boiler digunakan untuk kebutuhan start up saat steam belum diproduksi oleh waste heat boiler. Langkah pertama adalah pembuatan cyclone separator yang terdiri atas penyiapan material bahan, pemotongan pipa dan plat besi sesuai dengan ukuran yang sesuai, penyetelan dan pengelasan bahan menjadi cyclone separator. Setelah cyclone separator selesai dibuat, langkah selanjutnya adalah pembuatan rangka dan pemasangan cyclone separator.

Pekerjaan fabrikasi selanjutnya adalah pembuatan alat penukar panas yang terdiri atas penyiapan material bahan, pemotongan pipa dan plat besi sesuai dengan ukuran yang sesuai, penyetelan dan pengelasan bahan menjadi alat penukar panas. Langkah selanjutnya adalah pembuatan rangka dan pemasangan alat penukar panas. Setelah alat penukar panas selesai difabrikasi, langkah selanjutnya adalah instalasi peralatan cyclone separator dan alat penukar

panas. Dokumentasi kegiatan fabrikasi dan instalasi peralatan tersebut dapat dilihat pada Gambar 5.20.

Gambar 5.20. Pembuatan unit pendingin produk

5.2.4 Pemasangan Otomatisasi Sistem Kontrol Proses

Pemasangan otomatisasi sistem kontrol pada PDU reforming ter berfungsi untuk menjaga suhu ter pada tangki ter dan pipa aliran ter serta untuk menjaga ketinggian air dalam steam drum. Suhu tangki ter diatur sebesar 70 - 90oC menggunakan steam yang dialirkan pada bagian bawah tangki penampung ter. Tangki penampung ter juga diaduk berkecepatan yang dapat diatur menggunakan inverter. Suhu aliran ter reaktor diatur menggunakan steam jacket. Aliran steam dikontrol dengan electronic control valve (ECV) agar suhu ter konstan sebesar 40 – 80 OC. Sistem otomatisasi yang lain adalah pengisian air ke steam drum menggunakan sensor ketinggian air. Air akan dialirkan ke steam drum jika ketinggian air dalam steam drum 30% dan akan berhenti jika ketinggian air 60%. Dokumentasi kegiatan pemasangan sistim otomatisasi dapat dilihat pada Gambar 5.21.

Gambar 5.21. Pemasangan sistem otomatisasi PDU Reforming Ter

Dokumen terkait