BAB II : LATAR BELAKANG DAN MODUS TERJADINYA TINDAK
B. Faktor-faktor Penyebab dan Modus Terjadinya Tindak Pidana
maka dalam bagian ini akan menganilis teori-teori kriminologi dengan faktor-faktor terjadinya tidak pidana penggelapan mobil rental yang di analisis melalui 4 putusan Pengadilan Negeri yang dapat terlihat dalam tabel dibawah ini :
Tabel 2
Putusan Pengadilan dalam Tindak Pidana Penggelapan Mobil Rental Berdasarkan Kronologis dan Fakta-Fakta Hukum
No Putusan dan nama terdakwa
Kronologis dan Fakta-fakta hukum 1 50/pid.B/2012/PN/Kbm
Terdakwa : Supardiyono
Kronologis
Bahwa awalnya terdakwa Supardiyono pada hari Senin tanggal 26 Desember 2011 sekitar pukul 08.00 WIB berniat untuk menyewa sebuah mobil merk futura warna merah dengan no.Pol. AA 8576 CD milik saksi Sugirman selama satu hari yang menurut terdakwa ia gunakan untuk mengantar saudaranya ke Pantai Suwuk. Kemudian setelah sepakat dengan saksi Sugirman, terdakwa membawa mobil beserta STNKnya pergi. Pada keesokan harinya terdakwa tidak mengembalikan mobil tersebut kepada saksi Sugirman sebagaimana kesepakatan yang telah dibuat oleh terdakwa dan saksi Sugirman. Terdakwa pun tidak memberi tahu kepada saksi Sugirman akan memperpanjang sewa, oleh terdakwa pada hari Selasa tanggal 27 Desember 2011 mobil tersebut malah digadaikan kepada Taty Rusmiyati tanpa seijin Sugirman selaku pemilik mobil rental tersebut. Terdakwa menggadaikan mobil saksi Sugirman untuk mendapatkan uang. Uang hasil menggadaikan mobil tersebut terdakwa gunakan untuk membayar hutang-hutangnya dan untuk memenuhi kebutuhan
hidupnya.
Fakta-fakta Hukum
Terdakwa Pada hari Selasa tanggal 27 Desember 2011 sekitar pukul 13.00 WIB menyewa mobil merek Futura milik saksi Sugirman yang menurut terdakwa ia menggunakan mobil tersebut untuk mengantar saudaranya ke pantai. Kesepakatan terdakwa dengan saksi Sugirman bahwa mobil akan disewa selama satu hari. Keesokan harinya pada tanggal 27 Desember 2011, terdakwa tidak mengembalikan mobil tersebut kepada saksi Sugirman dan terdakwa pun tidak memberi tahu saksi Sugirman akan memperpanjang sewa, oleh terdakwa mobil tersebut malah digadaikan tanpa sepengetahuan pemilik mobil, yaitu Sugirman.Uang hasil dari menggadaikan mobil tersebut terdakwa gunakan untuk membayar hutang-hutangnya dan memenuhi kebutuhan hidupnya
2 37/Pid.B/2013/PN.M Terdakwa : Gusti Chandra
Kronologis
Bermula pada hari minggu tanggal 06 Januari 2013 sekitar pukul 19.00 WIB terdakwa menelepon saksi Amiludin, kemudian terdakwa mengatakan ingin merental mobil guna untuk Operasional Tower Indosat. Selanjutnya saksi saksi Amiluddin menelepon rekannya Didik dan mengatakan kalau mobilnya akan ada yang merental. Pada hari senin tanggal 07 Januari 2013 sekitar jam 08.30 WIB saksi Didik datang ke rumah saksi Amaluddin mengantarkan satu unit mobil Toyota Avanza dengan No.Pol BE 2627 GJ beserta STNKnya. Sekira pukul 09.00 WIB terdakwa datang kerumah saksi Amaluddin, dan terdakwa mengatakan kalu dia ingin merental selama 10 hari dan selanjutnya terdakwa menyerahkan uang sebesar Rp.1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah kepada saksi Amaluddin sebagai uang rental mobi selama 10 hari dan sisanya akan dibayarkan jika waktu rental habis, dan terdakwa pun langsung membawa pergi mobil
Avanza yang ia rental tersebut. Kemudian selama 5 hari mobil tersebut terdakwa pakai untuk mencari orang yang menerima gadaian mobil tersebut. Pada tanggal 11 Januari 2013 menemui saksi Nanik Surhayatun untuk meminjam uang sebesar Rp.20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) dengan jaminan 1 unit mobil Toyota Avanza. Kemudian saksi Nanik memberikan uang pinjaman sebesar apa yang dimintakan oleh terdakwa kepada saksi. Terdakwa mengatakan kepada saksi Nanik bahwa mobil yang terdakwa gadaikan kepada saksi Nanik adalah milik terdakwa dan terdakwa sebelumnya tidak meminta izin kepada saksi Didik selaku pemilik mobil rental untuk menggadaikan mobil tersebut. Bahwa uang hasil gadaian tersebut terdakwa gunakan untuk melunasi hutang-hutangnya.
Fakta-fakta Hukum
Pada hari Senin, tanggal 07 Januari 2013, sekitar pukul 09.00 WIB terdakwa datang ke rumah saksi Amiluddin. Tujuan terdakwa datang ke rumah saksi Amiluddin adalah untuk merental satu unit mobil. Terdakwa merental mobil tersebut selama 10 hari, dari tanggal 07 Januari 2013 sampai dengan 17 Januari 2013. Pada tanggal 11 Januari, terdakwa menemui saksi Nanik Suharyatun untuk meminjam sejumlah uang dengan jaminan mobil yang terdakwa rental. Terdakwa mengatakan kepada saksi Nanik bahwa mobil yang terdakwa gadaikan adalah milik terdakwa. Selanjutnya, saksi Nanik memberikan kepada terdakwa uang yang dipinjam oleh terdakwa. Uang hasil gadaian mobil itu, terdakwa gunakan untuk melunasi hutang-hutangnya.
3 143/Pid.B/2012/PN.Bkl Terdakwa : Zainal Arifin
Kronologis
Pada hari jum’at 03 Januari 2012 sekitar pukul 16.00 WIB terdakwa menelpon saksi Farham Sugianto selaku orang yang menjalankan usaha rental mobil Fadiaca dengan tujuan menyewa 1
unit mobil Isuzu Panther dengan No.Pol L 1346 DR selama 10 hari. Saat pembicaraan di telepon tersebut terdakwa mengatakan kalau mobilnya akan dipakai oleh pamannya dan diambil setelah bekerja. Atas dasar pembicaraan tersebut dan sebelumnya antara terdakwa dan saksi Farham sudah saling kenal, maka Farham tidak curiga kepada terdakwa dan tergerak hatinya untuk menyerahkan 1 unit mobil rental tersbut. Setelah kunci mobil beserta STNK diserahkan saksi Farham kepada terdakwa, terdakwa langusng membawa mobil tersebut kepada Taufiq Hawan untuk di gadaikan sebesar Rp.20.000.000 (dua puluh juta rupiah) tanpa seizin Farham. Sebelumnya terdakwa menghubungi saksi Taufiq Hawan melalui telepon dan mengatakan “minta tolong untuk titip mobil karena uangnya akan dipakai untuk membayar bank” dan mengakui bahwa mobil tersebut adalah milik terdakwa sendiri. Selanjutnya setelah jatuh tempo dari waktu yang dijanjikan, terdakwa ternyata tidak mengembalikan mobil rental tersebut kepada saksi Farham, kemudian saksi Farham menemui terdakwa dan menanyakan biaya sewa mobil dan keberadaannya, saat ketemu terdakwa mengatakan “sabar dulu uangnya msih belum dikasih sama orang yang memakai mobil tersebut” atas jawaban terdakwa saksi Farham mempercayainya, selanjutnya setelah 2 bulan mobil tersebut tidak dikembalikan juga kepada saksi Farham. Setelah ditelusuri oleh saksi Farham ternyata tanpa seizinnya mobil tersebut telah terdakwa gadaikan kepada saksi Taufiq Hawan, dan uang hasil gadai tersebut terdakwa gunakan untuk membayar hutangnya.
Fakta-fakta Hukum
Bahwa pertama, terdakwa menyewa mobil di rental Fadiaca milik Farham Sugianto selama 10 hari dan biaya sewanya telah dibayar. Lalu, terdakwa menyewa mobil yang sama untuk kedua kalinya selama 20 hari dan sebagian biaya sewa telah dibayar. Namun, selanjutnya terdakwa tidak membayarnya lagi selama 5 bulan, mulai Januari 2012 sampai dengan Juni 2012. Terdakwa sebelumnya tidak memberi tahu kepada Farham bahwa mobilnya telah digadaikan. Uang hasil gadaian tersebut terdakwa gunakan untuk membayar hutang. 4 72/Pid.B/2013/PN.Pwr
Terdakwa : Edi Susanto
Kronologis
Bahwa terdakwa Edy Susanto pada hari Minggu tanggal 17 Februari 2013 sekitar pukul 14.00 WIB meminjam mobil kepada saksi Muhammad Charisuddin dengan alasan untuk keperluan pekerjaan terdakwa yang sebenarnya untuk alat transportasi terdakwa saja, berupa 1 unit mobil Grand Livina An. Muhammad Charisuddin dan 1 unit mobil Daihatsu Xenia An. Muasiroh. Terdakwa menyewa kedua mobil tersebut tidak mengembalikan dan membayar sewanya melainkan kedua mobil tersebut terdakwa gadaikan. Mobil merek Nissan Grand Livina digadaikan terdakwa kepada Akhmad Tahrir dengan harga gadai gadai sebesar Rp 20.000.000 (dua puluh juta rupiah), sedangkan mobil merek Daihatsu Xenia digadaikan kepada saksi Eko Priyatno seharga kurang lebih Rp.50.000.000 (lima puluh juta rupiah). Uang hasil gadai tersebut terdakwa gunakan untuk bermain judi dan keperluan pribadi.
Fakta-fakta Hukum
Pada hari Minggu, tanggal 17 Februari 2013, terdakwa merental 2 unit mobil milik saksi Muhammad Charisuddin. Terdakwa meminjam mobil melalui saksi Winarno dengan alasan akan digunakan sebagai alat transportasi, guna menunjang bisnis terdakwa. Namun terdakwa menggadaikan mobil itu tanpa meminta izin kepada pemilik mobil. Uang hasil gadaian yang diterima terdakwa telah habis digunakan oleh terdakwa untuk bermain judi.
Berdasarkan 4 kasus yang terdapat di atas yang dilihat dari fakta-fakta hukumnya, maka dapat dianalisis dengan teori kriminologi. Untuk kasus pertama , kedua dan ketiga dalam fakta-fakta hukumnya kita dapat melihat bahwa para terdakwa menggadaikan mobil rental untuk memenuhi kebutuhan hidup dan untuk membayar hutang-hutangnya. Hal ini berkaitan dengan mazhab lingkungan ekonomi dan kejahatan yang tergolong kedalam golongan hubungan antara kondisi ekonomi dengan kriminalitas yang mempunyai teori determinisme ekonomi.Mazhab lingkungan ekonomi menjelaskan bahwa keadaan ekonomi dapat menyebabkan timbulnya perbuatan kriminal.Juga dalam teori terkait dengan kasus pertama, kedua dan ketiga di atas, terlihat adanya perbuatan kriminal yang dilakukan oleh terdakwa yang disebabkan oleh keadaan ekonominya, sehingga terdakwa memiliki hutang dan juga kurang mampu memenuhi kebutuhan hidupnya. Hal inilah yang mendorong terdakwa untuk melakukan tindakan kriminal, yaitu menggadaikan mobil rental milik orang lain agar terdakwa dapat memenuhi kebutuhan pribadinya maupun membayar hutang-hutangnya.
Dalam teori determinisme ekonomi menyebutkan bahwa memang ada dasar historis yang baik bagi perkembangan idiologi dari pengaruh ekonomi atas kehidupan manusia.Produksi, distribusi, konsumsi dan tukar menukar barang-barang serta jasa-jasa, dimana-mana merupakan bagian yang terpenting dari aktivitas manusia.Inilah yang menjadi dasar yang sederhana, tetapi sangat mendalam, dari pemikiran inin juga bahwa faktor-faktor ekonomi mempengaruhi sifat dan bentuk dari semua hubungan-hubungan sosial.Dalam bentuk yang ekstrim, fakta ini di tingkatkan menjadi faktor dasar atau faktor penentu, yang mendominasi dan mengendalikan semua aspek-aspek lainnya dari kehidupan.82
Selanjutnya, untuk kasus keempat di atas berkaitan dengan mazhab spritualis, yang mana terdapat hubungan kausal antara rasa keagamaan dengan kejahatan.Kasus keempat menunjukkan bahwa perbuatan kriminal yang dilakukan terdakwa, yaitu penggelapan mobil rental disebabkan oleh adanya niat terdakwa untuk mendapatkan uang yang digunakan untuk berjudi.Hal ini terjadi dikarenakan oleh kurangnya rasa keagamaan maupun moral yang terdakwa miliki, sehingga terdakwa melakukan tindakan yang diharamkan oleh agama, yaitu berjudi, yang mana uang yang digunakan untuk berjudi tersebut terdakwa dapatkan dari tindakan kriminal juga, yaitu penggelapan mobil rental.
Aliran sosialis yang yang menjadi pemikiran dasar sebagai landasan lahirnya teori-teori kriminologi juga menghubungkan kondisi kejahatan dengan kondisi ekonomi yang dianggap memiliki hubungan sebab akibat.
82
Berdasarkan tabel diatas yang memuat kronologis terjadinya tindak pidana yang dilakukan oleh pelaku kejahatan dapat dilihat pula modus terjadinya penggelapan mobil rental.
Pada kasus No 50/Pid.B/2012/PN/Kbm terdakwa Supardiyono pada hari Senin tanggal 26 Desember 2013 telah menggelapkan 1 unit mobil rental yang terdakwa rental dari saksi korban yang bernama Sugirman dengan modus ingin mengantarkan saudaranya ke pantai. Namun keesokan harinya yang seharusnya mobil itu telah dikembalikan kepada saksi Sugirman, tetapi terdakwa tidak mengembalikannya melainkan malah menggadaikan kepada Taty Rusmiyati.Terdakwa mengaku kepada saksi Taty bahwa mobil yang digadaikan terdakwa merupakan mobil terdakwa sendiri.
Pada kasus No 37/Pid.B/2013/PN.M Terdakwa Gusti Chandra telah terbukti menggelapkan 1 unit mobil Toyota Avanza yang terdakwa rental. Modus kejadian ini bermula ketika terdakwa menelpon Amiluddin dan mengatakan kalau terdakwa ingin merental mobil untuk keperluan Operasional Tower Indosat, setelah itu Amiluddin menelpon saksi Korban bernama Didik dan mengatakan kalau ada yang ingin merental mobil. Terdakwa mengatakan kalau terdakwa ingin merental selama 10 hari dan terdakwa telah membayar sebagian biaya rental mobil tersebut sedangkan sisanya akan dibayar pada saat waktu rental telah habis. Selama 5 hari dalam kurun waktu masa rental ternyata terdakwa gunakan untuk mencari orang yang dapat menerima gadaian mobil dan terdakwa pun menemui saksi Nanik Surhayatun yang dapat menrima gadaian mobil.Terdakwa
menggadaikan mobil tersebut kepada saksi.Nanik dan mengaku bahwa mobil tersebut adalah milik terdakwa sendiri.
Pada kasus No 143/Pid.B/2012/PN.Bkl, Terdakwa Zainal Arifin menggelapkan 1 unit mobil rental yang bermoduskan bahwa terdakwa akan merental mobil milik Farham Sugianto selama 10 hari. Terdakwa Zainal Arifin memanfaatkan kedekatannya dengan Farham agar saksi tidak curiga dengan niat terdakwa.Terdakwa pada tanggal 13 Januari 2012 mendatangi rental Fadiaca milik saksi Farham untuk merental mobil. Terdakwa mengaku bahwa mobil yang ingin di rental tersebut akan dipakai untuk keperluan pamannya. Setelah sepakat dengan Farham terdakwa membawa mobil tersebut dan langsung menggadaikannya kepada saksi Taufiq Hawan tanpa memberi tahu kepada Farham bahwa mobilnya akan digadaikan. Sesampai di rumah Taufiq Hayan terdakwa mengatakan bahwa ingin meminjam uang untuk dipakai membayar bank dengan jaminan mobil akan ditinggal dirumah Taufiq Hayan. Uang hasil gadaikan mobil tersebut terdakwa gunakan untuk bermain judi.
Pada kasus No 72/Pid.B/2013/PN.Pwr Terdakwa Edy Susanto meminjam mobil kepada saksi Muhammad Charisuddin dengan alasan untuk keperluan pekerjaaan terdakwa yang sebenarnya untuk alat transportasi terdakwa mondar-mandir saja, berupa 1 (satu) unit mobil Merk Grand Livina beserta STNKnya An. Muhammad Charisuddin dan 1 (satu) unit mobil merk Daihatsu Xenia warna abu-abu An.Muasiroh dengan cara terdakwaEdy Susanto merental atau menyewa kedua mobil tersebut tidak membayar sewanya dan mobil juga tidak dikembalikan melainkan 1 (satu) unit mobil merk Grand Livina digadaikan oleh terdakwa
kepada saksi Akhmad Tahrir dengan harga gadai kurang lebih sebesar Rp. 20.000.000.- (dua puluh juta rupiah) dan 1` (satu) unit mobil merk Daihatsu
Xenia digadaikan kjepada saksi Eko Priyatno alias sebesar kurang lebih Rp. 50.000.000.- (lima puluh juta rupiah) uang daria hasil menggadaikan mobil
tersebut telah habis dipergunakan terdakwa untuk keperluan pribadi dan bermain judi,dalam menggadaikan kedua mobil tersebut terdakwa tanpa seijin pemilik mobil.
BAB III
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PELAKU PENGGELAPAN MOBIL RENTAL