• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB VI HASIL PENELITIAN

4.1. Gambaran Umum Lokasi Penelitian

Rumah Sakit Umum (RSU) Swadana Daerah Tarutung didirikan pada tahun 1918 yang berlokasi di daerah Kabupaten Tapanuli Utara tepatnya berada di pusat kota Tarutung. Rumah sakit ini merupakan rumah sakit pertama dan satu -satunya di daerah tersebut, sehingga rumah sakit ini menjadi pusat rujukan seluruh puskesmas di Tapanuli Utara. Selain menjadi pusat rujukan puskesmas di sekitar Tapanuli Utara, rumah sakit ini juga menjadi tujuan rujukan rumah sakit daerah yang ada di kabupaten sekitarnya.

Pada awalnya, pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Tarutung dilaksanakan oleh Zending Jerman, yang merupakan pendiri rumah sakit tersebut. Keadaan ini berlangsung selama puluhan tahun hingga pada tahun 1952, pengelolaan rumah sakit ini dikelola oleh pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Pelayanan kesehatan disesuaikan dengan keadaan masyarakat yaitu pelayanan yang bersifat murni sosial. Namun pada perkembangan selanjutnya, kemampuan untuk memberikan pelayanan murni sosial tidak dapat dipertahankan lagi. Sehingga pada era 80-an, pemerintah Provinsi Sumatera Utara memberikan beban target Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi RSU Tarutung, sehingga pelayanan demi pelayanan diatur dengan Peraturan Daerah (Perda).

Sampai dengan tahun 1983, RSU Tarutung masih berstatus kelas/ tipe D, dengan pelayanan yang diberikan oleh dokter umum dan dokter gigi dibantu oleh paramedis perawatan dan non perawatan serta administrasi manajemen lainnya. Sejak

tahun 1984, RSU Tarutung disahkan menjadi RSUD kelas/ tipe C dengan pelayanan diberikan oleh 4 dokter spesialis dasar, dokter umum, dokter gigi, paramedis perawatan dan non perawatan serta administrasi manajemen lainnya.

Pada tanggal 26 Desember tahun 2000, RSU Tarutung disahkan menjadi rumah sakit kelas/ tipe B sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Republik Indonesia No.1809/ Menkes-Kessos /SK/ XII/ 2000. Sesuai klasifikasi tersebut, kondisi obyektif RSU Tarutung masih jauh dari standar rumah sakit kelas B, dimana pada saat ini RSU Tarutung hanya mempunyai 165 tempat tidur dari yang seharusnya minimal 200 tempat tidur.

Pada tahun 2003, melalui perda No. 07 tahun 2003 sistem pengelolaan keuangan RSU tarutung berubah dari sistem pengelolaan secara APBD menjadi sistem pengelolaan secara swadana. Dengan demikian sejak tahun 2003, nama RSU Tarutung berubah menjadi RSU Swadana Daerah Tarutung.

RSU Swadana Daerah Tarutung merupakan satu-satunya rumah sakit milik pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara yang mengadakan pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat baik masyarakat umum, peserta askes, jamkesmas, jamkesda maupun jampersal. Dalam perjalanannya, disamping menjalankan fungsi pelayanan kesehatan, RSU Swadana Daerah Tarutung juga melakukan fungsi pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan yang kemudian para lulusan tenaga kesehatan ini disebarkan di daerah Tapanuli dan sekitarnya bahkan ke luar Tapanuli.

4.1.1. Wilayah Cakupan

Pelayanan kesehatan RSU Swadana Daerah Tarutung dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat yang berasal dari Kabupaten Tapanuli Utara dan sekitarnya. Adapun 10 daerah asal pasien terbanyak di rumah sakit tersebut adalah : Tarutung, Sipoholon, Siborong-borong, Sipahutar, Lintong Nihuta, Dolok Sanggul, Pahae, Pangaribuan, Pakkat, dan Parmonangan.

4.1.2. Produk Palayanan Kesehatan

RSU Swadana Daerah Tarutung memberikan produk pelayanan kesehatan kepada pasien berupa pelayanan rawat jalan, pelayanan rawat inap, pelayanan penunjang medis, serta pelayanan rujukan. Rumah sakit ini memiliki pelayanan rawat jalan seperti IGD, poliklinik penyakit dalam, poliklinik bedah, poliklinik obgyn, poliklinik anak, poliklinik THT, poliklinik mata, poliklinik gigi, poloklinik saraf, serta poliklinik jiwa. Pelayanan rawat inap yang terdapat di RSU Swadana Daerah Tarutung meliputi ruang rawat inap super VIP, VIP A, VIP B, VIP C, VIP bedah, kelas III bedah, kebidanan, anak/ Neonati, neurologi, ruang kelas IV, kelas V, ruang ICU, serta ICCU.

Pelayanan penunjang medis yang dimiliki oleh RSU Swadana Daerah Tarutung meliputi instalasi bedah sentral, farmasi, radiologi, instalasi gizi, instalasi pemulasaraan Jenazah, serta unit transfusi darah. Pelayanan rujukan spesialis yang terdapat di RSU Swadana Daerah Tarutung yaitu pelayanan spesialis obgyn, bedah, penyakit dalam, penyakit anak, dan THT.

4.1.3. Gambaran Umum Instalasi Gizi RSU Swadana Daerah Tarutung

Penyelenggaraan makanan di rumah sakit merupakan suatu rangkaian kegiatan mulai dari perencanaan menu sampai dengan pendistribusian makanan kepada konsumen dalam rangka pencapaian status kesehatan yang optimal melalui pemberian diet yang tepat.

Tujuan dari penyelenggaraan makanan di rumah sakit adalah menyediakan makanan yang berkualitas baik, dan dalam jumlah sesuai dengan kebutuhan serta pelayanan yang layak bagi pasien maupun karyawan rumah sakit.

Bentuk penyelenggaraan makanan di RSU Swadana Daerah Tarutung menggunakan sistem swakelola dimana pengelolaan dan penyelenggaraan makanan sepenuhnya dilaksanakan oleh instalasi gizi RSU Swadana Daerah Tarutung. Di rumah sakit ini terdapat beberapa orang staf instalasi gizi yang secara bergantian bertanggung jawab dalam melaksanakan rounde ke ruangan setiap pagi dan menetapkan jenis diet pasien sesuai dengan hasil diagnosa dokter yang tercatat di kartu status pasien. Namun, adakalanya jenis diet pasien direkomendasikan oleh dokter yang menangani pasien.

Pelayanan gizi rawat inap di RSU Swadana Daerah Tarutung dilaksanakan oleh 10 orang staf instalasi gizi dan 9 orang pekarya gizi yaitu 3 orang bertugas sebagai tukang masak, serta 6 orang sisanya sebagai petugas kebersihan dan pengantar makanan ke ruangan.

Berikut ini adalah tabel daftar ketenagaan Instalasi Gizi RSU Swadana Daerah Tarutung Tahun 2011.

Tabel 4.1. Daftar Ketenagaan Instalasi Gizi Rumah Sakit Umum Swadana Daerah Tarutung Tahun 2012

NO Nama Pendidikan Jabatan Status

1 Lerdiana Tobing Akd. Gizi Ka. Instalasi Gizi PNS 2 Katrina L. Pakpahan Akd. Gizi Staff Instalasi Gizi PNS 3 Rebecca C. Situmeang Akd. Gizi Staff Instalasi Gizi PNS 4 Juliana Siregar Akd. Gizi Staff Instalasi Gizi CPNS 5 Lenny Simanjuntak Akd. Gizi Staff Instalasi Gizi CPNS 6 Hormida Sinurat Akd. Gizi Staff Instalasi Gizi PNS 7 Tiurmaida Naibaho SPAG Staff Instalasi Gizi PNS 8 Linda Siregar SPAG Staff Instalasi Gizi PNS 9 Pesta Lumbantoruan SPAG Staff Instalasi Gizi PNS 10 Dumaria Sianipar SPAG Staff Instalasi Gizi PNS

11 Jernih Rajagukguk SMA Pekarya Gizi Honor

12 Rusida Simanjuntak SMA Pekarya Gizi Honor

13 Mei Siahaan SMA Pekarya Gizi Honor

14 Lenni Tampubolon SMEA Pekarya Gizi Honor

15 Rosmelya Lumbantobing SMEA Pekarya Gizi Honor

16 Sinur Siahaan SMP Pekarya Gizi Honor

17 Kia Hutabarat SMP Pekarya Gizi Honor

18 Rumiris Simanjuntak SMP Pekarya Gizi Honor 19 Riris Lumbantobing SMP Pekarya Gizi Honor Sumber : Profil Instalasi Gizi RSU Swadana Daerah Tarutung, 2011

4.2. Karateristik Pasien Rawat Inap yang Mendapat Diet TKTP Di RSU

Dokumen terkait