• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V. HASIL DAN PEMBAHASAN

5.2. Fungsi Pengorganisasian

Pengorganisasian di PT. Agung Aquatic Marine yaitu penetapan tenaga kerja pada setiap karyawan dengan keahlian masing-masing seperti pembagian tugas pada setiap karyawan berdasarkan keahlian dalam suatu kegiatan pengelolaan ikan hias air laut.

Pembagian tugas tenaga kerja di PT. Agung Aquatic Marine sebagai berikut terdiri dari :

1. Bagian persiapan wadah ikan hias air laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus)

Pada bagian persiapan wadah bertanggung jawab untuk mempersiapkan aquarium, serta mencengah mikroorganisme yang dapat menyebabkan penyakit terhadap ikan hias air laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus) dan pembilasan air bersih yang dilakukan selama

satu kali dalam satu bulan oleh karyawan yang ditempatkan pada stok.

2. Bagian penerimaan ikan hias air laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus)

Pada bagian penerimaan ikan hias air laut bertanggung jawab atas ikan hias air laut yang masuk dan kualitas ikan hias yang masuk apakah sudah sesuai dengan standar perusahaan yang akandiproses.

31

3. Bagian pengelolaan ikan hias air lautAngel Piyama (Euxiphipops Navarchus)

Pada bagian pengelolaan ikan hias air laut bertanggung jawab atas kebersihan aquarium dan memberikan perlakuan yang baik pada ikan hias air laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus) agar menapatkan kualitas ikan hias yang berkualitas.

4. Bagian pemasaran ikan hias air laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus) Pada bagian pemasaran ikan hias air laut bertanggung jawab atas pengemasan ikan hias air laut yang bersih dan menarik dapat memberikan kepercayaan pada kastomer dan bagian pemasaran juga memlakukan promosi melalui email dan pameran untuk pemasaran ikan hias air laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus).

5.3. Fungsi Pelaksanaa

Pelaksanaan adalah suatu fungsi untuk meningkatkan efektifitas dan efesiensi kerja secara maksimal serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat, dinamis dan lain sebagainya.

Pelaksanaan di PT. Agung Aquatic Marine dilakukan oleh manajer dan supervisor yaitu memberikan petunjuk dan memberikan standar kedisiplinan terhadap karyawan serta memberikan arahan-arahan kepada semua karyawan baik kepada bagian produksi sampai dengan pemasaran. Pada bagian produksi harus memperhatikan ikan hias laut airAngel Piyama (Euxiphipops Navarchus) yang masuk dalam kondisi sehat dan tidak berlebihan serta memberikan perlakuan terhadap ikan hiasair laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus)

32

dengan baik agar tetap dalam kondisi sehat dan siap untuk dilakukan pengiriman.

Kegiatan produksi dalam kegiatan pengelolaan ikan hias air laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus) merupakan salah satu kegiatan utama dalam setiap organisasi untuk mendapatkan produk yang baik. Ikan hias air lautAngel Piyama (Euxiphipops Navarchus) memiliki keunikan, keindahan, dan nilai estetis yang tinggi sehingga perlu di berikan perlakuan yang baik dalam pengelolaan agar ikan hias air laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus) tetap dalam keadaan sehat dan layak untuk di ekspor.

Peralatan yang digunakan dalam pengelolaan ikan hias air lautAngel Piyama (Euxiphipops Navarchus) yaitu aquarium, skimmer digunakan untuk menyaring debu, mesin pompa air, mesin hi-blow, mesin chiller, termometer, pH meter, refraktometer, timbangan digital, filter bag, container, troli, kaleng, jaring, selang, batu aerasi, tabung oksigen, tabung karbon dioksida, pipa air, lampu uv, stick packing.

Adapun beberapa tahapan dalam pengelolaan ikan hias air lautAngel Piyama (Euxiphipops Navarchus)sebagai berikut:

1. Persiapan ikan hias air laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus)

persiapan wadah aquarium ikan hias air laut perlu dilakukan untuk mencegah kontaminasi mikroorganisme yang diduga dapat menyebabkan penyakit terhadap ikan hias air laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus)yang dipelihara. Persiapan wadah pemeliharaan pada penampungan dapat dilakukan dengan teknik perendaman menggunakan bahan kimia sesuai mikroba target, sertapembilasan air bersih yang

33

biasanya dilakukan selama satu kali dalam satu bulan oleh karyawan yang di tempatkan pada stok masing-masing.

2. Penerimaan ikan hias air laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus) Penerimaan ikan hias air lautAngel Piyama (Euxiphipops Navarchus) merupakan suatu kegiatan menerima ikan hias laut yang masuk dalam perusahaan yang diterima dari nelayan. Hal ini merupakan tahap awal kegiatan perusahaan dalam pengelolaan ikan hias laut yang dilakukan hampir setiap hari.Ikan hias air laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus) yang ada di tempat penerimaan ikan hias laut sebelum di

bongkar harus di catat nama nelayan (suplier)yang membawa ikan hiasair laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus) tersebut dan jumlah ikan hiasair laut yang dibawa. Proses penerimaan ikan hias lautAngel Piyama (Euxiphipops Navarchus) diperoleh dari pembelian ikan hias laut melalui kelompok nelayan (suplier) seperti Makassar, Banyuwangi, Bima, Denpasar, Gilimanuk, Goris, Jakarta, Jepara, Kendari, Madura, Manado, Medan, Padang, Singaraja, Sitobondo dan Sumbawa. Dalam proses penerimaan ikan hias laut terdapat beberapa tahapan sebagai berikut:

a) Penjenisan ikan hias airlautAngel Piyama (Euxiphipops Navarchus) Penjenisan ikan hias airlaut memiliki fungsi yang sederhana tetapi memilki peran yang sangat penting yaitu mempernudah pekerjaan juga untuk menghindari tercampurnya ikan, jika ikan tersebut berasal dari beberapa suplier yang berbeda.

34 b) Aklimatisasi

Aklimatisasi adalah proses penyesuaian ikan terhadap lingkungan yang akan dijadikan sebagai tempat pemeliharaan agar tidak mengalami stres karena perbedaan temperatur pada saat pengangkutan dengan kondisi pada saat turun dari alat angkut.

Sebelum proses penyesuaian ikan diistirahatkan selama ± 30 menit sebelum dilakukan pembukaan kemasan.

Adapun beberapa tahapan dalam kegiatan aklimatisasi ikan sebagai berikut:

1. Siapkan dan periksa aquarium aklimatisasi, alat pengukur pH, tabung CO2.

2. Ukur pH dari bungkusan ikan yang datang dengan cara ambil sampel air dari salah satu bungkusan dari masing-masing kelompok ikan per supliernya. Kemudian ukur pH sampel tersebut dengan alat pengukur pH.

3. Turunkan pH air laut pada aquarium aklimatisasi sampai pHnya sama atau mendekati pH dari air bungkusan. Cara menrunkan pH adalah dengan mematikan aerasi pada aquarium aklimatisasi, dan mengalirkan CO2 ke aquarium. Matikan aliran CO2 jika pH yang diinginkan sudah tercapai dan aerasi tetap pada posisi mati.

4. Jika pH air laut pada aquarium aklimatisasi sudah sesuai, buka bungkusan ikan hias air laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus) dan masukkan ikan secara hati-hati ke aquarium.

c) Pengalengan

35

Pengalengan bertujuan untuk menghindari ikan hias laut airAngel Piyama (Euxiphipops Navarchus)saling memangsa dan melukai sehingga ikan hias laut tidak mengalami kematian dan kerusakan.

Kaleng yang digunakan terbuat dari plastik yang memiliki beberapa ukuran sesuai dengan ukuran ikan hias air laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus). Proses pengalengan dapat dilihat pada gambar 5.1.

Gambar 5.1 Pengalengan Ikan Hias AirLaut d) Pengecekan dan pencatatan ikan masuk

Dalam proses seleksi merupakan salah satu langkah penting yang dapat menetukan baik dan buruknya ikan hiasair laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus) yang akan dipelihara. Seleksi dilakukan setelah ikan dalam kondisi stabil, yaitu ikan sudah berenang dan bernafas dengan normal. Memisahkan ikan hias air laut yang sesuai dan tidak dengan kriteria sebagai berikut:

1. Tidak berpenyakit.

2. Memiliki fisik tidak cacat.

3. Ikan dalam kondisi sehat, tidak lemah.

36

Ikan hias air laut yang sesuai dengan kriteria tetap dalam aquarium sedangkan ikan yang tidak sesuai dipindahkanke aquarium khusus /afkiran.

Catat jenis dan jumlah ikan yang lolos seleksi dan tidak lolos seleksi.pada proses pengecekan ikan hias air laut dapat dilihat pada gambar 5.2.

Gambar 5.2 Pengecekan Ikan Hias Air Laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus)

e) Mutasi ikan hias air laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus) Mutasi ikan hias laut merupakan pemindahan ikan hias laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus) yang lolos seleksidari aquarium penerimaan ke stock pemeliharaan agar mendapat perlakuan yang lebih baik. Pada saat ikan hias sampai di stock pemeliharaan ikan hias laut tidak langsung dimasukkan dalam aquarium tetapi dilakukan pengobatan dengan cara memasukkan obat kuning untuk membunuh bakteri dan penyakit pada tubuh ikan agar tidak terkontaminasi dengan ikan yang ada dalam aquarium pemeliharaan dan obat biru untuk antibody ikan. Kemudian ikan hias air lautAngel Piyama (Euxiphipops navarchus)dibiarkan dalam kontainer selama satu malam. Pada kegiatan mutasi dapat dilihat pada gambar 5.3.

37

Gambar 5.3 Mutasi Ikan Hias AirLaut 3. Pengelolaan ikan hias air lautAngel Piyama (Euxiphipops Navarchus)

Pengelolaan ikan hias laut merupakan kegiatan untuk memberikan perlakuan yang lebih baik pada ikan hias air laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus) agar mendapatkan ikan hias air lautAngel Piyama (Euxiphipops Navarchus)yang berkualitas.

Adapun beberapa tahapan dalam pengelolaan ikan hias air lautAngel Piyama (Euxiphipops Navarchus) sebagai berikut:

a) Penanganan aquarium

Penanganan aquarium merupakan faktor penting agar ikan hias airlaut tidak terkontaminasi dengan bakteri. Penanganan aquarium dilakukan oleh karyawan pada masing-masing stok mulai dari pemisahan ikan hias laut yang mati dari aquarium, pencucian skimmer, pencucian filterbag,penyedotan dan pembersihan kaca aquarium. Penanganan aquarium dilakukan setiapa hari dapat dilihat pada gambar 5.4.

38

Gambar 5.4 Pembersihan Filter Bag b) Kualitas air

Kualitas air yang digunakan dalam pemeliharaan ikan hias harus dalam keadaan bebas dari bakteri. Untuk menjaga kualitas air tetap baik maka perlu diperhatikan jumlah ikan dalam satu aquarium harus disesuaikan dengan kapasitas aquarium karena semakin banyak ikan dalam aquarium maka semakin cepat pula kualitas air rusak. Selain itu air harus di cek setiap hari oleh Bapak Farid dengan mengkondisikan parameter air dengan habitat ikan.

c) Perendaman

Untuk mengurangi bakteri atau benjolan pada tubuh ikan maka perlu dilakukan perendaman ikan hias laut dengan menggunakan air tawar yang dicampur dengan obat f1 sebanyak 1 ml. Perendaman dilakukan satu kali dalam satu minggu dan setiap perendaman dilakukan selama 2-5 menit. Pada kegiatan perendaman ikan hias laut dapat dilihat pada gambar 5.5.

39

Gambar 5.5 Perendaman Ikan Hias AirLaut d) Pemberian pakan

Dalam memberikan pakan pada ikan hias air lautAngel Piyama (Euxiphipops Navarchus), ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan agar keseimbangan aquarium tidak terganggu. Pemberian pakan sesuai dengan kebutuhan ikan hias air laut. jenis pakan yang diberikan pada ikan hias air laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus) seperti rebon hidup, rebon beku, artemia kering dan sayur

sawi. Pemberian pakan dilakukan 3 kali dalam sehari. Pada kegiatan pemberian pakan ikan hias air laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus) dapat dilihat pada gambar 5.6 .

Gambar 5.6 Pemberian Pakan Ikan Hias Air Laut

40 4. Pemasaran/Pengiriman

Pengiriman merupakan suatu kegiatan mempersiapkan ikan hias air laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus) yang akan dikirim sesuai dengan pesanan kustomer. Pengiriman dilakukan empat kali dalam satu minggu yang di koordinator oleh manajer pemasaran yaitu pak erwin.

Sebelum ikan hias air laut hasil dari pemeliharaa di kirim terlebih dahulu ikan hias laut di karantina atau di puasakan selama satu hari. Karantina dilakukan supaya ikan hias air laut mengeluarkan kotorannya sebelum di kirim sehingga kemasan tidak menjadi kotor sampai ke negara tujuan.

Hasil dari pengelolaan ikan hias air laut di PT. Agung Aquatic Marine di ekspor ke luar negeri sesuai dengan permintaan kostomer dengan negara tujuan seperti Belgia, Paris, Brazil, Canada, Zurih, German, France, Hungary, Netherland, Italy, Polandia, Swedan, Turkey, USA dan Japan.

5.4. Fungsi Pengawasan

Fungsi pengawasan adalah suatu tindakan mengawasi aktivitas-aktivitas yang ada dalam perusahaan agar sesuai dengan apa yang diinginkan.

Pengawasan yang dilakukan di PT. Agung Aquatic Marine yaitu pengawasan pada penerimaan ikan hias laut sampai dengan pemasaran dan pengawasan karyawan yang dilakukan oleh seorang manajer. Pengawasan pada karyawan yaitu mengawasi karyawan pada saat melakukan kegiatan pada perusahaan serta mematuhi peraturan yang ditentukan oleh perusahaan sehingga karyawan bekerja dengan baik agar dapat diperolah hasil produksi dengan baik.

41

Pengawasan pada proses produksi ikan hias air laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus) PT. Agung Aquatic Marine di mulai dari:

1. Persiapan wadah ikan hias air laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus).

Pengawasann pada proses persiapan wadah dilakukan oleh Bapak Koko setiap kali ada ikan hias air laut yang masuk pada perusahaa, melihat bagaiman aquarium yang sudah dipersiapkan untuk menampung ikan hias air laut .

2. Penerimaan ikan hias air laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus).

a) Ikan Masuk

Pengawasan pada proses ikan hias lautyang masuk dilakukan oleh Bapak Koko setiap kali ada penerimaan ikan hias air laut yaitu evaluasi cara kerja suplier dan personil pengangkutan agar mendapatkan komoditi untuk dipelihara. Diberikan pemahaman kepada pengumpul yang telah ditunjuk untuk memilih ikan hias air laut yang sesuai dengan standar yang tetapkan kepada personil. pengangkutan diberikan petunjuk agar dalam pengangkutan ikan hias air laut dilakukan secara hati-hati.

b) Aklimatisasi

Pengawasan aklimatisasi dilakukan oleh Bapak Farid setiap hari.

Aklimatisasi dilakukan dengan cara pemeriksaan fisik secara akurat terhadap seluruh ikan hias laut dengan random sampling. Ikan diistirahatkan selama 30 menit sebelum dilakukan pembukaan kemasan dan didistribusikan.

42 c) Distribusi

Pengawasan yang dilakukan pada proses distribusi yaitu pengecekan rutin kedalam aquarium pemeliharaan dan melakukan grading sesuai ukuran serta kontrol kepadatan. Ikan hias laut dimasukkan dalam aquarium sesuai dengan jenisnya dan dilakukan pemeliharaan sebelum pengiriman.

3. Pengelolaan ikan hias air laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus).

a) Pemeliharan

Pemeliharaan yang dilakukan oleh karyawan di awasi oleh supervisor setiap hari. Pengawasan pada pemeliharaan yaitu dengan memonitoring pemberian pakan, kualitas air harus terbebas dari bakteri dan memonitoring penyakit secara berkala.

b) Karantina

Pengawasan dilakukan oleh supervisor setiap hari. Pengawasan pada kegiatan karantina yaitu pengecekan rutin pada ikan hias laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus), kualitas air, antisipasi kontaminasi terhadap personil maupun sarana dan prasarana. Tindakan karantina agar ikan hias laut tidak terkontaminasi oleh benda asing yang menyebabkan ikan hias sakit.

d) Pengamatan dan pengasingan

Pengawasan dilakukan oleh supervisor, memonitoring ikan hias laut sesuai jadwal pagi, siang, sore dan waktu-waktu tertentu dimana terdapat perubahan yang ekstrim. Hal yang harus diperhatikan pada pengamatan dan pengasingan yaitu kontrol kualitas air dan pemisahan ikan sakit

43

dengan ikan sehat serta memberi perlakuan/pengobatan terhadap ikan sakit pada tempat khusus agar tidak terjadi kontaminasi pada aguarium lainnya apabila ikan hias laut terserang penyakit dan pada saat proses pengobatan.

4. Pemasaran/Pengiriman Ikan Hias Air Laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus).

Pengawasan pada prosespengemasan yaitu distribusi oksigen murni dengan tepat, perendaman ikan dengan temperatur rendah ± 200C dan pengecekan kemasan luar yang dilakukan oleh supervisor setiap ada pengiriman. Ikan hias laut diaklimatisasi pada temperatur rendah agar tidak banyak kegiatan metabolisme, pemberian oksigen murni, pengemasan dengan plastik polyethylen dan pengemasan luar dengan menggunakan styrofoam. Pegawasan pada proses pengemasan ikan hias laut dilakukan secara teliti agar tidak terjadi kesalahan dalam melakukan pegemasan ikan hias laut dalam plastik dan box.

44

BAB VI. PENUTUP

6.1 Kesimpulan

Manajemen pengelolaan ikan hias air laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus) di PT. Agung Aquatic Marine meliputi perencanaan termasuk

persiapan wadah, perencanaan penerimaan yang diperoleh dari pembelian ikan hias air laut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus) dan perencanaan pemasaran seperti promosi dan produk tersebut akan di pasarkan.

Pengorganisasian di PT. Agung Aquatic Marine yaitu penetapan tenaga kerja pada setiap karyawan dengan keahlian masing-masing seperti pembagian tugas pada setiap karyawan berdasarkan keahlian dalam suatu kegiatan pengelolaan ikan hias air laut.Pada fungsi pelaksanaan dilakukan untuk meningkatkan efektifitas dan efesiensi kerja secara maksimal serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat, dinamis dan lain sebagainya. Pengawasanyang dilakukan di PT. Agung Aquatic Marine meliputi pengawasanikan masuk,aklimatisasi, distribusi, pemeliharaan, karatina,pengemasandan pengamatan/pengasingan.

6.2 Saran

Sebaiknya karyawan pada PT. Agung Aquatic Marine mentaati prosedur operasional standar yang ada di perusahaan agar proses produksi berjalan dengan baik sehingga mengurangi resiko kerusakan dan kematian ikan hias airlaut Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus) karena pada fungsi pengorganisasian dikatakan bahwa karyawan ditempatkan berdasarkan kemampuan dan keahliannya masing-masing.

45

DAFTAR PUSTAKA

Downey, D. dan Ericson, S., 1992. Manajemen Agribisnis. Penerbit Erlangga, Jakarta.

Gani.A, 2011.Domestikas Ikan Hias Angel Piyama (Euxiphipops Navarchus).

Handoko,T,H. 2003:3. Manajemen.Jilid 3.Erlangga, Jakarta Haris, 2004. Pengantar Manajemen. GrahaIlmu.Yogyakarta.

Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.2012. Nomor Kep.47/Men/2012 tentang Pelepasan Nila merah nilasa. Kementrian Kelautan dan Perikanan. Jakarta.

Kosasih dan Soewedw, 2009:1.Manajemen. Jilid 3.Erlangga, Jakarta.

Kurniawan, 2009. Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia. Jakarta.

Lanri, 2003.Manajemen. Jilid 3.Erlangga, Jakarta

Nawawi, Hadari. 2001. Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Bisnis yang Kompetitif. Cetakan Keempat. Penerbit Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Schein, E. H. 2008. Organizational Culture and Leadership. San Francisco:

Jossey-Bass.

Terry. R. G, 1986. Asas-asas Manajemen. Alumni, Bandung.

Terry, 2005.Dasar-DasarManajemen, Jakarta: PT, BumiAksara.

, 2012. Prinsip-Prinsip Manajemen, Jakarta, PT BumiAksara, Cetakanke- 10, 2009.`

Umar, H. 2008. Metode Riset Bisnis. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.

Wijayanti, 2008. Manajemen, Yogyakarta: Mitra Cendikia Press.

Ahmad, 2012. Fungsi Manajemen Menurut Para Ahli. http://ahmadhusen93.

wordpress.com/2012/10/24/fungsi-manajemen-menurut-para-ahli/. Di akses pada tanggal 16/06/2017 .

Suryanti, 2011. Pelaksanaan fungsi pengawasan di inspektorat daerah kota tidore kepulauan. http://repository.unhas.ac.id/2011/9/25/Manajemen Sumber

-46

Daya Manusia - untuk -Bisnis-yang-Kompetitif/. Di akses pada tanggal 24/06/2017

Riyani,T, 2012. Pengawasan. http://tinhenriyani. trigunadharma.ac.id. Di akses pada tanggal 24/06/2017

47

L A M

P

I

R

A

N

47 Lampiran 1.Struktur Organisasi PT. Agung Aquatic Marine

DIREKTUR

47 Lampiran 2. Daftar Harga Ikan Air Hias Laut

Kode Nama Local Harga 1020205 B.stone Batman/ Bluestone

Asli

32.000 700 22.400.000

102030 Angel Pyama 150.000 600 90.000.000

102040 Angel Koran 75.000 800 60.000.000

1020405 B.stone Koran/B.stone Biasa

20.000 1100 22.000.000

102510 Angel Doreng 25.000 500 12.500.000

104010 Layaran Kuning 18.000 1300 23.400.000

104060 Layaran Philipina 15.000 600 9.000.000

104070 Layaran Coklat / Kambingan

5.000 673 3.365.000

104510 Kepe Monyong Biasa 8.000 1000 8.000.000 105010 Kepe Monyong Asli 18.000 1223 21.600.000

105510 Kepe Kutang 25.000 900 22.500.000

1060130 Kepe Ekor Kuning 4.000 850 3.400.000

1060140 Kepe Barones 5.400 900 4.860.000

1060200 Kepe Bebek 18.000 500 9.000.000

1060230 Kepe Merica 3.600 800 2.880.000

1060240 Kepe Coklat Strip 2.400 700 1.680.000

1060250 Kepe Mata Hitam 3.600 870 3.132.000

1060260 Kepe Gajah 18.000 760 13.680.000

1060280 Kepe Punggung Hitam 4.200 820 3.444.000

1090305 Platak Kertas 9.000 760 6.840.000

1090405 Platak Asli 30.000 650 19.500.000

110015 Giropasir 3.000 780 2.340.000

110020 Giroklarki 3.000 800 2.400.000

110040 Clownfish 3.600 1700 6.120.000

110045 Clownfish Hitam 30.000 1000 30.000.000

1100452 Clownfish Hitam Picasso - A1

210.000 700 147.000.000 1100453 Clownfish Hitam Picasso -

A2

66.000 600 39.600.000

47 1100456 Clownfish Hitam (Edge

Black)

111070 Betok Hijau /Jae-Jae 1.300 2000 2.600.000

112010 Podangan Jakarta 3.000 1300 3.900.000

112030 Podangan Biasa 1.200 1800 2.160.000

112040 Podangan Merah / Betok Merah

1.200 1000 1.200.000

112050 Podangan Palsu 1.200 1300 1.560.000

112060 Podangan Kuning / Betok Kuning

1.200 800 960.000

112090 Podangan Malam / Bintang Malam

1.200 1000 1.200.000

112110 Guntingan 1.250 700 875.000

1125105 Manukan Asli 2.500 1000 2.500.000

1125205 Manukan Dasi/Dasi Biru 2.000 900 1.800.000

1125305 Manukan Model 2.500 800 2.000.000

1125405 Manukan Band /Blue Band 2.000 900 1.800.000

114001 Bluestar Biasa 1.750 2000 3.500.000

1140101 Bluedevil 1.500 1300 1.950.000

114020 Bluestar Garis / Betok Kuning-Biru

1.000 980 980.000

114040 Bluestar Roland 1.300 900 1.170.000

114045 Bluestar Biru 2.000 890 1.780.000

115010 Zebra Putih 1.300 870 1.131.000

115030 Zebra Hitam 1.200 800 960.000

115040 Dakocan Putih 1.000 900 900.000

115050 Dakocan Hitam 1.200 1000 1.200.000

118010 Sersan 1.300 900 1.170.000

130020 Barong Kembang Jelek 3.500 800 2.800.000

130030 Barong Kembang 3.500 900 3.150.000

130110 Niles 5.000 780 3.900.000

130120 Radiata 20.000 900 18.000.000

130130 Volitan Putih 20.000 980 19.600.000

130140 Volitan Hitam 20.000 970 19.400.000

130810 Katkat Palsu 3.500 900 3.150.000

140010 Belut Biru 45.000 600 27.000.000

1400105 Belut Hitam 20.000 650 13.000.000

47

150040 Hogfish Kuning 7.000 890 6.230.000

150050 Hogfish Titik Mas 2.400 900 2.160.000

150060 Hogfish Biasa 3.600 890 3.204.000

151050 Keling Asli 12.000 1200 14.400.000

1510505 Keling Merah Putih 6.000 1200 7.200.000

151510 Keling Argus 3.000 1400 4.200.000

151520 Keling Hijau 2.400 1000 2.400.000

1515205 Keling Hijau Muda 2.400 1300 3.120.000

151525 Keling Kuning 3.500 1000 3.500.000

151530 Keling Perak 2.400 1200 2.880.000

151538 Keling Lamar 2.500 1200 3.000.000

151555 Keling Margin 3.500 1200 4.200.000

151558 Keling Mini 2.400 980 2.352.000

152510 Keling Liris Asli 3.000 1800 5.400.000

152520 Keling Liris Enam 3.500 1200 4.200.000

152620 Keling Tanduk 5.000 980 4.900.000

1526205 Keling Tanduk Muda 3.000 890 2.670.000

153010 Dokter Asli 15.000 1200 18.000.000

153020 Dokter Biasa 2.400 1800 4.320.000

153030 Dokter Pecto 8.400 1200 10.080.000

153110 Dokter Timunan 1.500 1300 1.950.000

153210 Dokter Hitam 1.800 900 1.620.000

47 RIWAYAT HIDUP

NAMA : Safriani

NIM : 1422050098

TEMPAT/TANGGAL LAHIR : Boki Baru, 17 -12- 1995 JURUSAN : Agribisnis

PROGRAM STUDI : Agribisnis Perikanan PENGALAMAN ORGANISASI :

1. Anggota di HIMAGRI 2. Anggota Pramuka

3. Anggota SDM sebagai Pengurus HIMAGRI Politeknik Pertanian Negeri Pangkep

4. Anggota LKMI 5. Anggota Lasinrang PELATIHAN SEMINAR : Kewirausahaan

ALAMAT : Pinrang

TELEPON : 082393307160

E-MAIL : safriani_agribisnis27b2yahoo.com

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggung jawabkan secara hukum.

Pangkep, Maret 2017

safriani

Dokumen terkait