• Tidak ada hasil yang ditemukan

D. Produk – Produk Bata

7. B First, Ditujukan bagi anak-anak sekolah, yang menjadikan

“collection of School Shoes” sebagai motto penjualannya.

BAB III PEMBAHASAN B. Produk

1.Produk

Produk merupakan titik pusat dari kegiatan pemasaran karena produk merupakan hasil dari suatu perusahaan yang dapat ditawarkan ke pasar untuk di konsumsi dan merupakan alat dari suatu perusahaan untuk mencapai tujuan dari perusahaannya. Suatu produk harus memiliki keunggulan dari produk-produk yang lain baik dari segi kualitas, desain, bentuk, ukuran, kemasan, pelayanan, garansi, dan rasa agar dapat menarik minat konsumen untuk mencoba dan membeli produk tersebut.

Produk menurut Kotler & Armstrong, (2001:

346) adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepasar untuk mendapatkan perhatian, dibeli, digunakan, atau dikonsumsi yang dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan. Secara konseptual produk adalah pemahaman subyektif dari produsen atas sesuatu yang bisa ditawarkan sebagai usaha untuk mencapai tujuan organisasi melalui pemenuhan kebutuhan dan kegiatan konsumen, sesuai dengan kompetensi dan kapasitas organisasi serta daya beli pasar. Selain itu produk dapat pula didefinisikan sebagai persepsi konsumen yang dijabarkan oleh produsen melalui hasil produksinya.

2. Produk Pesaing

Pesaing adalah perusahaan yang menghasilkan atau menjual barang atau jasa yang sama atau mirip dengan produk yang kita tawarkan. Pesaing suatu perusahaan dapat dikategorikan pesaing yang kuat dan pesaing yang lemah atau ada pesaing yang dekat yang memiliki produk yang sama atau memiliki produk yang mirip.Hal-hal yang perlu diketahui dari pesaing dan terus-menerus kita pantau adalah produk pesaing, baik mutu kemasan, label, atau lainnya. Kita bandingkan kelebihan produk yang dimiliki pesaing berikut kelemahan yang dimilikinya dengan produk kita.

Dengan kata lain, analisis pesaing berfungsi untuk membuat peta persaingan yang ada sekarang dan di masa yang akan datang. Untuk lebih jelasnya, gambaran mengenai proses analisis pesaing dapat dilihat dalam skema berikut ini

Sumber: http://gioakram13.blogspot.co.id/2013/04/analisis-pesaing.html Gambar 2.2 Skema proses analisis pesaing

Untuk mengetahui jumlah dan jenis pesaing serta kekuatan dan kelemahan yang mereka miliki, perusahaan perlu membuat peta persaingan yan lengkap.

Pambuatan peta persaingan yang dugunakan untuk melakukan analisis pesaing memerlukan langkah-langkah yang tepat. Langkah-langkah ini perlu dilakukan agar analisisi pesaing tepat sasaran dan tidak salalh arah. Langkah pertama yang perlu dilakukan perusahaan adalah dengan identifikasi seluruh pesaing yang ada.

Langkah ini perlu dilakukan agar kita mengetahui secara utuh kondisi pesaing kita. Dengan demikian, memudahkan kita untuk menetapkan langkah selanjutnya.

Identifikasi pesaing meliputi hal-hal sebagai berikut:

1. Jenis produk yang ditawarkan

Kadang-kadang sebuah perusahaan tertentu memiliki produk yang beragam. Tugas perusahaan adalah mengidentifikasikan secara lengkap dan benar produk apa saja yang dimilki oleh pesaing-pesaingnya. Identifikasikan siapa pesaing utama yang terdekat serta pesaing lainya yang juga berpotensi mengancam perusahaan kita sekarang dan di masa yang akan datang.

2. Melihat besarnya pasar yang dikuasai (Market Share) pesaing .

Untuk melihat besarnya pasar yang dikuasai pesaing, dapat dilakukan melalui segmen pasar yang akan dimasuki. Dalam hal ini perusahaan harus mengestimasi besarnya pasar dan market share masing-masing pesaing. Market share yang harus diketahui adalah untuk masa sekarang dan di masa yang akan datang, baik yang dikuasai pesaing maupun secara keseluruhan.

3. Identifikasi peluang dan ancaman

Dengan mengestimasi besarnya market share, akan kelihatan peluang yang ada serta ancaman yang mungkin timbul sekarang dan di masa yang akan datang. Setiap peluang harus dimasuki dan diusahakan untuk menciptakan

peluang baru yang sebesar-besarnya. Kemungkinan ancaman atau masalah yang timbul pun harus segera diantisipasi sehingga tidak menimbulkan masalah.

4. Identifikasi keunggulan dan kelemahan

Identifikasi kelamahan dan keunggulan berarti memetakan atau mencari tahu keunggulan dan kelemahan yang dimilki pesaing. Identifikasikan kelemahan dan keunggulan pesaing dalam berbagai bidang, misalnya dalam hal kelengkapan produk, mutu, kemasan, harga, distribusi, lokasi, serta promosi.

B. Saham

Saham (stok) dapat didefinisikan sebagai tanda penyertaan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Saham merupakan bukti penyertaan atau kepemilikan dalam suatu perusahaan yang memberikan hasil investasi bersifat variabel tergantung dari kemampuan investor dalam mengelolanya.

Harga saham adalah merupakan harga jual beli yang sedang berlaku di pasar efek yang ditentukan oleh kekuatan pasar dalam arti tergantung pada kekuatan permintaan dan penawaran.

Permintaan dan penawaran saham dipengaruhi oleh beberapa hal, faktor – faktor yang mempengaruhi harga saham adalah sebagai berikut :

a. Kondisi fundamental emiten

Merupakan faktor yang erat kaitannya dengan kondisi perusahaan yaitu kondisi manajemen organisasi sumber daya manusia, kondisi keuangan perusahaan yang tercermin dalam kinerja keuangan perusahaan.

b. Tingkat suku bunga

Bunga yang tinggi akan berdampak pada alokasi dana investasi pada investor. Investor produk bank seperti deposito atau tabungan jelas lebih kecil resikonya jika dibandingkan dengan investasi dalam bentuk saham.

c. Valuta asing

Apabila dolar naik maka investor asing akan menjual sahamnya dan ditempatkan dibank dalam bentuk dolar sehingga menyebabkan harga saham akan naik.

d. Dana asing di bursa

Besarnya dana yang ditanamkan, hal ini menandakan bahwa kondisi investasi di Indonesia telah kondusif yang berarti pertumbuhan ekonomi tidak lagi negatif, yang tentu saja akan merangsang kemampuan emiten untuk mencetak laba. Sebaliknya jika investasi asing berkurang, ada pertimbangan bahwa mereka sedang raku atas negeri ini, baik atas keadaan sosial politik maupun keamanannya. Jadi besar kecilnya investasi dana asing di bursa akan berpengaruh pada kenaikan atau penurunan harga saham.

e. Indeks harga saham

Menunjukan kondisi investasi dan perekonomian negara.

f. News and rumors

Memprediksi seberapa kondusif keamanan negeri ini sehingga kegiatan investasi dapat dilaksanakan. Ini akan berdampak pada pergerakan harga saham di bursa pergerakan harga saham dipengaruhi dari beberapa

faktor, namun pada dasarnya faktor fundamental perusahaanlah yang akan menentukan permintaan dan penawaran saham yang akan berpengaruh terhadap pergerakan harga saham.

C. Investasi

Setiap orang dihadapkan dalam berbagai pilihan dalam menentukan proporsi dana atau sumber daya yang mereka miliki untuk konsumsi saat ini dan di masa mendatang. Dalam pengertian yang lebih luas, ketika sesorang memutuskan untuk tidak menghabiskan seluruh penghasilannya pada saat ini, maka ia dihadapkan pada keputusan investasi. Investasi adalah komitmen atas sejumlah dana atau sumber daya lainnya yang dilakukan pada saat ini, dengan tujuan memperoleh sejumlah keuntungan dimasa mendatang.

Seorang investor membeli sejumlah saham saat ini dengan harapan memperoleh keuntungan dari kenaikan harga saham ataupun sejumlah deviden di masa mendatang, sebagai imbalan atas waktu dan resiko yang terkait dengan investasi tersebut. Bahkan, sebagai contoh sederhana, ketika anda memutuskan untuk kuliah di suatu perguruan tinggi, maka hal ini juga merupakan suatu investasi. Anda harus mengorbankan waktu, biaya/dana, tenaga dan pikiran dengan harapan memperoleh karir yang sukses di masa mendatang. Harapan akan masa depan yang lebih baik tersebut merupakan imbalan atas komitmen waktu dan usaha yang Anda lakukan saat ini.

Sebelum anda mengambil keputusan memilih suatu instrumen investasi, hal penting yang perlu dipertimbangkan terlebih dahulu adalah

faktor – faktor apa saja yang mempengaruhi bidang investasi yang akan anda pilih, seperti :

5. Usia anda

Anda harus menilai dan memperhitungkan secara cermat, berapa usia Anda.

6. Risiko

Ada tiga tipe investor dalam menghadapi risiko, yaitu investor yang tergolong menyukai resiko (risk seeker), investor yang tergolong kurang suka terhadap risiko (risk averter), dan investor yang tidak memperdulikan risiko (risk indifferent). Jika Anda tergolong berani mengambil risiko, bisa memilih investasi pada saham –saham yang sedag tumbuh. Jika anda tergolong tipe tidak menyukai risiko, bisa memilih instrumen investasi yang berpenghasilan tetap, seperti obligsi atau yang dikelola oleh manajer investasi, seperti reksa dana.

7. Pajak

Sebagai warga negara yang baik, maka Anda harus menunaikan kewajiban untuk bayar pajak. Dengan demikian anda harus menghitung berapa kira-kira keuntungan bersih Anda setelah dipotong pajak. Anda bisa membeli instrumen investasi yang penghasilannya tidak dikenakan pajak, seperti reksa dana.

8. Likuiditas atau Keamanan

Likuiditas adalah tingkat kemudahan dalam mencairkan modal (principal) investasi Anda. Bila Anda sewaktu – waktu membutuhkan uang tunai dengan segera, apakah pilihan investasi anda mudah atau sulit dicairkan? Bila anda mementingkan likuiditas, sebaiknya memilih investasi saham. Sebaliknya, jika Anda mementingkan keamanan, bisa memilih instrumen obligasi atau saham preferen yang memberikan keistimewaan pembagian deviden yang tetap.

9. Situasi Ekonomi Internasional

Di era globalisasi saat ini, unsur ketergantungan antar negara sangat besar. Perubahan kebijakan ekonomi suatu negara dapat memberikan dampak positif ataupun negatif terhadap negara lain. Misalnya, kondisi ekonomi internasional sedang lesu, ini akan berdampak negatif terhadap ekspor dan impor. Oleh karena itu, hindarilah berinvestasi pada saham perusahaan yang punya kaitan erat dengan perdagangan internasional ini.

10. Situasi Ekonomi Nasional

Situs ekonomi nasional mempunyai pengaruh yang besar terhadap bidang usaha perusahaan yang sekuritasnya Anda beli. Ikutilah dengan seksama perubahan undang-undang, peraturan dan kebijakan pemeintah, karena hal tersebut akan bermanfaat dalam menentukan strategi investasi anda.

11. Situasi Industri

Situasi industri sangat berpengaruh terhadap knvetasi yang Anda tanamkan.

Apakah bidang industri tersebut sedang berkembang, sedang mendekati titik jenuh atau mendapat tekanan sosial.

12. Sain dan Teknologi

Sain dan teknologi adalah hasil fitrah utama manusia yang tidak pernah berhenti berpikir untuk mencari dan menemukan sesuatu. Berikanlah minat dan perhatian pada perkembangan sain dan teknologi, karena hal ini akan sangat bermanfaat bagi strategi dan perencanaan investasi anda.

13. Siklus dan Tren

Ada suatu kepercayaan bahwa setiap kegiatan usaha, bahkan juga segala bentuk kehidupan manusia, bekerja dalam siklus/daur. Setiap kejadian di masa lampau umumnya akan terulang kembali dalam skala berbeda. Para ahli riset menyebut hal ini sebagai analisis teknikal dan daur. Tujuan analisis ini adalah untuk meramalkan atau membantu memperlihatkan kecenderungan/tren masa depan.

Dokumen terkait