• Tidak ada hasil yang ditemukan

Financial Risk Management Objectives and Policies

Gaji dan imbalan kerja jangka pendek/

Salaries and other short-term employee benefits 2.635.181.126 2.510.097.175 21,25 19,95

(Tiga Bulan/Three Month ) (Tiga Bulan/Three Month )

31 Maret/March 31 , 31 Maret/March 31 ,

39. Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan

39. Financial Risk Management Objectives and Policies

Risiko-risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan yang dimiliki Grup adalah risiko mata uang asing, risiko kredit dan risiko likuiditas. Kegiatan operasional Grup dijalankan secara berhati-hati dengan mengelola risiko-risiko tersebut agar tidak menimbulkan potensi kerugian bagi Grup.

The main risks arising from the Group’s financial instruments are foreign exchange risk, credit risk and liquidity risk. The operational activities of the Group are managed in a prudential manner by managing those risks to minimize potential losses.

Direksi bertugas menentukan prinsip dasar kebijakan manajemen risiko Grup secara keseluruhan serta kebijakan pada area tertentu seperti risiko mata uang asing, risiko kredit dan risiko likuiditas.

The Board of Directors has the responsibility to determine the basic principles of the Group’s risk management as well as principles covering specific areas, such as foreign exchange risk, credit risk and liquidity risk.

Risiko Mata Uang Asing Foreign Exchange Risk Risiko mata uang asing adalah risiko dimana

nilai wajar atas arus kas kontraktual masa datang dari suatu instrumen keuangan akan terpengaruh akibat perubahan nilai tukar.

Foreign exchange rate risk is the risk that the fair value or future contractual cash flows of a financial instrument will fluctuate because of changes in foreign exchange rates.

Grup dalam melakukan kegiatan usahanya sebagian besar mempergunakan mata uang Rupiah dalam hal transaksi penjualan, pembelian tanah dan biaya konstruksi serta beban usaha. Transaksi usaha dalam mata uang asing hanya dilakukan untuk hal-hal khusus, dan jika hal tersebut terjadi manajemen akan melakukan reviu berkala atas eksposur mata uang asing tersebut.

The Group’s major transactions (i.e. sale, land acquisition, construction cost and operating expenses) are mostly denominated in Rupiah currency. Transactions in foreign currency are only done for special purpose, and the management regularly reviews its foreign currency exposure.

Pada tanggal 31 Maret 2021 dan 31 Desember 2020, jika mata uang Rupiah melemah/menguat sebesar Rp 1.000 terhadap Dolar Amerika Serikat dan sebesar Rp 10 terhadap Yen Jepang dengan variabel lain konstan, laba tahun berjalan akan lebih tinggi/rendah masing-masing sebesar Rp 1.257.444.270 dan 1.074.436.270.

As of March 31, 2021 and December 31, 2020, if the Rupiah currency had weakened/strengthened by Rp 1,000 against the U.S. Dollar and Rp 10 against Japanese Yen with all other variables held constant, profit for the year would have been by higher/lower Rp 1,257,444,270 and Rp 1,074,436,270, respectively.

Risiko Kredit Credit Risk

Risiko kredit timbul dari kemungkinan ketidakmampuan pelanggan atau pihak lawan, untuk memenuhi liabilitas kontraktualnya.

Credit risk arises from the possibility of customers or counterparties, inability to fulfill their contractual obligations.

Risiko kredit timbul dari kas dan setara kas, piutang usaha dan aset lain-lain. Manajemen menempatkan kas dan deposito berjangka hanya pada bank yang bereputasi baik dan terpercaya. Untuk meminimalisasi risiko kredit atas piutang usaha yang berasal dari penjualan properti, manajemen mengenakan denda atas keterlambatan pembayaran.

Credit risk arises from cash and cash equivalents, trade accounts receivable and other current assets. Management placed cash and time deposits only with reputable and reliable banks. To minimize credit risk on receivable from sale of real estate properties, management imposes fines for the late payment.

Berikut adalah eksposur maksimal Grup yang terkait risiko kredit pada tanggal 31 Maret 2021 dan 31 Desember 2020:

The table below shows the Group’s maximum exposures related to credit risk as of March 31, 2021 and December 31, 2020:

31 Maret/ 31 Desember/

March 31, December 31,

2021 2020

Diukur pada biaya perolehan diamortisasi Financial assets at amortized cost

Kas dan setara kas 1.339.181.108.304 1.372.943.028.146 Cash and cash equivalents

Piutang usaha - 39.220.875.000 Trade accounts receivable

Aset lain-lain 7.434.254.858 7.035.256.079 Other current assets

Risiko Likuiditas Liquidity Risk Risiko likuiditas adalah risiko yang timbul dari

kemungkinan Grup mengalami kesulitan pendanaan untuk memenuhi komitmen dan liabilitas Grup kepada pihak kreditur pada saat jatuh tempo pembayaran.

Liquidity risk is a risk arising when the cash flow position of the Group is not enough to cover the liabilities which become due.

Dalam pengelolaan risiko likuiditas, manajemen memantau dan menjaga jumlah kas dan setara kas yang dianggap memadai untuk membiayai operasional Grup dan untuk mengatasi dampak fluktuasi arus kas. Manajemen juga melakukan evaluasi berkala atas proyeksi arus kas dan arus kas aktual, termasuk jadwal jatuh tempo utang, dan terus-menerus melakukan penelaahan pasar keuangan untuk mendapatkan sumber pendanaan yang optimal.

In managing the liquidity risk, management monitors and maintains a level of cash and cash equivalents deemed adequate to finance the Group’s operations and to mitigate the effects of fluctuation in cash flows. Management also regularly evaluates the projected and actual cash flows, including loan maturity profiles, and continuously assesses conditions in the financial markets for opportunities to obtain optimal funding sources.

Tabel di bawah ini menganalisa liabilitas keuangan Grup yang dikelompokkan berdasarkan periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo kontraktual. Jumlah yang diungkapkan dalam tabel merupakan arus kas kontraktual yang tidak didiskontokan:

The table below analyzes the Group’s financial liabilities into relevant maturity groupings based on the remaining period to the contractual maturity date. The amounts disclosed in the table are the contractual undiscounted cash flows:

<= 1 Tahun/ >1 Tahun-2 Tahun/ >2 Tahun-5 Tahun/ > 5 Tahun/ Nilai Tercatat/

<= 1 Year >1-2 Years >2-5 Years > 5 Years As Reported

Liablitas keuangan yang diukur

pada biaya perolehan Financial Liabilities

diamortisasi at amortized cost

Utang usaha 18.599.334.716 - - - 18.599.334.716 Trade accounts payable Beban akrual 1.657.433.639 - - - 1.657.433.639 Accrued expenses Setoran jaminan 32.404.574.208 - - - 32.404.574.208 Security deposits Utang lain-lain 12.640.121.220 - - - 12.640.121.220 Other payables

Jumlah 65.301.463.783 - - - 65.301.463.783 Total

31 Maret/March 31, 2021

<= 1 Tahun/ >1 Tahun-2 Tahun/ >2 Tahun-5 Tahun/ > 5 Tahun/ Nilai Tercatat/

<= 1 Year >1-2 Years >2-5 Years > 5 Years As Reported

Liablitas keuangan lain-lain Other Financial Liabilities

Utang usaha 9.742.671.501 - - - 9.742.671.501 Trade accounts payable Beban akrual 1.630.327.457 - - - 1.630.327.457 Accrued expenses Setoran jaminan 31.276.502.635 - - - 31.276.502.635 Security deposits Utang lain-lain 47.305.599.836 - - - 47.305.599.836 Other payables

Jumlah 89.955.101.429 - - - 89.955.101.429 Total

Dokumen terkait