3.2 Deskripsi dan Analisa Proyek
3.2.2 Data Proyek
- Nama : Showroom Astra Internasional Daihatsu Batam
- Alamat : Jl. Yos Sudarso Sei Baloi Batam, Kepulauan Riau 29444 - Sasaran : Calon pembeli menengah kebawah
- Jam Operasional : Senin – Sabtu : 08.00 -16.00 Minggu : 09.00- 15.00 3.2.3 Visi Dan Misi
- Visi : Membuat dan menjadikan mobil compact menjadi nomor pertama di pasaran sesuai dengan standar kualitas pabrik Jepang
97 - Misi : Menghasilkan mobil compact dengan kualitas yang terbaik dan layanan terbaik
dengan sistem yang ramah lingkungan 3.2.4 Struktur Organisasi
Gambar 3.20 Struktur Organisasi Daihatsu Batam. ( Sumber : Data Perusahaan )
3.2.5 Analisis Site
Astra Internasional Daihatsu Batam terletak pada Jl Yos Sudarso Sei Baloi, 200 meter dari Flyover Laluan Madani (Simpang Jam) Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau. Gedung ini merupakan dealer Daihatsu dengan tingkat bintang 5 yang memiliki fasilitas sales, service, spare spart dan Body Repair (workshop).
Terdapat beberapa batasan bangunan yang terdapat pada lingkungan Astra Internasional Daihatsu Batam, yaitu :
- Sebelah Utara : Gedung M3G
- Sebelah Timur : Jalan Besar Jl. Yos Sudarso - Sebelah Selatan : Baloi Business Center - Sebelah Barat : Perkarangan Daihatsu
98
Gambar 3.21 Lokasi Bangunan. ( Sumber : Google Maps )
3.2.6 Analisis Eksisting Bangunan - Area Display
Gambar 3.32 Display Mobil. ( Sumber : Penulis )
Area display mobil ini merupakan tempat dimana pengunjung bahkan calon pembeli melihat produk-produk apa saja yang menjadi poin utama dalam produk Astra Internasional Daihatsu pada saat ia mengunjungi showroom tersebut. Showroom ini kurang memiliki dan mengatur tata letak tempat area parkir mobil untuk pameran, sehingga peletakan mobil lainnya terlihat digabung dengan lounge area 2 dan dealing area yang membuat sirkulasi dealing area dan lounge area terlihat sempit dan tidak beraturan.
Berdasarkan standar yang diacukan pada Time Saver Standarts For Building Types 2nd edition, bahwa standar ruang pameran standar yang paling minimal 93 m2 per mobil atau 11%
dari luas bangunan , dengan ukuran luas area showroom sebesar 37 m2 oleh karena itu dengan menggunakan standar timesaver 11% kendaraan yang bisa berada di area tersebut adalah seluas 4 m2.
Sedangkan untuk area eksisting showroom diawal sebelum covid area ini juga dijadikan showroom sebagai area mainentrance tetapi sekarang ditutup dan hanya dijadikan area
99 showroom mobil . Lobby dan ini menggunakan konsep desain open space yang memanfaatkan bukaan yang lebar yang digunakan sebagai penggunaan pencahayaan alami dan memudahkan pengunjung dari luar bisa melihat area showroom.
Tetapi bukaan ini menggunakan jendela dengan sistem mati yang tidak bisa dibuka.
Penghawaan pada area showroom ini menggunakan penghawaan buatan yaitu AC central. Area dinding menerapkan warna yang netral yaitu warna putih tulang 5. Area lantai : menggunaan keramik berukuran 60x60cm dengan warna abu-abu 6. Ceiling : menggunakan plafon gypsum tanpa adanya detail lain. Tetapi plafon ini menyatu dengan plafon untuk lantai 2 area office.
Plafon ini menggunakan warna putih tulang sebagai warna dasar.
- Lounge, Waiting area, & Sales counter
Gambar 3.33 Sales Counter. ( Sumber : Penulis )
Area ini kurang menata layout furniture dan pengaplikasian furntiture yang dikarenakan isi dalam bangunan seperti desain dan furniture belum selesai 100% sehingga bentuk desain masih terlihat standar jika dibandingkan dengan desain Daihatsu yang lain. Penghawaan pada area sales counter ini menggunakan penghawaan buatan yaitu AC central. Area dinding : menerapkan warna yang netral yaitu warna putih tulang. Area lantai menggunaan keramik berukuran 60x60cm dengan warna abu-abu. Ceiling menggunakan plafon gypsum tanpa adanya detail lain, selain itu menerapkan konsep high ceiling pada area customer service yang digabung bersama area showroom. Plafon ini menggunakan warna putih tulang satu warna dengan warna dinding . Area ini juga kuran memanfaatkan sirkulasi sehingga membuat fasilitas waiting room terlihat sempit.
100 - Ruang Administrasi
Gambar 3.34 Ruang Administrasi. ( Sumber : Penulis )
Area ini merupakan area yang digunakan pegawai unutk meproses transaksi pembayaran dan administrasi penjualan mobil yang telah disetujui diawal oleh customer.
Kelemahan pada area ini adalah ruangan terkesan sempit karena tidak memanfaatkan layouting furniture dengan benar seperti tidak memanfaatkan penerapan storage yang menempel dengan dinding seperti shelves maupun yang lainnya sebagai alternatif desain. Selain itu juga ruangan ini kurang memanfaatkan sistem pencahayaan yang sesuai dengan standar bekerja sehingga area ini sangat memerlukan penerangan yang tepat. Penghawaan pada area ini menggunakan penghawaan buatan yaitu AC split. Area ini menerapkan lantai dengan material keramik berukuran 60x60cm dengan warna abu-abu. Ceiling pada area ini menggunakan plafon gypsum tanpa adanya detail lain.
- Office Lantai 2
Gambar 3.35 MPR Room dan Office Lantai 2. ( Sumber : Dokumentasi Penulis )
Sedangkan pada area ini merupakan lantai 2 yang dapat di akses oleh pegawai perusahaan. Namun ada beberapa pengunjung yang memiliki ketentuan yang dapat mengunjungi area lantai 2 ini seperti tamu manajer ataupun customer yang memiliki permasalahan khusus yang harus di selesaikan secara pribadi. Pada area ini pegawai seperti manajer dan marketing bekerja untuk mewujudkan visi dan misi yang sudah
101 diatur tiap hari, minggu, bulan, dan bahkan tahunan agar mencapai target. Pada pagi hari sebelum memulai pekerjaan seluruh pegawai akan melakukan rapat bersama di area ini atau bisa disebut dengan briefing pagi sekalian untuk melakukan absensi.
Setelah itu pegawai seperti sales yang memiliki janjian dengan customer di luar kantor dapat meninggalkan kantor setelah itu. Sedangkan sales yang tidak memiliki janji temu dengan customer di luar kantor kembali ke lantai 1 untuk melayani customer yang akan datang. Selain sales seorang seperti marketing akan bekerja di area ini bersama manajer. Di area ini juga terdapat ruangan bernama MPR yang digunakan untuk komunikasi antar pegawai maupun degan customer apabila terdapat masalah internal kantor yang harus diselesaikan secara privasi.
- Area Bengkel
Gambar 3.35 Entrance Ke Area Basement. ( Sumber : Dokumentasi Penulis )
Gambar 3.36 Area Bengkel Basement. ( Sumber : Dokumentasi Penulis )
102 Area bengkel di showroom ini terletak pada bagian belakang bangunan dan berada di basement. Untuk menuju area ini dapat diakses dari pintu dalam dari sirkulasi lantai 1 atau langsung dari area samping bangunan. Bengkel pada showroom ini menggunakan material besi baja untuk kerangka nya dan di ekspos sedemikian rupa agar memudahkan pengunjung dapat melihat kendaraannya dengan seksama ketika sedang dilakukan perbaikan. Selain itu juga untuk memberikan keselamatan bagi teknisi dalam pengerjaan servis kendaraan mobil dari segi udara, segi pencahayaan, dan sistem pemadam kebakaran apabila terjadi kebakaran.
Gambar 3.37 Area Mixing Cat. ( Sumber : Dokumentasi Penulis )
Gambar 3.38 Gudang Sparepart. ( Sumber : Dokumentasi Penulis )
Area ini merupakan satu lingkungan dengan bengkel namun hanya dapat diakses oleh pegawai dan teknisi saja untuk keperluan sparepart dan body repair.
Seusai dengan gambar terdapat area yang digunakan untuk pencampuran cat khusus mobil agar tidak tercampur dengan bahan-bahan lainnya dibutuhkan ruangan khusus.
Selain itu juga terdapat lokasi penyimpanan sparepart yang telah dipesan ke pusat atau barang-barang yang belum waktunya dipakai. Karena sistem Daihatsu adalah melakukan pemesanan terlebih dahulu ke pusat dengan jumlah yang sudah ditentukan, sehingga tidak semua sparepart disediakan dengan jumlah yang banyak sekaligus.
3.1.6 Alur Aktivitas Pengguna
103 - Customer
Gambar 3.39 Alur Aktivitas Pengguna Customer. ( Sumber : Analisis Penulis )
Gambar 3.40 Alur Aktivitas Pegawai. ( Sumber : Analisis Penulis )
104
Table 3.6 Analisa Kebutuhan Ruang
105
absen di lantai 2 di area kantor, menuju area salesman di lantai 2 untuk persiapan briefing pagi,
menuju area meeting untuk briefing pagi yang dipimpin oleh supervisior dan dihadiri oleh kepala cabang, kembali ke area salesman untuk melengkapi
administrasi, menuju ruang ADH untuk approval
public
sales counter
area
kursi kerja 2 72 52 45 7488 39488 2 360 39998 30% 23998.8 63996.8 63997
8
absen di lantai 2 di area kantor, menuju area salesman di lantai 2 untuk persiapan briefing pagi,
menuju area meeting untuk briefing pagi yang dipimpin oleh supervisior dan dihadiri oleh kepala cabang, kembali ke area salesman untuk melengkapi
administrasi, menuju ruang ADH untuk approval berkas, menuju area service reception di lt 1 untuk mempersiapkan penjualan fasilitas service, melayani
customer, istirahat, pulang
public
service reception
area
meja kerja 1 140 60 75 8400
21218 1
150
21848 30% 6554.4 28402.4 28402
kursi kerja 1 72 52 51 3744 180
Partisi antar service counter 1 100 15 250 1500
Lemari dokumen 1 150 30 300 4500 150
kursi cutomer 1 58 53 60 3074 150
9
Service Advisor Body Repair
parkir, masuk ke dealer melalui lobby, cuci tangan, cek suhu, absen di lantai 2 di area kantor, kembali ke area SA di lantai 1 untuk bersiap-siap briefing pagi, ke
ruang meeting di lt 2 untuk melakukan briefing pagi, kembali ke area SA di lantai 1 untuk melayani
customer, apabila ada customer yang ingin
public
service advisor body repair
area
meja kerja 1 140 60 75 8400
21218 1
150
21848 30% 6554.4 28402.4 28402
kursi kerja 1 72 52 51 3744 180
Partisi antar service counter 1 100 15 250 1500
Lemari dokumen 1 150 30 300 4500 150
kursi customer 1 58 53 60 3074 150
10
Service Advisor Service
absen di lantai 2 di area kantor, kembali ke area SA di lantai 1 untuk bersiap-siap briefing pagi, ke ruang
meeting di lt 2 untuk melakukan briefing pagi, kembali ke area SA di lantai 1 untuk melayani
customer, apabila ada customer yang ingin menservice mobil SA akan keluar ruangan bersama
client mengecek mobil yang akan di service, membawa mobil ke basement bengkel, serah terima
dengan KARU, menuju ke ruangan admin bengkel, membuat laporan perbaikan body repair, istirahat,
pulang
2 144 62 60 17856 35712 2 300 36014 30% 10804.2 46818.5 46819
public
service advisor service area
meja kerja 1 140 60 75 8400
21218 1
150
21848 30% 6554.4 28402.4 28402
kursi kerja 1 72 52 51 3744 180
Partisi antar service counter 1 100 15 250 1500
Lemari dokumen 1 150 30 300 4500 150
kursi customer 1 58 53 60 3074 150
11 CASHIER
parkir, masuk ke dealer melalui lobby, cuci tangan, cek suhu, absen di lantai 2 di area kantor, menuju area kasir di lt 1, melayani customer dalam transaksi
pembayaran, membuat laporan, berinteraksi dengan pegawai lain mengenai keuangan, istirahat, pulang.
semi
27405 30% 8221.5 35626.5 35627
kursi 1 75 52 51 3900 180
Lemari dokumen 1 150 30 300 4500 150
106
12 Admin
parkir, masuk ke dealer melalui lobby, cuci tangan, cek suhu, absen di lantai 2 di area kantor, menuju ruangan admin, membuat dan mencetak kwitansi service, membuat dan mencetak orderan service, membuat dan mencetak pajak service, istirahat,
pulang
private admin area
meja kerja 3 155 52 60 24180
32820 3
450
33750 30% 30375 64125 64125
kursi kerja 1 75 52 51 3900 180
Lemari dokumen 2 79 30 300 4740 300
13 Kepala Regu
parkir, masuk ke dealer melalui lobby, cuci tangan, cek suhu, absen di lantai 2 di area kantor, menuju ruangan karu, memonitor pekerjaan tim regu, briefing
pagi dengan tim, membuat laporan progres pekerjaan ke kepala bengkel, istirahat, pulang
private Kepala regu area
meja kerja 2 147 120 60 35280
66790 2
300
68110 30% 40866 108976 108976
kursi kerja kepala regu 2 80 55 51 8800 360
kursi karyawan 2 75 52 51 7800 360
storage penyimpanan berkas 2 213 35 300 14910 300
14 Kepala Bengkel
parkir, masuk ke dealer melalui lobby, cuci tangan, cek suhu, absen di lantai 2 di area kantor, menuju ruangan kepala bengkel, briefing pagi dengan kepala
regu, mengevaluasi pekerjaan regu, mengevaluasi outstanding pekerjaan, evaluasi tagihan pembayaran,
mengevaluasi penjualan sparepart, mengurus dokumen loading bengkel, istirahat, pulang
private
Kepala bengkel
area
meja kerja 1 180 75 60 13500
25700 1
150
26360 30% 7908 34268 34268
kursi kerja kepala bengkel 1 80 55 51 4400 150
kursi karyawan 2 75 52 51 7800 360
total 468931 total (m2) 469 lt 2 karyawan
absen di lantai 2 di area kantor, menuju ruangan sales, briefing pagi, menyiapkan berkas-beras
penjualan, mempersiapkan teknik penjualan, memonitor pekerjaan anak sales, istirahat, pulang
private ruang sales
meja kerja sales supervisor 3 124 45 60 16740
45204 3
450
46494 30% 41844.6 88338.6 88339
kursi kerja sales supervisor 3 72 52 51 11232 150
lemari dokumen 1 150 40 200 6000 150
kursi karyawan 3 72 52 51 11232 540
16 Salesman
absen di lantai 2 di area kantor, menuju ruangan sales, briefing pagi, menyiapkan berkas-beras penjualan, mempersiapkan teknik penjualan, istirahat,
pulang
private ruang sales
meja kerja 6 160 75 60 72000
113664 6
450
115344 30% 207619.2 322963.2 322963
kursi kerja 6 72 52 51 22464 1080
storage penyimpanan berkas 1 300 64 300 19200 150
17 IT menuju ruangan IT, memantau dealer melalui cctv, private ruang server meja kerja 1 210 60 60 12600 20088 2 150 20598 30% 12358.8 32956.8 32957
107
memperbaiki kerusakan/ jaringan perangkat yang ada
di dealer, membuat laporan kegiatan, istirahat, pulang. kursi kerja 2 72 52 51 7488 360
18 seluruh karyawan
istirahat, meeting personal private ruang MPR
arm chair 1 50 50 45 2500
27700 2
150
28150 30% 16890 45040 45040
coffee table 2 210 60 75 25200 300
briefing pagi, meeting bersama private
meeting room
meja rapat 2 245 140 60 68600
209884
11 480
1980 212494 30% 701230.2 913724.2 913724
kursi kerja 11 72 52 51 41184
lemari dokumen 1 715 140 300 100100 150
19
ADH General Advisor
menyiapkan admiistrasi mobil (STNK,BPKB,dll), membuat SPK (Surat tanda jadi pembelian mobil), mengatur jadwal pengiriman mobil ke customer,
istirahat, pulang
46812 30% 14043.6 60855.6 60856
kursi kerja 1 72 52 51 3744 180
kursi karyawan 2 72 52 51 7488 150
20 ADH
Admin
briefing pagi, menyiapkan berkas mobil yang akan dikirim, menyiapkan dan menyiapkan kwitansi penjualan, menyiapkan dan mencetak tagihan ke
lising
private ruang ADH
meja kerja 6 72 52 51 22464
50028 6
150
51408 30% 92534.4 143942.4 143942
kursi kerja 6 72 52 51 22464 1080
lemari dokumen 1 170 30 300 5100 150
21 Kepala Cabang
menuju lt 2 untuk absen dan memimpin briefing pagi, rapat private bersama kepala regu dan kepala bengkel, menyusun keseluruhan berkas kantor,
memonitor karyawan, istirahat, pulang
private
ruang kepala cabang
meja kerja 1 195 180 51 35100
50972 1
150
51572 30% 15471.6 67043.6 67044
kursi kerja kepala cabang 1 72 52 51 3744 150
kursi karyawan 2 72 52 51 7488 150
lemari dokumen 1 116 40 300 4640 150
22 pegawai menyimpan berkas-berkas dokumen dan barang
penting yang perlu di simpan dari setiap tahun nya private gudang lemari dokumen 1 145 50 300 7250 7250 1 150 7400 30% 2220 9620 9620
23 office boy, pegawai
mengambil minum, membuat kopi, makan, memanaskan makanan, meletakan cemilan, menyimpan minuman dingin, menyimpan minuman
Pantry kitchen set 1 180 73 300 13140 13140 1 165 13305 30% 3991.5 17296.5 17297
24 pegawai buang air besar / buang air kecil service
Toilet Wanita
Westafel 1 44 65 50 2860
11260
7600 2
235
11735 30% 7041 18776.3 18776
Closet Duduk 2 105 40 47 8400 240
Toilet Pria
Westafel 1 70 40 47 2800
1
235
7935 30% 2380.5 10316 10316
Closet Duduk 1 80 60 47 4800 100
total 1730873
108
penyimpanan cat mobil private ruang cat rak storage kecil 12 100 35 300 42000 504000 2 990 504992 30% 151497.6 656489.9 656490
penyimpanan sparepart lepasan private
gudang part
lepasan rak storage kecil 10 100 72 300 72000 72000 2 840 72840 30% 43704 116544 116544
pengurusan proses masuk keluarnya bahan dan alatt
bengkel private
r.karu bahan dan
alat
kursi kepala regu 1 72 52 51 3744
36610 1
150
37360 30% 11208 48568 48568
kursi karyawan 2 72 52 51 7488 150
meja kerja 1 95 50 51 4750 150
lemari dokumen 2 191 54 300 20628 300
26 mekanik penyimpanan spareapart private r. part dan
repair storage 3 330 70 300 69300 69300 2 315 69615 30% 41769 111384 111384
27 security tempat menjaga area bengkel private r.security
meja 1 258 55 60 14190
18090 1
150
18420 30% 5526 23946 23946
kursi 1 75 52 51 3900 180
28 mekanik pengurusan proses administrasi bengkel private
r.admin meja 1 258 55 60 14190
18090 1
150
18420 30% 5526 23946 23946
kursi 1 75 52 51 3900 180
datang, tapping presensi, melakukan pekerjaan administrasi di workshop departemen untuk menunjang
kegiatan dan aktivitas workshop sehari-hari, membuat laporan, istirahat, pulang
private mechanic room
meja kerja 2 258 55 60 14190 28380 2 300 28682 30% 8604.6 37286.9 37287
kursi kerja 6 75 52 51 3900 23400 6 1080 24486 30% 7345.8 31832.1 31832
meja kerja kepala mekanik 2 125 50 60 6250 12500 2 300 12802 30% 3840.6 16642.9 16643
kursi kerja 2 72 52 51 3744 7488 2 360 7850 30% 2355 10205.3 10205
30
datang, tapping presensi, melakukan pekerjaan
administrasi di workshop departemen untuk private
mechanic room 2
meja kerja 2 210 90 60 18900 37800 10 300 38110 30% 11433 49543.3 49543
kursi kerja 10 72 52 51 3744 37440 10 1800 39250 30% 11775 51025.3 51025
mandi, buang air besar, buang air kecil service shower room
closet duduk 4 105 40 47 4200 16800 4 480 17284 30% 5185.2 22469.5 22470
westafel 4 70 40 47 2800 11200 4 940 12144 30% 3643.2 15787.5 15788
tempat wudhu 1 360 54 40 19440 19440 5 414 19859 30% 5957.7 25817 25817
loker 3 40 40 300 1600 4800 10 540 5350 30% 1605 6955.3 6955
menyimpan perlengkapan pribadi, istirahat private
ruang meeting mekanik
meja rapat 2 210 90 60 18900 37800 15 480 38295 30% 11488.5 49783.8 49784
kursi 10 60 50 120 3000 30000 1 1800 31801 30% 9540.3 41341.6 41342
109 31
seluruh staff di area workshop
menyimpan perlengkapan makanan, dan peralatan makanan service pantry kitchen set 1 105 62 280 6510 6510 1 165 6676 30% 2002.8 8679.1 8679
total 367370 total (m2) 367
total
keseluruhan 4392
110 3.3 Analisis Hubungan Antar Ruang
- Lantai 1
Gambar 3.41 Hubungan Antar Ruang Lt.1 ( Sumber : Analiis Penulis )
- Lantai 1 Mekanik
Gambar 3.42 Hubungan Antar Ruang Area Mekanik. ( Sumber : Analisis Penulis )
111 - Lantai 2
Gambar 3.43 Hubungan Antar Ruang Lt.2. ( Sumber : Analisis Penulis )
- Basement
Gambar 3.43 Hubungan Antar Ruang Lt.2. ( Sumber : Analisis Penulis )
112 3.4 Analisis Zoning Blocking
- Zoning Blocking Lantai 1
Gambar 3.44 Zoning Blocking Lantai 1. ( Sumber : Analisis Penulis )
- Zoning Blocking Lantai 2
Gambar 3.45 Zoning Blocking Lantai 2. ( Sumber : Analisis Penulis )
-
113 - Zoning Blocking Basement
Gambar 3.46 Zoning Blocking Basement. ( Sumber : Analisis Penulis )
114 HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Tema Perancangan
Tema yang diangkat dalam perancangan dealer ini adalah “Inovation For Tomorrow” yang berasal dari tagline perusahaan atau bisa diartikan inovasi di masa yang akan mendatang.
Maksud dari tema ini adalah dapat menciptakan sebuah desain dengan karakter yang terbaru.
Penerapan tema ini juga terinspirasi dari produk Daihatsu yang memiliki produk dengan pembaharuan dalam jangka waktu kedepannya berdasarkan kebutuhan pengguna untuk mengingkatkan kenyamanan dan mempertahankan konsistensi identitas dari perusahaan yang ingin disampaikan kepada pelanggan dari tahun ke tahunnya serta loyalitas pegawai dan customer terhadap perusahaan.
4.2 Konsep Perancangan
Konsep yang akan diterapkan pada perancangan ini mengambil dari salah satu tagline dari Daihatsu yaitu Compact. Maksud dari kata Compact adalah bagaimana sebuah desain yang terciptakan dapat menyelesaikan permasalahan aktivitas pengguna yang terdapat pada area interior dengan tepat meskipun diselesaikan melalui terciptanya sebuah fasilitas ruang yang berbentuk sederhana atau disebut dengan istilah compact seperti tagline yang di ciptakan oleh Daihatsu sendiri. Selain itu juga dengan adanya tema compact, perancangan ini memanfaatkan hasil perancangan interior yang sesuai dengan skala prioritas fasilitas yang ingin ditampilkan pada gedung dealer, sehingga penambahan ruang didalamnya diterapkan berdasarkan kebutuhan primer agar fungsi bangunan lebih maksimal. Konsep ini dipilih bertujuan untuk menciptakan sebuah suasana interior yang masih sejalan dengan standar operasional perusahaan.
Dalam meingkatkan loyalitas baik oleh pegawai maupun customer diperlukan beberapa hal yang harus diperhatikan untuk meningkatkannya, yaitu kenyamanan yang diberikan perusahaan oleh pegawai dan customer. Kenyamanan yang dimaksud dalam segi interior adalah terdiri dari kenyamanan dalam bekerja maupun sebagai customer untuk membeli produk maupun melihat display yang berada di dealer. Untuk mencapai kenyamanan tersebut diperlukan treatment khusus pada kebutuhan ruang seperti fasilitas penunjang kerja, fasilitas penunjang bagi customer untuk menunggu di area tunggu yang membutuhkan waktu yang lama, dengan treatment fasilitas duduk yang nyaman, kenyamanan acoustic ruang, kenyamanan
115 termal, kenyamanan pencahayaan, kenyamanan dalam merasa aman didalamnya akan menciptakan sebuah loyalitas dari mereka terhadap perusahaan.
4.2.1 Konsep Organisasi Ruang
Konsep organisasi ruang yang diterapkan pada dealer ini memanfaatkan pengelompokan aktivitas yang ingin dihadirkan untuk melancarkan pengguna baik customer maupun pegawai menjalankan kegiatan didalmnya. Dalam skala besar juga organisasi ruang dibedakan berdasarkan leveling lantai pada dealer.
Untuk di lantai 1 terdapat area showroom dan area kerja yang dikelompokan berdasarkan jenis aktivitasnya. Pada area showroom yaitu area display mobil, area display merchandise, area dealing, lounge area, serta bagian pelayanan yaitu sales counter body repair,sales counter service, kasir, serta ruang tunggu untuk customer yang sedang menunggu giliran dipanggil oleh sales counter. Sedangkan area kerja di lt 1 dibagi berdasarkan jenis pekerjaan nya, yaitu ruang kepala regu, ruang kepala bengkel, dan ruang admin. Selain area showroom dan area kerja, terdapat juga fasilitas service bagi pengguna yaitu toilet, pantry, dan mushola.
Area lantai 2 diciptakan untuk suasana ruang yang lebih private agar pengguna yaitu pegawai dapat menjalankan pekerjaan yang dapat dikatakan memiliki data-data privasi kantor yang membutuhkan area lebih private. Area di lantai 2 meliputi ruangan meeting, ruangan ADH, ruangan kepala cabanag, ruangan salesman, ruangan server untuk mengawasi gedung dealer secara keseluruhan beserta ruang MPR yang fungsinya untuk pegawai melakukan istirahat atau meeting private secara internal.
Sama halnya dengan area bengkel, pengelompokan organisasi ruang dilakukan berdasarkan aktivitas pengguna didalamnya. Untuk diarea bengkel terdapat 2 lantai yaitu lantai 1 untuk area istirahat mekanik, meeting mekanik, dan fasilitas service seperti toilet dan shower room. Kemudian di bagian bengkel diciptakan untuk para mekanik bekerja melakukan aktivitas service mesin dan service body repair mobil pelanggan. Untuk menjalankan aktiitas tesebut dibutuhkan area-area penyimpanan alat penunjang seperti sparepart, peralatan mekanik, dan cat mobil, oleh karena itu di area basement terdapat ruangan pencampuran cat, penyimpanan sparepart, dan penyimpanan peralatan mekanik.
116
• Basement
Gambar 4.1 Zoning Blocking Basment. ( Sumber : Analisa Penulis )
117
• Lantai 1 Showroom dan Office
Gambar 4.2 Zoning Blocking Lt.1. ( Sumber : Analisa Penulis )
• Lantai 1 Mekanik Area
Gambar 4.3 Zoning Blocking Lt.1 Basement. ( Sumber : Analisa Penulis )
118
• Lantai 2 Office
Gambar 4.4. Zoning Blocking Lt.2. ( Sumber : Analisa Penulis )
4.2.2 Konsep Visual a. Showroom 1. Sistem Display
Pada area showroom menerapkan sistemp display tanpa adanya leveling lantai, dikarenakan kebutuhan dealer yang mengharuskan melakukan pergantian display mobil tiap bulannya.
Untuk itu sebagai pengganti leveling lantai, dimanfaatkan perbedaan material lantai maupun treatment warna untuk menandakan dimana posisi mobil harus terparkir.
119
Gambar 4.5 Penggunaan Leveling Lantai Sejajar Pada Display Mobil. ( Sumber : https://bit.ly/2QLfAnC )
2. Sirkulasi
Sedangkan untuk sirkulasi yang diciptakan adalah linear dimana sirkulasi ini menyesuaikan konsep perancangan utama yang compact sehingga dengan kapasitas ruang yang tidak terlalu besar penerapan display mobil masih bisa dilakukan pada area showroom dengan jumlah mobil lebih dari satu.
3. Material
• Lantai
Material lantai yang digunakan pada area showroom adalah lantai dengan coating epoxy karena ingin menampilkan kesan kilap namun tidak licin, selain material ini memiliki nilai positif didalamnya yaitu tahan terhadap beban, apabila retak tidak menimbulkan bahaya bagi pengguna didalamnya, dan terlindungi dari noda karena mudah dibersihkan. Selain itu material lantai coating expoxy memiliki keunggulan produk yang tahan lama, biaya murah, dan dalam pengaplikasian dapat digolongkan dengan mudah.
Gambar 4.6Penerapan Material Lantai Coating Expoxy Pada Showroom. ( Sumber : https://bit.ly/3tcYH2l )
120
• Dinding
Pada area showroom material dinding yang digunakan secara keseluruhan adalah clear glass yang diterapkan juga sebagai bukaan yang lebar dan fasad dari bangunan dealer ini. Material ini digunakan juga untuk membantu sistem pencahayaan buatan di area showroom dan product di dalam showroom dapat dilihat oleh pengunjung yang berada di luar bangunan.
• Ceiling
Material yang digunakan adalah gypsum yang diterapkan dengan konsep high ceiling yang dimana bertujuan untuk memberikan tampilan yang luas dan sirkulasi udara tetap terjaga didalamnya apabila kapasitas pengguna didalamnya tergolong banyak. Selain itu juga penggunaan ceiling gypsum dikarenakan memiliki kelebihan berupa perawatan nya cukup mudah, harga relatif murah, tahan terhadap rayap, dan tahan terhadap api.
4. Warna
Daihatsu memiliki warna yang melekat pada identitas perusahaan yang telah digunakan selama ia berkembang dalam dunia bisnis otomotif, yaitu warna yang merah dan putih. Warna merah didalam area showroom dapat digunakan sebagai aksen-aksen tertentu didalamnya, lalu untuk warna putih diterapkan pada bagian dinding maupun ceiling yang bertujuan untuk memberikan kesan luas dan terang pada ruangan. Selain itu juga akan menearapkan warna abu-abu sebagai warna dasar pada area lantai.
Gambar 4.7 Warna Identitas Daihatsu. ( Sumber : Google )
5. Pencahayaan
• Memanfaatkan bukaan yang lebar dari fasad bangunan yang menggunakan material clear glass untuk mendapatkan cahaya matahari yang masuk kedalam area showroom sebagai pencahayaan alami.
• Menggunakan pencahayaan buatan dengan sistem general lighting sebagai pencahayaan utama di area showroom. Selain itu juga memanfaatkan teknik cove lighting yang
• Menggunakan pencahayaan buatan dengan sistem general lighting sebagai pencahayaan utama di area showroom. Selain itu juga memanfaatkan teknik cove lighting yang