• Tidak ada hasil yang ditemukan

Faktor Pendorong Dan Penghambat Terbentuknya Karakter Religius Dalam

BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN

B. HASIL PENELITIAN

4. Faktor Pendorong Dan Penghambat Terbentuknya Karakter Religius Dalam

a. Faktor Pendorong Terbentuknya Karakter Religius Dalam Kegiatan Ekstrakulikuler

Dan Intrakulikuler Di Ma Al Kadarinniyah Pantar 1) Faktor Pendorong Kegiatan Intrakulikuler

a) Ruang Kelas

Hasil wawancara peneliti dengan kepala di mana di peroleh data mengenai sekolah Ruang kelas di sekolah madrasah Al Kadarinniyah Pantar.

Hasil wawancara dengan kepala sekolah Akbar,menjelaskan bahwa

“Kami memiliki 10 ruang kelas yang di gunakan pada saat ini untuk aktifitas belajar mengajar, selain 5 ruang kelas yang sudah layak di gunakan kami juga memiliki ruang kelas yang sementara di bangun.

Hal senada juga di sampaikan oleh wakil kepala sekolah Samina di mana beliau menjelaskan bahwa :

“ ruang yang sudah jadi dan di gunakan oleh siswa siswa dalam proses belajar mengajar ada 10” (Wawancara Dengan Kepsek A.S 25 September)

Berdasarkan hasil wawancara di atas bahwa proses belajar mengajar yang berlangsung di madrasah al kadariniyah Pantar berjalan dengan baik hal tersebut di dukung oleh sarana prasarana berupa ruang kelasa sebanyak 10 ruang kelas yang sudah di gunakan dan 5 lainya masih dalam tahap pembangunan.

b) Perpustakaan

Hasil wawancara denagan wakil kepala sekolah di mana data yang di peroleh adalah mengenai perpustakaan , Hasil wawancara peneliti dengan wakil kepala sekolah Samina

“Wadah yang telah di siapkan oleh sekolah yaitu perpustakaan dengan berbagai macam buku bacaan dari sejarah perjalan Raullulah, Pembelajarn SKI sejarah kebudayaan Islam.” (Wawancara Dengan Wakasek 27 September) Hal ini juga di benarkan oleh seorang guru R.D di mana beliau menjelaskan bahwa:

“Benara kami memilkiki perpustakaan di dalam perpustakaan di sediakan buku buku bergendre islam dan buku perjalanRasullulah”

Berdasarkan hasil wawancara di atas di mana wawacara denagan wakil kepala sekolah dan salah seorang guru bahawa madrasah Al Kadarinniyah Pantar memiliki Perpustakaan yang dapat menunjang pemahaman siswa.

c) Musholah

Tempat ibadah yang di gunakan oleh siswa setiap sebelum pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian mengenai faktor pendukung pendidikan karakter religius dalam kegiatan intrakulikuler Madrasah Al Kadarinniyah Pantar diperoleh melalui teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan wawancara dengan kepala sekolah A.S (57 Tahun) mengenai faktor pendukung dalam pendidikan karakter religius melalui kegiatan Intrakulikuler adalah

“tempat yang di gunakan setiap hari dalam proses pembelajaran adalah Ruang kelas dan Perpustakaan .” (Wawancara AS, 20 September 2020). Hasil wawancara dengan kepala sekolah dapat diketahui bahwa Ketika kegiatan pembelajaran di dalam kelasa (Intrakulikuler) berjalan degan baik dan dapat di dukung dengan sarana prasarana, salah satu sarana prasarana adalaah Mushola, kapasitas mushola sangat di butuhkan untuk digunakan warga sekolah dalam melaksanakan ibadah sholat siswa/i bersama beberapa guru dan masyarakat sekitar. Di dukung dengan pernyataan dari guru M.U (28 Tahun) yang menyatakan bahwa

“Mushola sudah memadai kapaitasnya salah satunya adalah adanya karpet. Tujuan dari Mushola ini di bangun adalah untuk melaksanakan sholat berjamah warga sekolah Madarasah Al Kadarinniyah Pantar” (Wawancara guru LS, 20 September 2020).

Berdasarkan hasil Wawancara yang di lakukan di atas maka terdapat faktor pendukung dalam kegiatan intrakulikuler di mana diketahui bahwa terdapat perpustakkaan yang kemudian di sediakan oleh sekolah dan mushola yang di bangun, itu semua karena mengedepankan strategi madarasah sesuai dengan tujuan departemen agama kabupaten alor bahawa mencerdaskan manusia berdasarkan iman dan takwa. Dari semua sarana dapat mendudkung kegiatan pembelajaran di dalam kelas (intrakulikuler).dengan ketersediaan fasilitas yang memadai ini pendidikan karakter religius dalam kegiatan intrakulikuler dan eksttrakulikuler di Madarasah Al Kadarinniyah Pantar dapat berjalan dengan lancar.

2) Faktor Pendorong Kegiatan Ekstrakulikuler a) Sarana Prasarana

Hasil wawancara penelirti dengan kepala sekolah di mana data yang di peroleh mengenai sarana prasarana. Hasil wawancara dengan kepala sekolah A.S beliau menjelaskan bahwa:

“Alhamdullilah sarana prasaran di madrasah Alkadarinniyah pantar cukup memadai” (Wawancara Dengan Kepsek 21 September)

Berdasarkan hasil wawancara denagan kepala sekolah bahwa Kegiatan yang di terapkan berjalan dengan baik apabila di dukung oleh sarana dan prasarana. Hasil penelitian menunjukankan bahwa sekolah Madrasah Al Kadarinniyah Pantar memilki sarana prasarana yang dapat menunjang setiaap kegiatan seperti halnya Mushola,

perpustakaan dan lokasi sekolah yang luas yang apat di gunakan oleh guru dalam membina peserta didik.

b) Antusiasme Siswa

Hasil wawancara dengan seorang siswa di mana data yang di peroleh mengenai antusias Siswa dalam mengikuti kegiatan. Hasil wawancara denagn Anggun menjelaskan bahwa

“Saya selalu mengikuti kegiatan di sekolah dan kegiatan kegiatan lain di luar sekolah seperti ibadah berjamaah di masjid dan masi banyak lain alagi kak yang saya iku”

Berdasarkan hasil wawancara peneliti di atas bahwa antusias dari siswa dalam proses belajar mengajar merupakan proses yang di ikuti oleh siswa dalam setiap kegiatan baik di dalam kelas maupun di luar kelas

b. Faktor Penghambat Terbentuknya Karakter Religius Dalam Kegiatan Ekstrakulikuler Dan Intrakulikuler Di Ma Al Kadarinniyah Pantar

1) Faktor Penghambat Kegiatan Intrakulikuler a) Kurangnya Ketersediaan Rak

Hasil wawancara dengan seorang guru di mana dta yang di peroleh adalah mengenai kebutuhan rak buku di perpustakaan Hasil wawancara peneliti dengan Rd bahwa:

“ketersediaan buku di perpustakaan semakin banyak namun tempat untuk menyimpan buku tidak ada”(Wawancara dengan guru Rd 20 September) Berdasarkan hasil wawancara di atas bahwa Sekolah menyiapkan perpustakaan yang bertujuan untuk siswa dalam meningkatkan keterampilan dalam membaca namun buku yang di siapkan oleh sekolah terbatas.

b) Sarana Tempat Wudhu Yang Terbatas

Hasil wawancara peneliti dengan salah seorang guru di mana di peroleh data mengenai tempat wuduh di mushola di sekoah, Hasil wawncara denagn IB pada tanggal 20 september 2020

“Tempat wuduh di mushola Al Kadarinniyah ini terbatas pak di mana hanya menyediakan satu tempat wudhu”(Wawancara IB 20 september)

Hal senada juga di sampaikan oleh salah seorang Siswa di mana hasil wawancara peneliti dengan An bahwa

“Iya betul kak kami sangat tidak nyaman dengan sarana yang tersedia karana tempat wudhu hanya satu dan buku buku masih berantakan di sekitar”(wawancara Mr,23 September 2020)

Dari hasil wawancara di atas di mana di jelaskan bahawa Terbatasnya Tempat Wudhu merupakan penghambat setiap kegiatan ekstrakulikuler karena siswa lebih memilih antrian wudhu hal ini memakan waktu yang cukup banyak sehingga menghambat proses kegiatan yang nanti berlangsung. ketahui bahawa faktor penghambat dalam kegiatan intrakulikuler adalah kurangnya sarana prasarana masih berukrang serta partisipasi siswa dalam melaksanakan kegiatan tersebut masih jauh dari kata sempurna karana sebagaian siswa yang enggan melaksanakan ibadah Sholat Berjamaah bersama para guru di sekolah hal ini yang menjadi faktor poenghambat bagi Madarasaah Al; Kadarinniyah Pantar.

2) Faktor Penghambat Kegiatan Ekstrakulikuler

a) Alokasi Waktu Yang Berkurang Di Bidang Tertentu

Waktu sangat penting dalam menerapkan kegiatan belajar mengajar waktu yang sedikit akan menghamat kegiatan belajar mengajar.

b) Rendahnya Antusiasme Minat Siswa Pada Bidang Tertentu.

Hasil wawancara Peneliti dengan M.U(27 Tahun) bahwa guru di mana di peroleh data mengenai rendahnya antusiasme minat siswa pada bidang tertentu.

“Kami menerapkan kegiatan ini tidak terlepas dari hambatan-hambatan baik hambatan waktu yang di gunakan maupun antusias dalam mengikuti kegiatan.” (M.U 20 september)

Hasil peneltian menunjukqan bahwa terdapat faktor penghambat dalam kegiatan ektrakulikuler yang berlangsung seperti halnya alokasi waktu, kurangnya antusis dari siswa dalam bidang bidang tetentu hal ini yang menyebabkan menghambatnya proses belajar mengajar. Hal ini di dukung dengan pernyataan guru M.U(27 Tahun) bahwa

Berdasarkan penjelasan faktor pendukung dan penghambat dalam kegiaatan kegaiatan yang di trapkan di sekolah Madrasah Al Kadarinniyah pantar ada banyak hal yang perlu di benahi sekolah yaitu alokasi waktu serta antusiasisme siswa-siswi madrasah Al kadarinniyah Pantar.

Dokumen terkait