BAB IV HASIL PENELITIAN
1. Gambaran Umum Koperasi Credit Union (CU) Merdeka
Koperasi Credit Union (CU) Merdeka merupakan nama sebuah desa, yang terletak di desa Merdeka, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo Sumatera Utara. Koperasi Credit Union (CU) Merdeka dirintis oleh Bruder Gregorius dan Pastor Thomas Sinabariba beserta tim dari kordinator Koperasi CU Wilayah II Karo, Anis Barus, Rosanna Tarigan, dan Ardi Tarigan selalu dengan gigih memberikan motivasi untuk memperjuangkan kesejahteraan umat katolik desa Merdeka. Koperasi CU Merdeka didirikan pada tanggal 27 juli 1989 dengan jumlah anggota 32 orang hanya yang beragama katolik. Sebelum mulai diadakan peminjaman harus menabung selama 3 tahun untuk mengumpulkan modal. Penabungan diadakan dalam setiap perpulungen (ibadah kelompok) hingga tahun 1991. Kemudian dibentuk panitia kredit dan dimulai pelayanan pinjaman awal sebanyak Rp. 25.000, ketika itu simpanan wajib Rp. 200/minggu satu tahun kemudian simpanan naik menjadi Rp. 500/minggu dan pelayanan pinjaman Rp. 50.000 sekaligus membuka penerimaan anggota baru bagi masyarakat umum dan mendaftar 64 orang. Setelah ada program Microfinance yang disosialisasikan Pusat koperasi kredit Bekatigade Sumut bekerjasama dengan ACCU (Asian Association
mematuhi prinsip Credit Union, diantaranya keanggotaan terbuka dan sukarela, melalui persetujuan RAT koperasi kredit Merdeka yang awalnya hanya menerima anggota yang beragama katolik dan hanya warga desa Merdeka saja, akhirnya pada tahun 1990 Koperasi Credit Union Merdeka membuka penerimaan anggota dari masyarakat umum dan merambah ke desa tetangga yaitu desa Gongsol, tabungan pun dinaikkan menjadi Rp. 1.000/minggu. Karena asal berdirinya Koperasi Credit Union Merdeka dari Gereja Katolik, penabungan bagi umat katolik tetap diadakan di gereja, tetapi bagi non katolik diadakan dirumah bendahara yaitu Tani Surbakti.
Melihat jumlah anggota koperasi CU yang semakin banyak, akhirnya pengurus negosasi kepada kepala desa untuk menggunakan kantor KUD yang sudah tidak berfungsi, tahun 1997 kantor KUD dikontrak koperasi CU. Tahun 2003 koperasi CU Merdeka membeli sebuah rumah untuk dijadikan kantor milik sendiri dan mulai dioperasikan sejak tahun 2007. Koperasi CU Merdeka bebadan hukum No.129/BH/KDK 2.2/XII/2002. Koperasi CU Merdeka mengadakan RAT satu kali dalam satu tahun, untuk calon anggota diadakan pendidikan selama 6 kali pertemuan selama 3 bulan, lulus kemudian dilantik menjadi anggota sah. Koperasi CU Merdeka yang awalnya diprakarsai kaum Rohaniawan Gereja Katolik ternyata mampu menjadi koperasi milik seluruh masyarakat desa, dari anak kecil hingga dewasa mencapai 97% penduduk desa Merdeka telah menjadi anggota. Koperasi CU Merdeka telah ditambah 14 unit yang
terdiri dari 14 desa di Kabupaten Karo hingga 31 Desember 2009 jumlah keseluruhan anggota koperasi kredit Merdeka 3936 orang dengan jumlah asset Rp 6.123.409.858.
2. Struktur Organisasi Koperasi
Struktur organisasi memperlihatkan sejumlah tugas serta kegiatan- kegiatan untuk mencapai tujuan yang ditetapkan perusahaan. Fungsi dari struktur organisasi pada koperasi adalah mengatur hubungan kerja antara anggota dan pengurus maupun hubungan antara bawahan dengan atasan. Guna terciptanya pelaksanaan kegiatan-kegiatan operasional yang tertib maka struktur organisasi harus disesuaikan dengan kondisi perusahaan yaitu dengan memperhatikan sifat, jenis dan besarnya perusahaan.
Berikut ini disajikan struktur organisasi Koperasi Kredit (CU) Merdeka desa Merdeka, seperti terlihat pada gambar 4.1
Gambar 4.1
Struktur Organisasi koperasi Kredit (CU) Merdeka
Sumber: Koperasi Kredit (CU) Merdeka RAT
Pengurus :
1. Pengurus Pusat : - Dewan Kepemimpinan
- Wakil Ketua
- Sekretaris
- Bendahara
- Anggota 2. Pengurus Unit : - Ketua
- Sekretaris
- Bendahara
3. Panitia Kredit - Ketua
- Sekretaris
- Anggota
Manager
Karyawan
Anggota Calon anggota Panitia Pendidikan Badan Pengawas : - Ketua - Sekretaris - Anggota
Adapun tugas dan tanggungjawab masing-masing bagian dalam struktur organisasi pada Koperasi Kredit (CU) Merdeka desa Merdeka adalah:
a. Rapat Anggota, memiliki wewenang dan tanggungjawab sebagai berikut:
1) rapat anggota merupakan kekuasaan tertinggi dalam koperasi, 2) tiap anggota mempunyai satu suara dalam rapat anggota, 3) rapat anggota diadakan sekurang-kurangnya satu kali setahun, 4) tanggal dan tempat serta acara rapat anggota harus diberitahukan
sekurang-kurangnya satu mimggu sebelum pelaksanaan rapat. b. Pengurus, memiliki wewenang dan tanggungjawab sebagai berikut:
1) memimpin organisasi dan perusahaan koperasi,
2) melakukan segala perbuatan hukum untuk dan atas nama koperasi, 3) mewakili koperasi dihadapan dan diluar pengadilan,
4) melaksanakan tugas-tugas koperasi dengan keiklasan, kejujuran, dan penuh rasa pengabdian sesuai Anggaran Dasar Koperasi,
5) ketua dan wakil ketua bertanggungjawab atas urusan luar dan dalam koperasi.
c. Badan Pengawas, memiliki wewenang dan tanggungjawab sebagai berikut:
1) berkewajiban untuk memberikan bimbingan dan pengawasan serta nasehat-nasehat baik diminta ataupun tidak pada pengurus tentang pelaksanaan dan tujuan usaha koperasi,
2) bila diperlukan sewaktu-waktu paling sedikit dua kali dalam satu tahun mengadakan pemeriksaan kas,
d. Panitia Kredit, memiliki wewenang dan tanggungjawab sebagai berikut:
1) mengadakan rapat-rapat panitia kredit,
2) membuat dan menyimpan berita acara asli dan lengkap mengenai segala tindakan yang diambil oleh panitia kredit,
3) melaksanakan sidang simpan pinjam, 4) menanggulangi kredit macet.
e. Panitia Pendidikan, memiliki wewenang dan tanggungjawab sebagai berikut:
1) mengadakan rapat-rapat pendidikan serta pelaksanaan pekerjaannya,
2) membuat dan menyimpan berita acara asli dan lengkap mengenai segala tindakan yang diambil oleh panitia pendidikan.
f. Manajer Operasional, memiliki wewenang dan tanggungjawab sebagai berikut:
1) pelaksana tugas sehari-hari untuk usaha koperasi, dalam praktiknya manajer menggantikan tugas pengurus dalam menjalankan kegiatan koperasi sehari-hari,
2) membawahi karyawan koperasi, memperoleh wewenang dari pengurus dan bertanggungjawab kepada pegurus.
1) pelaksana tugas sehari-hari dalam melayani anggota yang menyetor baik simpanan maupun angsuran atas pinjaman,
2) melaksanakan pembukuan.
h. Anggota, memiliki wewenang dan tanggungjawab sebagai berikut: 1) berbicara tentang hal-hal yang dirundingkan dalam rapat, 2) untuk memilih dan dipilih.
3. Prosedur dan Syarat-Syarat Pemberian Kredit serta Jenis Kredit