BAB IV HASIL PENELITIAN
A. Gambaran Umum Objek Penelitian
SMA Nusantara Plus merupakan sekolah jenjang pendidikan atas yang dinaungi oleh Yayasan Aldiana Nusantara, beralamat di Jl. Tarumanegara Dalam No. 01 Kelurahan Pisangan Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Sekolah ini berdiri tanggal 10 November 2010 serta memiliki tanggal SK Izin Operasional sejak 26 Juli 2011.
SMA Nusantara Plus terletak sekitar 8 km dari pusat pemerintahan Kota Tangerang Selatan, serta berdekatan dengan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta yang merupakan pusat pendidikan Islam yang cukup terkenal di Indonesia. SMA Nusantara Plus memiliki luas tanah sebesar 2.800 m² dengan luas bangunan 1.291 m dengan dilengkapi fasilitas penunjang kegiatan pembelajaran seperti lapangan, masjid, laboratorium, perpustakaan, dan lain-lain.
Pada mulanya didirikannya sekolah di Yayasan tersebut bernama Yayasan Aldiana yang diberi nama SMK Aldiana Nusantara pada tahun 2000, lalu pada tahun 2006 berdiri SMP Nusantara Plus, hingga tahun 2009 berdiri SMK Nusantara 2 Kesehatan. SMA Nusantara Plus termasuk sekolah yang berdirinya paling muda diantara tiga sekolah lainnya dalam naungan Yayasan Aldiana Nusantara. SMA Nusantara Plus berdiri pada tahun 2011 yang salah satu pendirinya adalah H. Abdul Kholik, S.Pd.I, M.MPd, beliau ditunjuk sekaligus menjadi kepala sekolah di yayasan tersebut. Awal SMA Nusantara Plus didirikan mempunyai tujuan ingin mengintegrasikan ilmu eksak dan ilmu agama. Hal adalah yang
membedakan SMA Nusantara Plus dengan SMA lainnya yaitu kata „Plus‟-nya, yakni pengajaran ilmu agamanya yang berbeda dengan sekolah-sekolah SMA lainnya, seperti adanya lima mata pelajaran agama yakni SKI (Sejarah dan Kebudayaan Islam), Akidah Akhlaq, Al-Quran Hadist, Fiqh, PAI (Pendidikan Agama Islam), serta BTQ (Baca Tulis Quran) yang menjadi mata pelajaran tambahan wajib.
Tinjauan dari segi fasilitas yang tersedia cukup memadai untuk kebutuhan belajar mengajar dengan keseluruhan luas bangunan 1.291 m yang memiliki fasilitas masjid, beberapa laboratorium, ruang serba guna, ruang UKS, ruang perpustakaan, dan sebagainya sebagai penunjang pembelajaran. Adapun jumlah tenaga pendidik dan kependidikan saat ini berjumlah 36 orang.
2. Tujuan Sekolah
Tujuan SMA Nusantara Plus sebagai bagian dari tujuan pedidikan nasional adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut, diantaranya adalah sebagai berikut:
a. Meningkatkan kualitas lulusan.
b. Meningkatkan kualitas proses pembelajaran. c. Meningkatkan kualitas tenaga pendidik. d. Meningkatkan kegiatan keagamaan di sekolah.
3. Visi Sekolah
Mewujudkan generasi harapan setiap orang tua, bangsa, dan negara dalam rangka menyongsong era globalisasi masa depan yang modern dan religius serta berakhlakul karimah.
4. Misi Sekolah
a. Mengintegrasikan ilmu pegetahuan dengan ilmu agama yang bermoral religius.
b. Mengedepankan pendidikan agama dan budi pekerti dalam mewujudkan cita-cita bangsa yang berakhlak mulia.
c. Mendidik individu yang jujur berwawasan tinggi dan dapat dipertanggungjawabkan dan mampu mandiri.
d. Setiap alumni dibekali mental dan berakhlak yang mulia dan mampu bersaing di perguruan tinggi.
5. Struktur Organisasi Sekolah
Kemampuan dan perkembangan sebuah instansi lembaga atau organisasi terletak pada kinerja kepengurusan dan sistem yang ada di dalamnya. SMA Nusantara Plus memiliki struktur kepengurusan sebagai berikut: KEPALA SEKOLAH Cecep Setiawan, MA KOMITE SEKOLAH Ramadani Pardiant, S.T., M.M TATA USAHA
1. Yoga Andrean, S.Ak 2. Trian Raharjo
3. Memey Ayu Wulandari, S.Ak
KURIKULUM
Eka Aryani Dzulliana, S.Pd
KESISWAAN
Misbahuddin, M.Pd
KOOR. LAB IPA PEMBINA PRAMUKA
KOOR. LAB BAHASA PEMBINA OSIS
YAYASAN ALDIANA NUSANTARA
Gambar 4.1
Struktur Organisasi di SMA Nusantara Plus
Sumber: Studi Dokumentasi SMA Nusantara Plus Tahun 2020
Untuk menunjang kelancaran kegiatan pembelajaran, perlu dukungan dari tenaga pengajar yang memadai sesuai dengan kebutuhan sekolah. SMA Nusantara Plus memiliki jumlah tenaga pendidik dan kependidikan sesuai dengan kualifikasi yang ditetapkan dalam standar. Adapun jumlah tenaga pendidik dan kependidikan dapat dilihat berdasarkan tabel berikut:
Tabel 4.1
Keadaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan
No. Jenis Kelamin Jumlah Pendidikan Status Kepegawaian
SMA S1 S2 GTY GTT KTY
1. Laki-Laki 23 6 12 5 2 16 5
2. Perempuan 12 - 9 3 2 10 -
TOTAL 35 6 21 8 4 26 5
Sumber: Studi Dokumentasi SMA Nusantara Plus Tahun 2020
Berdasarkan data di atas, diperoleh kesimpulan terdapat 35 orang pendidik dan tenaga kependidikan dengan penjabaran 23 orang laki-laki dan 12 perempuan. Di antara 35 orang tenaga pendidik dan kependidikan tersebut, terdapat 21 guru dengan pendidikan terakhir S1 dan 8 guru dengan
GURU
MURID
Garis Komando Garis Koordinasi
pendidikan terakhir S2, dimana 4 guru berstatus GTY (Guru Tetap Yayasan), 26 guru berstatus GTT (Guru Tidak Tetap/Honorer), serta 5 orang tenaga kependidikan yang berstatus KTY (Karyawan Tetap Yayasan) yang kelimanya menempuh pendidikan terakhir SMA. Adapun tenaga kependidikan di SMA Nusantara Plus terbagi dalam:
1. Tenaga Administrasi : 4 Orang 2. Tenaga kebersihan : 3 Orang 3. Tenaga keamanan : 2 Orang
6. Keadaan Siswa
SMA Nusantara Plus pada Tahun Pelajaran 2019/2020 memiliki jumlah peserta didik seluruhnya 240 siswa. Persebaran jumlah peserta didik antar kelas merata dengan peserta didik di kelas X-MIA ada sebanyak dua rombongan belajar, kelas X-IIS sebanyak satu rombongan belajar, peserta didik kelas XI-MIA sebanyak satu rombongan belajar, kelas XI-IIS sebanyak dua rombongan belajar, peserta didik kelas XII-MIA sebanyak satu rombongan belajar, dan kelas XII-IIS sebanyak dua rombongan belajar. Adapun penjelasan jumlah peserta didik dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel 4.2
Rombongan Belajar dan Peserta Didik
No. URAIAN
ROMBEL
LAKI-LAKI PEREMPUAN JUMLAH MIA IIS
1. Kelas X 2 1 20 47 67
2. Kelas XI 1 2 37 40 77
3. Kelas XII 1 2 44 52 96
Sumber: Studi Dokumentasi SMA Nusantara Plus Tahun 2020 7. Sarana dan Prasarana
Sekolah SMA Nusantara Plus adalah sekolah milik Yayasan Aldiana Nusantara dengan luas tanah 2.800 m² dan luas bangunan 1.291 m, serta dikelilingi pagar sepanjang 350 m. Adapun sarana dan prasarana SMA Nusantara Plus dapat dilihat pada tabel 4.4 sebagai berikut:
Tabel 4.3
Sarana dan Prasarana
No Jenis Sarana dan Prasarana Jumlah Keterangan
1 Luas Bangunan 1.291 m Baik
2 Ruang Kepala Sekolah 1 Baik
3 Ruang TU 1 Baik
4 Ruang Guru 1 Baik
5 Ruang Kelas 9 Baik
6 Ruang Laboratorium IPA 1 Baik
7 Ruang Laboratorium Bahasa 1 Baik
8 Ruang Laboratorium Komputer 1 Baik
9 Ruang Perpustakaan 1 Baik
10 Ruang Serba Guna 1 Baik
11 Ruang OSIS 1 Baik
12 Ruang Olahraga 1 Baik
13 Ruang UKS 1 Baik
14 Ruang BK 1 Baik
15 Studio Band 1 Baik
16 Masjid 1 Baik
Sumber: Studi Dokumentasi SMA Nusantara Plus Tahun 2020
Berdasarkan data dari tabel di atas, sarana dan prasarana yang dimiliki oleh SMA Nusantara Plus sudah cukup memadai dalam menunjang kegiatan
belajar mengajar, tetapi untuk layanan akademik dan non akademik masih dibutuhkan beberapa perhatian khusus dalam perawatan fasilitas guna menunjang kenyamanan peserta didik maupun tenaga pendidik dan kependidikan dalam menggunakan fasilitas sarana dan prasarana sekolah.
8. Ekstrakurikuler
Ekstrakurikuler adalah kegiatan non akademik yang dilakukan oleh peserta didik diluar jam pelajaran untuk memperluas pengetahuan dengan mempertimbangkan minat dan bakat peserta didik. Terdapat beberapa kegiatan ekstrakurikuler di SMA Nusantara Plus yang dibagi menjadi dua kegiatan, yaitu kegiatan ekstrakurikuler yang wajib diikuti oleh seluruh peserta didik yakni Pramuka dan BTQ, serta kegiatan ekstrakurikuler pilihan di mana peserta didik bebas memilih ekstrakurikuler sesuai minat dan bakat yang dimilikinya seperti:
Tabel 4.4
Kegiatan Ekstrakurikuler
No. Kegiatan
1. Pramuka
2. BTQ (Baca Tulis Qur‟an) 3. KIR (Kelompok Ilmiah Remaja) 4. Tari Tradisional
5. Tari Saman/Ratoh Jaroe 6. Futsal
7. Basket
8. Pencak Silat/Taekwondo 9. Badminton
10. Paskibra
11. Palang Merah Remaja (PMR) 12. Patroli Keamanan Sekolah (PKS)
13. Pencinta Alam 14. Dll
Sumber: Studi Dokumentasi SMA Nusantara Plus Tahun 2020
Berdasarkan data di atas, kegiatan ekstrakurikuler dilakukan dalam rangka menyalurkan minat dan bakat peserta didik diluar pembelajaran akademik, sehingga potensi peserta didik yang berbeda-beda dapat terselurkan dengan baik. Adapun yang menjadi pembina dalam kegiatan ini yakni terbagi menjadi 2 (dua) yaitu pihak internal dan eksternal seperti guru yang menjabat sebagai pembina ekstrakurikuler yang dijabat oleh Bapak Andi Kristianto yang juga sebagai guru mata pelajaran Seni Budaya,79 serta pembina dari luar sekolah yang memiliki pengalaman dan kemampuan khusus dalam bidang kegiatan ekstrakurikuler tersebut.
9. Prestasi Sekolah/Siswa
Salah satu yang dapat mencerminkan lembaga pendidikan adalah prestasi dan kualitas sekolah yang dibuktikan dengan prestasi-prestasi yang dimiliki oleh sekolah. Untuk bidang akademis, peserta didik dari SMA Nusantara Plus setiap tahunnya berhasil masuk Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur SNMPTN, SBMPTN, maupun jalur Mandiri. Sedangkan prestasi non akademik yang berhasil diraih oleh SMA Nusantara Plus berdasarkan data 5 tahun terakhir adalah:
Tabel 4.5
Prestasi Sekolah Non Akademik
No. Prestasi Tahun
1. Juara 2 Lomba Volley Ball Boom Banking Cup II
2015
2. Juara 2 Lomba Mading 3D Tingkat SLTA 2017
79
se-Kota Tangerang Selatan
3. Juara 2 Lomba Futsal Coap de Stema 2017
4. Juara 1 Wall Climbing Putra se-Jakarta 2018
5. Juara 1 Kategori Lead Youth B Putra pada Kejuaraan Provinsi Panjat Tebing Banten
2018
6. Juara 3 Kategori Lead Team Campuran Pada PORPROV V Banten
2018
7. Juara 3 Futsal Upper Secondary Girls (SMA) di Raffles Christian School Cup
2018
8. Juara Utama Kuis Siapa berani di TVRI 2018
9.
Peringkat 9 Kategori Boulder Youth B Putra di Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur, Riau
2018
10.
Peringkat 12 Kategori Lead Youth B Putra di Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur, Riau
2018
11.
Peringkat Tergiat dalam Giat Prestasi Tingkat Penegak se-Jakarta, Jawa Barat, dan Banten
2018
Sumber: Studi Dokumentasi SMA Nusantara Plus Tahun 2015-2019
Berdasarkan data di atas, dapat diketahui bahwa prestasi yang dimiliki sekolah atau peserta didik dari SMA Nusantara Plus terlihat adanya peningkatan yang cukup signifikan meskipun pada tahun ajaran 2019/2020 sekolah belum memiliki prestasi baik akademik maupun non akademik dikarenakan kondisi dan situasi tidak mendukung yang disebabkan oleh pandemi Covid-19, namun diharapkan kedepannya dapat menghasilkan prestasi akademik maupun non-akademik yang lebih baik.