F. Analisis Data
IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN
A. Kelurahan Bandar Jaya Barat
1. Gambaran Wilayah Kelurahan Bandar Jaya Barat
Kelurahan Bandar jaya Barat merupakan daerah yang padat penduduk. Bandar Jaya yang justru menjadi pusat peradaban di hampir seluruh Kabupaten Lampung Tengah. Belum lama ini Kelurahan Bandar Jaya Barat meningkat statusnya menjadi perkotaan. Kelurahan Bandar Jaya Barat menjadi pusat perdagangan karena terdapat Plaza Bandar Jaya terletak di Kelurahan Bandar Jaya Barat.
Kelurahan Bandar Jaya Barat memiliki luas wilayah 325 Ha yang terbagi kedalam 4 lingkungan yaitu lingkungan I Rantau Jaya, Lingkungan II Bandar Jaya Barat, Ligkungan III Rantau Jaya dan Lingkungan IV Bandar Sari dengan batas wilayah sebagai berikut :
a. Sebelah Utara : berbatasan dengan Kelurahan Yukum Jaya yang ditandai dengan saluran irigasi yang membentang di jalan lintas Sumatera
b. Sebelah Timur : berbatasan dengan Kelurahan Bandar Jaya Timur yang ditandai dengan jalan lintas Sumatera yang berada di tengah tengah kedua Kelurahan tersebut.
27
c. Sebelah Selatan : berbatasan dengan Kelurahan Seputih Jaya yang ditandai dengan PT. Telkom
d. Sebelah Barat : berbatasan dengan Kampung Adijaya yang ditandai dengan saluran irigasi yang membentang di Lapangan Prosida
Kelurahan Bandar Jaya Barat berada dalam wilayah Kecamatan Terbaggi Besar Kabupaten Lampung Tengah dan terletak pada ketinggian 75 meter di atas permukaan laut dengan jarak sebagai berikut :
a. Jarak ke Ibu Kota Kecamatan (Terbanggi Besar) : 7 Km b. Jarak ke Ibu Kota Kabupaten (Gunung Sugih) : 4 Km c. Jarak ke Kota Provinsi (Bandar Lampung) : 63 Km
Jumlah penduduk Kelurahan Bandar Jaya Barat pada tahun 2016 sampai saat ini berjumlah 13.893 jiwa dengan kepadatan penduduk mencapai 3.992 jiwa/km2 terdiri dari penduduk laki-laki berjumlah 6.928 jiwa dan jumlah penduduk perempuan sebanyak 6.965 jiwa dengan sex ratio 99, yang berarti jumlah penduduk laki-laki lebih sedikit daripada jumlah penduduk perempuan.
2. Sejarah Singkat Kelurahan Bandar Jaya Barat
Pembukaan daerah transmigrasi di Bandar Jaya pertama kali dibuka pada tanggal 08 Mei 1954. Pada tahun 1956 ditetapkan sebagai kampung yang diberi nama Bandar Jaya. Pada waktu ditetapkan sebagai kampung atau desa definitive, Bandar Jaya terdiri dari dua dusun, yaitu dusun Bandar Jaya dan dusun Bandar Sari. Pada tahun 1973 daerah transmigrasi Bandar Jaya oleh jawatan transmigrasi diserahkan kepada Pemda Tk. 11
28
Kabupaten Lampung Tengah. Berdasarkan kebijakan dari pihak Pemda Tk. 11 Kabupaten Lampung Tengah, maka wilayah di seputaran kampung atau desa Bandar Jaya yang semula adalah tanah marga dari masyarakat Terbanggi Besar dimasukkan ke dalam Bandar Jaya.
Seiring berjalannya waktu, maka jumlah penduduk yang mendiami desa Bandar Jaya semakin bertambah, sehingga pada tahun 1989 diadakan kembali pemekaran dusun, yang semula berjumlah enam dusun menjadi delapan dusun. Berdasarkan pada peraturan daerah Kabupaten Lampung Tengah Nomor 5 Tahun 2002 Tanggal 5 November 2002 tentang “Perubahan Kampung menjadi Kelurahan dan Pembentukan Kelurahan”, kampung Bandar Jaya ditingkatkan statusnya menjadi Kelurahan juga sekaligus dipecah menjadi dua Kelurahan, yaitu Kelurahan Bandar Jaya Barat dan Kelurahan Bandar Jaya Timur. Berdasarkan keputusan Bupati Lampung Tengah Nomor 11 Tahun 2003 tentang Peresmian Perubahan Kampung menjadi Kelurahan dan Pembentukan Kelurahan, maka pada tanggal 28 Agustus 2003 dilaksanakan peresmian kelurahan Bandar Jaya Barat. Kelurahan Bandar Jaya Barat sebagai kelurahan baru hasil peningkatan status sekaligus hasil pemekaran status dari kampung Bandar Jaya saat ini memiliki luas 325 Ha. Belum lama ini Kelurahan Bandar Jaya Barat meningkat statusnya menjadi perkotaan. Seperti yang ditulis pihak BPS Provisnsi Lampung (2013), menjelaskan bahwa Bandar Jaya Barat berstatus perkotaan.
29
3. Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat
Tindak Kejahatan yang terjadi di Kelurahan Bandar Jaya Barat cukup banyak. Selama kurun waktu 2013-2016 terdapat 24 kasus tindak kejahatan. Untuk membantu aparat keamanan dalam mengatasi gangguan Kamtibmas, maka Pemerintah Kelurahan Bandarjaya telah menetapkan personel Hansip yang berjumlah 1(satu). Disamping itu juga Pemerintah Kelurahan dibantu dengan Babinkamtibmas dan Babinsa juga telah menggalangkan ronda malam di tiap-tiap RT sebagai kekuatan daya tangkal masyarakat dalam mengatasi gangguan Kamtibmas dikelurahan umumnya dan dilingkungan tempat tinggal masing-masing.
Program ronda malam di lakukan per RT yang ada di Kelurahan Bandar Jaya Barat. Terkadang, ada RT yang menyisipkan kegiatan Jimpitan dalam program ronda malam. Salah satu RT yang menerapkan ronda malam yaitu RT 07 RW 02 LK IV Kelurahan Bandar Jaya Barat menerapkan kegiatan Jimpitan. Jumah KK di RT 07 RW 02 LK IV Kelurahan Bandar Jaya Barat sebanyak 72 KK.
4. Kondisi Masyarakat di RT 07 RW 02 LK IV Kelurahan Bandar Jaya Barat
Kodisi warga RT 07 RW 02 LK IV Kelurahan Bandar Jaya Barat sangat bervariasi. Masyarakat terdiri dari berbagai agama, suku, pekerjaan dan pendidikan. Hal tersebut dapat menciptakan keberagaman di RT 07 RW 02 LK IV Kelurahan Bandar Jaya Barat.
30
Tabel 2. Jumlah Penduduk Menurut Agama di RT 07 RW 02 LK IV Kelurahan Bandar Jaya Barat
Agama Jumlah (KK) Islam 65 Kristen Protestan 6 Katholik 1 Hindu 0 Budha 0 Konghuchu 0 Jumlah 72
Sumber : Data Primer, 2017
Dari tabel 2 di atas diketahui bahwa mayoritas warga RT 07 RW 02 LK IV Kelurahan Bandar Jaya Barat beragama Islam. Selain agama Islam, terdapat warga yang beragam Kristen Protestan dan Katholik. Selain itu, pendidikan warga RT 07 RW 02 LK IV Kelurahan Bandar Jaya Barat sangat bervariasi yaitu SD/sederajat, SLTP/sederajat, SLTA/sederajat, Diploma dan Strata 1.
Tabel 3. Tingkat Pendidikan Warga RT 07 RW 02 LK IV Kelurahan Bandar Jaya Barat
Tingkat Pendidikan Jumlah (KK)
SD/sederajat 39 SLTP/sederajat 21 SLTA/sederajat 11 Diploma 0 Strata 1 1 Jumlah 72
Sumber : Data Primer, 2017
Tingkat pendidikan di RT 07 RW 02 LK IV Kelurahan Bandar Jaya Barat dilihat dari Kepala Keluarga yang melaksanakan kegiatan ronda maupun Jimpitan. Setengah dari warga RT 07 RW 02 LK IV Kelurahan Bandar Jaya Barat lulusan SD/sederajat. Hal ini menunjukkan bahwa warga RT 07 RW
31
02 LK IV Kelurahan Bandar Jaya Barat sedikit yang memiliki pendidikan tinggi seperti Strata 1, dan lebih banyak warga memiliki pendidikan rendah seperti SD/sederajat.
Selain tingkat pendidikan warga yang bervariasi, pekerjaan warga cukup bervariasi. Pekerjaan warga antara lain IRT, Wiraswasta, Petani, Buruh Harian Lepas, Pedagang dan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Berikut adalah tabel variasi pekerjaan warga
Tabel 4. Jumlah Penduduk Menurut Pekerjaan Warga RT 07 RW 02 LK IV Kelurahan Bandar Jaya Barat
Jenis Pekerjaan Jumlah
IRT (Ibu Rumah Tangga) 2
Wiraswasta 24
Petani 27
Buruh Harian Lepas 17
Pedagang 1
PNS(Pegawai Negeri Sipil) 1
Jumlah 72
Sumber : Data Primer, 2017
Sebagian kecil dari warga RT 07 RW 02 LK IV Kelurahan Bandar Jaya Barat bekerja sebagai petani, wiraswasta, dan buruh harian lepas. Selain itu, memiliki berbagai suku yaitu suku Jawa, suku Lampung, suku Batak dan suku Sunda. Mayoritas warga bersuku Jawa. Seluruh warga RT 07 RW 02 LK IV Kelurahan Bandar Jaya Barat menggunakan listrik PLN. Mayoritas warga memiliki alat komunikasi seperti Handphone dan memiliki media elektronik seperti Televisi. Fasilitas umum seperti Jalanan yang di RT 07 RW 02 LK IV Kelurahan Bandar Jaya Barat sudah cukup baik dan mayoritas warga memiliki kendaraan roda dua seperti motor.
32