• Tidak ada hasil yang ditemukan

Fungsi-Fungsi Bawaan C++

Dalam dokumen DASAR PEMROGRAMAN C++ (Halaman 101-0)

BAB 8 FUNGSI

C. Fungsi-Fungsi Bawaan C++

void sayHello(int n=1) {

for(int m=0;m<n;m++) cout<<”Halloo...\n”;

}

Penjelasan :

Jika pada program, argumen sayHello tidak diberikan, maka program akan menampilkan:

Halloo …

Sebanyak satu kali, namun jika argumen pada fungsi sayHello diberikan, misalkan

sayHello(4), maka program akan menampilkan Halloo …

Halloo … Halloo … Halloo …

Itulah yang disebut dengan nilai default pada fungsi.

C. Fungsi-Fungsi Bawaan C++

Anda dapat menggunakan fungsi-fungsi bawaan C++, misalkan fungsi-fungsi matematika, pengolah kata dan banyak lagi. Sebenarnya (mungkin tidak terasa bagi anda) main juga adalah fungsi, jadi tanpa anda sadari sebenarnya anda telah menggunakan fungsi.

Untuk dapat menggunakan fungsi-fungsi tersebut anda harus meng-include file dimana fungsi tersebut didefinisikan.

Misalkan :

Fungsi – fungsi matematika, anda harus meng-include file

math.h

Fungsi – fungsi pengolah string dan karakter, anda harus meng-include file string.h

Fungsi clrscr(), getch(), getche() dalam file conio.h

Soal Latihan dan Jawaban:

1. Buatlah Program Kuadrat dengan menggunakan fungsi!

Jawaban

Listing program: fkuadrat

#include<iostream.h>

float Kuadrat(float x);

int main() {

int x;

cout<<"Masukan nilai:";

cin>>x;

cout<<"Hasil Kuadratnya:"<<Kuadrat(x);

return 0;

}

float Kuadrat(float x) {

return (x*x);

}

Hasil Eksekusi:

2. Buatlah Program untuk mencari keliling lingkaran dengan menggunakan fungsi!

jawaban

Listing program: fkelilinglingkaran

#include<iostream.h>

double KelilingLingkaran(const float PI, int jari_jari)

{

return (2*PI*jari_jari);

}

int main() {

int R;

double HASIL;

cout<<"Masukan Jari-jari lingkaran:";

cin>>R;

HASIL=KelilingLingkaran(3.14,R);

cout<<"Keliling="<<HASIL;

return 0;

}

Hasil Eksekusi:

3. Buatlah Program tambah, kurang, kali, bagi dengan menggunakan fungsi?

Jawaban

Listing Program:ftambah_kurang_kali_bagi

#include<iostream.h>

float Tambah(float x, float y);

float Kurang(float x, float y);

float Kali(float x, float y);

float Bagi(float x, float y);

int main() {

int x,y;

cout<<"Masukan nilai pertama:";

cin>>x;

cout<<"Masukan nilai kedua:";

cin>>y;

cout<<"Hasil Penjumlahan:"<<Tambah(x,y)<<endl;

cout<<"Hasil Pengurangan:"<<Kurang(x,y)<<endl;

cout<<"Hasil Perkalian:"<<Kali(x,y)<<endl;

cout<<"Hasil Pengurangan:"<<Bagi(x,y)<<endl;

return 0;

}

float Tambah(float x, float y) {

return (x+y);

}

float Kurang(float x, float y) {

return (x-y);

}

float Kali(float x, float y) {

return (x*y);

}

float Bagi(float x, float y) {

return (x/y);

}

Hasil Eksekusi:

BAB 9

OBJECTS ORIENTED PROGRAMING

Pencipta Bahasa C adalah Brian W. Kernighan dan Dennis M. Ritchie pada sekitar tahun 1972. C adalah bahasa pemrograman terstruktur yang membagi program dalam bentuk sejumlah blok. Tujuannya adalah memudahkan dalam pembuatan dan pengembangan program. Program yang ditulis dengan menggunakan bahasa C mudah sekali dipindahkan dari satu jenis mesin ke jenis mesin yang lain.

Sedang C++ diciptakan satu dekade setelah C diciptakan oleh Bjarne Strous trup, Laboratorium Bell, AT & T, pada tahun 1983. Bahasa ini bersifat kompatibel dengan bahasa pendahulunya, C. Nama C++ sendiri diberikan oleh Rick Mascitti pada musim panas 1983. Adapun tanda ++

berasal dari nama operator penaikan pada bahasa C++.

C diambil sebagai landasan dari C++, mengingat keportabilitas C yang memungkinkannya diterapkan pada berbagai mesin, dari PC hingga mainframe, serta pada berbagai sistem operasi (DOS, UNIX, VMS dan sebagainya).

Keistimewaan yang sangat berarti pada C++ adalah karena bahasa ini mendukung pemrograman yang berorientasi objek atau OOP (Object Oriented Programming).

Model Data Berorientasi Objek atau Object-Oriented Programming (OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapa menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya.

Model Data berorientasi objek dikatakan dapat lebih mudah dikembangkan dan dirawat.

Pemrograman orientasi-objek menekankan konsep berikut:

Class — kumpulan atas definisi data dan fungsi-fungsi dalam suatu unit untuk suatu tujuan tertentu. Sebagai contoh 'class of dog' adalah suatu unit yang terdiri atas definisi-definisi data dan fungsi-fungsi yang menunjuk pada berbagai macam perilaku/turunan dari anjing. Sebuah class adalah dasar dari modularitas dan struktur dalam pemrograman berorientasi object. Sebuah class secara tipikal sebaiknya dapat dikenali oleh seorang non-programmer sekalipun terkait dengan domain permasalahan yang ada, dan kode yang terdapat dalam sebuah class sebaiknya (relatif) bersifat mandiri dan independen (sebagaimana kode tersebut digunakan jika tidak menggunakan OOP). Dengan modularitas, struktur dari sebuah program akan terkait dengan aspek-aspek dalam masalah yang akan diselesaikan melalui program tersebut. Cara seperti ini akan menyederhanakan pemetaan dari masalah ke sebuah program ataupun sebaliknya.

Objek - membungkus data dan fungsi bersama menjadi suatu unit dalam sebuah program komputer; objek merupakan dasar dari modularitas dan struktur dalam sebuah program komputer berorientasi objek.

Abstraksi - Kemampuan sebuah program untuk melewati

aspek informasi yang diproses olehnya, yaitu kemampuan kelebihan ini diterapkan. Proses, fungsi atau metode dapat juga dibuat abstrak, dan beberapa teknik digunakan untuk mengembangkan sebuah pengabstrakan.

Enkapsulasi - Memastikan pengguna sebuah objek tidak dapat mengganti keadaan dalam dari sebuah objek dengan cara yang tidak layak; hanya metode dalam objek tersebut yang diberi ijin untuk mengakses keadaannya.

Setiap objek mengakses interface yang menyebutkan bagaimana objek lainnya dapat berinteraksi dengannya.

Objek lainnya tidak akan mengetahui dan tergantung kepada representasi dalam objek tersebut.

Polimorfisme - melalui pengiriman pesan. Tidak

"gerak cepat", dia akan menggerakan sayapnya dan terbang.

Bila seekor singan menerima pesan yang sama, dia akan menggerakkan kakinya dan berlari. Keduanya menjawab sebuah pesan yang sama, namun yang sesuai dengan kemampuan hewan tersebut. Ini disebut polimorfisme karena sebuah variabel tungal dalam program dapat memegang berbagai jenis objek yang berbeda selagi program berjalan, dan teks program yang sama dapat memanggil beberapa metode yang berbeda di saat yang

berbeda dalam pemanggilan yang sama. Hal ini berlawanan dengan bahasa fungsional yang mencapai polimorfisme melalui penggunaan fungsi kelas- pertama.

Inheritas- Mengatur polimorfisme dan enskapsulasi dengan mengijinkan objek didefinisikan dan diciptakan dengan jenis khusus dari objek yang sudah ada - objek-objek ini dapat membagi (dan memperluas) perilaku mereka tanpa haru mengimplementasi ulang perilaku tersebut (bahasa berbasis-objek tidak selalu memiliki inheritas.)

Dengan menggunakan OOP maka dalam melakukan pemecahan suatu masalah kita tidak melihat bagaimana cara menyelesaikan suatu masalah tersebut(terstruktur) tetapi objek-objek apa yang dapat melakukan pemecahan masalah tersebut. Sebagai contoh anggap kita memiliki sebuah departemen yang memiliki manager, sekretaris, petugas administrasi data dan lainnya. Misal manager tersebut ingin memperoleh data dari bag administrasi maka manager tersebut tidak harus mengambilnya langsung tetapi dapat menyuruh petugas bag administrasi untuk mengambilnya. Pada kasus tersebut seorang manager tidak harus mengetahui bagaimana cara mengambil data tersebut tetapi manager bisa mendapatkan data tersebut melalui objek petugas adminiistrasi. Jadi untuk menyelesaikan suatu masalah dengan kolaborasi antar objek -objek yang ada karena setiap objek memiliki job descriptionnya sendiri.

A. Ide Dasar OOP

Ide dasar pada bahasa berorientasi objek adalah mengkombinasikan data dan fungsi untuk mengakses data menjadi sebuah kesatuan unit. Unit ini dikenal dengan nama object (objek). Objek sebenarnya mencerminkan pola kerja manusia dalam kehidupan sehari-hari. Sebuah

objek dapat diibaratkan sebagai departemen- departemen di dalam sebuah perusahaan bisnis. Contoh departemen :

▪ Penjualan

▪ Akunting

▪ Personalia

Pembagian departemen perusahaan merupakan upaya untuk memudahkan pengoperasian perusahaan. Sebagai gambaran, jika anda seorang manajer penjualan di Kantor Pusat ingin mengetahui data personalia salesmen di suatu kantor cabang, apa yang anda lakukan? Langkah yang anda tempuh pasti tidak datang secara langsung ke ruang personalia dan mencari data pada berkas-berkas yang ada pada departemen tersebut. Untuk memudahkan tugas anda, anda cukup mengutus sekretaris anda untuk meminta informasi dari departemen personalia sesuai yang anda butuhkan. Masalah bagaimana dan siapa yang mencarikan laporan yang diperlukan bukanlah menjadi urusan anda.

Analogi dengan hal ini, kalau seseorang bermaksud menggunakan objek, ia cukup mengirim suatu pesan ke objek dan objek itu sendiri yang akan menanganinya.

Bisa dibayangkan, betapa repotnya anda kalau anda sebagai manajer penjualan harus mencari sendiri berkas-berkas yang ada pada departemen personalia. Barangkali anda malah bakal mengobrak-abrik berkas-berkas yang sudah tersusun rapi. Kejadian semacam ini yang dihindari pada konsep pemrograman berorientasi objek.

Sebuah gambaran tentang objek yang berisi data dan fungsi yang memanipulasi data dapat dilihat pada gambar di bawah ini :

Gambar 1. Data dan fungsi pemanipulasi data pada suatu objek

Adapun gambar yang melukiskan hubungan antar objek yang menganalogikan struktur di perusahaan :

Gambar 2. Contoh Objek

B. Fungsi Anggota, Metoda, Data, Variabel Instans

Pada bahasa berorientasi objek, data yang melekat dalam suatu objek biasa disebut variable instans. Pada C++, istilah yang digunakan adalah data atau anggota data.

Adapun fungsi yang melekat pada suatu objek disebut fungsi anggota (member function). Fungsi ini merupakan satu-satunya cara untuk mengakses terhadap anggota data dari objek. Untuk membaca suatu anggota data, anda harus

memanggil fungsi anggota. Dengan kata lain, data bersifat tersembunyi bagi fungsi-fungsi diluar fungsi anggota.

Istilah yang umum untuk fungsi anggota pada bahasa pemrograman berorientasi objek yaitu metoda (misalnya pada SmallTalk). Adapun pemanggilan fungsi anggota sering disebut pengiriman pesan ke objek. Namun istilah yang terakhir ini tidak biasa digunakan pada C++.

PBO C++

Variabel Instans Data

Metoda Fungsi Anggota

Tabel 1. Istilah pada PBO dan C++

C. Objek dan Kelas

Dalam terminology pemrograman berorientasi objek, objek sebenarnya adalah anggota dari class (kelas). Dengan kata lain, kelas adalah kumpulan dari beberapa objek yang sama. Sebagai analogi hal ini, anda barangkali mengenal nama-nama

seperti Al Jarreau, Selena Jones, dan Michael Frank. Ya, mereka adalah penyanyi jazz yang sangat kondang. Secara sendiri-sendiri, mereka dapat diibaratkan objek. Adapun

“penyanyi jazz” menyatakan kelas.

D. Pemograman Prosedural dan Oop

OOP merupakan suatu bentuk penyederhanaan dari bahasa prosedural sehingga program akan lebih mudah dikembangkan. Dalam bahasa prosedural, untuk menyelesaikan salah satu masalah dalam program, kita harus membuat banyak fungsi yang tentunya akan memakan waktu dan konsentrasi kita. Dengan kata lain, dalam bahasa prosedural kita akan lebih difokuskan dengan, bagaimana

membuat sebuah program.

Satu buah program yang ditulis, biasanya menggunakan bahasa C rata-rata berisi 25.000 sampai 100.000 baris kode. Hal ini tentu akan menyebabkan program tersebut menjadi sangat kompleks dan susah untuk dipahami alurnya. Karena alasan inilah C++ diciptakan dengan tujuan dapat menyederhanakan program tersebut dengan cara memecahnya ke dalam sub-sub program yang di namakan dengan kelas. Kelas itu sendiri kemudian dapat digunakn ulang dalam pembuatan program lain tanpa harus melakukan pengkodean ulang. Melalui cara ini, tentu kita akan lebih berkonsentrasi ke arah pembentukan program sehingga waktu yang dibutuhkan juga akan lebih cepat.

E. Keuntungan Menggunakan Oop

Dengan menggunakan OOP maka dapat melakukan pemecahan suatu masalah kita tidak melihat bagaimana cara menyelesaikan suatu masalah tersebut (tersruktur) tetapi objek-objek apa yang dapat melakukan pemecahan masalah tersebut. Sebagai contoh anggap kita memiliki sebuah depertemen yang memiliki manager, sekretaris, petugas administrasi data dan lainnya. Misalkan manager tersebut ingin memperoleh data dari bagian administrasi, maka manager tersebut tidak harus mengambilnya langsung tetapi dapat menyuruh petugas bagian administrasi untukmengambilnya. Pada kasus tersebut seorang manager tidak harus mengetahui bagaimana cara mengambil data tersebut tetapi manager bisa mendapatkan data tersebut melalui objek petugas administrasi. Jadi untuk penyelesaian suatu masalah dengan kolaborasi antara objek- objek yang ada karena setiap objek memiliki job descriptionnya sendiri.

F. Bahasa Pemrograman Yang Mendukung Oop Bahasa pemrograman yang mendukung OOP antara lain:

1. Java

Bahasa Pemograman Java pertama, yang belum berversi yang dinamakan juga Oak, lahir dari projek The Green Project, yang berjalan selama 18 bulan, dari mulai awal tahun 1991 hingga musim panas 1992.Proyek ini dimotori oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan, James Gosling dan Bill Joy beserta sembilan programmer lainnya dari Sun Microsystems. Salah satu hasil dari proyek ini adalah maskot Duke yang dibuat oleh Joe Palrang.

Kelebihan :

'Multiplatform. Kelebihan utama dari Java ialah dapat dijalankan di beberapa platform / sistem operasi komputer, sesuai dengan prinsip mereka write once, run every where.

Dengan kelebihan ini programmer cukup menulis sebuah program java dan dikompile (dirubah, dari bahasa yang dimengerti manusia menjadi bahasa mesin /byte code) 1 kali lalu hasilnya dapat dijalankan di atas beberapa platform tanpa perubahan.Kelebihan ini memungkinkan sebuah program berbasis java dikerjakan diatas operating system Linux tetapi dijalankan dengan baik di atas Microsoft Windows. Platform yang didukung sampai saat ini adalah Microsoft Windows, Linux, Mac OS dan Sun Solaris.

OOP, singkatan dari Object Oriented Programming yang artinya semua aspek yang terdapat di Java adalah objek. Java merupakan salah satu bahasa pemrograman berbasis object murni. Semua tipe data diturunkan dari kelas dasar Object. Hal ini sangat memudahkan programmer untuk mendesain, membuat, mengembangkan dan mengalokasi kesalahan sebuah program dengan basis java secara cepat, tepat, mudah dan terorganisir. Kelebihan ini menjadikan

java sebagai salah satu bahasa pemograman termudah, bahkan untuk fungsi fungsi yang advance seperti komunikasi antara komputer sekalipun.

Library Kelas Sangat Lengkap, Java terkenal dengan kelengkapan library (kumpulan program program yang disertakan dalam pemrograman java) yang sangat memudahkan dalam penggunaan oleh para programmer untuk membangun aplikasinya. Kelengkapan library ini ditambah dengan keberadaan komunitas Java yang besar yang terus menerus membuat library-library baru untuk melingkupi seluruh kebutuhan pembangunan aplikasi.

Bergaya C++, memiliki sintaks seperti bahasa pemrograman C++ sehingga menarik banyak programmer C++ untuk pindah ke Java. Saat ini pengguna java sangat banyak, sebagian besar adalah programmer C++ yang pindah ke Java. Garbage Collection, memiliki fasilitas pengaturan penggunaan memori sehingga programmer tidak perlu melakukan pengaturan memori secara langsung.

2. C++

C++ adalah salah satu bahasa pemrograman komputer.

Dibuat pada tahun 1980-an oleh Bell Labs (Bjarne Stroustrup) sebagai pengembangan dari Bahasa pemrograman C. Salah satu perbedaan yang paling mendasar dengan bahasa C adalah dukungan terhadap konsep pemrograman berorientasi objek (Object Oriented Programming).

3. Pascal

Pascal adalah bahasa pemrograman yang pertama kali di buat oleh Profesor Niklaus Wirth, seorang anggota

International Federation of Information Processing (IFIP) pada tahun 1971. Profesor Niklaus Wirth membuat Pascal sebagai bantuan untuk mengajarkan konsep pemrograman kepda mahasiswanya. Selain itu, Profesor Niklaus Wirth membuat Pascal juga untuk melengkapi kekurangan-kekurangan bahasa pemrograman yang ada pada saat itu.

Kelebihan :

a. Tipe Data Standar, tipe-tipe data standar yang telah tersedia bahasa pemrograman. Pascal memiliki tipe data standar boolean, integer, real, char, string,

b. User defined Data Types, programmer dapat membuat tipe data lain yang diturunkan dari tipe data standar.

c. Strongly-typed, programmer harus menentukan tipe data dari suatu variabel, dan variabel tersebut tidak dapat dipergunakan untuk menyimpan tipe data selain dari format yang ditentukan.

d. Terstruktur, memiliki sintaks yang memungkinkan penulisan program dipecah menjadi fungsi-fungsi kecil (procedure dan function) yang dapat dipergunakan berulang-ulang.

e. Sederhana dan Ekspresif, memiliki struktur yang sederhana dan sangat mendekati bahasa manusia (bahasa Inggris) sehingga mudah dipelajari dan dipahami.

Bahasa PASCAL juga merupakan bahasa yang digunakan sebagai standar bahasa pemrograman bagi tim nasional Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI). Selain itu masih digunakan di IOI (International Olympiad in Informatics).

4. Smalltalk

Smalltalk adalah bahasa pemrograman berorientasi objek

yang dikembangkan oleh Xerox PARC. Ide dasar Smalltalk meliputi :

1. Semua adalah objek.

2. Objek bisa saling berkomunikasi melalui messages atau berita.

3. Semua tersedia untuk dimodifikasi.

5. RUBY

Ruby adalah bahasa pemrograman scripting yang berorientasi obyek. Tujuan dari ruby adalah menggabungkan kelebihan dari semua bahasa pahasa pemrograman scripting yang ada didunia.

BAB 10 KELAS

A. Kelas dan Struktur

Kelas merupakan struktur data dari objek. Untuk menjelaskan tentang kelas, akan kita bandingkan bentuk antara struktur dan kelas.

Suatu kelas (class) merupakan suatu metode logis untuk mengorganisasikan data dan fungsi di dalam struktur yang sama. Suatu kelas tidak terlepas dari pada suatu objek. Objek merupakan penerjemahan dari subgroup-subgroup sehingga menjadi unit-unit. Suatu objek di dalam c++

merupakan suatu kode program untuk memanipulasi data.

Pendeklarasian suatu kelas hampir sama dengan pendeklarasian suatu structure, yaitu sebagai berikut:

Bentuk Umum : class nama_class {

Data elemen_class ; Data elemen_class ; ...

Public :

Data elemen_class ; Data elemen_class ;

…..

} nama_object;

BENTUK

KELAS STRUKTUR

class nama_class {

private : anggota_data;

public :

fungsi_anggota;

} ;

struct nama_struct {

anggota_data;

} ;

Terlihat perbedaan antara kelas dan struktur, yaitu :

PERBEDAAN KELAS

Terdapat anggota data dan fungsi anggota. Anggota data biasanya berupa variabel dan fungsi anggota biasanya berupa fungsi.

Terdapat kata-kata kunci private dan public yang menentukan hak akses bagi anggota-anggota di dalam kelas.

Private dapat digunakan di dalam kelas untuk memproteksi anggota- anggota tertentu dari kelas, agar tidak dapat diakses dari luar kelas secara langsung. Private merupakan default dari kelas.

Public mengizinkan anggota-anggota yang berada didalamnya bebas di akses dari luar kelas

STRUKTUR Hanya terdapat anggota data

Hak akses pada struktur sama seperti hak akses public pada kelas

Contoh deklarasi:

Nama Class

Class motor

{

char merk [50] ; char jenis [35] ; float harga ; int stok ;

] ;

motor sport ;

Pendefinisikan Object

Pernyataan diatas digunakan untuk mendefinisikan variable bernama sport. Pada C++ variable seperti sport berkedudukan sebagai variable kelas yang disebut dengan objek.

Pada sebuah kelas, item-item di dalamnya bisa bersifat private atau public. Secara default, semua item di dalam

kelas bersifat private. Jadi tanpa menuliskan kata kunci private, semua item di dalam teks sudah private.

B. Kelas Secara Umum

Konsep penggabungan data dan fungsi seperti diatas disebut encapsulasi, yang diterapkan dalam C++ dengan tipe turunan.

Contoh Kelas :

1. Fungsi didefinisikan di dalam kelas

#include <iostream.h>

#include <string.h>

class penduduk {

private:

int id;

char nama[80];

public:

void tampilkan(void) {

cout<<”No. KTP : “<<id<<endl;

cout<<”Nama : “<<nama<<endl;

}

void set(int idn, char *n) {

id = idn;

strcpy(nama,n);

} };

void main() {

penduduk saya;

saya.set(1234,”Andi”);

saya.tampilkan();

}

2. Fungsi anggota didefinisikan diluar kelas

#include <iostream.h>

#include <string.h>

class penduduk {

private:

int id;

char nama[80];

public:

void tampilkan();

void set(int idn, char *n);

};

void main() {

penduduk saya;

saya.set(1234,”Andi”);

saya.tampilkan();

}

void penduduk :: tampilkan(void) {

cout<<”No. KTP : “<<id<<endl;

cout<<”Nama : “<<nama<<endl;

}

void penduduk :: set(int idn, char *n) {

id = idn;

strcpy(nama,n);

}

Keluaran kedua contoh diatas sama saja, yaitu : No. KTP : 1234

Nama : Andi

Penjelasan :

Saya merupakan objek dari class penduduk. Pada contoh 2 fungsi didefinisikan diluar, oleh karena itu pada pendefinisian fungsi harus memiliki bentuk :

tipe_return_fungsi nama_kelas :: nama_fungsi (parameter)

Hal ini untuk memberitahu kompiler bahwa fungsi tersebut merupakan anggota dari kelas nama_kelas.

Simbol ( :: ) merupakan operator resolusi lingkup.

C. Pemakaian Class

Pemakaian Class dapat digunakan dengan modifikasi bersama array dan fungsi.

1. Publik pada Kelas

Publik (public) menyatakan bahwa deklarasi variable atau item-item yang ada di dalam kelas dapat diakses dari luar kelas.

Contoh program class :

#include <iostream.h>

#include <conio.h>

main() {

class kereta {

public:

int no, jum;

char nama[10],jur[15],kls[10];

float hrg,jumbay;

};

clrscr();

kereta train;

cout<<"Nomor Kereta : "; cin>>train.no;

cout<<"Nama Kereta : "; cin>>train.nama;

cout<<"Kota Tujuan : "; cin>>train.jur;

cout<<"Kelas Kereta : "; cin>>train.kls;

cout<<"Harga Tiket : "; cin>>train.hrg;

cout<<"Jumlah Penumpang : "; cin>>train.jum;

train.jumbay=train.hrg*train.jum;

clrscr();

cout<<"Nomor kereta : "<<train.no<<endl;

cout<<"Nama kereta : "<<train.nama<<endl;

cout<<"Kota tujuan : "<<train.jur<<endl;

cout<<"Kelas kereta : "<<train.kls<<endl;

cout<<"Harga tiket : "<<train.hrg<<endl;

cout<<"Jumlah Bayar : "<<train.jumbay<<endl;

return 0;

}

2. Class dan Array

Contoh program class dengan array :

#include <iostream.h>

#include <conio.h>

class krj { public:

class krj { public:

Dalam dokumen DASAR PEMROGRAMAN C++ (Halaman 101-0)