• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bab III TINJAUAN UMUM TENTANG EMERALD HOTEL

3.3 Fasilitas yang Dimiliki

Penggolongan hotel yang ditijau menurut peraturan pemerintah setempat disahkan dengan persyaratan, maka setiap negara menganut Penggolongan Kelas Hotel berdasarkan ”Grade System” yaitu sistem kelas dan sistem menurut bintang. Khususnya hotel di Indonesia menetapkan ketentuan bintang satu sampai bintang lima.

Ditinjau Menurut “Under The Government Regulation” yaitu pembagian

sesuai dengan peraturan pemerintah. Emerald Garden International Hotel Medan di dukung operasi aktif sepanjang tahun. Dari ”Grade System” sesuai dengan yang disahkan pemerintah nengenai tarif kamar.

3.3 Fasilitas yang dimiliki

Untuk menarik perhatian para tamu serta memenuhi kebutuhan dan keinginan menginap di hotel,maka Emerald Garden International Hotel Medan bertaraf bintang empat, berupaya memberikan kepuasan dan pelayanan baik pada tamu, melalui fasilitas yang sesuai standard international.

Adapun fasilitas yang dimiliki Emerald Garden International Hotel Medan sebagai berikut :

Rooms

Emerald Garden International Hotel Medan memiliki 158 kamar berlantai karpet dengan fasilitas kamar , yaitu :

*Air conditioner * Telephone * TV

* Mini Bar

* Bath Room with Shower and Bath tub * Luggage rack

* Dan fasilitas lainnya

Fasilitas Meeting

Untuk kebutuhan rapat, pertemuan dan kegiatan lain. Hotel ini memiliki ruangan yang khusus dapat disewakan pada tamu yaitu Merbau Room,dengan kapasitas 250-300 kursi, dilengkapi dengan Audio visual dan Support

equipment yang lengkap untuk memberikan kemudahan pada tamu.ruangan ini

ditata sesuai dengan jenis kegiatan dan permintaan tamu. Fasilitas Lain

• Drug store

• Save deposit box

• Laundry and dry cleaning

• Souvenir show

• Telephone ,telex, fax

3.4 Struktur Organisasi

Struktur organisasi Emerald Garden International Hotel Medan sesuai kebutuhan hotel agar terciptanya mekanisme kegiatan yang efesien dan efektif. Struktur organisasi berdasarkan penekanan kepada posisi atau jabatan.Pada tanggal 1 januari 1997 Direktur mengeluarkan organisasi chart yang baru.

3.5 STRUKTUR ORGANISASI HOUSEKEEPING DI HOTEL EMERALD GARDEN INTERNATIONAL MEDAN

GARDEN SECT GARDENS GENERAL LINEN ROOM

UNIFORM ROOM SUP

TAYLOR SEAM STRESS HOUSEMAN SECT TOILET ATTD LOBBY PORTER HOUSEMAN HOUSEMAN SUP CHIEF HOUSEMAN FLOOR SECT ROOM BOY/MAID SUPERVISOR SECTION HEAD SECRETARY

Asst. EXECUTIVE HOUSE KEEPING EXECUTIVE HOUSEKEEPING

LINEN ROOM ATTD LINEN ROOM SUPERVISOR

BAB IV

PERANAN HOUSEKEEPING DEPARTEMENT DALAM

MENAGANI HIGIENE SANITASI KAMAR DI EMERALD

GARDEN INTERNATIONAL HOTEL

4.1 Higiene Sanitasi Lingkungan Hotel dan kamar Hotel Bintang Empat

Lokasi hotel seharusnya mudah dicapai oleh kendaraan umum atau pribadi roda empat dan langsung ke area hotel. Hotel harus dihindarkan dari pencemaran yang diakibatkan oleh gangguan dari luar yang berasal dari sura bising, bau tidak enak, debu, asap, dan serangga serta binatang mengerat.

Taman hotel terletak di dalam atau di luar bangunan dan taman harus terpelihara bersih, dan rapi. Taman yang memilki kolam hias harus berisikan yang indah dan menarik serta dijaga jangan kotor. Tersedia tempat parkir kendaraan tamu hotel dengan persyaratan sebagai berikut: Kapasitas untuk tempat parkir untuk tiap enam kamar hotel, rambu-rambu lalu lintas satu arah in-out.

4.1.1 Hotel Bintang Empat secara umum dilengkapi sarana dan prasarana sebagai berikut:

Kolam renang

Menyediakan sarana kolam renang untuk dewasa dan untuk anak-anak: 1. Kolam renang dewasa dan anak-anak dipisah atau dihubung dengan

dilengkapi pengamanan.

a. Pool deck sekeliling kolam.

b. Loker yang terpisah untuk pria dan wanita. c. Toilet umum yang terpisah untuk pria dan wanita.

d. Luas loker dan toilet umum masing-masing minimal 0,6 m/kamar. e. Shower untuk pria dan wanita.

f. Gudang peralatan bahan pembersih.

g. Adanya air yang memenuhi persyaratan yang berlaku.

h. Adanya penjaga keselamatan kolam renang, lampu penerang di dalam kolam dan Life Saving Equipment (ban dan tali).

Hotel bintang empat minimum menyediakan dua sarana olahraga dan rekreasi lainnya yang merupakan pilihan di antaranya fitness center, sauna, squash, game room, bowing, dan tennis.

* Struktur Bangunan dan Pengaturan Ruang :

- Struktur bagunan hotel memenuhi persyaratan perizinan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

- Kondisi bangunan bersih dan terawat dengan baik (tidak berdebu, berlumut, sarang laba-laba, dan sebagainya.

- Pengaturan ruang hotel ditata sesuai dengan fungsinya sehingga memudahkan arus tamu, arus karyawan, dan arus barang atau produk hotel.

- Dekorasi dalam hotel bintang empat, harus bernuansa

Indonesia yang tercemin dalam ruang lobby, restoran, kamar tidur, dan Function Room.

* Sistem Pembuangan limbah :

- Ada lokasi penampungan sampah sementara yang tertutup, sebelum diangkut ketempat pembuangan.

- Ada saluran pembuangan air yang memenuhi persyaratan

peraturan perundangan yang berlaku.

*Syarat-syarat ketentuan kamar hotel, antara lain:

- Kamar tidur harus kedap suara sehingga terhindar dari kebisingan yang disebabkan baik oleh suara dari luar maupun dari dalam hotel (tingkat kebisingan sebesar 40 Db.

- Ukuran kamar dengan luas minimal untuk kamar standar

adalah 24²m dan kamar suite luas 48²m sedangkan tingginya 2,6 m.

- Pintu kamar hotel dilengkapi dengan alat pengaman berupa kunci Double Lock, Peeping tom dan Safety caín.

- Seluruh lantai dilapisi karpet dengan komposisi 20% vinvyl-80% wool atau dari jenis bahan lain yang tidak tembus sinar dari luar.

- Jendela dengan tirai yang tidak tembus sinar dari luar. - Sebagian interior kamar mencerminkan suasana Indonesia. - Dinding kamar mandi harus dari bahan kedap air dan tersedia

4.2 Fasilitas-fasilitas Kamar Hotel Emerald Garden 1. Fasilitas Kamar Tidur

- Door knob - Door knob menu - D & D sign - Door Viewer

- Wardrobe

- Safe deposit box - Laundry bag - Shoe shine - Shoe horn - Jacket brush - 8 Hangers - Bathrobr

- Tv set with 32 chanels - Tv progarm tent card - Tv remote control - Mini bar bill - Mini bar ítems

- 2 glass reside mini bar - 2 stirrer

- Hair dyer

- Plan tn the room - Ice tong

- Ice gowl with cover

- Rattan basket for-crackers and chocolate - Kettle

- 2 cups - 2 tea spoon - 2 saucer - 2 bed site table - Writting table - Coffie tables - Dressing mirror - Dresing Chaiis

- Drawer-kiblat, stationary, kit, sticker, kertas kop, fax, amplop - Writting lamp + lamp shade

- Picture on the head borrad

- Picture on the wall behind bath room - Guest questionnaire form

- Service directory

- Multi purpose panel on bed side table - Korek api, lilin

- Termostat

- Petunjuk pemakaian safe deposit box

-2. Fasilitas Kamar Mandi

- Bath soap - Shampoo - Bath gel - Disporal bag - Shower cap - Razor - Comb - Emery borrad - Cotton bud - Weight scale - Suppers - 3 towels - 2 face towels - 2 hand towels - 1 bath mat - Grab bar - Bath tub - Shower - Shower curtain - Shower head - Curtain rail - Curtain pole - Vanity counter

- Garbage bin

- Rattan towels basket - Bath tub drain cover - Lilin - Korek api - Tissue tangan - Tissue rol - Kaca wajah - Keran wastapel

- Sumbat penutup wastapel

3. Ruang tamu, Kamar makan, Dapur, Meeting room, danruang keluarga

- Dinning table - Dinning chairs - Hangging lamp - 4 megazines - Newspaper - Tv set - Audio tapes - Fax machin - Lilin - Korek api

4. Departement Rooms Daerah Public

- Halls & corridor - Ceilling & wall cobres - Lighting & allumination - Elevator door

- Elevator (interior lighting-music & sign board) - Front garden - Entrance Canopy - Main lobby - Fo, caunter - Public toilet - Settess - Lobby lighting - Pillard & wall cover - Sign borrad

- Announcement boary - Vip vroup board - Floor appearance - Plant & decoration

- Lobby level offices & adm office - Personal unifrom grooming

Jenis-jenis Kamar Hotel

Secara umum suatu hotel menyediakan kamar yang berbeda-beda jenis dan pembedaan tersebut ditentukan berdasarkan kelengkapan kamar, luar kamar, klasifikasi hotel, tata ruang. Jenis kamar yang dioperasikan hotel adalah:

a. Standard Room

Perlengkapan sesuai kententuan atau standar International, kamar tipe standar sudah cukup lama dioperasikan akan dilakukan renovasi.

b. Studio Room

Tidak banyak berbeda dengan standard room, perbedaan mendasar hanya pada model atau jenis tempat tidurnya. Bed untuk kamar ini adalah studio bed yang dapat diubah menjadi sofa jika tidak digunakan untuk tidur, ada yang menentukan tarifnya lebih mahal dari standar room dan ada pula yang dibawahnya.

c. De Luxe Room

Tipe kamar ini lebih dari kamar standar , luas kamar atau fasilitasnya.

d. Superior Room

Kamar hotel tipe superior ini lebih tinggi kelasnya dari kamar tipe de

luxe. Hal ini di sebabkan berbagai faktor, antara lain :

- Letak kamar strategis dengan view yang terarah ke suatu obyek strategis misalnya mengadap ke laut, gunung, pusat kota. - Ukuran kamar sama dengan de luxe room dan lebih strategis. - Dekorasi kamar dan kamar mandi lebih baik.

- Bahan-bahan furniture lebih berkualitas. - Harga kamar lebih mahal.

Akan tetapi perlu diketahui bahwa sebagian manajemen hotel mengangap bahwa superior ini sama dengan de luxe room, dan yang berbeda hanya sebutanya saja.

e. Junior Suite Room

Ukuran kamar lebih besar dari kamar superior, demikian pula kualitas fasilitas dan perlengkapanya. Tempat tidur yang digunakan bervariasi, ada yang mengunakan standard bed namun ada juga yang menggunakan Hide-away bed.

f. Suite Room

Ciri-ciri suite room adalah terpisahnya kamar tidur, kamar tamu dan fungsi-fungsi kamar lainnya, namun tetap dalam suatu kesatuan ruangan. Dengan demikian dua kamar standard yang bersebelahan dapat dijadikan satu Suite room jika batas kamar tersebut mempuyai pintu penghubung (Connecting door) yang satu kamar lainnya dijadikan kamar tamu.

Kamar suite dibagi lagi menjadi beberapa tipe yaitu :

- Standard Suite : Kamar suite biasa dua kamar dengan pintu penghubung, satu sebagai kamr tidur dan satu lainnya kamar tamu

- De Luxe Suite : Fasilitas lebih baik dari standard suite - Suite Superior : Perlengkapan dan fasilitas bermutu lebih

tinggi dari de luxe suite, harga kamar cukup tinggi.

- Presidential Suite :Tiga kamar dengan pintu penghubung,

masimg-masing adalah kamar tamu, kamar tidur dan kamar kerja (Secretary room). bahkan ada yang mencapai lima kamar yang difungsikan sebagai kamar santai dengan fasilitas kolam

renang dan bar corner serta kamar serbaguna (kamar makan, rapat).

- Penthouse : Tidak berbeda dengan president suite room, memiliki tiga kamar atau lebih yang dilengkapi pintu penghubung ditambah denagn kitchen, dapur mini untuk memanaskan makanan. Pembedaan tipe tidak hanya berdasarkan kamar yang dioperasikan seperti dijelaskan diatas, tetapi juga didasarkan kepada jenis tempat tidur yang digunakan seta tata letak kamar.

- Twin Bedded Room : Kamar dengan mengunakan 2 single

bed.

- Double Bedded Room :Kamar dengan perlengkapan sebuah

tempat tidur besar untuk dua orang (double bed atau king size

bed /queen bed).

- Adjoining Room : Merupakan kamar-kamar yang

bersebelahan tetapi saling menghadap ke satu koridor.

- Duplex : Satu kesatuan kamar tetapi memiliki kamar tidur

terpisah dan berbeda lantai.

- Cabana : kamar berhubungan langsung dengan kolam renang

dan fungsi kamar ini sebenarnya hanya untuk santai dan isitirahat. Kebanyakan mempergunakan sofa bed. .

o Tata Ruang Bentuk Kamar Hotel

Bentuk dan rancangan kamar yang baik serta tepat harus diperhatikan karena disamping dapat memperindah kamar. Perbedaan jenis maupun lokasi kamar dapat diketahui, dalam bentuk dan rancangan kamar umumnya diterapkan hotel dengan cara :

a. Block System

Yaitu mengumpulkan kamar-kamar yang memiliki bentuk dan rancangan yang sama unutk suatu tempat tertentu, misalnya pada satu tingkat (lantai).

b. Suite Number System

Merupakan sistem rancangan berdasarkan kriteria tertentu dari kamar yang sama, misalnya untuk nomr seri kamar : 101, 201, 301, 401, 501, dan seterusnya.

4.3 Pelaksanaan Higiene Sanitasi pada Room Boy dan Room Maid

Room Boy atau Room Maid adalah orang yang bertugas atau bekerja dibidang pelayanan kamar hotel yang harus dilakukan secara potensial. Potensial yang dimaksud adalah bagus dalam bekerja dan memilki higiene dan sanitasi yang baik pula ( Personal Hygiene ). Oleh sebab itu para room boy ini memegang peranan penting didalam memberikan kepuasan pada tamu dan meningkatkan tingkat kedatangan tamu direstoran tempat mereka bekerja. Apabila para room boy tersebut berhasil memberikan kepuasan para tamu dengan baik, sudah

pastinya membuat tamu tersebut ingin kembali sehingga menigkatkan tingkat kedatangan tamu.

Oleh sebab itulah, dalam hal ini room boy harus sudah benar-benar memiliki dan memenuhi standar kesehatan sehingga mereka dapat menjadikan kamar hotel yang berkualitas dan terbebaskan dari penyakit. Jadi, atmosfir dalam suasana dan kondisi yang harus diciptakan oleh bagian tata graha, meliputi :

a. Comfortable ( Menyenangkan)

Hotel harus senantiasa dalam suasana yang menyenangkan, meliputi semua area publik, terutama kamar tamu. Suasana menyenangkan itu ialah keadaan yang tenang, santai, sejuk, asri dan bersih serta memelihara kondisi ini selama 24 jam.

b. Attractive ( Daya tarik)

Keseluruhan area ditata sedemikian rupa sehingga teratur dan indah, warna serasi, pengaturan dekorasi dan ornamen diberbagai lokasi strategis.

c. Safe ( Rasa aman)

Housekeeping juga bertanggung jawab atas terciptanya rasa aman

bagi tamu yang menginap. Adanya petunjuk-petunjuk mengenai keamanan seperti; petunjuk penyelamatan diri dari kebakaran, tangga darurat dapat menimbulkan rasa aman dan tentram didalam perasaan tamu .

d. Make a good & Friendly atmosphere

Kendati secara langsung melayani tamu tetapi dari hasil pekerjaan seluruh personal housekeeping tercipta suasana yang akrab dan

penuh rasa kekeluargaan. Housekeeping membangun a Home away

from home sehingga para tamu tidak merasa asing selama berada di

hotel.

e. Hospitality ( Ramah-tamah, aman dan nyaman)

Personil Housekeeping mulai dari bawah sampai ke jenjang atas

memiliki sikap Hospitality yang tinggi.

f. Responsibility ( Bertanggung jawab)

Karyawan Housekeeping adalah orang dengan rasa tanggung jawab

yang tinggi serta tidak pernah mengelak dari tanggung jawab tersebut.

g. Cooperation ( Kerja sama)

Semua personil tata graha sangat menyadari kordinasi kerja dengan baik, maka apapun pekerjaan yang dilakukan akan sulit mencapai hasil yang diharapkan.

Adapun hal-hal yang dilakukan untuk tidak terkena penyakit pada room boy standar kesehatan pada pelaksanaan higiene pada sanotasi kamar hotel.

1. Pemeriksaan Kesehatan

Setiap room boy atau room maid yang ada harus sudah memiliki surat keterangan berbadan sehat yang diterbitkan Dinas Kesehatan setempat. Selain itu, pemeriksaan kesehatan bagi seluruh karyawan hotel khususnya Room boy pada kamar hotel sebaiknya dilakukan minimal sekali setiap tahun agar penyakit dapat diobati terlebih dahulu sebelum dipekerjakan kembali.

2. Kesehatan Rambut

Pencucian rambut dilaksanakan secara teratur. 3. Kebersihan Hidung

Selama bekerja usahakan jangan mengorek hidung karena pada hidung manusia terdapat bamyak sekali bakteri.

4. Kebersihan Telinga

Pakaian pada room boy atau room maid harus bersih, baik pakaian sehari-hari maupun Unifrom.

4.4 Masalah- masalah dalam Pelaksanaan Higiene dan Sanitasi

Dalam menjaga dan mewujudkan kebersihan dari bahan makanan dan minuman yang diolah dan semua yang berhubungan dengan restoran yang berkaitan dengan higiene dan sanitasi membuat semuanya harus diperhatikan dengan baik dan benar, seperti perawatan dan pencucian peralatan yang bersih.

Namun, dampaknya hal ini belum diterapkan dengan baik pada Emerald Garden International Hotel, sebab selama penulis menjalani Prektek Kerja Lapangan (PKL) masih banyak kekurangan atau kejanggalan yang terjadi seperti :

1. Kurangnya sarana pendukung kelancaran kegiatan operasional. Proses

General Cleaning yang pada dasarnya sangat penting bagi kelancaran

operasional dalam meningkatkan tingkat kedatangan tamu juga masih bisa dikatakan jarang dilakukan.

3. Kurangnya tingkat kebersihan dan kelayakan linen-linen yang dipakai . 4. Kurang lengkapnya sarana-sarana pendukung yang menentukan mutu

dan kualitas kesehatan yang lebih baik.

4.5Langkah-langkah Untuk Mengatasi Masalah Pelaksanaan Higiene dan Sanitasi

Tata graha dapat dikatakan tulang punggung dari suatu hotel dan merupakan salah satu sumber pendapatan hotel, maka untuk itu pelaksanaan higiene dan sanitasi perlu dilakukan pada bagian housekeeping. Untuk mendapatkan kualitas kamar hotel yang baik dan mendapatkan keuntungan yang besarnya merugikan orang lain serta meningkatkan tingkat kedatangan tamu, maka pada hotel harus membuat ketentuan. Ketentuan atau peraturan-peraturan baik tulisan maupun lisan mengenai pelaksanaan higine dan sanitasi pada kamar hotel seperti berikut ini :

1. Memenuhi kewajiban dalam kelengkapan pakaian selama berkerja mulai dari hair cap untuk wanita, tidak gondrong untuk pria, memiliki kuku yang bersih, tidak memakai perhiasan, dan lainnya.

2. Prioritas utama dalam melaksanakan General Cleaning pada kamar tamu. 3. Melengkapi jenis peralatan dan perlengkapan yang selalu digunakan. 4. Mengganti semua linen-linen, towel, dan peralatan lainnya.

5. Melengkapi sarana-sarana pendukung kesehatan bagi semua orang yang ada khususnya

BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Setelah memberikan penjelasaan dan pembahasan mengenai Emerald Garden International Hotel khususnya mengenai penanganan peralatan dan perlengkapan, maka dalam bab ini terakhir penulis ingin memberikan suatu kesimpulan penutup dari keseluruhan kertas karya ini,yakni :

Housekeeping merupakan salah satu bagian yang terpenting di hotel.

Kegiatan operasionalnya menerapkan stándar kebersihan meliputi segala sesuatu yang berhubungan dengan higiene dan sanitasi hotel.

Emerald Garden International Hotel mempunyai ruang lingkup layanan yang luas, sehingga memiliki beberapa department yang memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda-beda. Kerjasama yang baik sangat di perlukan antar department agar tercapai kelancaran operasional.

Emerald Garden International Hotel sangat memahami tentang pelaksanaan ketelitian petugas Housekeeping Departement dalam menangani peralatan dan perkengkapan untuk meningkatkan pelayanannya.

Emerald Garden International Hotel memiliki kapasitas 163 kamar yang dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas horel berklasifikasi bintang yang bertaraf Internasional, sehingga hotel ini dapat di klasifikasikan sebagai hotel bintang empat ( **** ).

5.2 Saran

Sesuai dengan pengalaman Praktek Kerja Lapangan, perlu adanya suatu saran untuk bahan pertimbangan dan perbaikan pada hotel Emerald Garden

International Hotel, yaitu :

1. Petugas hotel harus memiliki pengetahuan yang luas,

berkepribadian menarik, jujur serta teliti.

2. Perlu memperhatikan higiene dan sanitasi pada kamar hotel agar tamu merasa nyaman, betah sehingga ingin berkunjung kembali. 3. Higiene dan sanitasi perlu dilaksanakan untuk itu petugas

housekeeping di tuntut mengetahui pentingnya pelaksanaan higiene dan sanitasi agar pelaksanaan berlangsung dengan baik, tercitanya kebersihan dan kesehatan yang selalu di pelihara.

DAFTAR PUSTAKA

Darsono, Agusinus. 1995. Tata Graha Hotel. Jakarta : PT. Grasindo

Monel, T. Djohan.1995. Daftar Uraian Tugas Bidang Tata Graha.

(Diktat). Medan: USU Pres Fakultas Sastra

Mukono J. 2000. Prinsip Dasar Kesehatan Lingkungan. Airlangga

Universitas. Press . 2000

Naimuddin. D.P. 1995. Pengantar Pengelola Hotel. Medan: Fakultas

Sastra USU

Sri P. Yayuk. 1995. Teori Petunjuk Praktek Housekeeping. Jakarta:

PT. Gramedia

Dokumen terkait