• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gambaran Umum PT Jati Agung Arsitama .1 Sejarah Singkat Perusahaan

Dalam dokumen BAB II LANDASAN TEORI (Halaman 32-38)

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Gambaran Umum PT Jati Agung Arsitama .1 Sejarah Singkat Perusahaan

PT Jati Agung Arsitama merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang ekspor yang menjual industri kayu jati atau mebel. PT Jati Agung Arsitama sendiri beralamat di Jalan Raya Grogol No. 52 Sukoharjo Jawa Tengah, Indonesia. Perusahaan ini berdiri pada tanggal 28 Mei 1975 dengan nama CV Jati Agung melalui Akta Notaris No.102 oleh Maria Theresia Budi Santoso S.H. CV Jati Agung dahulunya bergerak sebagai pemborong bangunan (kontraktor) dan industri kayu jati.

Seiring perkembangan jaman dengan adanya Undang-Undang pemerintah mengenai badan usaha pada tanggal 14 Agustus 1989 CV Jati Agung mengubah namanya menjadi PT Jati Agung. Karena terdapat persamaan nama dari CV Jati Agung menjadi PT Jati Agung akta tersebut ditolak oleh Departemen Kehakiman. Kemudian PT Jati Agung mengubah namanya menjadi PT Jati Agung Arsitama pada tanggal 15 November 1990 dengan Akta Notaros No.59 oleh Ny. Sri Widiati Adi Sucipto SH.

Sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang ekspor di kota Sukoharjo. PT Jati Agung dapat menghasilkan produk yang

berkualitas tinggi dan berbentuk klasik seperti kayu bangunan, kursi, meja, rak, almari dan lain sebagainya.

PT Jati Agung Arsitama dalam membuat produk-produknya selalu mengutamakan kualitas produk yang tinggi karena produk tersebut diekspor ke luar negeri. Untuk menjaga kualitas produknya PT Jati Agung sangat memperhatikan mengenai proses produksi dan tidak boleh dalam keadaan cacat atau russak. Selain itu dalam memberikan pelayanan dan penjualan produk PT Jati Agung Arsitama sangat mengutamakan kepuasan pelanggan atau buyer.

4.1.2 Lokasi Perusahaan

PT Jati Agung Arsitama sebagai perusahaan wood-working, furniture dan decorative art berlokasi di :

Head Office : Jalan Kaliwingko No.52, Jawa Tengah-Indonesia. Telp (0271) 636789, Fax (0271) 52989

Factory Showroom : Jalan Raya Grogol Sukoharjo Jawa Tengah-Indonesia

Telp (0271) 621970, Fax (0271) 622584

4.1.3 Struktur Organisasi Logistik PT Jati Agung Arsitama.

Berdasarkan keputusan Menteri Kehakiman dan menyesuaikan persaturan Negara maka pemerintah mengeluarkan Akta Notaris No.9 tentang penambahan saham dan struktur organiasai pada tanggal 19 Februari 2000. Struktur organisasi PT Jati Agung Arsitama terdiri dari:

Gambar 4.1 Strruktur Organisasi PT Jati Agung Arsitama Sumber: PT Jati Agung Arsitama

Direktur Utama Wakil Direktur Devisi Div.Keuangan Div. Pengawasan Div. Penjualan Div. Personalia Div. Pemasaran Div. Produksi Div. Ekspor Bagian Bag. Desain Bag. Produksi Barang

Bag. Finishing Bag. Packing

Bag. Stuffing Bag. Gudang

a. Direktur Utama

Direktur Utama adalah orang yang memimpin perusahaan dan bertindak sebagai pembuat keputusan sekaligus bertanggung jawab pada kelangsungan perusahaan.

b. Wakil Direktur (manajemen representatif)

Wakil direktur adalah orang yang bertindak sebagai wakil dari direktur dan mempunyai wewenang mengatur, mengawasi, serta bertanggung jawab atas satuan kerja secara keseluruhan atau semua devisi yang mencangkup semua kegiatan fungsional satuan kerja. c. Devisi dan Bagian untuk logistik terdiri dari :

1. Devisi Pengawasan

Devisi pengawasan mempunyai tugas menilai kualitas produk dan mengatasi semua keluhan pembeli.

2. Devisi Keuangan:

Devisi keuangan bertugas untuk mengelola keuangan dalam perusahaan dan juga membuat laporan keuangan perusahaan. Di PT Jati Agung Arsitama ini devisi keuangan terbagi menjadi dua bagian diantaranya adalah:

a. Devisi Sumber Daya Manusia (SDM)

Devisi Sumber Daya Manusia (SDM) mempunyai tugas untuk mempersiapkan pekerjaan calon karyawan baru dan pemilihan calon tenaga kerja baru di perusahaan.

Devisi pengadaan mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan menyiapkan bahan pembinaan di bidang perencanaan kebutuhan, pengadaan dan distribusi.

3. Devisi Produksi

Devisi produksi mempunyai tugas untuk mengawasi dan mengontrol jalannya proses produksi.

4. Devisi Pemasaran

Devisi pemasaran mempunyai tugas mengelola kegiatan pemasaran serta memelihara barang hasil produksi yang belum dipasarkan.

5. Bagian Stuffing

Bagian Stuffing mempunyai tugas untuk menyiampkan dan memasukan barang ke container yang kemudian di ekspor. 6. Bagian Gudang

Bagian gudang mempunyai tugas untuk mengawasi dan menjaga barang-barang yang masih tersimpan dalam gudang.

4.1.4 Produk yang Dihasilkan

PT Jati Agung Aristama dalam menghasilkan produk sangat memperhatikan kualitas produk. Kualitas produk tersebut dapat dilihat pada saat memproduksi suatu barang. Dalam memproduksi suatu barang tentu saja bahan baku sangat mempengaruhi buyer dalam memilih produk yang akan dibeli. Faktor lain yang mempengaruhi

produk yang akan dihasilkan sehingga dapat berkualitas ialah karyawan dan mesin-mesin yang terdapat di PT Jati Agung Arsitama.

PT Jati Agung Arsitama mempunyai karyawan yang ulet dan tentu saja kreatif dalam menghasilkan barang. Dengan kreativitas yang dimiliki karyawan dalam menghasilkan produk dapat menarik buyer dalam membeli produk PT Jati Agung Arsitama. PT Jati Agung Arsitama memiliki tenaga kerja sebanyak 100 orang yang terdiri dari 40 karyawan (Adminitrasi kantor dan pabrik) dan 60 karyawan (Tenaga kerja lapangan pabrik). Mesin-mesin yang terdapat di PT Jati Agung sangat lengkap dalam memproduksi suatu barang. Dengan mesin yang lengkap dapat memudahkan karyawan dalam memproduksi dan tentu saja akan menghasilkan produk yang berkualitas tinggi.

Produk-produk yang dihasilkan oleh PT Jati Agung antara lain berupa Slade bad, Bookcase, Plint cabinet, Italian side chair with leather, Vatavia stool, Empire stool, Lazi scroo rottan, Streamer strool, Lazi scrool leather, Coffee table, Coctail console 2 drawer, Sofa table with cabriole leg, dan Television table.

4.1.5 Proses Produksi

Proses produksi di PT Jati Agung dilakukan dengan cara, amtara lain:

a. Pembelahan kayu dari glondongan menjadi papan sesuai dengan ukuran yang diinginkan.

b. Pengovenan papan kayu yang masih basah hingga kayu benar-benar kering, pengovenan ini dilakukan supaya kayu tidak berubah bentuk dan mudah dalam pengerjaannya.

c. Pemotongan yaitu pembentukan potongan kayu sesuai dengan ukuran yang telah ditetapkan.

d. Perakitan barang yaitu menyambung antara bagian lain sehingga membentuk suatu produk setengah jadi.

e. Finishing yaitu penyempurnaan akhir barang yang berkualitas dan siap dikirim.

4.2. Laporan Magang Kerja pada PT Jati Agung Arsitama

Dalam dokumen BAB II LANDASAN TEORI (Halaman 32-38)

Dokumen terkait