• Tidak ada hasil yang ditemukan

Focus of Interest : Corporate Social Responsibility di PMI Kota Surakarta

Jajaran Kepengurusan PMI Kota Surakarta Periode 2011-2016 :

A. Focus of Interest : Corporate Social Responsibility di PMI Kota Surakarta

Berdasarkan pada uraian di awal, jelaslah bahwa tanggung jawab sosial

berada di ranah moral. Moral dalam tanggung jawab sosial lebih mengarah pada

tindakan lahiriah yang didasarkan sepenuhnya dari sikap batiniah, sikap inilah

yang dikenal dengan “moralitas” yaitu sikap dan perbuatan baik yang benar-benar

tanpa pamrih. Bila dikaitkan dengan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan,

maka dapat dikatakan bahwa tanggung jawab sosial lebih menekankan pada

kepedulian perusahaan terhadap stakeholder dan masyarakat luas. Secara positif

hal ini mengandung makna, perusahaan harus dapat menjalankan kegiatannya

semaksimal mungkin, sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang lebih baik

dan sejahtera. PMI Kota Surakarta, organisasi kemanusiaan yang tak henti-henti

berusaha mewujudkan visi misinya melalui program-program CSR sebagai

bentuk pengabdian kepada masyarakat. Dengan pengelolaan yang profesional

CSR di PMI Kota Surakarta hingga saat ini dapat berjalan lancar karena adanya

respon keterbukaan dari masyarakat dan stakeholder sangat membantu PMI Kota

commit to user 37

Selanjutnya, bab ini akan menjelaskan mengenai program-program CSR di PMI

Kota Surakarta beserta pengelolaannya.

1. Kegiatan CSR di PMI Kota Surakarta

Setiap organisasi atau perusahaan, apapun jenisnya membutuhkan

fungsi humas. Kegiatan kehumasan dapat dilaksanakan dalam berbagai situasi

(setting). Walaupun prinsip-prinsip humas berlaku sama untuk seluruh jenis

organisasi atatu perusahaan. Namun, pekerjaan atau tugas praktisi humas

dapat bervariasi tergantung pada situasi yaitu jenis perusahaan dimana praktisi

humas bekerja. Dalam hal ini organisasi atau perusahaan terbagi atas dua jenis

dilihat dari praktik kegiatan perusahaan yang bersangkutan, yaitu: kegiatan

profit yang mendatangkan keuntungan dan kegiatan nonprofit yang

diharapkan dapat tercipta benefit untuk perusahaan tersebut.

Seperti halnya dengan PMI Kota Surakarta yang menerapkan konsep

ini. Kegiatan di PMI Kota Surakarta terbagi atas kegiatan profit yang

meliputi: PPGD (Penanganan Penderita Gawat Darurat), Outbond, Motivation

Character Building

Sedangkan kegiatan nonprofit yang merupakan bentuk tanggung jawab dan

pengabdian kepada masyarakat dikarenakan PMI Kota Surakarta adalah

commit to user 38

1) Pengobatan Gratis

Kegiatan ini merupakan kepedulian PMI Kota Surakarta dalam bentuk

pelayanan kesehatan langsung ke masyarakat di wilayah kota

Surakarta dan sekitarnya. Dalam waktu satu tahun PMI Kota Surakarta

melaksanakan pengobatan gratis sebanyak 35 kegiatan untuk 7000

pasien. Pelayanan langsung ke lokasi ini sangat membantu masyarakat

yang tempat tinggalnya jauh dari Puskesmas dan para lansia yang

sangat memerlukan pantauan kesehatan secara berkala. Dengan

kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat kurang mampu

dalam peningkatan pelayanan kesehatan. Pengobatan Gratis ini juga

diadakan di tiap-tiap pasar di wilayah Solo setiap hari Sabtu.

Ditinjau dari tujuan PR, kegiatan ini diadakan sebagai salah satu cara

untuk mengubah citra umum di mata khalayak yang sebagian besar

masyarakat mengetahui PMI Kota Surakarta hanya untuk donor darah,

akan tetapi di PMI Kota Surakarta juga melayani praktik pengobatan

yaitu dengan membuka poliklinik yang khususnya ditujukan kepada

masyarakat kurang mampu, sehingga biaya pengobatan dapat

commit to user 39

2) Pemeriksaan IVA Test gratis

IVA Test adalah Inspeksi Visual dengan Asam Acetat merupakan

salah satu jenis pemeriksaan deteksi dini adanya kanker leher rahim

pada wanita yang sudah menikah atau wanita yang pernah melakukan

hubungan seks. Pelayanan ini dimulai sejak tahun 2007 dan berlanjut

sampai tahun 2010, bekerjasama dengan pihak lain.

Tujuan kegiatan ini adalah bentuk sosialisasi untuk menginformasikan

bagi masyarakat khususnya wanita dalam pencegahan penyakit kanker

leher rahim dan meningkatkan kesadaran pada masyarakat tentaang

pentingnya kesehatan reproduksi, kanker leher rahim menempati

urutan pertama sebagai kanker terbanyak pada wanita. Selain tujuan

diatas, PMI Kota Surakarta berharap dapat terbentuk saling

pengertian antara PMI dengan masyarakat khususnya perempuan

untuk dijadikan awareness akan bahayanya penyakit kanker leher

rahim. Kegiatan ini juga diharapkan dapat tercipta suatu bentuk

kerjasama dengan pihak lain. Dikarenakan ini diadakan setiap satu

tahun sekali dan gratis maka PMI Kota Surakarta melakukan cara

persuasif untuk mewujudkan komitmen kepentingan publik. Adapun

pihak-pihak yang telah menjalin kerjasama dalam kegiatan ini mulai

tahun 2007 sampai dengan tahun 2010, antara lain Rotary Club

commit to user 40

3) Ambulance 24 Jam Gratis

PMI Kota Surakarta sejak tahun 2007 meluncurkan pelayanan

ambulance 24 jam gratis. Pelayanan Ambulans transport pasien adalah

pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan Armada untuk

transportasi dari rumah ke Rumah Sakit, Rumah Bersalin, atau Pusat

Layanan Kesehatan lainnya maupun transport pasien dari Rumah Sakit

ke rumah. Pelayan ini antara lain pelayanan transport dalam kota ( dari

rumah ke Rumah Sakit atau sebaliknya ). Apabila ada permintaan

yang bersifat emergency seperti kecelakaan lalu lintas di jalan,

Ambulans PMI Kota Surakarta siap melayani dengan respon time 10

menit sampai lokasi dan pelayanan ambulance emergency (

kecelakaan ataupun bencana ) cukup dengan menelepon (0271) 646

505. Dalam satu tahun Ambulans Transport PMI Kota Surakarta

melayani sebanyak 1.940 pelayanan. Jumlah pelayanan tersebut

diperkirakan akan terus meningkat sehubungan dengan kemudahan

masyarakat untuk mendapatkan pelayanan transportasi dari PMI

Cabang Kota Surakarta dan peningkatan kesadaran masyarakat akan

pentingnya kesehatan. Perkiraan pelayanan Ambulans Transport PMI

Cabang Kota Surakarta dalam satu hari (24 jam) melayani 10

commit to user 41

Opini public sangat berpengaruh terhadap kelangsungan suatu

perusahaan. Tujuan PMI Kota Surakarta membuka pelayanan ini

untuk menciptakan opini publik yang favourable. Dengan terjun

langsung ditengah publiknya, PMI Kota Surakarta berharap dapat

membina hubungan yang harmonis dengan publik untuk mendapatkan

kepercayaan bahwa PMI Kota Surakarta benar-benar dapat

membuktikan sebagai organisasi yang bergerak dibidang kemanusiaan

yang dicintai masyarakat, seperti visi PMI Kota Surakarta.

4) SATGANA ( Satuan Penanggulangan Bencana)

Merupakan salah satu program PMI Kota Surakarta dalam

meringankan korban bencana seperti Pertolongan Pertama &

Evakuasi, Bantuan bencana / kesiapsiagaan penanggulangan bencana,

Bantuan Kesehatan, Dapur Umum, dan Bantuan sosial.

Secara tanggap PMI Kota Surakarta selalu berupaya untuk menjadi

gardu tercepat dalam setiap penanganan bencana tak terduga. Ini

dilakukan untuk menciptakan dan memelihara saling pengertian

(mutual understanding), maksudnya adalah untuk memastikan bahwa

PMI Kota Surakarta senantiasa dimengerti oleh pihak lain yang

berkepentingan, dikarenakan PMI adalah organisasi yang bergerak

commit to user 42

Surakarta juga harus dapat memahami publiknya ketika membutuhkan

keberadaan PMI ditengah-tengah masyarakat.

5) Bina Lansia Sehat

Kegiatan ini diadakan oleh PMI Kota Surakarta sebagai bentuk

pemberdayaan kepada para Lansia di sekitar wilayah Kota Solo, yang

bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang kelola hidup sehat

pada masa tua. Pertemuan rutin diadakan setiap 3 bulan sekali dengan

agenda kegiatan, Ceramah Sehat, Sarasehan, dan Outbound. PMI juga

memberikan fasilitas kepada para lansia yaitu keringanan biaya

opname di Rumah Sakit swasta di sekitar Solo yang telah bekerjasama

dengan PMI Kota Surakarta, pemeriksaan laboratorium, pembelian

alat kesehatan. Jumlah anggota aktif klub BLS PMI Kota Surakarta

saat ini adalah 300 Lansia. Dalam melaksanakan seluruh kegiatan

yang berhubungan dengan Bina Lansia Sehat tersebut, PMI Kota

Surakarta membutuhkan dukungan agar kegiatan ini terus berlangsung

dari tahun ke tahun, maka dari itu PMI Kota Surakarta bekerjasama

dengan rumah sakit swasta, laboratorium, dokter-dokter spesialis,

apotik dan optik.

Antara lain yang telah menjalin kerjasama adalah CV. Dentamed,

commit to user 43

Rumah Sakit : PKU Muhammadiyah Surakarta, Dr. Oen

(Panti Kosala), Dr. Oen Solo Baru, Panti

Waluyo, Puri Waluyo

Laboratorium : Budi Sehat, Prodia, Sarana Medika

Apotik : Budi Asih, Berseri

Tujuan kegiatan ini dari segi tujuan PR, adalah untuk membentuk

good will (kemauan baik) dan kerjasama. Good will disini

dimaksudkan, PMI Kota Surakarta berusaha untuk memotivasi para

lansia agar tetap menjaga pola hidup sehat dan tetap aktif agar dapat

memaksimalkan usia senja mereka. Seperti yang di uraikan diatas

mengenai kerjasama, PMI Kota Surakarta tetap membutuhkan

dukungan dari pihak-pihak luar yang masih berada di sektor

kesehatan.

6) Dompet Kemanusiaan

Program Baru yang diluncurkan PMI Kota Surakarta dalam rangka

mewujudkan pengabdian kemanusiaan tanpa henti dengan melibatkan

masyarakat secara langsung. Program ini bertujuan untuk

menghimpun dana dari masyarakat dan 100% diberikan kepada

mereka yang membutuhkan. Pasien dompet kemanusiaan berasal dari

commit to user 44

PMI Kota Surakarta, laporan yang masuk akan ditindaklanjuti dengan

Assesment ke pasien secara langsung. Hasil Assesment digunakan

untuk menentukan bantuan dari Dompet kemanusiaan PMI Solo.

Program CSR inilah yang menjadi pembuktian dari visi misi PMI

Kota Surakarta. Program ini dapat dirasakan semua lapisan

masyarakat, entah itu tua ataupun muda dan masyarakat tidak perlu

kuatir tidak lolos assessment karena semua orang yang mengaajukan

bantuan kemungkinan besar pasti dibantu dalam bentuk apapun.

Tujuan PR dalam program adalah mendapatkan dukungan publik

dan menciptakan kerjasama. Dikarenakan ini adalah program baru

dari PMI Kota Surakarta, maka PMI memerlukan dukungan dari

publik, baik publik internal maupun eksternal. Program ini murni dari

masyarakat dan untuk masyarakat, oleh karena itu kerjasama disini

ditujukan kepada masyarakat sebagai donatur dan informan mengenai

siapapun yang akan dibantu dalam program ini, PMI Kota Surakarta

siap untuk melayani. Donatur disini bukanlah instansi-instansi yang

bonafit melainkan orang-orang yang telah menyumbangkan sebagian

dari harta mereka. Sehingga tercipta kerjasama dan saling

commit to user 45

Alur Dompet Kemanusiaan PMI Kota Surakarta

pasien Yansoskesmas NO TIM Assesment NO Panitia DK NO Bantuan

Rp

1. Pengelolaan Corporate Social Responsibility di PMI Kota

Surakarta

Corporate Social Responsibility merupakan salah satu program atau

kegiatan dari Public Relations. Namun, dalam praktiknya CSR di PMI

Kota Surakarta dikelola oleh bagian YANSOSKESMAS. Disini humas

bertugas hanya dalam hal publikasi dan dokumentasi saja, sedangkan

pelaksanaanya dilakukan oleh YANSOSKESMAS dikarenakan kegiatan

CSR di PMI Kota Surakarta seluruhnya dibidang layanan sosial kesehatan

masyarakat sehingga yang mengelola adalah dokter-dokter yang

berkompeten di PMI Kota Surakarta. Publikasi melalui brosur, leaflet,

commit to user 46

bekerja sama dengan radio Metta FM dan dilakukan rutin setiap satu bulan

sekali.

Kegiatan CSR di PMI Kota Surakarta tidak hanya difokuskan pada

pelaksanaan program berkesinambungan saja, melainkan bantuan bencana

yang sifatnya tidak terduga. Sehingga tidak hanya masyarakat sekitar yang

mendapatkan bantuan tetapi juuga masyarakat luas pun dapat menerima

bantuan tersebut.

B. Pelaksanaan KKM

Dalam melaksanakan Kuliah Kerja Media (KKM), penulis ditempatkan

pada bagian Humas. Selama melaksanakan KKM, penulis mendapatkan

tugas-tugas rutin Humas di PMI Kota Surakarta, antara lain :

1. Minggu pertama tanggal 1 April s/d tanggal 7 April 2011

- Update stok darah pagi di website dan PMI Jateng via sms.

Setiap pagi penulis diharuskan melaporkan stok darah PMI Kota Surakarta ke

PMI Jateng melalui sms.

- Penulis diberikan tugas menghubungi instansi-instansi yang telah melakukan

donor darah untuk berpartisipasi dalam Penangganan Penderita Gawat Darurat

commit to user 47

- Mempersiapkan rapat koordinasi pengembangan PMR dan Dompet

Kemanusiaan seluruh kepala sekolah SMA/SMK se Surakarta tentang tata

tempat duduk dan absensi.

- mendokumentasi penyerahan bantuan Dompet Kemanusiaan dan dirilis ke jejaring sosial.

- Mengirim stok darah siang ke media massa viaemail. Media massanya antara lain TATV, Joglosemar, Solopos, Radar Solo, Suara Solo.

- Kliping pers. Setiap ada berita mengenai PMI Kota Surakarta, penulis

diharuskan membuat kliping berita di plug inventarisHumas.

2. Minggu kedua tanggal 8 April s/d tanggal 14 April 2011

- Stok darah pagi di update ke website dan PMI Jawa Tengah via sms.

- Mengirimkan update stok darah siang ke media via email.

- Mendokumentasikan dan mempublikasikan penyerahan bantuan oleh PMI ke jejaring sosial.

- Assessment dan dokumentasi pasien Dompet Kemanusiaan.

- Menghubungi instansi-instansi yang belum ikut berpartisipasi dalam

Penangganan Penderita Gawat Darurat (PPGD) gratis.

- Membantu mengoreksi seleksi calon karyawan. Penulis ditugaskan membantu

untuk mengoreksi hasil tes karyawan.

commit to user 48

3. Minggu ketiga tanggal 15 April s/d tanggal 21 April 2011

- Update stok darah di website dan PMI Jawa Tengah via sms.

- Mengirim update stok darah siang ke media massa via email.

- Membuat press release hasil Musyawarah Kota PMI Kota Surakarta untuk

media massa.

- Mendokumentasikan serta merealese pelantikan Pengurus PMI Kota

Surakarta di Bale Tawang Arum Balaikota.

- Menyusun agenda mingguan PMI Kota Surakarta dan di-update ke website.

- Mengikuti dan mendokumentasikan assessment pasien Dompet Kemanusiaan. Penulis bertugas mendokumentasikan kegiatan penilaian pada pasien yang

mengajukan bantuan Dompet Kemanusiaan.

- Assessment rumah pasien Dompet Kemanusiaan.

4. Minggu keempat tanggal April s/d tanggal 2 Mei 2011

- Update stok darah di website dan PMI Jawa Tengah via sms.

- Mengirimkan update stok darah siang ke media via email.

- Dokumentasi assessment pasien Dompet Kemanusiaan.

- Menyusun agenda mingguan PMI Kota Surakartadan di update ke website.

- Wawancara donatur Dompet Kemanusiaan tentang penyerahan bantuan,

merilisnya ke website dan mengirim via email ke media cetak dengan harapan

commit to user 49

- Kliping pers tentang PMI.

5. Minggu kelima tanggal 1 April s/d tanggal7 April 2011

- Update stok darah pagi di website dan PMI Jateng via sms.

- Dokumentasi penyerahan bantuan Dompet Kemanusiaan dan di-release ke

jejaring sosial.

- Mengirim stok darah siang ke media massa viaemail.

- Assesment dan dokumentasi pasien Dompet Kemanusiaan.

6. Minggu keenam tanggal 1 April s/d tanggal7 April 2011

- Update stok darah pagi di website dan PMI Jateng via sms.

- Dokumentasi penyerahan bantuan Dompet Kemanusiaan dan di-release ke jejaring sosial.

- Mengirim stok darah siang ke media massa viaemail.

- Assesment dan dokumentasi pasien Dompet Kemanusiaan.

- Dokumentasi sosialisasi Dompet Kemanusiaan di SMA Muhammadiyah 3 Surakarta.

C. Kendala Magang

Pada praktik kerja penulis tidak begitu banyak menemui kesulitan, tetapi

commit to user 50

selama magang berlangsung. Pembimbing magang yang cenderung pasif dan

pendiam sehingga penulis harus aktif dalam setiap menjalankan tugas-tugas yang

diberikan dengan cara selalu berkomunikasi dan bekerja sama dengan

pembimbing, hasilnya dalam waktu dua minggu pembimbing dapat solid dengan

penulis dan peserta magang lain. Kesulitan yang lain adalah teknik pengambilan

gambar yang baik menggunakan kamera DSLR, penulis belum begitu mengerti

commit to user 51

BAB V

PENUTUP

A. KESIMPULAN

Corporate Social Responsibility (CSR), merupakan wacana yang sedang

mengemuka di dunia bisnis atau perusahaan. Wacana ini digunakan oleh

perusahaan dalam rangka mengambil peran menghadapi perekonomian

menuju pasar bebas. Sebenarnya substansi keberadaan CSR adalah dalam

rangka memperkuat keberlanjutan perusahaan itu sendiri di sebuah kawasan,

dengan jalan membangun kerjasama antar stakeholders yang difasilitasi

perusahaan tersebut dengan menyusun program-program pengembangan

masyarakat sekitarnya.

Ketika kita membicarakan CSR berarti kita juga membicarakan PR sebuah

organisasi, di mana CSR merupakan bagian dari community relations. Karena

CSR pada dasarnya adalah kegiatan PR, maka langkah-langkah dalam proses

PR pun mewarnai langkah-langkah CSR. Dengan menggunakan

tahapan-tahapan dalam proses PR, maka program dan kegiatan CSR juga dilakukan

melalui pengumpulan fakta, perumusan masalah, perencanaan dan

pemograman, aksi dan komunikasi, serta evaluasi untuk mengetahui sikap

commit to user 52

Implementasi Corporate Social Responsibility di PMI Kota Surakarta

sudah bersifat sustainable karena PMI menjalankan secara bertahap, seperti

kegiatan penyerahan bantuan Dompet Kemanusiaan yang dilakukan tiap 3

bulan sekali tetapi ada juga yang dibantu secara keseluruhan, Bina Lansia

Sehat dan Pemeriksaan IVA Test Gratis setiap satu tahun sekali, dll. Ini

dilakukan semata-mata sebagai bentuk penngabdian kepada masyarakat

karena PMI Kota Surakarta merupakan organisasi yang bergerak di bidang

sosial kemanusiaan.

B. SARAN

1. Saran bagi PMI Kota Surakarta

a. Perlu ditingkatkan sosialisasi kegiatan Corporate Social Responsibility

(CSR) di PMI Kota Surakarta khususnya program Dompet

Kemanusiaan dimedia cetak maupun elektronik mdan bukan hanya

sosialisasinya di SMA/SMK dan instansi tetapi diharapkan lebih luas

seperti di universitas-universitas sekitar Solo.

b. Pentingnya penelitian lanjutan tentang evaluasi program CSR untuk

commit to user 53

c. Evaluasi untuk setiap pelaksanaan csr untuk lebih mengetahui

feedback dari masyarakat, juga bahan pertimbangan seta masukan

untuk perencanaan selanjutnya.

2. Saran bagi DIII Komunikasi Terapan

a. Lebih matang lagi dalam mempersiapkan panitia Kuliah Kerja Media

b. Sebaiknya mahasiswa peserta KKM diberikan kemudahan dalam hal

Dokumen terkait