• Tidak ada hasil yang ditemukan

foomaaarlcan has 11 produlcoi donjon harga yanc balk molalui koperaai, aehin^c^ potani bobaa dari ton£-

Irulak. Untuk monduputkan har&u pasar yantf baik, paru anc/;otu diharapkun untuk menyotorkan soluruh has 11 usahanya Icepada koporasi. Koporasi akan mo-masarkannya kedaerah yan£ dapat dijan^kau oloh

ko-\ poj*a3i. i

Unit Petornakan

Timbulnya Unit Peternakan ini karona banyaknya an£- gota koperaci yanc memoliharu tornak ay am. Uiaaanya mero- ka hanya monerlma pinjaman saja dari koporasi yan& borupa uanc dan bahan makanan tornak serta obat-obatan mereka bor hutans di toko yang inenjual makanan tornak. Kalau koporasi

oondirl yan^ mombuut makanan ternak teraebut maka soal po- Maotirannya tidak monjadi masalah, karona mereka adalah ang gota koporasi. Oleh 3ebab itu dic'lj.rikan Fabrik hakanau Tor nak dongan nania C.V. ’'Unggas*1 di dosa Balearjoaari, sedang daerah pemasaran makanan tornak ini adalah:

- Kotamadya Hal*nj* d^n daerah. di sekitar Kotamadya

37

llalang.

- ijlitar, Luinajang dan Jember*

Rencana Koperasi M3otia Budi l/anita" tidak hanya akan molayani makanan tornak, molainkan juga obat-obatan dan bibit gebagal sarana pokok produkni tornak. Kesulitan yang dihadapi oloh Unit Poternakan ini ialah aulitnyu un­

tuk i.iondapatkan bibit ayam pobong, sohingga harii3 bokorja sama don can Perusuhuan l*o tornak Ayunw Dengan adanya roko- nondasi dari Pimpinan Kolompok dan Pimpinan Unit Petor- nakan, r,o orang potornak dapat mengambil krodit uang dari Unit tfimpan Pinjam untuk dibayarkan ke Unit Peternakan dan has11 produksihya akan tertampung untuk dipa

3

arkan*

Berbeda dengan perkreditan di biclang Unit ^impan Pinjam, di bidang Unit Pertanian dan Poternakan ini kro­

dit maksimum Hp

500

.

000

,

IVo Unit Percetakan

Unit Poreotakan ini tiinbul karona Koperasi Mliotia Budi ./anita" yang makin berkembang dan cotak-mencctak akan bertnn.bah banyak pula. Jadi dengan moi:ipunyai Unit lorco-

takan sendiri, kecuali per on gk os an lobuh murah juga dapat monorima posanan cetalc dari luar maupun dari anggota ko- porar.i sendiri.

Unit Perce takan ini memiliki !| imit me sin hand pres

untuk moncotak Majalah Dulanan Koperaai: Majalah "Setia".

Di aamping itu unit Fercotakan moluyani atonail, sablon juga moncotak tuli3au dipombungkua pla3tik.

V. Unit &ina Sojahtora

Unit Bina Sejahtera adalah semacam asuransi, yaitu dongnn momungut uang gojumlah Hp

500

,- kopada anggota yang tergabung dalam ^nit Bina Sojahtora ini setiap bulan. Ang­

gota Koperaai MSetia budi I'/anltu" tidak 3ecara otornatis monjadi anggota Unit Bina SejaTitora, totapi sewaktu-waktu dapat mongajulcan permohonan don can formulir Bina Sojah­

tera yang telah di3odiakan,

Uang iuran yang dipungut tidak dikembalikan karena dipergunakan untuk anggota yang mombutuhkan. Dalam jangka waktu 1 tahun aetelah menjadi anggota Unit Bina Sojahtera ini anggota berh&k untuk mendapatkan faailitas-fasilitaa yang tolah diaodiakan, yaitu:

1 , ^ontuan B©a Si3w a :

“ untuk FaJcultas soboaar Hp 10.000,~ aotiap bulan.

- untuk Akademi aebeaar Iip 7*500,- ootiap bulan.

dengan ayarat-syarat:

a* Tidak mampu.

b* Cordaa.

o* llarus ada rekomendaai dari Fakultas.

Untuk pertaina kali Bantuan ^oa Siawa ini telah di- berikan kepada Ij. orang.

39

2* Bantuan Kesohatan

Bagi anggota Unit Bina Gojahtora, suami dan anak lcandung anggota da]n t momoriksakan keaehatannya secara cmna-cuma kopada iJoktor yang tolah dituujuk oluh Koperasi "Sotia Budi V/anita”.

3. Bantuan uang duka

- Apabila anggota Unit Bina ^ojnhtera yang mening- gal diborikan bantuan aojunlah np 20.000,- yang diborikan kopada auami/onalc/koluarga yang diting- galkan.

- Apabila suaiai anggota Unit Bina Sejahtera yang neninggal diborikan bantuan aojumlah ^p l|.0.000,- yang diterimakan kepada istri yang borsangkutan*

~ Apabila anak dari anggota Unit Bina Sejahtera yang moninggal maka bantuan sojumlah Rp 10.000,- diborikan kepada orm g tua yang borsangkutan.

*1 1

^Ifasil Survey pada Koperasi "Setia ^udi Wanita Malang, tung^al 19 Juli 19^0.

BAB IV

CARA KERJA KOPERASI SERBA USAHA "SETIA BUDI WANITA" MALANG

Dalam menjalankan uoahanya Koperasi ,f3etia ^udi Wa- nit a" Malang me maka 1 sistim "Tanggung-renteng11*

^an^ dimaksud sistim nTanggun£-routcngu adalah:

MSistim pomorataan tanggung jawab bagi seluruh atau aabaglan anggota koporaai ntao pinjaman so so orang anggota kopada koporasi tortiabut"*

Dalam sistim HTanggung-rentengn torkandung pengertian:

1. Adanya tanging jawab bersama atas risiko hutang

(pin-> i

jaman) yang diperbuat d e h see©orang atau beberapa orang anggota koporasi. Mioal: kelalaian, kolambatan dan ke-macetan dalam mengangsur pinjamannya kepada Koperaai*

2. Si a tin "Tanggung-renteng" borpongaruh kepada tanggung Jawab borsama atas:

a. Penorimaan anggota baru dalam kelomptok.

b. Perbuutan atau kelakuan anggota kolompok*

c. Pongajuan pinjaman dari anggota kolompok kepada Ko­

porasi,

d* Porbuatan atau kelakuan Pimpinan Koiompok/Pengurua Kolompok*

Pada dasarnya sistim "Tanggung-ronteng adalah meru­

pakan pencerminan daripada pelaksanaan atau perwujudan

asas kokoluargaan dan gotong royong dalam Koperasi,

So dong jiwa kokoluargaan serta gotong royong ada­

lah r© rupakan warisan budaya dari nonek moyang sebagai nilal-nilai kehidupan so3ial dan okonoml masyarakat Indo­

nesia*

Dongan diporgunaknn slstliu "Tunggung-renteng" maka dapat dlclptakan beborupa unaur bu^l kohldupan Koperasi:

1, Homporoloh koanggotaan secara soloktif dan mendidik.

Sistim "Tanggung-rontong" dapat monciptakan mekanisme a elefts 1 bagl calon anggota Icolompok/K opera si secara otomatis dan efoktif. Keanggotaan kelompok koperasi

i

berdasarkan tpmpat tinggal terletak dalam satu

llng-1 r 1. v f

kungan daerah yang isama, a^hingga saling mehgenal

sebe-* i

lumnya. Dongan domikian hanya orang-orang yang telah melalui soleksl yang dapat diterima menjadi anggota.

Sobab dengan ditorima menjadi anggota kelompok berarti tolah diacpukatl oloh anggota kolampok yang tolah ada.

2. Memupuk rasa soildaritas dan tanggung jawab beraama, Fada hakelcatnya Icohidupan orang-orang dalam masyarakat balk langcung maupun tidak langaung saling tergantung antara satu dongan yang lainnya. bagi soseorang yang borada dalam Icosulitan, torutama yang ©konominya le- mah, bantuan orang lain diperlukan untuk mengatasi ke- sulitan.

Dengan soling memperhatikan dan tanggung jawab bersama berdasarkan rasa setia-kawan antara sesama warga atau orang banyak kosuliton yang timbul atas di­

ri aesoorang atau kosulitan yang timbul atas warga yang banynlc itu akan dapat dengan mudah diatasi, sebab di

dalam orang banyak tersobut andah tortanam rasa ikatan bathin antara aosamanya.

Siatim "Tanggung-routeng'1 ini mempunyai peranan dal an niohciptukan rasa setia-kuvjan dan ikatan bathin antara sesama anggota Koperasi. Sebab dalam kehidupan Icelompok timbul perasaan senasib.

Apabila ada seseorang anggota yang mengalami

mu-•! i !

sibah, timbul perasaan solider dari segenap warga

ke->

lompok untuk membantu. Begitu pula apabila ada perbuat- an yang G a lah di antara mereka, tergugahlah rasa tang- gung-Jawab bersama untuk segora memperbaikinya demi ke- lancaran usaha Koperasi.

Momperkocil reaiko Piutang Koperasi

Dengan seloktifnya keanggotaan dan adanya kon- trol dalam Koporaai, maka akan mengliaailkan:

a. Anggota kelompok yang tepat.

b. Kemampuan memlnjam yang momadai bagi seorang anggo­

ta Koperasi.

o* Kemungkinan keteledoran/kelalaian anggota untuk mong- angsur pinjamannya dapat diperkeoil.

Dalam hal demikian maka resiko piutang koperaai ke­

pada anggota yang borupa tunggakan dapat dicegah, setIdak- tidaknya diperkecil.

Dalam hal ini siatim "Tanggung-renteng" dalam ke­

lompok berperan sebagai jamlnan terhadap lancamya pemin- jaman nng^ota Ice pa da Koperaai. I'ongurua Koperasi tidak me- mikul boban rooiko dalam poraoalan i.ii, karona taiggung- jawubnya. dalam hal ini dilimpubkun kopada kolompok melalui

3

istin "Tunggungrrohteng".

Maaalah-maaalah yanp; dihadapl Koporaal Sorba Uaaha ^fletla Budi Wanita1* Holanft

I

Dalam memperlcembangkan Koperaai Serba Usaha "Setia

*

Budi V/anita11 untuk masa-masa yang akan datang dihadapi berbagai masalah, baik yang beraifat intern dalam tubuh Koperaai Serb a Usaha "Setia Budi :.anitan sendiri maupun

poraoulan pembinaan dan pengembangan aecara umum yang me- nyangkut maaalah di luar Koperaai. Masaiah yang dihadapi di dalam mengembangkan Koperaai Serb a ^saha "Setia Budi Wanita11 Malang:

1. Haaalah pongombungan Koperasi 11 Setia Budi V/anitan Ma­

lang dan koperaai pada umumnya.

Untuk dapat mongombangkan koperasi pada umumnya dan Koperasi MSetia Budi V/anita,f Malang pada Ichususnya sangat dibutulikan keadaan yang baik* Men gin gat masih banyaknya anggapan masyarakat yang menyangsikan

efek-1+5

tlvitas poranan koporaai, alcibat dari perkembangan yang I

kurang menggembirakan pada waktu yang lalu.

Akan totapi Pemerintah Indonesia sudah menetapkan koputusannya bahwa Koperaai harus dikombangkan sebagai alat pembangunan yang penting dan olehnkarenanya perlu dikombangkan keadaan yanc soouai dongan pertumbuhan ko- poraai. Untuk ini diporlukan kowatuan pondapat dan ker- ja sama yang baik, paling tidak di antaranya yakni pa-

vi\

anggota Koperaai "Sotia Budi 'Janita1' Malang sendiri, 2. Masalah organisasi dan Managemont,

Dalam Koperasi “Setia Budi Wanita" Malang,

ke-i . 1

1

pengurusan Koperasi dan anggota-anggotanya terdiri

da-■. , ■ ! f

ri kaum wanita/ibu-ibu. Mengenai management dijalankan

s '

oleh tenaga Akuntan dari B^nk Indonesia Pus at, di mana sotiap 1 Unit Uaaha yang ada dalam koperasi dipimpin

oloh 1 Manager.

3* Husalah ^ermodalan.

Untulc dapat menjalankan usahanya dengan sukses koperaai torma3uk Koporasi "Setia Budi Uanita11 Malang ini momorlukon modal baik untuk koperluan investasi maupun perluasan. Ada beborapa sumber yang dapat diper­

gunakan untuk keperluan ini antara lain:

a. Modal yang berasal dari tubuh koperasi sendiri.

b* Modal yang beraaal dari luar koperasi.

Dalam Koperasi MSetia Budi Wanita11 Malang modal yang i

beraoal dari Icoperasi sendiri sudah cukup besar, karona Koperaai "Setia Budi Wanita" Malang sokarang ini hanya monerima anggota dari golongan yang a&ak kuat sedikit*

Sobab apabila dimulai dongan yang bermodal to rialu lemah maka porkombangan koporasi alcan torlalu lairibat*

Oodang tujuan Koporasi "Sotia Budi Wanita" ialah bagaimana di dalam waktu yang singkat harus bis a borperan

di bldang okonomi. Dan untuk hal toraobut maka modal mo- rupnkun porauratun yang utaina sola in koanggotaan yang ba­

nyak. Oloh karona itu Koporasi "Sotia Budi Wanita" Malang tidak banyak tergantung pada modal yang borasal dari luar koperasi.

BAD V PENUTUP

Keaimpulan

Pada prinaipnya,Koperasi &orba Uaaha ,fSetia Budi Wanita11 Malang ini dan koporasi pada umuinnya tidak terdu- pat porbodaan, karona:

1* - Koporasi Serba Usaha "Sotia Budi WanitaM Malang me­

rupakan euatu bentuk badan up alia yang berbadan hukum yang mendasarkan diri pada Undong-Undang Dasar 19U5 paaal 33 ayat (1)•

i i

- Mempunyai alat perlengkapan organiaasi seperti yang i

-to roan turn dalam pasal 19 Un dan g-Un dang No* 12 Tahun 19^7 yang mongatur tontang Rapat Anggota, ^ongurua dan badan Pomoriksa. ^ngonai pomilihan Pengurus di- lakcanakan dalam suatu Rapat Anggota soperti yang ter- caiitum dalam paaal 22 Undang-undang Wo. 12 Tahun 1967.

- Lapangan, usahanya juga di bidang produksi serta bi- dan g porekoncmian lainnya dengan berlandaskan pasal 33 Undang-Undang Daaar 19^5*

2. Dongan siatim '’Tanggung-renteng11 dalam Koperasi Serba Uaaha "Setia Budi Wanita" Malang adalah merupakan pen- oerminon dari pelaksanaan atau perwujudon dari asas kokeluargaan dan gotong royong seperti yang teroantum

dalam pasal 5 Undang-undang Koporasi ^o. 12 ^‘ahun 1967 yang morupakan Asaa Koperasi Indonesia pada urnuninya.

3* Tentang Keanggotaan Koporasi: Koperasi Serba Usaha "Se- tia ^udi WanitaM Malang hanya monorima anggota dari go­

longan yang bormodal agaJc kuat sobab apabila dimulal dongan yang bermodal lemah maka porkembangannya akan lambat. Kalau kodudukan Koporasi Sorba Uaaha "Sotia Ru- di V.ranitaM Malang sudah kuat barulah koanggotaan Ic ope­

ra a i torbulca untuk sot lap war^nnogara Indonesia dari golongan yang bermodal lemah maupun dari golongan yang bermodal kuat. Dongan domikian Koporasi Serba Us alia

"Setia ^udi Uanita11 Malang belum dapat molaksanakan Bendi-sendi dasar Koperasi aocara menyeluruh 3ebagai- mana yang torcantum dalam pasal 6 Undang-undang Kope­

rasi Wo. 12 'Aahun 1967, di antaranya diaobutkan bahwa:

- sifat keanggotaan suka rola dan terbuka untuk setlap uarganegara Indonesia.

Sarnn

1. Koperasi Sorb a Usaha "Sotia Budi Uanita" Malang hendak- nya dapat monerima anggota baik dari golongan yang ber- modal lomah maupun dari golongan yang bermodal kuat, Torutama bagi anggota yang bormodal lomah dengan ikut sebagai anggota koporasi maka dapat momporoleh fasili- tas-fasilita3 yang disodiakan Koperasi, misalnya:

mondapatkan tambahan modal; dalam ran^ka untuk memaju- Ican koao jahtoraan para an g cot a koperaai.

Peranan pomerintuh dalam Koporasi Serha U3aba "Setia Budi tfanita” Malang adalah doncan inemborikan bimbingan, penjsawasan, porlindungan aorta fuailitaa yang dibutuh- Ican sohin^ga mampu untuk melalruanukan pasal 33 Undanc- Undang Haaar 19l|5 beruerta ponjoluaannya.

Dokumen terkait