• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1. Gambaran Umum Daerah Penelitian

Aceh Tengah merupakan salah satu Kabupaten yang ada di Provinsi Nanggoroe Aceh Darussalam. Ibukota Kabupaten Aceh Tengah yaitu Takengon, yang memiliki luas wilayah 445.404,12 Ha terdiri dari 14 Kecamatan dan 268 Desa. Kota Takengon terletak pada ketinggian 200-2600 meter di atas permukaan laut. Daerah ini terletak pada pada 4058 Lintang Utara dan 96018’-96022Bujur Timur. Ditinjau dari letaknya Kabupaten Aceh Tengah, pada bagian Utara berbatasan dengan Kabupaten Bieruen dan Kabupaten Aceh Barat. Sebelah Timur Berbatasan dengan Kabupaten Aceh Timur, sedangkan di sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Nagan Raya dan Kabupaten Gayo Lues.

Kabupaten Aceh Tengah terbagi lagi menjadi 14 Kecamatan, Kecamatan tersebut antara lain: Atu Lintang, Bebesen, Bies, Bintang, Celala, Jagong Jeget, Kebayakan, Ketol, Kute Panang, Linge, Lut Tawar, Pegasing, Rusip Antara, dan Silih Nara. Awal mula nama kota Takengon berasal dari bahasa Gayo “Beta ku engon” yang berarti begitu saya lihat. Dan diduga kata-kata tersebut diucapkan oleh Genali yang merupakan orang pertama yang dipercaya menemukan kota Takengon. Kabupaten Aceh Tengah berdiri pada tanggal 14 April 1948 berdasarkan Oendang-oendang No. 10 tahoen 1948 dan dikukuhkan kembali sebagai sebuah Kabupaten pada tanggal 14 November 1956 melalui Undang-undang No.7 (Drt) Tahun 1956. Wilayahnya meliputi tiga kewedanaan yaitu kewedanaan Takengon, Gayo Lues dan Tanah Alas. Kemudian pada tahun 1974

dan Aceh Tenggara melalui Undang-undang No. 4 Tahun 1974, pemekaran ini terjadi karena sulitnya transportasi dan didukung oleh masyarakat. Dan kembali lagi dimekarkan pada tanggal 7 Januari 2004 Kabupaten Aceh Tengah tetap menjadi Ibukota Takengon dan Bener Meriah menjadi Ibukota Simpang Tiga Redelong, dengan Undang-undang No. 41 Tahun 2003. Kolonial Belanda memasuki wilayah Aceh Tengah sekitar tahun 1904, kolonial Belanda tertarik untuk datang ke Aceh Tengah karena potensi perkebunan tanah Gayo sangat cocok untuk budidaya Kopi Arabika, tembakau dan damar. Pada masa ini wilayah Universitas Sumatera UtaraAceh Tengah dijadikan Onder Afdeeling Nordkus Atjeh dengan Sigli sebagai Ibukotanya.

Pada masa itu juga di kota Takengon mulai berkembang menjadi pusat pemasaran hasil bumi dataran tinggi Gayo, khususnya sayuran dan kopi.

Kemudian masuknya penduduk Jepang pada tahun 1942-1945 sebutan Onder Afdeeling Takengon diubah menjadi Gun yang dipimpin oleh Gunco. Setelah kemerdekaan Republik Indonesia yang diproklamirkan pada 17 Agustus 1945 sebutan tersebut berganti lagi menjadi wilayah yang kemudian berubah lagi menjadi Kabupaten.

Kabupaten Aceh Tengah juga memiliki sebuah danau, danau tersebut dinamakan

dengan Danau Laut Tawar. Biasanya orang setempat menyebutnya dengan Danau Lut Tawar. secara astronomis Danau Laut Tawar ini terletak di 040 50’ LU dan 960 50’ BT

40

memiliki luas kira-kira 5.472 Ha dengan panjang 17 km dan lebar 3.219 km, volume air kira-kira 2.537.483.884 m3atau 2,5 triliun liter. Pasokan air Danau Laut Tawar didapat dari 14 sungai dan anak sungai yaitu Wih Nareh, Wih Gembrik, Wih Empan, Wih Rawe, Wih Nosar, Wih Menganya, Wih Bewang, Wih Uning, Wih Kala Rengki, Wih Kebayakan, Wih Ulung (ular) Gajah, Wih Bintang, dan Wih Linung Bulen. Danau Luat Tawar ini dikelilingi oleh barisan gunung dan bukit antara lain bur ni Kelieten, bur ni Birang Panyang, bur ni Telege, bur ni Lelabu, maka tidak heran Danau Laut Tawar ini juga dijadikan sebagai komoditi pariwisata. Selain itu Danau Laut Tawar juga dimanfaatkan warga sekitar untuk memenuhi kebutuhan warga. Maka warga sekitar Danau Laut Tawar tidak sedikit yang berprofesi sebagai nelayan air tawar, dan air danau tersebut juga dimanfaatkan sebagai irigasi untuk petani sawah yang ada di sekitar danau Laut Tawar. Di sekeliling Danau Laut Tawar terdiri dari beberapa wilayah Kecamatan, Universitas Sumatera Utarayaitu; Kecamatan Lut Tawar, Kecamatan Kebayakan, Kecamatan Bebesen dan Kecamatan Bintang.

Danau Laut Tawar memiliki kedalaman yang bervariasi berdasarkan relief danau,

berikut ukuran kedalaman Danau Laut Tawar:

- 35 meter dari pinggir danau memiliki kedalaman 8,9 meter - 100 meter dari pinggir danau memiliki kedalaman 19,27 meter - 620 meter dari pinggir danau memiliki kedalaman 51,13 meter

Begitu pula dengan suhu di Danau Laut Tawar, suhu air di danau ini juga bervariasi berdasarkan tingkat kedalamannya. Berikut ukuran suhu air Danau Laut Tawar berdasarkan kedalamannya:

- Kedalaman 1 meter dengan suhu 21,55° C - Kedalaman 5 meter dengan suhu 21,37° C - Kedalaman 10 meter dengan suhu 21,15° C - Kedalaman 20 meter dengan suhu 20,70° C - Kedalaman 50 meter dengan suhu 19,35° C

Di sekeliling Danau Laut Tawar terdapat lahan hutan Pinus namun secara perlahan hutan Pinus ini semakin berkurang. Salah satu faktor yang menyebabkan berkurangnya hutan di sekeliling danau yaitu hutan yang dijadikan lahan perkebunan. Alih fungsi lahan ini berdampak pada menyusutnya debit air dan tingginya sedimentasi di Danau Laut Tawar. Danau Laut Tawar dikelilingi oleh batu gamping 3dan batuan metasedimen 4 umumnya struktur geologi di sekitar Danau Laut Tawar berupa Karts yang ditandai dengan gua-gua yang ada di sekeliling danau, struktur perlipatan, dan Sesar yang ditandai dengan adanya air terjun. Lingkungan Danau Laut Tawar terdiri dari kemiringan yang landai, curam, dan sangat curam. Lingkungan danau yang kemiringan yang landai yaitu berada di sekitar Kecamatan Kebayakan, Kecamatan Lut Tawar, Kecamatan Bebesen, dan Kecamatan Bintang. Lingkungan dengan kemiringan yang curam berada di sekitar Kecamatan Lut Tawar, Kecamatan Kebayakan, dan Kecamatan Bintang. Serta lingkungan dengan kemiringan sangat curam berada di sekitar Kecamatan Lut

42

Tawar. Keindahan alam menjadikan Danau Laut Tawar sebagai tempat yang banyak menarik wisatawan baik dari dalam maupun luar negri.

Selain itu Danau Laut Tawar juga memiliki peran penting dalam pengendalian keseimbangan air khusus untuk Kota Takengon dan menjadi sumber air untuk Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Bireun, Kabupaten Aceh Utara.

Danau Laut Tawar diduga oleh Ir. P.J Jansen terbentuk karena adanya sesuatu material yang hilang dari dalam gunung berapi, lalu akibat dari kekosongan yang terjadi dasar tanah turun ke pusat bumi hal ini terbukti bahwa tepi bagian utara dan selatan sangat curam5.

Air Danau Laut Tawar ini dipasok dari mata air yang ada di celah-celah tebing yang berdampingan dengan Danau Laut Tawar, informasi ini saya peroleh dari salah satu informan saya yang bernama Aman Nani. Informasi dari salah satu informan ini menjadi bukti bahwa di pinggir-pinggir Danau Laut Tawar ada mata air. Mata air ini berasal dari air gunung yang kemudian keluar dari celah-celah tebing di pinggir Danau Laut Tawar. Apabila volume air berlebih maka air disalurkan oleh sungai Peusangan. Danau Laut Tawar menjadi rumah bagi ikan Depik (Rasbora Leptosoma)ikan ini merupakan ikan endemik di danau ini, selain itu ada beberapa jenis Ikan musiman yang juga hidup di Danau Laut Tawar sepertiEyas (Rasbora Argyrotaenia), Kawan (Puntius Tawarensis).

Jenis Ikan yang tidak musiman yaitu Relo (Rasbora Tawarensis), Kerup(Anabas Testudineus), Jejolong (Mystacoleucus Magnatius), Keperas (Puntuis Sumatranus), Peres (Osteochilus Hasselti), Bawal (Cyprinus Carpio), Pedih (Labeobarbus), Lele (Clarias Batrachus), Gabus dan Lokot (Ophiocepalus

Gachua), Lindung (Anguilla), Ili (Homaloptera Heterolepsi), Mujaher (Tilapia Mosambica) 6. Tumbuhan yang hidup di Danau Laut Tawar yaitu Chlorophyceae 7 sebesar 35%, Bacillariophyceae 24%, Myxophyceae 99% dan kelas lain sebesar 32%. Tumbuhan lain juga ditemukan di Danau Laut Tawar seperti Hydrilla sp, enceng gondok dan kiambang.

Dokumen terkait