• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN UMUM TENTANG SOSIOLINGUISTIK,

3.2. Faktor Penyebab Terjadinya Campur Kode

Dari analisa di atas dapat disimpulkan bahwa dalam lirik lagu tersebut hanya terdapat wujud campur kode ke luar (outer code mixing) dan tidak terdapat wujud campur kode ke dalam (inner code mixing) karena dalam lirik lagu tersebut tidak ditemukan adanya variasi bahasa lainnya baik dalam bahasa Jepang baik itu

seperti dialek Kansai, Osaka, dan lainnya maupun dalam bahasa Inggris. Bahasa yang digunakanpun merupakan bahasa baku atau bahasa biasa (futsu go).

Penyebab terjadinya campur kode dalam lagu tersebut secara umum dapat disimpulkan karena :

1. Adanya situasi formal atau santai dalam lagu tersebut.

2. Penulis ingin menyelaraskan nada sehingga memakai kata dalam bahasa Inggris

3. Terdapat beberapa kata yang tidak terdapat ungkapan yang tepat dalam bahasa Jepang

4. Penulis ingin menegaskan maksud dari lirik tersebut sehingga mencampurkan bahasa Jepang dan Inggris.

Dari analisa di atas juga ditemukan penyisipan unsur campur kode sebagai berikut :

1. Penyisipan unsur berupa kata : -

2. Penyisipan unsur berupa frasa : with me, another day, good day, good time, your heart.

3. Penyisipan unsur berupa klausa : you’ll be fine still be mine.

4. Penyisipan unsur berupa pengulangan kata : goodbye goodbye.

Dapat disimpulkan bahwa dalam lirik lagu di atas terdapat wujud campur kode ke luar (outer code mixing) dan terdapat 3 jenis penyisipan unsur (frasa, klausa, dan pengulangan kata) dan 7 contoh wujud campur kode di dalamnya (with me, another day, good day, good time, your heart, you’ll be fine still be mine, goodbye

goodbye), sedangkan penyisipan unsur berupa kata tidak terdapat di dalam lirik lagu tersebut.

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

4.1 Kesimpulan

Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut :

1. Dalam lirik lagu Kiss The Baby Sky hanya terdapat campur kode ke luar (outer code mixing) karena dalam lirik tersebut tidak terdapat variasi bahasa baik dalam bahasa Jepang atau bahasa Inggris dan bahasa yang digunakan adalah bahasa baku.

2. Total wujud campur kode yang terdapat dalam lirik lagu adalah 7 buah dan setelah dihubungkan dengan lirik pada lagu maka didapatkan hasil sebagai berikut :

a. Penyisipan unsur berwujud kata : 0 b. Penyisipan unsur berwujud frasa : 5 c. Penyisipan unsur berwujud klausa : 1

d. Penyisipan unsur berwujud pengulangan kata : 1

3. Faktor penyebab terjadinya campur kode dalam lagu adalah faktor kesantaian, menyelaraskan dengan nada, faktor kesengajaan, tidak adanya ungkapan yang tepat dalam bahasa Jepang dan penulis ingin menegaskan maksud dari tiap baitnya.

4. Dalam Lirik tersebut terdapat 7 buah campur kode, yaitu : a. Penyisipan unsur-unsur berwujud kata : -

b. Penyisipan unsur-unsur berwujud frasa terdapat 5 buah , yaitu : with me, another day, good day, good time, your heart.

c. Penyisipan unsur-unsur berwujud klausa terdapat 1 buah, yaitu : you’ll be fine still be mine.

d. Penyisipan unsur-unsur berwujud pengulangan kata terdapat 1 buah, yaitu :

goodbye goodbye.

Unsur campur kode yang paling banyak adalah penyisipan unsur berupa frasa yaitu sebanyak 5 buah dan semua frasa adalah frasa nomina.

4.2 Saran

Diharapkan peneliti selanjutnya yang ingin meneliti mengenai campur kode sebaiknya memahami terlebih dahulu kedua bahasa yang akan diteliti, karena setiap bahasa memiliki penggunaan dan karakter yang berbeda-beda.

DAFTAR PUSTAKA

Aprilia, Vika. 2010. Analisis Campur Kode dan Alih Kode dalam Lirik Lagu Baby Don’t Cry oleh Namie Amuro. (Skripsi). Medan : Universitas Sumatera Utara.

Anonim. 2010. History of Dong Bang Shin Ki (2003-2010). Surabaya: CV Asian Starindo

Anonim. 2010. TVXQ Personal Guide. Surabaya: CV Asian Starindo

Astuti, Fitri. 2017. Analisis Wacana Kritis pada Lirik Lagu Tohoshinki Wasurenaide dan Kiss The Baby Sky. (Skripsi). Semarang : Universitas Diponegoro.

Chaer, Abdul. 1994. Linguistik Umum. Jakarta:Rineka Cipta

Chaer, Abdul dan Leonie Agustina. 2004. Sosiolinguistik Perkenalan Awal (Edisi Revisi). Jakarta:Rineka Cipta.

Fitrotunnaja. 2010. Alih Kode dalam lagu Share The World Ost One Piece. (Skripsi).

Jombang. Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum.

Hudson. R.A. 1980. Sosiolinguistic. Cambridge : Cambridge University.

Mahsun. 2007. Metode Penelitian Bahasa : Tahapan Strategi, Metode dan Tekniknya. Jakarta : PT. Rajagrafindo Persada.

Kridalaksana, Harimurti. 1990. Kelas Kata Bhasa Indonesia. Jakarta. Gramedia.

Nababan. 1984. Sosiolinguistik Suatu Pengantar. Jakarta: Gramedia.

Susanti, Ufi Esa. 2017. Alih Kode dan Campur Kode dalam Lirik Lagu Band Vamps.

(Skripsi). Semarang. Universitas Diponegoro.

Suwito, 1985. Sosiolinguistik Pengantar Awal. Surakarta : Henary Offsat.

Website

Avex Group. Diambil dari: www.avex.co.jp/e_site (pada 28 Februari 2018) http://cintaihidup.com/listicle/43228 (pada 27 Februari 2018)

https://id.wikipedia.org/wiki/TVXQ (pada 27 Februari 2018)

https://kpopcoloredlyrics.wordpress.com/2011/12/12/dbsk-kiss-the-baby-sky/

(pada 3 April 2018 )

https://en.wikipedia.org/wiki/Bolero_/_Kiss_the_Baby_Sky_/_Wasurenaide (pada 26 Juni 2018)

https://id.wikipedia.org/wiki/TVXQ (pada 12 Juli 2018)

https://en.wikipedia.org/wiki/Park_Yoo-chun (pada 3 Agustus 2018)

http://www.sepengetahuan.com/2017/03/pembahasan-tentang-campur-kode-dalam-ilmu-bahasa.html (diakses pada 3 Agustus 2018)

https://id.wikipedia.org/wiki/Sosiolinguistik (diakses pada 3 Agustus 2018) http://1sajak.blogspot.com/2013/12/pembahasan-campur-kode-pengertian.html

Abstrak

Skripsi ini membahas tentang campur kode yang terdapat dalam lirik lagu Kiss The Baby Sky karya Tohoshinki. Campur kode adalah suatu keadaan dimana pembicara mencampurkan dua bahasa ke dalam pembicaraannya. Campur kode sendiri hampir memiliki kemiripan dengan alih kode dimana keduanya menggunakan bahasa asing ke dalam pembicaraannya. Alih kode adalah keadaan dimana pembicara mengganti bahasa sesuai dengan situasi. Campur kode tidak hanya ditemukan di dalam percakapan sehari-hari, tetapi dapat juga ditemukan dalam lirik lagu. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lirik lagu yang terdapat pada lagu Kiss The Baby Sky yang dipopulerkan oleh grup Tohoshinki.

Tohoshinki adalah boyband yang berasal dari Korea yang bekerja di bawah naungan SM Entertainment, saat ini Tohoshinki terdiri dari 2 member, yaitu Max Changmin dan U-Know Yunho, dulunya boyband ini beranggotakan 5 orang dimana 3 personilnya Kim Jaejoong, Xiah Junsu dan Park Yoochun memutuskan untuk berpisah dari Tohoshinki pada tahun 2010 dan membentuk grup baru bernama JYJ. Lagu Kiss The Baby Sky sendiri ditulis oleh Park Yoochun dan dirilis pada tahun 2009. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mendeskripsikan jenis campur kode apa saja yang terdapat dalam lirik lagu Kiss The Baby Sky karya Tohoshinki dan (2) Mendeskripsikan penyebab terjadinya campur kode dalam lirik lagu Kiss The Baby Sky karya Tohoshinki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, metode yang digunakan untuk menguraikan dan menjelaskan mengenai kata-kata yang terdapat dalam lirik lagu Kiss The Baby Sky karya Tohoshinki dan untuk pengumpulan data menggunakan metode simak,

karena pengumpulan data dilakukan dengan melihat lirik lagu dan mendengarkan lagu, lalu menganalisa bagian dari lirik lagu yang mengandung unsur campur kode.

Teori yang digunakan yaitu teori sosiolinguistik, bilingualisme dan campur kode. Sosiolinguistik yaitu ilmu yang mengkaji bahasa dan masyarakat serta mempelajari ciri dan fungsi berbagai bahasa. Bilingualisme adalah kemampuan penutur menguasai dua bahasa atau lebih dalam komunikasinya. Sedangkan campur kode adalah keadaan berbahasa dimana pembicara mencampurkan dua bahasa atau lebih di dalam komunikasinya. Campur kode sendiri memiliki 2 jenis, yaitu campur kode ke luar (outer code mixing) dan campur kode ke dalam (inner code mixing).

Sedangkan untuk wujudnya, campur kode memiliki 4 jenis, yaitu penyisipan unsur berwujud kata, frasa, klausa, dan pengulangan kata. Seseorang menggunakan campur kode bisa disebabkan oleh hal seperti berikut : (1) Kesantaian atau situasi formal, (2) Tidak adanya ungkapan yang tepat dalam bahasa yang dipakai dan (3) Pembicara ingin menunjukkan keterpelajarannya.

Lagu Kiss The Baby Sky dirilis pada tahun 2009 dengan judul single “Kiss The Baby Sky/Wasurenaide/Bolero”. Lagu ini sendiri berisikan tentang perpisahan pria dan wanita, dalam lagu Kiss The Baby Sky diceritakan bahwa si pria berusaha untuk menyemangati si wanita agar terus semangat menjalani hidup masing-masing dan maju ke depan, karena si pria yakin suatu saat mereka pasti akan bertemu lagi.

Walaupun keseluruhan lirik berisikan tentang cinta dan menyemangati, sebenarnya dasar penulis lagu membuat lagu ini adalah karena si penulis merasakan adanya

‘jembatan yang tidak terlihat’ antara fans dan member Tohoshinki. Maksud penulis adalah walaupun mereka terpisah, perasaan antara fans dan member akan selalu

bersatu. Hal ini memang tergambar dalam Tohoshinki itu sendiri, dimana beberapa bulan setelah lagu ini dirilis 3 dari 5 member Tohoshinki memutuskan untuk keluar dari Tohoshinki, termasuk si penulis lagu Park Yoochun.

Dari hasil penelitian ditemukan hanya terdapat satu jenis campur kode, yaitu campur kode ke luar (outer code mixing), sedangkan campur kode ke dalam (inner code mixing) tidak ditemukan karena tidak terdapat jenis seperti dialek Kansai, Osaka, dan lain-lain. Penulis lagu hanya menggunakan bahasa Jepang baku.

Sedangkan untuk wujud campur kode terdapat 3 wujud campur kode, yaitu penyisipan unsur berwujud frasa, klausa dan pengulangan kata, tidak ditemukan penyisipan unsur berwujud kata. Dalam lirik lagu Kiss The Baby Sky juga ditemukan 7 contoh campur kode, yaitu : (1) 5 penyisipan unsur berwujud frasa, frasa yang terdapat dalam lirik lagu Kiss The Baby Sky sendiri hanya ada frasa nomina, (2) 1 penyisipan unsur berwujud klausa dan (3) 1 penyisipan unsur berwujud pengulangan kata. Faktor penyebab terjadinya peristiwa campur kode dalam lirik lagu Kiss The Baby Sky adalah: (1) Faktor kesantaian, (2) Menyelaraskan dengan nada, (3) Faktor kesengajaan, (4) Penulis tidak menemukan ungkapan yang tepat dalam bahasa Jepang dan (5) Penulis ingin menegaskan maksud dari setiap baitnya.

要旨

ドミキシングの種類しゅるいを説明せつめいする、(2)東方神起と う ほ う し ん き は二つに分けられる。それは outer code mixing と inner code mixing である。

一方

「Kiss The Baby Sky」の曲は「 Kiss The Baby Sky/Wasurenaide/Bolero」

のシングルタイトルで2009年にリリースされた。この曲のテーマは 男女だんじょ

の別わかれ。この曲で男は女に元気げ ん きづけるつもりで、この男は二人がいつ

かまた出会うことを信じるからである。歌詞 が全部恋愛ぜ ん ぶ れ ん あ い

日本語に ほ ん ごで適切てきせつな 表 現ひょうげんが見つからなかった、(5)作詞家さ く し かは 各 行かくぎょうの意思

強 調

きょうちょう

したい。

Dokumen terkait