BAB II TELAAH TEOR
2.2. Prestasi Belajar Ekonomi SMA
2.2.2 Faktor-faktor Yang mempengaruhi Prestasi Belajar
Prestasi belajar peserta didik dipengarui oleh berbagai faktor. Dimyati dan
Mudjiono (2006 : 239) mengemukakan ada beberapa faktor yang mempengaruhi
prestasi belajar yaitu: (1) Sikap terhadap belajar, (2) Motivasi belajar, (3)
Konsentrasi belajar, (4) Mengolah bahan ajar, (5) Menyimpan perolehan hasil
belajar, (6) Menggali hasil belajar yang tersimpan, (7) Kemampuan berprestasi atau
unjuk hasil kerja, (8) Rasa percaya diri siswa, (9) Intelegensi dan keberhasilan
belajar, (10) Kebiasaan belajar/cara belajar, (11) Cita-cita siswa, (12) Guru sebagai
pembina belajar, (13) Prasarana dan sarana pembelajaran serta pemanfaatannya,
(14) Kebijakan penilaian, (15) Lingkungan sosial siswa di sekolah dan (16)
Kurikulum sekolah.
Menurut Tu’u (2004 : 76-81) faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar adalah sebagai berikut:
1. Faktor Kecerdasan
Intelegensi atau sering diartikan kecerdasan merupakan kemampuan untuk
menyelesaikan masalah yang terjadi dalam kehidupan seseorang. Biasanya
kecerdasan hanya dianggap sebagai kemampuan rasional matematis.
2. Faktor Minat dan Perhatian
Minat adalah kecenderungan yang besar terhadap sesuatu. Perhatian adalah
melihat dan mendengar dengan baik dan teliti terhadap sesuatu. Seseorang yang
telah memiliki minat terhadap satu pelajaran tertentu cenderung untuk
memperhatikannya dengan baik. Minat dan perhatian yang tinggi itu akan memberi
3. Faktor Motivasi
Motivasi merupakan pendorong atau pemberi semangat untuk memperoleh
kesuksesan. Motivasi yang kuat dapat membuat seseorang sanggup bekerja ekstra
keras untuk mencapai sesuatu.
4. Faktor Cara Belajar
Keberhasilan studi siswa dipengaruhi juga oleh cara belajar siswa. Cara
belajar yang efisien memungkinkan mencapai prestasi lebih tinggi dibandingkan
dengan cara belajar yang tidak efisien.
5. Faktor Lingkungan Keluarga
Sebagian waktu seorang siswa berada dirumah. Orangtua dan adik-kakak
siswa adalah orang yang paling dekat dengan dirinya. Oleh karena itu, keluarga
merupakan salah satu potensi yang besar dan positif memberi pengaruh prestasi.
6. Faktor Lingkungan Sekolah
Sekolah adalah lingkungan kedua yang berperan dalam memberi pengaruh
pada prestasi belajar siswa. Yang termasuk faktor lingkungan sekolah antara lain
guru, sarana prasarana pembelajaran, kurikulum dan lain sebagainya.
Selanjutnya menurut Slameto (2010 : 54) ada dua faktor yang
mempengaruhi prestasi belajar yaitu :
(1) Faktor yang ada dalam diri individu yang sedang belajar.
Faktor ini meliputi tiga faktor yaitu (a) Faktor Jasmaniah, antara lain faktor
kesehatan dan cacat tubuh, (b) Faktor Psikologis, antara lain intelegensi, perhatian,
minat, bakat, motivasi, kematangan, dan kesiapan dan (c) Faktor Kelelahan, antara
(2) Faktor yang ada di luar individu, dapat dikelompokkan menjadi tiga yaitu :
(a) Faktor Keluarga terdiri atas cara orang tua mendidik,relasi antar anggota
keluarga, suasana rumah,keadaan ekonomi keluarga, perhatian orang tua, latar
belakang kebudayaan, (b) Faktor Sekolah terdiri atas metode mengajar,kurikulum,
relasi guru dengan siswa, relasi antar siswa, disiplin sekolah, pelajaran, dan waktu
sekolah, standar pelajaran, keadaan gedung, sarana prasarana, metode belajar dan
tugas rumah, dan (c) Faktor Masyarakat terdiri atas kegiatan siswa dalam
masyarakat, teman bergaul, bentuk kehidupan masyarakat, media massa.
Dari beberapa pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa ada banyak faktor
yang mempengaruhi prestasi belajar. Faktor-faktor tersebut tidak berdiri sendiri tapi
saling berinteraksi secara langsung ataupun tidak langsung dalam mencapai prestasi
belajar. Dari berbagai faktor yang mempengaruhi prestasi belajar yang ada tersebut,
dalam penelitian ini yang berpengaruh dalam prestasi belajar siswa adalah motivasi
belajar, cara belajar dan pemanfaatan sarana prasarana pembelajaran.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar, cara belajar
dan pemanfaatan sarana prasarana pembelajaran merupakan beberapa faktor
penting yang menentukan prestasi belajar siswa. Motivasi belajar yang tinggi akan
meningkatakan prestasi belajar dicapai siswa. Cara belajar yang baik akan
meningkatkan prestasi belajar siswa serta pemanfaatan sarana prasarana
pembelajaran yang baik pula akan meningkatkan prestasi belajar siswa. Oleh
karena itu antara motivasi belajar, cara belajar dan pemanfaatan sarana prasarana
2.2.3. Prestasi Belajar Ekonomi SMA
Prestasi belajar ekonomi merupakan prestasi belajar yang dicapai oleh
siswa dengan kegiatan belajar yang efektif di sekolah yaitu setelah siswa
mempelajari mata pelajaran ekonomi yang diberikan oleh guru untuk mencapai
tujuan pelajaran ekonomi. Mata pelajaran Ekonomi mempelajari tentang perilaku
dan tindakan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang bervariasi, dan
berkembang dengan sumber daya yang ada melalui pilihan-pilihan kegiatan
produksi, konsumsi, dan/atau distribusi. Standar kompetensi dan kompetensi dasar
pada mata pelajaran ini dibatasi dan difokuskan kepada fenomena empirik ekonomi
yang ada disekitar peserta didik, sehingga peserta didik dapat merekam peristiwa
ekonomi yang terjadi disekitar lingkungannya dan mengambil manfaat untuk
kehidupannya yang lebih baik. Mata pelajaran ini diberikan pada kelas X, XI, dan
XII. Standar Kompetensi (SK) Mata Pelajaran Ekonomi yang harus dikuasai siswa
kelas XI adalah:
1. Memahami ketenagakerjaan dan dampaknya terhadap pembangunan ekonomi
2. Memahami APBN dan APBD
3. Mengenal pasar modal
4. Memahami perekonomian terbuka
5. Memahami penyusunan siklus akuntansi perusahaan jasa
Penilaian prestasi belajar Ekonomi di SMA Negeri 1 Klirong didasarkan
pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sebagai pedoman dalam
pelaksanaan pendidikan. Untuk Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) mata
Prestasi belajar ekonomi SMA yang dicapai oleh peserta didik dari proses
belajar mata pelajaran ekonomi yang terdiri dari beberapa Kompetensi Dasar (KD)
tersebut memiliki beberapa indikator. Indikator prestasi belajar ekonomi siswa
SMA yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada Peraturan Menteri
Pendidikan Nasional RI nomor 20 tahun 2007. Indikator-indikator tersebut adalah
sebagai berikut :
1. Ulangan Harian adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk
mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah menyelesaikan satu
Kompetensi Dasar (KD) atau lebih.
2. Ulangan Tengah Semester (UTS) adalah kegiatan yang dilakukan oleh
pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah
melaksanakan 8-9 minggu kegiatan pembelajaran. Cakupan ulangan tengah
semester meliputi seluruh indikator yang mempresentasikan seluruh
Kompetensi Dasar (KD) pada periode tersebut.
3. Ulangan Akhir Semester (UAS) adalah kegiatan yang dilakukan oleh
pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir
semester. Cakupan ulangan akhir semester meliputi seluruh indikator yang
mempresentasikan semua Kompetensi Dasar (KD) pada semester tersebut.
Pemilihan indikator tersebut, dikarenakan pengukuran prestasi belajar
siswa menggunakan nilai akhir semester genap. Sedangkan untuk kriteria
perhitungan nilai akhir semester ditentukan sesuai peraturan lembaga pendidikan
SMA Negeri 1 Klirong menggunakan penilaian terhadap mata pelajaran
Ekonomi berupa ulangan harian, ulangan tengah semester dan ulangan akhir
semester. Berdasarkan penjelasan diatas maka prestasi belajar berfungsi sebagai
dokumen yang dapat digunakan untuk mengetahui informasi lebih dalam tentang
prestasi belajar peserta didik tersebut. Sesuai dengan Pedoman penilaian yang
digunakan dalam KTSP berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional
Republik Indonesia No.20 Th 2007 maka indikator pengukuran prestasi belajar
untuk mata pelajaran Ekonomi kelas XI IPS SMA Negeri 1 Klirong diambil dari
rata-rata nilai ulangan harian, ulangan tengah semester dan ulangan akhir semester
genap.
Dari uraian diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa Prestasi Belajar
Ekonomi SMA adalah hasil belajar yang dicapai oleh peserta didik SMA setelah
mengikuti kegiatan proses pembelajaran mata pelajaran ekonomi, yang diwujudkan
dalam bentuk penguasaan kemampuan, sikap, pengetahuan maupun keterampilan
memahami dan menguasai kompetensi dasar yang telah ditentukan pada pelajaran
ekonomi serta diukur melalui ulangan harian, ulangan tengah semester dan ulangan
akhir semester.
Selanjutnya prestasi belajar ekonomi SMA dipengaruhi oleh beberapa
faktor. Faktor-faktor tersebut ada yang berasal dari dalam diri siswa dan ada yang
dari luar diri siswa, faktor-faktor tersebut diantaranya adalah motivasi belajar, cara
belajar dan pemanfaatan sarana prasarana pembelajaran. Motivasi belajar dalam
penelitian ini menjadi salah satu variabel independen yang mempengaruhi variabel