V. HASIL DAN PEMBAHASAN
5.3 Gambaran Tentang Budidaya Tanaman Kedelai
Petani di kelurahan Maradekaya Kecamatan Pattallassang Kabupaten Takalar sebagian besar penduduknya mengusahakan tanaman kedelai. Berdasarkan observasi dan wawancara maka diperoleh pula informasi tentang gambaran-gambaran tentang motivasi membudidayakan tanaman kedelai untuk meningkatkan pendapatan petani kedelai yang mereka kembangkan.
Salah satu permasalahan yang terdapat pada tanaman kedelai adalah hama yang menyerang tanaman kedelai yang sulit dikendalikan oleh sebagian petani. Pengendalian
hama harus dilakukan dengan tepat serta biayanya rendah, namun efektifitasnya tinggi dan aman bagi lingkungan. Salah satu upayah untuk mengendalikan hama pada tanaman kedelai dengan memberikan pemupukan. Pemupukan anorganik ini dianggap mampu meningkatkan efesiensi secara aman.
Untuk pemeliharaan tanaman kedelai meliputi : pengairan, penyulaman, penyiangan, pemupukan, dan pengendalian hama dan penyakit tanaman. Selain itu, pemupukan kedelai yang telah ditanam sekitar satu minggu dapat segera dipupuk, dapat juga diberikan zat perangsang tumbuh pupuk daun.
Teknik pengendalian yang sering dilakukan oleh petani yaitu penyemprotan dengan insektisida namun teknik pengendalian ini hasilnya belum optimal, bahkan sering berdampak negatif bagi kesehatan sehingga menimbulkan berbagai macam penyakit.
Di daerah penelitian tanaman kedelai sebagian besar mengalami penurunan kualitas karena tanamannya rusak karena larva yang berada dalam buah memakan isi buah akibatnya buah tampak busuk dan berbelatung, busuknya buah disebabkan oleh adanya bakteri yang selalu mengikuti telur-telur yang diletakkan oleh lalat betina.
Adapun manfaat-manfaat yang dirasakan petani setelah melakukan budidaya yaitu : Mengetahui cara pengolahan tanah pada tanaman kedelai yang aman dan ramah lingkungan, mendapatkan pengetahuan dan keterampilan menggunakan penyemprotan pada lalat buah yang diberikan penyuluh dan mengurangi biaya dalam menanam tanaman kedelai.
V1. KESIMPULAN DAN SARAN
6.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitiandi Kelurahan Maradekaya Kecamatan Pattallassang Kabupaten Takalar maka dapat disimpulkan untuk mengetahui motivasi petani dalam membudidayakan tanaman kedelai dan faktor yang mempengaruhinya. Sehingga petani sudah mampu mengembangkan usahanya terutama dalam membudidayakan tanaman kedelai selain itu, hasil yang didapat oleh petani lebih meningkat dan menghasilkan tanaman yang berkualitas.
6.2 Saran
Dari hasil penelitian ini panulis sarankan kepada penyuluhan pertanian kabupaten Takalar agar menyampaikan motivasi-motuvasi kepada petani sehingga petani tidak mendapatkan kendala dalam melakukan usahataninya.
DAFTARPUSTAKA
Adisarwanto, Nasir Saleh, Marwoto, Novianti Sumarlin. 2000. Teknologi Anonim, 2007. Takalar dalam Angka. Biro Pusat Statistik Kabupaten Takalar.
As'ad, Moh. 2000 Menata Kembali Motivasi Di Era PembangunanAgribisnis.
Departemen Pertanian: Jakarta.
As'ad, Moh. 2000 . Psikologi Industri. Yogyakarta: Liberty.
Dimyati.2005.Belajar dan Pembelajaran.Jakarta: Depdikbud.
Hamalik,Oemar.2003.Proses Belajar Mengajar.Bandung:Bumi Aksara.
Harahap.Z Dan Ts. Silitonga. 1993. Perbaikan Varietas Padi Dalam Ismunaji Dan Kawan-Kawan. 1993. Padi. Buku -2 Cetakan Ke 2. Puslitbangtan Badan Litbang Pertanian. Hal. 335 - 361.
Hernanto, 2005.
Ilmu Usaha Tani.
Jakarta: Penebar Swadaya.Herzberg. 2000. Faktor Motivasi. Jakarta;
Kasim H. dan Djunainah. 1993. Deskripsi Varietas Unggul Palawija Jagung, Mardikanto, 2000, ilmu usaha tani, Jakarta Penebar Swadaya
Mariam Abdillah on Aktualisasi Diri Menurut Abraham Maslow (1943-1970) Maslow, 2000. Tingkatan kebutuhan. Penebaer Swadaya
Mc Clelland (2000),kebutuhan manusia. PT Bina Aksara
Meliono, Irmayanti, dkk. 2007. MPKT Modul. Jakarta: Lembaga Penerbitan FEUI.
Moertopo, 2000. Petani, Jakarta penebar Swdaya
Mosher, 2007.Ilmu Usaha Tani. Jakarta: Penebar Swadaya
Mulyasa,E.2003.Kurikulum Berbasis Kompetensi.Bandung:Remaja Rosdakarya
Nuhung, I.A., 2003. Membangun Pertanian Masa Depan, Suatu Gagasan Pembaharuan. Semarang: Aneka Ilmu. Produksi Kedelai. Puslitbangtan.
Badan Litbang Pertanian. 25 Hal.
Salikin, K. A, 2003. Sistem pertanian berkelanjutan. Penerbit Konsitusi Yogyakarta Samsudin 2000. Teknologi Pertanian, Jakarta
Sardiman,A.M.2006.Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar.Jakarta:Grafindo.
Soemanto, Wasty.2000. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT Bina Aksara.
Sorgum, Kacang-Kacangan Dan Umbi-Umbian, 1918 - 1993. Puslitbangtan Badan Litbang Pertanian. 55 Hal.
Sudrajat. 2010. Kedelai Setelah Satu Dekad. Majalah Tempo. Diakses 31 Maret 2010.
Winardi.2000. Manajemen Prilaku Organisasi. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.
Winardi, 2000.Motivasi Mewakili Proses-proses Psikologikal.
Lampiran 1. Identitas Petani Responden di Kelurahan Mardekaya Kecamatan Pattallassang Kabupaten Takalar
No. NamaPetani Responden
Umur Petani (Tahun)
Tingkat Pendidikan
Tanggungan Keluarga
Luas Lahan (Ha)
1 M. Dg. Lallo 47 SMA 4 0,50
2 Dg. Gassing 49 SMA 5 0,75
3 Dg. Bombong 40 SMA 4 0,60
4 Dg. Pabe 51 SMP 4 0,30
5 Dg. Nai 39 SMP 3 0,25
6 Dg. Sila 35 SD 4 0,35
7 Dg. Rani 51 SMP 5 0,50
8 Dg. Mangka 42 SMS 6 0,45
9 Dg. Rowa 55 SD 5 0,50
10 Dg. Nyanrang 54 SD 5 0,75
11 Dg. Sarro 60 Tidak Sekolah 3 0,25
12 Dg. Naba 55 SMP 3 0,25
13 Dg. Sore 60 SMA 4 0,50
14 Dg. Tula 39 Tidak Sekolah 4 0,30
15 Dg. Sese 30 SD 3 0,40
16 Dg. Mabe 49 Tidak Sekolah 4 0,50
17 Dg. Beta 60 Tidak Sekolah 6 0,30
18 Dg. Lau 35 Tidak Sekolah 5 0,30
19 Dg. Rombo 36 Tidak Sekolah 5 0,35
20 Dg. Sore 30 SD 4 0,25
Lampiran 2. Kuesioner penelitian I. Biodata Petani
a. Nomor Responden : b. Nama Lengkap :
c. Jenis Kelamin :
d. Umur :
e. Pendidikan :
f. Tanggungan Keluarga : g. Luas Lahan Garapan : h. Nama Kelompok Tani : i. Status Keanggotaan : j. Tanggal Wawancara : II. Kuisioner
a. Faktor Internal
1. Apakah Bapak/Ibu/Sdr (i) sudah percaya diri sendiri untuk bermotivasi dalam membudidayakan tanaman kedelai?
a. Ya (3) b. Kadang-Kadang(2) c. Tidak (1)
2. Apakah Bapak/Ibu/Sdr (i) perlu dilakukan motivasi dalam mendorong membudidayakan tanaman kedelai?
a. Ya (3) b. Kadang-Kadang (2) c. Tidak (1)
b. Apakah perlu adanya harapan Bapak/Ibu/Sdr (i) agar termotivasi dalam membudidayakan tanaman kedelai?
a. Ya (3) b. Kadang-Kadang (2) c. Tidak (1)
b. Apakah kebutuhan Bapak/Ibu/Sdr (i) tercapai untuk membudidayakan tanaman kedelai?
a. Ya (3) b. Kadang-Kadang (2) c. Tidak (1) b. Bagaimana kepuasan kerja Bapak/Ibu/Sdr (i) untuk mencapai tujuan dalam
membudidayakan tanaman kedelai?
a. Ya (3) b. Kadang-Kadang (2) c. Tidak (1) B. Faktor Eksternal
1. Apakah Bapak/Ibu/Sdr (i) sifat kerjanya sudah puas termotivasi membudidayakan tanaman kedelai?
a. ya (3) b. Kadang-kadang (2) c. Tidak (1)
2. Apakah Bapak/Ibu/Sdr (i) yakin dengan adanya kelompok kerja idividu bergabung untuk mendorong membudidayakan tanaman kedelai?
a. ya (3) b. Kadang-kadang (2) c. Tidak (1)
b. Apakah Bapak/Ibu/Sdr (i) dengan situasi lingkungan mampu melakukan interaksi secara aktif di lingkungan agar termotivasi membudidayakan tanaman kedelai?
a. ya (3) b. Kadang-kadang (2) c. Tidak (1)
b. Apakah Bapak/Ibu/Sdr (i) akan mengetahui sistem imbalan yang diterima tentang seseorang termotivasi dalam membudidayakan tanaman kedelai sehingga mencapai tujuan?
a. ya (3) b. Kadang-kadang (2) c. Tidak (1)