JAKA SETIAD
FACEBOOK GROUP FACEBOOK
BOYOLALI KOMENTAR NETIZEN KOMENTAR NETIZEN PEMBERSIHAN GOEN BYL GOEN BYL DPU
66 Dari gambar diatas dapat dijelaskan bahwa sampah yang menggunung di Pasar Ampel menarik perhatian Goen Byl. Goen Byl mengabadikan gambar tumpukan sampah dan mengunggah foto tersebut ke dalam group facebook Boyolali. Setelah diposting kedalam group, banyak tanggapan tentang pemberitaan tersebut, hampir semua netizen menanggapi dengan komentar yang negatif.
Setelah terjadi reaksi oleh netizen, barulah Hasta Wibowo mengetahui komentar-kometar dari netizen tekait pemberitaan sampah Ampel di group facebook Boyolali. Hasta Wibowo mengetahui hal tersebut karena merupakan salah satu anggota dari group facebook Boyolali. Hasta Wibowo memperlihatkan komentar tersebut melalui handphone terhadap kepala DPU Boyolali, yakni Cipto Budoyo. Setelah melihat komentar yang diperlihatkan oleh Hasta Wibowo, dan langsung mendapat reaksi dari Cipto Budoyo. Cipto Budoyo menginstruksikan kepada Dinas Tata Ruang untuk melakukan pembersihan, hal ini seperti yang diungkapkan oleh Jaka Setiadi selaku pegawai, dimana beliau di perintahkan oleh Cipto Budoyo untuk membersihkan sampah yang ada di Pasar Ampel.
Setelah dilakukan pembersihan oleh petugas terkait, Goen Byl mengambil gambar lokasi tempat yang telah di bersihkan, dan foto tersebut di unggah ke dalam group facebook Boyolali. Foto yang di unggah oleh Goen Byl terkait tentang hasil pembersihan tersebut mendapat tanggapan oleh netizen.
67
4.9 Peran actor dalam ranah offline dan online
Goen Byl merupakan warga Ampel Boyolali. Dalam kesehariannya Goen Byl bekerja di bidang jasa pengembangan (kontraktor). Goen Byl merupakan salah satu aktor dalam kasus sampah yang terjadi di Pasar Ampel Kabupaten Boyolali, hal ini dikarenakan Goen Byl merupakan pencetus berita terkait tentang penumpukan sampah. Bila melihat dalam group facebook Boyolali, Goen Byl merupakan salah satu administrator dalam group. Foto yang di unggah oleh Goen Byl mendapat tanggapan dan dilihat oleh netizen, salah satunya adalah Hasta Wibowo.
Hasta Wibowo adalah pegawai dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Boyolali. Dalam hal ini Hasta Wibowo dapat mengetahui tentang pemberitaan penumpukan sampah di Pasar Ampel, dikarenakan Hasta Wibowo merupakan salah satu anggota dalam group facebook Boyolali.
Hasta Wibowo telah menjadi anggota dari group facebook Boyolali sudah lebih dari satu tahun yang lalu, hal ini bisa dilihat dalam profil keanggotaan group facebook Boyolali www.facebook.com/groups/boyolali.group/members/. Dari melihat reaksi netizen memunculkan rasa penyaluran tanggapan yang ingin disampaikan kepada kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Boyolali, yakni Cipto Budoyo.
Cipto Budoyo merupakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Boyolali, kegiatan sehari-hari menjalankan tugas dalam fungsional publik seperti yang telah ditentukan. Sebenarnya Cipto Budoyo tidak mengetahui tentang pemberitaan sampah yang terjadi di Pasar Ampel, hal ini dikarenakan Cipto Budoyo bukan merupakan anggota dalam group facebook Boyolali. Cipto Budoyo mengetahui tentang pemberitaan dan komentar tersebuta karena diperlihatkan oleh Hasta Wibowo. Dari situ muncul rasa tanggung jawab sebagai kepala Dinas Pekerjaan Umum yang mempunyai pokok membantu Bupati dalam penyelenggaraan kewenangan dibidang Pekerjaan Umum serta memiliki bergam fungsi, salah satunya adalah merumusan, perencanaan, pelaksanaan teknis tata
68 ruang dan lingkungan. Dari pokok dan fungsi yang telah diatur oleh pemerintah memunculkan rasa tanggung jawab sebagai kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Boyolali, sehingga Cipto Budoyo memberikan tugas kepada Jaka Setiadi untuk segera membersihkan tumpukan sampah yang ada di Pasar Ampel Boyolali.
Jaka Setiadi sendiri merupakan salah satu pegawai dalam instansi pemerintahan yang sama, dan bertugas dalam Dinas Tata Ruang. Jaka Setiadi juga tidak mengetahui tentang pemberitaan terkait penumpukan sampah yang ada di Pasar Ampel. Hal ini di karenakan Jaka Setiadi bukan merupakan anggota dari group facebook Boyolali. Jaka Setiadi mengetahui hal tersebut karena mendapat informasi dan instruksi langsung dari Cipto Budoyo untuk membersihkan tumpukan sampah di Pasar Ampel. Sesuai dengan visi yang ada dalam Dinas Tata Ruang, yakni terwujudnya penataan ruang yang berkualitas dalam menciptakan lingkungan perumahan, permukiman serta sarana umum yang tertata dan sehat menuju kehidupan yang lebih sejahtera. Maka tanggung jawab tersebut dilaksanakan sepenuhnya oleh Jaka Setiadi.
Jaka Setiadi langsung melaksanakan tugas yang diberikan dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum, siang mendapat perintah untuk membersihkan dan keesokan harinya langsung dilaksanakan pembersihan. Tindakan langsung ini merupakan salah satu wujud nyata dalam pemberitaan yang ada di dunia online, yakni group facebook Boyolali.
Hal ini dikuatkan oleh peryantaan dari Goen Byl pada saat penulis wawancara, bahwa pembersihan sampah yang ada di Pasar Ampel merupakan perintah langsung dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum karena melihat tanggapan dari netizen terkait pemberitaan sampah di depan Pasar Ampel melalui media group facebook Boyolali.
69
4.10 Fungsi Peran Jaringan
Peran menurut Soekanto (1990:268) adalah aspek dinamis dari kedudukan (status). Apabila seseorang melaksanakan hak dan kewajibannya sesuai dengan kedudukannya, maka dia menjalankan suatu peran. Dalam pembahasan yang terkait dengan pokok masalah yang ada, peran jaringan sangatlah menjadi poin penting guna menyelesaikan konflik yang berlangsung, maka dari situ bisa dilihat bahwa fungsi jaringan memiliki pengaruh besar, yakni menyampaiakan aspirasi terhadap sesorang ataupun lembaga terkait agar mengetahui maksud dan tujuan dari orang lain, serta memberikan informasi kepada orang lain yang tidak termasuk dalam kesatuan yang sama (group).
Dalam jaringan sangat dibutuhkan media yang terkoneksi melalui internet, sehingga antara satu komputer dengan komputer maupun dengan handphone yang lain dapat berbagi data atau berbagi sumber daya (sharing resources), agar dapat menghubungkan informasi yang disampaikan kepada netizen. Tidak hanya membutuhkan media internet, namun jaringan juga membutuhkan seorang yang menjadi induk (opinion leader) dalam menyampaikan informasi, dan kemudian diikuti oleh orang yang peduli dengan keadaan sehingga dapat menghasilkan suatu keputusan yang dapat diterima oleh semua pihak.
Dalam suatu jaringan komunikasi terdapat fungsi-fungsi khusus yang dilakukan individu, seperti star, opinion leader, liaison officer, bridge, dan isolate. Star adalah seorang individu dalam jaringan komunikasi yang paling dikenal (populer) oleh anggota-anggota lainnya. Opinion leader adalah orang yang menjadi pemuka pendapat dalam suatu kelompok. Dalam kasus ini, yang merupakan opinion leader adalah Goen Byl, karena Goen Byl yang memunculkan informasi pertama kali dan mendapat tanggapan oleh netizen. Bridge adalah anggota suatu kelompok atau sub kelompok yang berhubungan dengan kelompok/sub kelompok lainnya. Dalam kasus ini yang berperan sebagai bridge adalah Hasta Wibowo, dimana Hasta menjadi penghubung antara group facebook
70 Boyolali dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) kabupaten Boyolali. Liaison Officer adalah orang yang menghubungkan kelompok, akan tetapi dia bukan menjadi salah satu anggota kelompok. Isolate adalah mereka yang tersisih dalam suatu kelompok.
Jaringan juga dapat memberikan dukungan pengendalian jarak jauh, sehingga memungkinkan pemberitaan ataupun isu-isu yang sedang terjadi bisa didengarkan, hal ini memberikan dampak positif karena dapat mempererat hubungan dan solidaritas antara satu dengan yang lainnya. Dalam hal ini adalah warga dengan anggota instansi pemerintahan. Dimana dengan adanya fungsi peran jaringan memberikan pelayanan kepada individu, masyarakat, dan pemerintah dalam berbagai pengembangan instansi maupun perorangan.
Disamping itu jaringan dapat menyelesaikan konflik yang terjadi sehingga dapat memunculkan program-program pemberdayaan masyarakat dan pendidikan masyarakat yang turut membantu dalam menyelesaikan permasalahan, serta dapat memunculkan ide baru guna memberi masukan terkait masalah yang ada. Hal ini dapat terwujud dalam mengembangkan kelembagaan melalui program pendidikan, riset, pelatihan, pemberdayaan, dan dokumentasi.