BAB III ISUE STRATEGIS
1. GAMBARAN UMUM PENDAPATAN DAERAH TAHUN 2006 – 2010
Anggaran Pendapatan Daerah Kota Bogor diperoleh dari sumber-sumber pendapatan daerah yang terdiri dari:
a. Pendapatan Asli Daerah, yang meliputi Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan, dan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah.
b. Dana Perimbangan, yang meliputi Bagian Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Dana Penyesuaian.
c. Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah, yang meliputi Pendapatan Hibah, Dana Darurat, Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi dan Pemerintah Daerah Lainnya, Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus, dan Bantuan Keuangan dari Provinsi atau Pemerintah Daerah Lainnya, dan penerimaan daerah lainnya yang sah.
Realisasi Pendapatan Asli Daerah Kota Bogor tahun anggaran 2006 – 2010 dapat dilihat pada tabel 3.2 berikut:
Tabel 3.2
Realisasi PAD Kota Bogor Tahun 2006-2010
KOMPONEN
PENDAPATAN ASLI DAERAH
2006 2007 2008 2009 2010
Pendapatan Pajak Daerah 32.238.371.776,00 37.504.974.251,00 45.988.776.968,00 53.901.052.900,00 66.824.987.247,00 Pendapatan Retribusi Daerah 27.284.334.197,00 28.319.579.760,00 34.117.572.049,00 56.027.944.313,00 35.307.018.445,00 Pendapatan Hasil
Pengelolaan Kekayaan Daerah yg Dipisahkan
4.266.517.062,00 5.391.229.337,00 7,752,926,796,00 11.773.311.932,00 15.137.968.088,00
Lain-lain PAD yang Sah 5.510.786.999,00 8.603.386.197,00 9.908.858.778,00 11.041.752.298,00 10.278.042.157,00 Jumlah Pendapatan Asli
Daerah 69.300.010.034,00 79.819.169.545,00 97.768.134.591.00 115,921.660.827,00 127.227.790.043,00 Sumber Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Bogor (Audited)
41 Pendapatan Asli Daerah dari tahun 2006 sampai tahun 2010 dari tahun ke tahunnya mengalami kenaikan berturut-turut sebesar 15.18% ,22,49%,18,56%, 9,75%. Gambar 3.3 0,00 10.000.000.000,00 20.000.000.000,00 30.000.000.000,00 40.000.000.000,00 50.000.000.000,00 60.000.000.000,00 70.000.000.000,00 2006 2007 2008 2009 2010
Pendapatan Pajak Daerah Pendapatan Retribusi Daerah
Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan daerah Yang Dipisahkan Lain-Lain PAD yang Sah
a. Realisasi PAD
Salah satu indikator kinerja optimalisasi penerimaan daerah adalah peningkatan PAD. Berikut disajikan tabel yang menggambarkan target dan realisasi PAD Kota Bogor selama kurun waktu tahun 2006 sampai dengan tahun 2010 :
Tabel 3.3
Target Dan Realisasi PAD Tahun 2006-2010
No. Tahun Target Realisasi %
1. 2006 63.353.915.442,00 69.300.010.034,00 109,39% 2. 2007 71.687.047.669,00 79.819.169.545,00 111,34% 3. 2008 83.098.271.499,00 97.768.134.591,00 117,65% 4. 2009 102.447.491.431,00 115,921.660.827,00 113,15% 5. 2010 125.766.337.107,00 127.227.790.043,00 101,16% Sumber : Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Bogor (Audited)
42 Dari tabel tersebut diatas dapat dijelaskan bahwa realisasi PAD dari tahun 2006-2010 selalu melebihi target, untuk tahun 2006 tercapai 109,39%, tahun 2007 tercapai 111,34%, tahun 2008 tercapai 117,65%, tahun 2009 tercapai 113,15%, dan tahun 2010 tercapai 101,16%.
b. Kontribusi PAD terhadap APBD
Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan faktor penting bagi kemampuan daerah dalam melaksanakan otonomi daerah. Oleh karena itu Pemerintah Kota Bogor telah berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan PAD dari tahun ke tahun guna mendukung belanja daerah yang tertuang pada APBD Kota Bogor.
Untuk melihat kontribusi PAD terhadap APBD, berikut disajikan tabel rasio realisasi PAD terhadap APBD Kota Bogor selama Tahun Anggaran 2006 s/d 2010 :
Tabel 3.4
Rasio PAD terhadap Total pendapatan Tahun 2006-2010
No. Tahun Pendapatan PAD % Ket
1. 2006 536.012.125.796,00 69.300.010.034,00 12,93% 2. 2007 635.463.458.463,00 79.819.169.545,00 12,56% 3. 2008 718.083.397.253,00 97.768.134.591,00 13,62% 4. 2009 828.024.788.987,00 115.921.660.827,00 14.00% 5. 2010 894.635.970.577,00 127.227.790.043,00 14.22% Rata-Rata 13.47%
Sumber : Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Bogor Audited
Dari tabel diatas dapat dijelaskan bahwa kontribusi PAD terhadap total pendapatan berfluktuasi setiap tahunnya dengan rata-rata 13,47%. Hal ini menunjukan bahwa dana perimbangan dan penerimaan lainnya yang berasal dari pusat masih dominan dalam APBD Kota Bogor.
43
c. Kontribusi Pajak Daerah terhadap PAD
Untuk mengetahui kemampuan pajak daerah dalam memberikan kontribusi terhadap PAD Kota Bogor dari tahun anggaran 2006 – 2010 dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel 3.5
Rasio Realisasi Pajak Daerah Terhadap PAD Tahun 2006 - 2010
No. Tahun PAD Pajak Daerah % Ket
1. 2006 69.300.010.034,00 32.238.371.776,00 46,52% 2. 2007 79.819.169.545,00 37.504.974.251,00 46,99% 3. 2008 97.768.134.591,00 45.988.776.968,00 47,04% 4. 2009 115.9213660.827,00 53.901.052.900,00 46.50% 5. 2010 127.227.790.043,00 66.824.987.247,00 52.52% Rata-Rata 47.91%
Sumber : Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Bogor Audited
Berdasarkan data pada tabel diatas dapat dijelaskan bahwa selama kurun waktu tahun 2006 – 2010 pajak daerah memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap penerimaan PAD Kota Bogor dengan rata-rata kontribusi sebesar 47.91 %. Pajak daerah yang paling banyak memberikan kontribusi adalah Pajak Restoran dan Pajak Penerangan Jalan Umum. Dengan masuknya pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) menjadi pajak daerah sesuai amanat Undang- Undang No 28 tahun 2009 tentang Pajak dan Retribusi Daerah, diharapkan memberikan kontribusi yang signifikan pada peningkatan PAD.
d. Rasio Retribusi Daerah terhadap PAD
Sumber lain yang membentuk struktur pendapatan daerah adalah retribusi daerah. Kontribusi retribusi daerah terhadap PAD Kota Bogor dapat dilihat pada tabel berikut ini :
44
Tabel 3.6
Rasio Realisasi Retribusi Daerah Terhadap PAD Tahun 2006-2010
No. Tahun PAD Retribusi Daerah % Ket
1. 2006 69.300.010.034,00 27.284.334.197,00 39,37% 2. 2007 79.819.169.545,00 28.319.579.760,00 35,48% 3. 2008 97.768.134.591,00 34.117.572.049,00 34,90% 4. 2009 115.921.660.827,00 37.078.652.284,00 31,98% 5. 2010 127.227.790.043,00 35.307.018.445,00 27,75% Rata-Rata 33,89%
Sumber : Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Bogor Audited
Berdasarkan data tabel diatas dapat dijelaskan bahwa sektor retribusi daerah memberikan kontribusi yang cukup tinggi bahkan hampir berimbang dengan sektor pajak daerah. Rata-rata kontribusi retribusi daerah selama kurun waktu 2006-2010 adalah sebesar 33,89 %.
e. Rasio Bagian Laba Perusahaan Milik Daerah terhadap PAD
Perusahaan milik daerah yang memberikan kontribusi terhadap penerimaan asli daerah (PAD) di Kota Bogor adalah PDAM Tirta Pakuan, Bank Pasar dan Bank Pembangunan Daerah (Bank Jabar) Bogor. Adapun besaran kontribusi dapat digambarkan pada tabel berikut ini :
Tabel 3.7
Rasio Bagian laba Perusahaan Milik Daerah terhadap PAD TA 2006 – 2010
No. Tahun PAD Bagian Laba PMD % Ket
1. 2006 69.300.010.034,00 4.266.517.062,00 6,16% 2. 2007 79.819.169.545,00 5.391.229.337,00 6,75% 3. 2008 97.768.134.591,00 7.752.926.796,00 7,93% 4. 2009 115.921.660.827,00 11.773.311.932,00 10,15% 5. 2010 127.227.790.043,00 15.137.968.088,00 11,89% Rata-Rata 23,42%
45 Berdasarkan tabel diatas dapat dijelaskan bahwa rata-rata kontribusi bagian laba perusahaan milik daerah Kota Bogor selama kurun waktu 2006 – 2010 sebesar 23,42% dari total PAD.
f. Rasio Lain-lain PAD terhadap PAD
Komponen lain yang termasuk dalam PAD adalah lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah. Komponen ini berasal dari penerimaan hasil penjualan aset daerah yang tidak dipisahkan, penerimaan jasa giro, penerimaan ganti rugi atas kekayaan daerah, Jasa pihak ketiga dan pendapatan lain-lain yang sah lainnya.
Tabel 3.8
Rasio Lain-lain PAD yang sah terhadap PAD Tahun 2006-2010
No. Tahun PAD Lain-lain PAD % Ket
1. 2006 69.300.010.034,00 5.510.786.999,00 7,95% 2. 2007 79.819.169.545,00 8.603.386.197,00 10,78% 3. 2008 97.768.134.591,00 9.908.858.778,00 10,14% 4. 2009 115.921.660.827,00 11.041.752.298,00 9,52% 5. 2010 127.227.790.043,00 10.278.042.157,00 8,07% Rata-Rata 23,50%
Sumber : Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Bogor Audited
Berdasarkan data diatas dapat dijelaskan bahwa kontribusi lain-lain PAD yang sah rata-rata selama kurun waktu 2006 – 2010 sebesar 23,50 % dari total PAD.
g. Pendapatan Transfer (Dana Perimbangan)
Dana perimbangan merupakan dana bagi hasil dari pemerintah pusat untuk proses penyelenggaraan pemerintah di daerah. Adapun dana perimbangan tersebut meliputi Bagi hasil pajak, Bagi hasil bukan pajak, bagi hasil pajak propinsi, Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Dalam struktur APBD Kota Bogor pada tahun 2007 mengalami perubahan dimana sektor Bantuan Keuangan dari Provinsi dimasukkan ke dalam Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah.
46 Realisasi Dana Perimbangan (Pendapatan Transfer) dari Pemerintah Pusat dan Provinsi dapat dilihat pada tabel berikut ini:
Tabel 3.9
Realisasi Dana Perimbangan (Pendapatan Transfer) Tahun 2006 -2010
PENDAPATAN TRANSFER 2006 2007 2008 2009 2010 TRANSFER PEMERINTAH
PUSAT - DANA
PERIMBANGAN
Dana Bagi Hasil Pajak 69.628.032.871,00 85.173.148.478,00 101.97.019.056,00 110.362.460.382,00 129.983.594.372,00 Dana Bagi Hasil Sumber Daya
Alam 10.855.146.776,00 5.062.827.090,00 7.545.286.763,00 19.947.993.607,00 18.704.027.015,00
Dana Alokasi Umum
302.515.000.000,00
359.576.513.600,00 397.366.563.000,00 439.246.948.000,00 449.212.042.600,00
Dana Alokasi Khusus
7.620.000.000,00
7.587.700.000,00 14.056.000.000,00 21.019.000.000,00 9.756.700.000,00 Jumlah Pendapatan Transfer
Dana Perimbangan 390.618.179.647,00 457.400.189.168,00 520.164.868.769,00 590.576.401.989,00 607.656.363.987,00
TRANSFER PEMERINTAH
PUSAT – LAINNYA
Dana Otonomi Khusus - - -
Dana Penyesuaian 9.500.000.000,00 - -
Jumlah Pendapatan Transfer
Pemerintah Pusat – Lainnya -
9.500.000.000,00 - -
TRANSFER PEMERINTAH
PROVINSI
Pendapatan Bagi Hasil Pajak 35.542.403.398,00 41.537.023.022,00 56.299.436.115,00 50.973.714.815,00 64.320.494.083,00
Pendapatan Bagi Hasil Lainnya 10.789.460.000,00 14.352.733.000,00 16.794.500.000,00
-
Bantuan Keuangan dari
Propinsi
Jumlah Transfer Pemerintah
Provinsi 46.331.863.398,00 55.889.756.022,00 73.093.936.115,00 50.973.714.815,00 64.362.192.572,00 TOTAL PENDAPATAN TRANSFER 323.087.621.468,00 344.999.629.989,00 463.712.115.762,00 517.873.903.983,00 584.527.061.341,00
Dana Perimbangan dari tahun 2006 sampai tahun 2010 dari tahun ke tahunnya mengalami kenaikan berturut-turut sebesar 6.78%, 34.41%, 11.68%
47 dan 12.87%. Adapun rasio dana perimbangan terhadap APBD dapat digambarkan pada tabel berikut ini :
Tabel 3.10
Rasio Dana Perimbangan Terhadap Pendapatan
No. Tahun Pendapatan Dana Perimbangan %
1. 2006 536.012.125.796,00 463.712.115.762,00 86,51% 2. 2007 635.463.458.463,00 517.873.903.983,00 81,50% 3. 2008 718.083.397.253,00 584.527.061.341,00 81,40% 4. 2009 115.921.660.827,00 590.575.801.989,00 509,46% 5. 2010 127.227.790.043,00 607.656.363.987,00 447,61% Rata-Rata 241,29%
Sumber : Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Bogor (Audited)
Dana perimbangan memberikan kontribusi yang paling besar dalam struktur APBD Kota Bogor, selama tahun 2006-2010 rata-rata kontribusi dana perimbangan sebesar 241,29 % dari total pendapatan. Hal ini menunjukan bahwa ketergantungan Pemda Kota Bogor terhadap Pemerintah pusat dan Provinsi khususnya dalam sektor keuangan masih sangat dominan.
h. Realisasi Pendapatan Transfer