BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil
4.1.3 Gambaran Deskripsi variabel
Untuk melihat tanggapan responden terhadap indikator-indikator variable kompensasi dalam bentuk finansial (X1) dan non finansial (X2) dapat diuraikan sebagai berikut :
a. Deskripsi Variabel kompensasi dalam bentuk finansial (X1)
Tabel 4.1 Tanggapan Responden Kompensasi Finansial
Indikator STS TS KS S SS Skor F % F % F % F % F % X1.1 0 0 0 0 4 12,5 24 75 4 12,5 128 X1.2 0 0 0 0 1 3 26 48 5 13 132 X1.3 0 0 0 0 2 15 28 82 1 3 123 X1.4 0 0 0 0 4 7 23 79 5 14 129 X1.5 0 0 0 0 3 9 25 76 4 15 134 Rata-rata skor 129
Sumber : data primer (kuesioner), diolah 2015
Berdasarkan tabel di atas, yakni tanggapan responden mengenai kompensasi finansial, maka sebagian besar responden dari 32 orang sampel penelitian memberi jawaban sangat setuju padaX1.1. Jumlah responden yang sangat setuju adalah sebanyak 4 orang atau sebesar 12,5%, setuju sebanyak 24 orang responden atau sebesar 75%, lalu kurang setuju 4 orang atau sebesar 12,5%.
Selanjutnya mengenai pemahaman responden terhadap X1.2 sebanyak 5 orang responden atau sebesar 13% menyatakan sangat setuju, 26 responden
atau sebesar 84% menyatakan setuju, 1 orang atau sebesar 3% menyatakan kurang setuju.
Selanjutnya mengenai X1.3 yaitu sebanyak 1 orang responden atau sebesar 3% menyatakan sangat setuju, 28 responden atau sebesar 83% menyatakan setuju, 2 responden atau sebesar 15% menyatakan kurang setuju. Sedangkan pada X1.4 yaitu sebanyak 5 orang atau sebesar 14% yang menyatakan sangat setuju, 23 orang atau sebesar 79% yang menyatakan setuju dan 4 orang responden atau sebesar 7% yang menyatakan kurang setuju.
Selanjutnya X1.5 yaitu sebanyak 4 oransg atau sebesar 15% yang menyatakan sangat setuju, 25 orang atau sebesar 76% yang menyatakan setuju, 3 orang atau sebesar 9% yang menyatakan kurang setuju.
Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa X1.5 (Besarnya gaji saya setara dengan apa yang diterima rekan-rekan kerja saya merasa) merupakan pernyataan dengan skor tertinggi, yaitu sebesar 134. Hal ini menandakan bahwa pemberian kompensasi kepada karyawan hampir sama kepada karyawan lain. Sedangkan pernyataan X1.3 (Saya merasa mendapat bonus yang sesuai dengan kinerja saya) merupakan pernyataan dengan skor terendah yaitu sebesar 123. Hal ini menandakan bahwa masih ada karyawan yang merasa tidak mendapatkan bonus sesuai dengan kerja mereka.
b. Deskripsi Variabel Kompensasi dalam bentuk non finansial
Tanggapan responden mengenai variabel kompensasi dalam bentuk non finansial dapat dilihat pada table 4.2 sebagai berikut :
Tabel 4.2 deskripsi Variabel kompensasi dalam bentuk non finansial
Indikator STS TS KS S SS Skor F % F % F % F % F % X2.1 0 0 0 0 5 16 23 72 3 12 122 X2.2 0 0 0 0 4 13 24 75 4 12 128 X2.3 0 0 1 3 2 6 26 81 3 10 127 X2.4 0 0 0 0 3 6 25 78 4 13 129 X2.5 0 0 0 0 2 6 26 81 4 13 130 Rata-rata skor 127
Sumber: data primer (kuesioner), diolah 2015
Berdasarkan tabel di atas kompensasi dalam bentuk non finansial, untuk X2.1, 3 orang responden atau sebesar 12% menyatakan sangat setuju, 23 orang atau sebesar 72% yang menyatakan setuju, 5 orang atau sebesar 16% yang menyatakan kurang setuju.
Selanjutnya X2.2 yaitu sebanyak 4 orang atau sebesar 12% yang menyatakan sangat setuju, 24 orang atau sebesar 75% yang menyatakan setuju, 4 orang atau sebesar 13% yang menyatakan kurang setuju.
Selanjutnya X2.3 yaitu sebanyak 3 orang atau sebesar 10% yang menyatakan sangat setuju, 26 orang atau sebesar 81% yang menyatakan setuju,
2 orang atau sebesar 6% yang menyatakan kurang setuju dan 1 orang atau sebesar 3% yang menyatakan tidak setuju.
Selanjutnya X2.4 yaitu sebanyak 4 orang atau sebesar 13% yang menyatakan sangat setuju, 25 orang atau sebesar 78% yang menyatakan setuju, 3 orang atau sebesar 6% yang menyatakan kurang setuju.
Selanjutnya X2.5 yaitu sebanyak 4 orang atau sebesar 13% yang menyatakan sangat setuju, 26 orang atau sebesar 81% yang menyatakan setuju, 2 orang atau sebesar 6% yang menyatakan kurang setuju.
Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa skor tertinggi berada pada pernyataan X2.5 (saya mendapatkan pengakuan dari atasan atas hasil kerja yang saya capai) dengan skor sebesar 130. Hal ini menunjukkan bahwa karyawan dengan pekerjaan yang mereka miliki mampu untuk menyelesaikan pekerjan mereka sehingga pengakuan terhadap pekerjaan mereaka terlihat. Sedangkan skor terendah berada pada pernyataan X2.3 (organisasi saya selalu memperhatikan keselamatan kerja saya) dengan skor sebesar 130. Hal ini menandakan bahwa ada sebagian karyawan yang kurang merasa puas dengan perhatian diperolehnya dari organisasi.
c. Deskripsi Variabel Komitmen Kerja Karyawan (Y)
Tanggapan responden mengenai variabel kinerja ini dapat dilihat pada tabel 4.3 sebagai berikut:
Tabel 4.3 Deskripsi komitmen kerja karyawan
Indikator STS TS KS S SS Skor F % F % F % F % F % Y.1 0 0 2 6 3 9 22 69 5 16 126 Y.2 0 0 3 9 2 6 23 72 4 13 124 Y.3 0 0 2 6 2 7 19 61 8 26 126 Y.4 0 0 2 6 7 22 19 59 3 10 116 Y.5 0 0 0 0 2 6 26 81 4 13 130 Y.6 1 3 2 6 5 16 21 66 3 9 119 Rata-rata skor 123
Sumber: data primer (kuesioner), diolah 2015
Berdasarkan data yang ditampilkan pada tabel 4.2.2.3 di atas, untuk Y.1 dapat diketahui bahwa 5 orang atau sebesar 16% yang menyatakan sangat setuju, 22 orang atau sebesar 69% yang menyatakan setuju dan 3 orang atau sebesar 9% menyatakan kurang setuju, 2 orang atau sebesar 6% orang yang tidak setuju.
Untuk Y.2, 4 orang atau sebesar 13% yang menyatakan sangat setuju, 23 orang atau sebesar 72% yang menyatakan setuju, 2 orang atau sebesar 7%
yang menyatakan kurang setuju dan 3 orang atau 9% yang menyatakan tidak setuju.
Untuk Y.3, 8 orang atau sebesar 26% yang menyatakan sangat setuju, 23 orang atau sebesar 72% yang menyatakan setuju, 2 orang atau sebesar 6% yang menyatakan kurang setuju, dan 2 orang atau sebesar 7% yang menyatakan tidak setuju
Untuk Y.4, 3 orang atau sebesar 10% yang menyatakan sangat setuju, 19 orang atau sebesar 19% yang menyatakan setuju, 7 orang atau sebesar 22% yang menyatakan kurang setuju, 2 orang atau sebesar 6% yang tidak setuju dan 1 orang atau sebesar 3% yang sangat tidak setuju.
Selanjutnya untuk Y.5, 4 orang atau sebesar 13% yang menyatakan sangat setuju, 26 orang atau sebesar 81% yang menyatakan setuju dan 2 orang atau sebesar 6% yang menyatakan kurang setuju.
Untuk Y.6, 3 orang atau sebesar 9% yang sangat setuju, 21 orang atau sebesar 66% yang meyatakan setuju, 5 orang atau sebesar 16% yang menyatakan kurang setuju, 2 orang atau sebesar 6% yang menyatakan tidak setuju dan 1 orang atau sebesar 3% yang tidak sangat setuju.
Hal ini menunjukkan bahwa skor tertinggi berada pada pernyataan Y.5 (saya meyakini kesetiaan pada satu organisasi adalah hal yang penting oleh karena itu saya masih bekerja) dengan skor 130. Hal ini menunjukkan bahwa komitmen kerja karyawan yang menjadi responden pada penelitian ini para karyawan mampu menerima pengaruh dan peraturan organisasi sehingga mereka memelihara keanggotaannya terlibat dalam bekerja dan menyesuaikan dengan nilai-nilai pribadi dengan tujuan-tujuan serta kebjaksanaan organisasi. Sedangkan skor terendah berada pada pernyataan Y.4 (hidup saya mengalami kesulitan jika sekarang saya keluar dari organisasi) dengan skor 127. Dari hasil
tersebut dapat diketahui bahwa masih ada karyawan yang ingin pindah dari organisasi tempat mereka bekerja.
4.1.4 Metode Analisis
1. Uji Validitas
Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat-tingkat kevalidan suatu instrument. Suatu instrument yang valid mempunyai validitas yang tinggi, sabaliknya instrument yang kurang valid berarti memiliki validitas rendah (Arikunto 2006; 168)
Pada uji validitas, variabel dinyatakan valid bila rhitung > rtabel.Dengan demikan semua variabel dapat dinyatakan valid, karena masing-masing variabel yang diuji memiliki koefisien kolerasi (r thitung) lebih besar dari r tabel. Untuk menentukan valid atau tidaknya variabel, selanjutnya dicari rtabel pada tabel r (lampiran 2). Nilai rtabel dapat dicari menggunakan persamaan:
rtabel = jumlah responden (n) – 2
= 32 – 2
= 30 maka rtabel adalah 0,349
Dari hasil diatas maka di dapatkan koefisien korelasi sudah dianggap Valid jika r tabel = 0, 349. Uji validitas butir angket variabel bebas dan variabel terikat menggunakan bantuan program SPSS 21.0 for windows. Dari 16 pertanyaan yang diperoleh, semua pertanyaan dinyatakan valid dan dapat digunakan untuk melakukan penelitian, seperti pada tabel 4.11 di bawah :
Tabel 4.4 Uji Validitas
Variabel Pertanyaan
Corrected item total
correlation r tabel Keterangan
Y1 Y1 0.924 0.349 Valid Y2 0.862 0.349 Valid Y3 0.811 0.349 Valid Y4 0.808 0.349 Valid Y5 0.795 0.349 Valid Y6 0.903 0.349 Valid X1 X11 0.886 0.349 Valid X12 0.796 0.349 Valid X13 0.440 0.349 Valid X14 0.776 0.349 Valid X15 0.812 0.349 Valid X2 X21 0.789 0.349 Valid X22 0.785 0.349 Valid X23 0.698 0.349 Valid X24 0.636 0.349 Valid X25 0.626 0.349 Valid
2. Uji Realibilitas
Prosedur pengujian reliabilitas yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah koefisien reliabilitas alpha.Datauntuk menghitung koefisien reliabilitas alpha diperoleh melalui penyajian satu bentuk skala yang dikenakan hanya sekali saja pada sekelompok responden (single-trial administration). Teknik yang digunakan adalah teknik koefisien alpha dari Cronbach.Teknik koefesien
alpha untuk menguji reliabilitas alat ukur dihitung dengan bantuan program SPSS version 21.0 for windows. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan
seperti nampak pada tabel 4.12 di bawah bahwa dari semua pertanyaan dalam kuesioner diperoleh semua pertanyaan reliabel dengan standar Cronbach Alpha yang digunakan adalah 0,60.
TABEL 4.5 Uji Realibilitas
Variabel Cronbach 's Alpha Standar Keterangan
X11 0.903 0,60 Reliabel X12 0.909 0,60 Reliabel X13 0.914 0,60 Reliabel X14 0.907 0,60 Reliabel X15 0.910 0,60 Reliabel X21 0.915 0,60 Reliabel X22 0.912 0,60 Reliabel X23 0.905 0,60 Reliabel X24 0.914 0,60 Reliabel X25 0.912 0,60 Reliabel Y1 0.902 0,60 Reliabel
Y2 0.906 0,60 Reliabel
Y3 0.908 0,60 Reliabel
Y4 0.913 0,60 Reliabel
Y5 0.906 0,60 Reliabel
Y6 0.907 0,60 Reliabel
Sumber: Data primer (kuesioner), diolah 2015