• Tidak ada hasil yang ditemukan

FASILITAS SEKOLAH Perpustakaan

Dalam dokumen jaya ancol ar 2011 0 (Halaman 145-148)

Income Generate

FASILITAS SEKOLAH Perpustakaan

Laboratorium Komputer

Beberapa kegiatan Seni SRA yang sering tampil adalah Perkusi dan Angklung yang sudah sering tampil di berbagai event:

• Perkusi SRA

• Malam Tahun Baru 2011, Segarra Ancol Timur • On Air di B Channel

• Tamu Gokil di Global TV • Festival Cilincing 2011 • HUT Kota Ambon di TIM • Angklung SRA

• Malam Muda Mudi HUT ke -484 DKI Jakarta • HUT Bhayangkara POLSRI di Polres Jakarta Utara • Tasyakuran Kelulusan SRA TA 2010/2011 • Supporter Gathering WWF di Ecopark,

September 2011

• Malam Tahun Baru 2012 di Segarra Ancol Timur

b.2. Teens Go Green (TGG)

Merupakan klub pelajar tingkat menengah atas di DKI Jakarta dalam pengembangan minat, pengetahuan dan aksi cinta lingkungan dengan konsep edutainment dan pendekatan ekosistem. Di inisiasi oleh Perseroan bersama Yayasan KEHATI dan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Corporate Social Responsibility

SEKOLAH RAKYAT ANcOL (SRA) 2 Location : Village of Ancol Number of students : 65 Number of teachers : 9

Achievement : Champion, Provincial Contest of Used Stuff Innovation

ScHOOL FAcILITY Library

Computer Laboratory

SRA pieces of performing arts frequently performed are the Percussion and Angklung shows, among others, in the following events :

• SRA Percussion

• 2011 New Year Eve, Segarra, West Ancol • On Air at B Channel

• Tamu Gokil at Global TV • Cilincing Festival, 2011 • Ambon City Anniversary at TIM • SRA Angklung

• Youth Night for 484th Anniversary of Jakarta • Indonesian Police Anniversary, North Jakarta

Police Department

• Thanksgiving of SRA Graduation, term year of 2010/2011

• Supporter Gathering WWF at Ecopark,

September 2011

• 2012 New Year Eve of in Segarra, West Ancol b.2. Teens Go Green (TGG)

A club for Greater Jakarta Province senior high school students for development interest, knowledge and environment awareness, packed in edutainment concept and ecosystem approach. This program was originally initiated by PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk. in collaboration with Kehati Foundation and The Greater Jakarta Province Education Service.

Secara umum pembentukan dan pelaksanaan TGG ini diharapkan mampu melakukan gerakan sadar lingkungan di kalangan pelajar dan masyarakat umum. Sesungguhnya embrio TGG ini telah lama dicetuskan. Sejak 2008, program TGG diawali dari membentuk komunitas di kalangan pelajar. Pada tahun 2009 TGG adalah fase penguatan kelompok.Sedangkan pada tahun 2010 TGG memasuki tahapan penguatan organisasi (kelembagaan).Kemudian di tahun 2011 dan selanjutnya TGG menuju fase kemandirian. Ke depan, Perseroan berharap TGG dapat menjadi aktor pembawa misi harmoni korporasi, masyarakat dan alam.

VISI

Menjadi komunitas muda penggerak yang peduli, dinamis, mandiri, memiliki jiwa kewirausahaan dan mampu berkontribusi aktif pada gerakan penyelamatan dan pelestarian lingkungan di Jakarta. Terdiri atas 200 anak SMU/SMK di seluruh DKI Jakarta, 95 diantaranya sangat aktif melakukan kampanye penyelamatan lingkungan. Ini terbagi dalam tiga kelompok area: hulu (pegunungan/dataran tinggi), tengah (perkotaan), dan hilir (pesisir). Program TGG untuk pendekatan ekosistemnya dibantu oleh Yayasan Rimbawan Muda Indonesia (RMI) untuk ekosistem hulu, Transformasi Hijau (trashi) untuk ekosistem tengah dan Yayasan Terumbu Karang Indonesia (TERANGI) untuk ekosisitem hulu.Sedangkan untuk pembekalan kewirausahaan didukung oleh Universitas Bina Nusantara.

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Corporate Social Responsibility

Generally speaking, establishment and operation of TGG has been intended to help elevate students’ and people’s environment awareness. The idea of TGG was irst introduced in 2008, starting with establishment of related community among students. In 2009 TGG merupakan fase penguatan kelompok, dan pada tahun tahun 2010 TGG stepped into the organization strengthening stage, and moved to independence stage in 2011 and onward. It is the Company’s wish that in the future TGG will be active agents carrying the mission of harmony of the Company, the community and the nature.

VISION

To be a driving community of young people with care, dynamics, independence, entrepreneurship, and active contribution to movements for environment conservation in Jakarta.

TGG has about 200 members which are students of senior high school from all around the Greater Jakarta; 95 of which are actively doing campaigns for environment conservation. The community is divided into three groups of area, namely : Up- stream (mountains/highlandsi), mid-stream (urban), and down-stream (coastal area). TGG programs for ecosystem approaches are assisted by Rimbawan Muda Indonesia (RMI) Foundation for the up-stream ecosystem, by Transformasi Hijau (Trashi) for mid- stream ecosystem, and by Terumbu Karang (TERANG) Foundation for down-stream ecosystem, while couching on entrepreneurship is made available with support from Universitas Bina Nusantara.

Berikut adalah beberapa kegiatan yang diikuti oleh Teens Go Green selama tahun 2011.

• Kampanye Aksiku Untuk Bumi – Ecopark, Ancol

(17 April)

Kegiatan yang dilakukan adalah Kampanye donasi Foto dengan konsep penyampaian pesan gaya hidup ramah lingkungan melalui foto dan disebarkan melalui sosial media. Jumlah total peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan ini sekitar 1000 orang yang terdiri dari masyarakat umum pengunjung Ancol dan karyawan Ancol.

• Nature Spy (29-30 April s/d Mei)

Pembekalan grade biru dari kelompok tengah TGG di Taman Kota (Ayodya dan Gandaria) dan Kp. Ciwaluh, Kab.Bogor .

1.Peserta belajar mengenal beberapa bioindicator penanda kualitas ekosistem sungai serta keanekaragaman hayati lainnya di hulu Cisadane. 2.Peserta mengenal cara hidup dan pola adaptasi masyarakat yang tinggal di daerah Hutan dan Hulu DAS.

3.Peserta mengetahui tentang adanya kearifan lokal dan upaya Pengelolaan Sumberdaya Hutan Berbasis Masyarakat (PHBS).

• Nature Guard

Pembekalan grade biru dari kelompok hulu TGG di Kp. Ciwaluh, Kab. Bogor

1.Peserta mampu menilai kualitas sungai dengan metode Biomonitoring dan menilai kualitas ekositem hutan melalui analisis vegetasi serta melaluipengamatan satwa malam.

2.Peserta mengenal keanekaragaman hayati lora dan fauna yang ada di Bogor khususnya di TNGP dan TNGHS.

3.Peserta mengenal beberapa bioindicator penanda kualitas ekosistem sungai dan hutan

4.Peserta mengenal cara hidup dan pola adaptasi masyarakat yang tinggal di daerah Hutan dan Hulu DAS.

5.Peserta mengetahui tentang adanya kearifan lokal dan upaya Pengelolaan Sumberdaya Hutan Berbasis Masyarakat (PHBS).

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Corporate Social Responsibility

Events and Activities in Which the Teens Go Green Participated in 2011.

• Campaign for Aksiku Untuk Bumi – Ecopark, Ancol

(17 April)

Activity for photo donation adopting the concept of convey of message of environment friendly life style through photos in social media. Around 1,000 participants took part in, Ancol’s visitors and employees.

• Nature Spy (29-30 April to May 2011)

Grade Blue coaching for TGG mid-stream group at the Taman Kota (Ayodya and Gandaria) and Village of Ciwaluh, Regency of Bogor. During this activity : 1. Participants learnt to identify some bio-indicators of river ecosystem quality and other bio-diversity at the up-stream of Cisedane River.

2. Participants got introduced to the life and adaptation pattern of people living around the forest and the river basin.

3. Participants got familiar with local wisdom and efforts for Management of Community-based Forest Resources.

• Nature Guard

Grade Blue coaching for TGG up-stream group at the village of Ciwaluh, Regency of Bogor. During this program :

1. Participants were able to asses the river water quality by means of bio-monitoring method, and assess the forest ecosystem quality by means of vegetation analyses and diurnal animal watch. 2. Participants got introduced to the existing lora and fauna bio-diversity in Bogor, especially in TNGP and TNGHS.

3. Participants got introduced to some bio-indicators of quality of river and forest ecosystem.

4. Participants got familiar with the life and adaptation pattern of people living around the forest and the river basin.

5. Participants got familiar with local wisdom and efforts for Management of Community-based Forest Resources.

• Nature Detective ( 21-22 Mei)

Pembekalan grade biru, kelompok hilir di Pulau Pramuka, Kep.Seribu.

1.Meningkatnya pengetahuan anggota TGG terhadap ekosistem pesisir yang terdiri dari; ekosistem terumbu karang, ekosistem padang lamun, dan ekosistem mangrove.

2.Adanya keterampilan anggota TGG dalam melakukan pengamatan ekologis di kegiatan ekosistem tersebut dengan cara praktek lapangan.

3.Tumbuhnya rasa kepedulian anggota TGG terhadap gerakan pelestarian lingkungan yang dilakukan dalam aksi nyata yaitu dengan kegiatan Hari Keanekaragaman Hayati 2011 (22 Mei).

4.Tumbuhnya kepedulian masyarakat Kepulauan Seribu melalui partisipasi aktif program TGG dalam keikutsertaannya pada kegiatan aksi lingkungan yang dilakukan bersama masyarakat.

5.Berperan aktif dalam peringatan tahun keanekaragaman hayati dunia dengan berkontribusi langsung pada kegiatan Hari Keanekaragaman Hayati 2011 (22 Mei) di Kepulauan Seribu.

• Kampanye Publik (26-29 Mei, 2-3 Juni)

Kampanye Publik di kegiatan Climate Change Expo JCC, Senayan. Kampanye Publik di kegiatan pekan lingkungan Indonesia, Parkir Timur Senayan. Kampanye yang dilakukan adalah donasi foto dengan konsep penyampaian pesan gaya hidup ramah lingkungan melalui foto dan disebarkan melalui sosial media. Jumlah total peserta yang berpartisipasi sekitar lebih 300 orang yang terdiri dari masyarakat umum pengunjung acara pameran. Selain itu juga dilakukan survei dan penyebaran kuisioner tentang gaya hidup dan perilaku masyarakat dalam penggunaan styrofoam.

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Corporate Social Responsibility

• Nature Detective ( 21- 22 May 2011)

Grade Blue coaching for down-stream group in Pramuka Island, Kepulauan Seribu. The activity successfully :

1. Improved TGG members’s knowledge on coastal ecosystem which consists of coral reef ecosystem, padang lamun ecosystem and mangrove ecosystem. 2. Improved TGG members’s skill in undertaking ecological monitoring local ecosystem by through the ield practice.

3. Nurtured TGG members’s concerns in environment conservation movement by means of real action participation within the 2011 Biodiversity Day (22 May).

4. Improved Kepulauan Seribu concerns by means of TGG active participation in the environment movement conducted with the local community. 5. Improved TGG members’s active role by directly contributing during the 2011 Biodiversity Day (May 22) in the Kepulauan Seribu.

• Public Campaign (26 - 29 May, 2 - 3 June 2011)

Public Campaign during the Climate Change Expo, at Jakarta Convention Centre, Jakarta dan Public Campaign during the Indonesian Environment Week, at Parkir Timur Senayan, Jakarta. Campaigns were undertaken in the form of photo donation under the concept of conveying environment friendly life style to be further distributed in social media. A total of 300 participants were taking part, including the public and exhibition visitors. In addition to that, a survey was conducted through hand-out of questionnaires on people’s life style related to the use of styrofoam.

Dalam dokumen jaya ancol ar 2011 0 (Halaman 145-148)

Dokumen terkait