IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Gambaran Umum Perusahaan
PT. Rahayu Santosa didirikan oleh Bapak Bambang Mulyadi dan Bapak Benjamin Budiman pada tahun 1961. PT. Rahayu Santosa (RS) merupakan salah satu perusahaan di Indonesia yang bergerak di bidang industri karoseri. Perusahaan ini memproduksi mini bus, small bus,
medium bus, dan big bus sebagai produk standar yang memiliki
standarisasi perusahaan dan special design sebagai produk pesanan yang diminta oleh konsumen sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan, seperti mobil ambulans, truk brimob dan lain sebagainya. PT. Rahayu Santosa memiliki filosofi memuaskan pelanggan dengan memberikan mutu terbaik dengan pengiriman yang tepat waktu dan desain inovatif. Sejak berdiri pada tahun 1961 di Bogor, PT. RS telah mendedikasikan sumber daya dan pelayanan terbaik bagi pelanggannya yang telah memberikan kepercayaan.Industri ini berdiri diatas tanah seluas 82.589 m2 yang terbagi atas 29.996 m2 bangunan. PT. Rahayu Santosa di sebelah Utara berbatasan dengan jalan raya Jakata-Bogor, di sebelah Timur berbatasan dengan pemukiman penduduk dan warung makan, di sebelah Selatan berbatasan dengan lahan kosong, di sebelah barat berbatasan dengan PT. Astra Federal.
PT. Rahayu Santosa memiliki motto yaitu ”Future’s Standard
Today” yang di harapkan agar motto tersebut dapat memberikan
motivasi kepada para tenaga kerjanya. Bekerjasama dalam kemitraan jangka panjang dengan ‘stakeholders’ adalah pemimpin dalam produk transportasi dan layanan yang terkait dengan menetapkan dan mengimplementasikanstandar masa depan ‘hari ini’.
PT. Rahayu Santosa memiliki 11 divisi, yaitu Divisi
Manufacturing, Divisi produksi, Divisi Logistik, Divisi Keuangan,
Desain Engineering , Divisi Management Information System (MIS) dan Divisi Human Resource Development (HRD).
4.1.2 Visi, Misi dan Kebijakan Mutu Perusahaan
Perusahaan memiliki visi dan misi agar tujuan yang ingin dicapai perusahaan menjadi jelas. Visi dan misi PT. Rahayu Santosa yaitu :
Visi : Kita, Rahayu Santosa berkomitmen untuk memimpin dalam memproduksi produk transportasi dan jasa terkait yang memberikan nilai tertinggi untuk stakeholders (pelanggan, pemasok, pemegang saham, karyawan dan masyarakat).
Misi : Standar masa depan, “Hari ini” bekerja sama dalam kemitraan jangka panjang “stakeholders”. Kita adalah pemimpin dalam produk transportasi dan layanan terkait dengan menetapkan dan mengimplementasikan standar masa depan : “Hari ini”.
Kebijakan Mutu :
a. Menerapkan SMM ISO 9001:2008 agar menjadi perusahaan yang berorientasi mutu dan perbaikan berkesinambungan.
b. Menciptakan produk bermutu dengan harga sesuai. c. Meningkatkan kompetensi karyawan di semua tingkatan.
d. Mengutamakan kerjasama untuk mencapai visi dan misi perusahaan. 4.1.3 Struktur Organisasi
Struktur organisasi PT. Rahayu Santosa yang tertinggi adalah Dewan Komisaris yang didampingi oleh Presiden Direktur yang bertindak sebagai tenaga ahli dan penasehat yang bertanggungjawab langsung kepada Dewan Komisaris.Dalam kegiatan sehari-hari Dewan Direktur dibantu oleh beberapa orang Manajer dan Kepala Bagian yang mempunyai tanggung jawab dan wewenang bagian yang dipimpinnya. Untuk lebih jelasnya, di bawah ini adalah tugas masing-masing bagian :
a. Dewan Komisaris
Dewan komisaris adalah pemilik perusahaan sekaligus pemegang saham mayoritas yang berhak memberikan suara berdasarkan jumlah saham yang dipegangnya dalam rapat umum pemegang saham (RUPS). Komisaris memberikan kepercayaannya secara penuh kepada direktur untuk mengolah perusahaannya.Tugas lain dari Komisaris adalah :
1) Merumuskan dan menetapkan tujuan, kebijakan dan strategi perusahaan
2) Menyetujui peraturan dan prosedur operasi perusahaan. 3) Menyetujui operasi anggaran dan aliran kas perusahaan. 4) Menyetujui rencana keuangan perusahaan dan investasi modal.
5) Menyetujui untuk mengangkat dan memberhentikan para direktur dan manajer perusahaan.
b. Direktur
Bertanggungjawab pada komisaris dengan koordinator pengawasan manajemen. Tugas lainnya dari direktur adalah :
1) Perencanaan, pengarahan, koordinasi, pengamatan dan pengawasan seluruh operasi dan manajemen perusahaan.
2) Mencurahkan waktu dan usaha, serta memberi perhatian khusus dalam pengamatan dan pengawasan semua aspek teknik operasi perusahaan, khususnya penekanan pada penerapan ilmu dan teknik peralatan, serta metode dalam perluasan produksi.
3) Perencanaan pengembangan sumber daya dan tenaga manusia.
4) Menyiapkan peraturan dan prosedur operasi perusahaan untuk disetujui oleh Komisaris.
5) Menjaga hubungan baik dengan pemerintah dan pihak-pihak lain yang berpengaruh terhadap kelancaran operasi perusahaan.
c. Manajer HRD dan GA
Bagian ini membawahi beberapa seksi yang menyangkut masalah perencanaan tenaga kerja, pengembangan keterampilan dan keahlian tenaga kerja dan lainnya yang menyangkut ketenagakerjaan. Manajer personalia dan umum membawahi dua (2) bagian, yaitu :
1) Kepala Bagian HRD (Human Resource Development)
i. Menyediakan tenaga yang terampil sesuai dengan kebutuhan. ii. Merencanakan dan melaksanakan program pendidikan karyawan
agar mengerti dan menguasai jenjang kerja.
iii. Menyusun dan menghitung kenaikan gaji berkala sesuai dengan prestasi masing-masing karyawan dan hak-hak lainnya.
iv. Memberikan motivasi dan disiplin kerja. 2. Kepala Bagian GA
i. Menjaga (memelihara) kendaraan perusahaan, bertanggungjawab akan kelancaran operasional perusahaan dengan kendaraan- kendaraan tersebut.
ii. Menjaga keamanan perusahaan (bekerjasama dengan seksi keamanan/satpam) dan menjaga kesejahteraan karyawan.
d. Manajer Keuangan
Bertugas sebagai pengatur kegiatan fungsional dalam Divisi Akunting dan keuangan serta menyusun sistem akuntansi perusahaan, meneruskan laporan keuangan dan arus kas secara berkala kepada Dewan Direksi dan Komisaris. Bagian ini membawahi beberapa bagian yang menyangkut masalah-masalah keuangan perusahaan dan laporan berkala lainnya secara teratur.
Tugas lainnya dari bagian keuangan, antara lain :
1) Mencatat persediaan bahan baku dan penolong juga barang jadi yang ada di gudang.
2) Menghitung laporan harga pokok produksi dan harga pokok penjualan.
3) Menetapkan biaya standar untuk dasar perhitungan harga pokok. 4) Menerbitkan/mengeluarkan laporan keuangan
5) Memberikan laporan-laporan yang bersifat insidentil yang diperlukan tim manajemen sebagai informasi untuk pertimbangan pengambilan keputusan.
e. Manajer Produksi
Bagian ini membawahi beberapa bagian yang menyangkut masalah kegiatan proses produksi dari penyediaan bahan baku, perencanaan, proses produksi sampai menghasilkan barang jadi. Bertanggungjawab kepada Direktur, dengan tugas berikut:
1) Mengkoordinasikan dan mengamati administrasi operasi produksi dan sistem pelaporannya.
2) Membuat rencana kerja agar tercapai hasil yang maksimal sesuai dengan yang diharapkan oleh manajemen untuk memenuhi standar produksi.