• Tidak ada hasil yang ditemukan

KAJIAN PUSTAKA

3. Faktor yang Mempengaruhi Minat

Secara umum minat siswamemiliki beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu faktor intern, dan faktor ekstern. Faktor intern yang mempengaruhi minat: a. Faktor Kesehatan

Kesehatan jasmani dan rohani sangat besar pengaruhnya terhadap kemampuan belajar, bila seseorang kesehatannya terganggu misalkan sakit pilek, demam, pusing, batuk dan sebagainya, dapat mengakibatkan cepat lelah, tidak bergairah, dan tidak bersemangat untuk belajar.

b. Cacat Tubuh

Cacat tubuh adalah sesuatu yang menyebabkan kurang baik atau kurang sempurna mengenai tubuh.Cacat tubuh seperti buta, tuli, patah kaki, lumpuh dan sebagainya biasa mempengaruhi belajar, siswa yang cacat belajarnya juga terganggu.

c. Faktor Psikologis 1) Perhatian

Untuk mencapai hasil belajar yang baik, maka siswa harus mempunyai perhatian terhadap bahan yang dipelajarinya, jika bahan atau materi pelajaran tidak menjadi perhatian siswa, maka minat belajarpun rendah, jika begitu akan timbul kebosanan, siswa tidak bergairah belajar, dan biasa jadi siswa tidak lagi suka belajar. Agar siswa berminat dalam belajar.

2) Kesiapan

Kesiapan menurut James Drever adalahPrepanednesto Respond or Reach.Kesiapan adalah kesediaan untuk memberikan response atau bereaksi kesediaan itu timbul dalam diri seseorang dan juga berhubungan dengan kematangan, karena kematangan berarti kesiapan untuk melaksanakan kecakapan.

3) Bakat atau Intelegensi

Bakat adalah kemampuan untuk belajar. Kemampuan itu baru akan terealisasi menjadi kecakapan yang nyata sesudah belajar, misalkan orang berbakat menyanyi, suara, nada lagunya terdengar lebih merdu dibanding dengan orang yang tidak berbakat menyanyi.Bakat biasa mempengaruhi belajar, jika bahan pelajaran yang dipelajari siswa sesuai dengan bakat, maka siswa akan berminat terhadap pelajaran tersebut, begitu juga intelegensi, orang yang memiliki intelegensi (IQ) tinggi, umumnya mudah belajar dan

hasilnyacenderung baik, sebaliknya jika seseorang yang “IQ” nya rendah akan mengalami kesukaran dalam belajar.

Faktor eksternal yang mempengaruhi minat belajar siswasebagai berikut. 1) Faktor Keluarga

Cara orang tua mendidik sangat mempengaruhi belajar siswa.Jika orang tua tidak memperhatikan pendidikan dan belajar anaknyaseperti tidak mengatur waktu belajar, tidak melengkapi alat belajarnya dan tidak memperhatikan apakah anaknya belajar atau tidak, semua ini berpengaruh pada semangat belajar anaknya, biasa jadi anaknya tersebut malas dan tidak bersemangat belajar.

Suasana rumah yang tegang, ribut, sering cekcok, biasa menyebabkan anak bosan di rumah, dan sulit berkonsentrasi dalam belajarnya.Dan akibatnya anak tidak semangat dan bosan belajar karena terganggu oleh hal-hal tersebut.

Dalam kegiatan belajar, seorang anak terkadang memerlukan sarana prasarana atau fasilitas-fasilitas belajar seperti buku, alat-alat tulis.Jika fasilitas tersebut tidak dapat dijangkau oleh keluarga, ini biasa menjadi faktor penghambat dalam belajar.

2) Faktor sekolah

Pendekatan mengajar adalah suatu cara yang harus dilalui dalam mengajar, pendekatan mengajar ini mempengaruhi minat belajarsiswa. Jika pendekatan mengajar guru kurang baik dalam artian guru kurang menguasai materi-materi kurang persiapan, guru tidak menggunakan variasi dalam menyampaikan pelajaran alias monoton, semua ini biasa berpengaruh tidak baik bagi semangat belajar siswa.

 Kurikulum

Kurikulum diartikan sebagai sejumlah kegiatan yang diberikan kepada siswa kegiatan itu sebagian besar adalah menyajikan bahan pelajaran.Bahan pelajaran yang seharusnya disajikan itu sesuai dengan kebutuhan bakat dan cita-cita siswa juga masyarakat setempat. Kurikulum yang sesuaian dengan kebutuhan-kebutuhan siswa, akan meningkatkan semangat, dan minat belajar siswa, sehingga siswamendapatkan hasil belajar yang memuaskan.

 Pekerjaan rumah

Pekerjaan rumah yang terlalu banyak dibebankan oleh guru kepada murid untuk dikerjakan di rumah.Merupakan dapat menghambat dalam kegiatan belajar, karena membuat siswa cepat bosan. Siswatidak memiliki kesempatan untuk mengerjakan

kegiatan yang lain. Guru sebaiknya jangan memberi banyak PR pada peserta didiknya.

3) Faktor masyarakat

Disamping belajar, anak juga mempunyai kegiatan-kegiatan lain diluar sekolah, misalnya karang taruna, menari, olah raga.Bila kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan dengan berlebih-lebihan, bisa menurunkan semangat belajar siswa.Pengaruh-pengaruh dari teman bergaul siswa lebih cepat masuk dalam jiwa anak jika teman bergaulnya baik akan berpengaruh baik terhadap diri siswa. Jika teman bergaulnya jelek pasti mempengaruhi sifat yang jelek pada diri siswa. 4. Membangkitkan Minat Belajar Siswa

Minat berkaitan dengan nilai-nilai tertentu.Oleh karena itu, merenungkan nilai-nilai dalam aktifitas belajar sangat berguna untuk membangkitkan minat. Misalnya belajar agar lulus ujian, menjadi juara, ahli dalam salah satu ilmu, memenuhi rasa ingin tahu mendapatkan gelar atau memperoleh pekerjaan. Dengan demikian, minat belajar tidak perlu berangkat dari nilai atau motivasi yang muluk-muluk. Bila minat belajar didapatkan pada gilirannya akan menumbuhkan konsentrasi atau kesungguhan dalam belajar(Sudarmono,1994). Loekmono (1994), mengemukakan 5 butir motif yang penting yang dapat dijadikan alasan untuk mendorong tumbuhnya minat belajar dalam diri seorang siswa yiatu:

a. Suatu hasrat untuk memperoleh nilai-nilai yang lebih baik dalam semua mata pelajaran.

b. Suatu dorongan batin untuk memuaskan rasa ingin tahu dalam satu atau lain bidang studi.

c. Hasrat siswauntuk meningkatkan siswa dalam meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan pribadi.

d. Hasrat siswa untuk menerima pujian dari orang tua, guru atau teman-teman.

e. Gambaran diri dimasa mendatang untuk meraih sukses dalam suatu bidang khusus tertentu

Beberapa langkah untuk menimbulkan minat belajar menurut (Sudarmono, 1994), yaitu :

a. Mengarahkan perhatian pada tujuan yang hendak dicapai. b. Mengenai unsur-unsur permainan dalam aktivitas belajar. c. Merencanakan aktivitas belajar dan mengikuti rencana itu.

d. Pastikan tujuan belajar saat itu misalnya; menyelesaikan PR atau laporan. e. Dapatkan kepuasan setelah menyelesaikan jadwal belajar.

f. Bersikaplah positif di dalam menghadapi kegiatan belajar. g. Melatih kebebasan emosi selama belajar.

Dokumen terkait