BAB II PEMANFAATAN MEDIA POWER POINT DALAM
C. Power Point
3. Fungsi Media Power Point
Adapun keunggulan dari media presentasi power point sebagaimana dijelaskan (Ega Rima Wati: 2016), hlm. 107-108): 55
a. Dapat menarik minat peserta didik karena didalamnya memuat gambar, video, animasi, dan sebagainya.
b. Melibatkan mahasiswa dalam aktivitas belajar, media power point membuat peserta didik dapat mengeksplorasi dirinya sendiri karena penggunaan media ini membuat pembelajaran bersifat interaktif yang mana mahasiswa menjadi pusatnya (student center).
c. Tampilan bersifat visual pada microsoft power point akan memudahkan pemahaman mahasiswa dikarenakan media tersebut dapat dilihat.
d. Memudahkan dosen dalam proses pembelajaran, penggunaan media power point membuat dosen dapat secara efektif dan efisien dalam setiap mengajar karena waktu yang diperlukan tidak memakan waktu yang lama.
e. Bersifat praktis, media microsoft power point ini juga merupakan alat yang praktis dalam penggunan dan penyimpanan.
Keunggulan media power point menurut Yudhi Munandi (2012) yaitu:
1) Mampu menampilkan objek-objek yang sebenarnya tidak ada secara fisik atau diistilahkan dengan imagery. Secara kognitif pembelajaran dengan menggunakan mental imagery akan meningkatkan retensi mahasiswa dalam mengingat materi-materi pembelajaran.
2) Mampu mengembangkan materi pembelajaran terutama membaca dan mendengarkan secara mudah.
3) Memiliki kemampuan dalam menggabungkan semua unsur seperti teks, gambar, video, grafik, tabel, suara dan animasi menjadi satu kesatuan penyajian yang terintegrasi.
4) Dapat mengakomodasi mahasiswa sesuai dengan modalitas belajarnya terutama bagi mereka yang memiliki tipe visual, auditif, kiestetik atau yang lainnya.56
Menurut Daryanto (2013) keunggulan dari media presentasi power point yaitu:
a) Penyajiannya menarik karena ada permainan warna, huruf dan animasi baik animasi teks maupun animasi gambar atau foto.
b) Lebih merangsang mahasiswa untuk mengetahui lebih jauh informasi tentang bahan ajar yang tersaji.
c) Pesan informasi secara visual mudah dipahami mahasiswa.
__________
55 Ega Rima Wati, Ragam Media Pembelajaran…, hlm. 107-108.
56 Yudhi Munandi, Media Pembelajaran, (Jakarta: GP Press, 2012), hlm. 150.
d) Dosen tidak perlu banyak menerangkan bahan ajar yang sedang disajikan.
e) Dapat diperbanyak sesuai kebutuhan dan dapat dipakai secara berulang- berulang.
f) Dapat disimpan dalam bentuk data optik atau magnetik. (CD, Flashdisk), sehingga praktis untuk dibawa kemana-mana.57
Ega RimaWati (2016) media presentasi power point juga memiliki kelemahan antara lain:
1) Belum tentu semua gambar visual dapat disenangi oleh para mahasiswa.
2) Mahasiswa harus dibimbing dalam menerima dan menyimak pesan-pesan visual secara tepat.
3) Memakan waktu yang lama, baik dalam persiapan, pembuatan, maupun dalam pengaplikasian.
4) Membutuhkan keahlian lebih baik dari aspek pembuatan maupun pengoperasiannya.58
Dari uraian beberapa ahli di atas tentang keunggulan media presentasi power point, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media presentasi power point mendukung untuk pembelajaran, khususnya dalam perkuliahan PAI seperti contoh pokok bahasan yang memerlukan animasi bergerak seperti gerakan shalat, tata cara berwudhu, dan lain sebagainya. walaupun masih ada kelemahan dari penggunaan media presentasi power point, maka dosen harus bisa menutupi kelemahan tersebut.
5. Power Point Sebagai Media Pembelajaran
Proses perkuliahan sering kali dihadapkan pada materi yang abstrak dan di luar pengalaman siswa sehari-hari. Sehingga materi ini menjadi sulit diajarkan dosen dan sulit dipahami mahasiswa. Nana Sudjana (2013) mengemukakan
“visualisasi adalah salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengkonkritkan __________
57 Daryanto, Media Pembelajaran Perananya Sangat Penting dalam Mencapai Tujuan Pembelajaran (Yogyakarta: Gava Media, 2013), hlm. 67.
58 Ega Rima Wati, Ragam Media Pembelajaran…, hlm.108-109.
sesuatu yang abstrak”. 59 Gambar dua dimensi atau model tiga dimensi adalah visualisasi yang sering dilakukan dalam pembelajaran.
Pada era teknologi informatika seperti sekarang ini, visualisasi banyak berkembang dalam bentuk sajian audiovisual yang sekarang lebih dikenal dengan sebutan multimedia. Visualisasi dalam bentuk multimedia banyak disajikan dengan cara dipresentasikan melalui program komputer. Banyak media komputer yang mengusung konsep multimedia dengan penyajian presentasi. Visualisasi tersebut memiliki konsep tampilan berbasis multimedia dan disajikan melalui program aplikasi presentasi. Rusman (2012) mengemukakan,
Program aplikasi presentasi merupakan paket dari program komputer.
Program yang digunakan untuk membantu penggunanya dalam mengolah bahan presentasi. Program aplikasi ini memiliki kemampuan untuk mengelola bahan presentasi tersebut yang dikenal dengan nama slide show. Fasilitas yang disediakan pada program ini bermacam-macam yang berhubungan dengan bahan presentasi tersebut. Fasilitas tersebut diantaranya penyusunan bahan, pengolahan teks, grafis, dan multimedia.
Salah satu program aplikasi presentasi yang terkenal adalah program Microsoft Office Power Point atau lazim disebut dengan power point.60 Menurut Hofstterer (2001) mengemukakan “multimedia adalah pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafis, audio, gambar bergerak (video dan animasi) dengan menggabungkan link dan tool yang memungkinkan pemakai untuk melakukan navigasi, berinteraksi, berkreasi, dan berkomunikasi”.61 Rusman (2012) mengemukakan “multimedia presentasi power
__________
59 Nana Sudjana, Media Pengajaran, (Bandung: Sinar Baru Algesindo, 2013), hlm. 200.
60 Rusman, Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi…, hlm. 298.
61 Lisana, Pembuatan Aplikasi Multimedia Pembelajaran, (Jakarta: Yudistira, 2011), hlm 111.
point lebih sering digunakan dengan menggunakan alat bantu berupa multimedia Liquid Cristal Display atau yang sering kita kenal dengan sebutan LCD”.62
Kelebihan media ini adalah menggabungkan semua unsur media seperti teks, video, animasi, gambar, grafik, dan suara menjadi satu kesatuan penyajian.
Media power point juga dapat mengakomodasi semua gaya belajar mahasiswa.
Program ini dapat mengakomodasi mahasiswa yang memiliki gaya belajar, visual, auditif maupun kinestetik sekaligus.
Mahasiswa sebagai sasaran dalam penggunaan media power point perlu mendapatkan perhatian yang khusus oleh dosen. Agar media yang digunakan dapat berperan secara maksimal dalam membantu pemahaman mahasiswa. Adapun model power point yang digunakan dosen pada prodi PAI dalam mata kuliah Perencanaan Pembelajaran PAI ini adalah model power point yang sederhana, tidak ada animasi, gambar, vidio, dan lain sebagainya.
Dengan perkembangan zaman yang semakin canggih, media power point dianggap sudah ketinggalan zaman atau tidak up to date lagi dimana pada saat sekarang ini media-media pembelajaran sudah semakin beragam seperti contohnya google doc, google drive, dan hyperlink.
__________
62 Rusman, Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi…, hlm. 296.