• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.5 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan

Modal adalah dana yang dibutuhkam untuk menciptakan dan menjalankan suatu usaha atau bisnis. Setiap usaha membutuhkan biaya awal untuk operasional usaha yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan maksimal. Dalam kegiatan jual beli semakin banyak barang yang laku terjual maka akan semakin tinggi keuntungan oleh karena itu untuk meningkatkan keuntungan maka pedagang harus meningkatkan jumlah dagangan. Untuk meningkatkan jumlah dagangan maka juga diperlukan peningkatan modal (Ma’arif, 2013).

Untuk peningkatan produk yang dijual, para pedagang atau pengusaha harus membeli barang dagangan dalam jumlah besar atau biasa disebut dengan kulakan. Modal merupakan faktor yang penting dalam sebuah usaha, modal merupakan asset atau kekayaan yang digunakan untuk proses produksi. Modal umumnya dapat diperoleh dari modal pribadi dan modal pinjaman (Qontesa, 2020).

Pada pasar pekan singa pedagang memiliki tingkat modal yang berbeda-beda, hal ini dapat dilihat secara langsung pedagang dengan modal yang besar cenderung memiliki

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

persediaan atau stok barang yang banyak sebaliknya pedagang dengan modal yang kecil akan tampak dari persediaan barang atau barang yang ditawarkan jumlahnya hanya sedikit.

2.5.2 Jam Kerja

Jam kerja adalah banyaknya waktu kerja dalam sehari. Jika ingin memperoleh pendapatan yang tinggi maka diperlukan jam kerja yang tinggi juga. Semakin lama jam kerja atau jam operasional seorang pedagang maka akan semakin tinggi kemungkinan bagi pedagang tersebut untuk memperoleh pendapatan yang lebih tinggi (Kase, 2020).

Pasar tradisional memiliki batas waktu operasional, namun tidak ada aturan yang mengatur untuk pedagang dapat mulai untuk berjualan oleh karena itu jam kerja di pasar tradisional akan ditentukan oleh pedagang itu sendiri. Pedagang punya hak untuk menentukan pilihan untuk buke lebih awal dan tutup lebih lama namun untuk pedagang yang menjual komoditi pertanian, tentu saja ada batasan waktu untuk menjual dagangannya mengingat sifat komoditi pertanian yang sangat cepat mengalami penurunan kualitas.

Pada pasar pekan singa pedagang bebas menentukan sendiri jam operasionalnya yang dapat diukur dari jam pedagang itu mulai menjual dagangannya hingga tutup, karena pedagang bebas menentukan jam operasionalnya maka akan ada perbedaan jam operasional antara pedagang satu dengan lainnya.

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

2.5.3 Pengalaman berdagang

Pedagang yang berjualan di pasar memiliki karakteristik yang berbeda beda, dari segi umur pedagang yang berjualan di pasar sangat beragam mulai dari usia muda hingga usia lanjut. Semakin tua umur pedagang menandakan semakin lama pedagang sudah berjualan dengan rentang waktu yang lama tentu saja pedagang akan lebih mudah untuk memahami karakteristik pembeli.

Di kalangan pedagang ada beberapa sikap yang menunjukkan tingkat senioritas seseorang dalam berdagang. Pedagang yang senior akan mampu menawarkan barangnya dengan lemah lembut dan sedikit merayu. Pembeli yang tersanjung dengan sikap dari pedagang tersebut akan merasa lebih dihargai sehingga tetap mau membeli barang yang ditawarkan meskipun dengan harga yang lebih mahal. Pedagang dengan pengalaman tinggi akan tetap sabar dalam melayani pembeli yang terus menawar dan terus semangat dalam menawarkan barangnya (Malano, 2011).

Pedagang pada pasar pekan singa terdiri dari berbagai jenis kalangan umur, mulai dari yang berusia muda hingga berusia lanjut, dengan adanya perbedaan umur ini akan menimbulkan perbedaan terhadap pengalaman mereka berdagang yang kemudian akan berdampak terhadap keahlian mereka dalam menjual produk mereka.

2.5.4 Lokasi Usaha

Faktor yang mempengaruhi keberhasilan para pedagang dalam mendapatkan pendapatan yang tinggi adalah lokasi berdagang. Dalam pasar tradisional lokasi berdagang ditentukan oleh pengelola pasar sementara itu semakin strategis lokasi maka akan semakin memudahkan pedagang dalam menjual daganganya. Karena lokasi yang

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

dapat mempengaruhi pendapatan maka muncul berbagai masalah diantaranya pedagang yang berjualan di tempat yang tidak diperbolehkan atau diluar zona yang telah ditentukan (Atun, 2016).

Pemilihan lokasi usaha penting dilakukan para pedagang pasar harus pandai dalam memilih lokasi yang starategis untuk berdagang. Terutama untuk pasar yang memiliki banyak penjual dengan komoditi yang serupa. Para pedagang yang letak lokasinya berdekatan dengan para pesaing harus siap untuk bersaing dalam menawarkan produk dengan pedagang lain. Umumnya pedagang dengan lokasi strategis cenderung meghasilkan pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan pedagang dengan lokasi tidak strategis (Qontesa, 2020).

Pasar pekan singa merupakan pasar tradisonal dengan luas tanah terbesar di kabupaten karo, hal ini menyebabkan besarnya sebaran antar satu penjual dengan penjual lain.

Pada penjual sayuran di pasar kabanjahe tersebar mulai dari depan pasar hingga bagian belakang pasar, dengan adanya perbedaan lokasi berdagang maka akan dapat mempengaruhi pendapatan pedagang.

2.5.5 Jenis Dagangan

Jenis dagangan akan mempengaruhi modal bahkan pendapatan pedagang pasar yang nantinya akan juga mempengaruhi kesejahteraan pedagang pasar. Untuk meningkatkan pendapatan maka banyak pedagang yang mengganti jenis dagangannya dengan dagangan yang baru dikarenakan jenis dagangan lama dianggap belum dapat memberikan keuntungan yang banyak sehingga dengan beralih ke jenis dagangan baru akan dapat memberikan keuntungan yang lebih besar (Atun, 2016).

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

Jenis dagangan harus ditentukan sebelum memulai sebuah usaha, salah satu hal yang perlu diperhatikan saat menentukan jenis dagangan adalah harus melihat situasi lokasi tempat berdagang, pemilihan jenis dagangan harus didasarkan kebutuhan daerah tersebut.

Pedagang sayuran di pasar pekan singa kabanjahe umumnya menjual lebih dari satu macam komoditi sayuran, umumnya pedagang akan menjual beberapa jenis komoditi yang disusun pada kios atau bentangan mereka, sangat jarang ditemui pedagang yang menjual satu jenis komoditi sayuran.

Dokumen terkait