IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1. Gambaran Umum Perusahaan
Nama perusahaan adalah Danti’s Deli,berdiri pada tahun 2004. Danti’s Deli merupakan sebuah perusahaan berbentuk Usaha Kecil Menengah (UKM) yang menghasilkan berbagai jenis cake di daerah Cibinong, Bogor. Danti Maharanti selaku pendiri dan pemilik usaha ini, Danti’s Deli terletak di Komp. Perum. BCE Blok A7 No. 6, Cibinong.
4.1.1 Sejarah dan Perkembangan danti’s Deli
Danti’s Deli didirikan pada tahun 2004, awal mula Danti’s Deli berjualan mie ayam bakso yang diproduksi sendiri dan memiliki toko di JL. Pemda Cibinong. Namun usaha tersebut tidak bertahan cukup lama, sehingga usaha mie ayam bakso dan toko tersebut tutup.
Di tahun yang sama Danti’s Deli mencoba memasarkan cake yang diproduksi sendiri ke toko-toko, salah satunya adalah toko cake yang sangat terkenal di Jakarta. Cake yang dipasarkan adalah bolu tape, bolu
banana, bolu pandan. Awalnya Danti’s Deli memproduksi hanya 15 – 20 loyang per bulan, namun dua bulan kemudian mampu memproduksi lebih dari 200 loyang per bulan.
Pada tahun 2006 Danti’s Deli memperluas pasar, dengan mencoba memasarkan ke cafe dan mini market. Cake yang dipasarkan adalah
klappertaart, cupcake, tiramisu cake, cheese cake, black forest, chiffon cake, cookies, dan lain-lain. Namun kerja sama dengan cafe dan mini market tersebut tidak bertahan lama, tahun 2007 kerja sama tersebut berakhir.
Walaupun kerja sama dengan cafe dan mini market berakhir, tapi permintaan dari toko cake yang di Jakarta masih terus berjalan sampai sekarang dan semakin meningkat permintaannya, hingga mencapai 800 – 1000 loyang per bulan. Tahun 2012, dengan kemajuan teknologi dan komunikasi yang semakin modern, Danti’s Deli memasarkan produknya
via BlackBerry Messenger. Pada saaat itu cake yang lebih dikenal dan lebih sering dibeli oleh konsumen adalah rainbow cake.
4.1.2 Visi dan Misi danti’s Deli
Visi:
Menjadi perusahaan cake yang berkualitas dan selalu dilirik oleh masyarakat.
Misi:
1. Memberikan produk yang bermanfaat dan berkualitas tinggi, 2. Menghasilkan karyawan yang terampil,
3. Memberikan pelayanan yang baik untuk memenuhi kepuasan pelanggan.
4.1.3 Struktur Organisasi
Struktur organisasi adalah suatu susunan yang menggambarkan hubungan antara pemimpin dan staf, yang membagi jabatan, tugas, wewenang dan tanggung jawab untuk mencapai tujuan utama organisasi. Struktur organisasi Danti’s Deli dapat dilihat pada Gambar 4.
Gambar 4. Struktur organisasi Danti's Deli
Dilihat dari Gambar 4. Struktur orgsnisasi Danti’s Deli termasuk dalam bentuk fungsional. Biasanya pada bentuk fungsional kekuasaan dilimpahkan kepada kepala bagian. Namun kepala bagian tidak berhak memberi perintah langsung dan memiliki kewenangan untuk memberi saran dan nasihat.
Pemilik Danti’s Deli
Karyawan Karyawan
Bagian Produksi
25
Danti Maharanti selaku pemilik Danti’s Deli, bertugas dalam setiap kebijakan-kebijakan yang akan dikeluarkan saat proses produksi berlangsung dan bertanggung jawab terhadap pengambilan keputusan. Beliau juga yang memasarkan produk Danti’s Deli, serta ikut mengawasi dan mengatur proses produksi yang dibantu oleh bagian produksi.
Danti’s Deli memiliki dua karyawan dalam melakukan proses
produksi. Mereka betugas dalam penimbangan bahan baku, sedangkan alat produksi yang digunakan sudah modern. Sehingga menurut Danti Maharanti dengan memiliki dua karyawan untuk proses produksi sudah cukup dalam memenuhi setiap target produksi.
4.1.4 Proses Produksi
Proses produksi awal sangat berpengaruh untuk proses produksi selanjutnya, hingga menghasilkan suatu produk yang berkualitas. Untuk menghasilkan produk yang berkualitas, Danti’s Deli menggunakan peralatan yang modern disetiap proses produksinya. Peralatan yang digunakan seperti mixer, timbangan, oven, loyang, kulkas, freezer, wadah/baki, gunting, pisau, dan lain-lain. Berikut ini penjelasan proses produksi pada Danti’s Deli:
a. Penimbangan Bahan Baku
Penimbangan bahan baku merupakan tahap awal untuk menghasilkan
cake, dengan menggunakan timbangan digital. Pada proses ini karyawan menimbang dari setiap bahan baku yang akan digunakan, seperti tepung terigu, telur, gula, margarine, tape, pisang, cairan pandan.
b. Pengadukan
Pada proses pengadukan peralatan yang digunakan adalah mixer dengan dua kapasitas, yaitu 50 Kg dan 1 Kg. Proses pengadukan merupakan pencampuran semua bahan baku hingga menghasilkan suatu adonan.
c. Pembagian dan Pencetakan Adonan
Pembagian adonan bertujuan untuk menghasilkan cake dangan berat yang sama sesuai dengan yang telah ditentukan. Proses pencetakan
merupakan proses dimasukkannya adonan ke dalam loyang. Pembagian adonan dilakukan dengan cara menuangkan adonan ke dalam loyang yang di bawah loyang tersebut sudah tersedia timbangan.
d. Pematangan
Pada tahap ini merupakan tahap pematangan adonan menjadi cake. Adonan yang telah siap dalam loyang, dimasukan ke dalam oven. Untuk menghasilkan cake yang berkualitas karyawan harus selalu memeriksa tingkat kematangan. Waktu yang dibutuhkan pematangan untuk setiap cake berbeda-beda, seperti bolu tape membutuhkan waktu selama kurang lebih tiga jam, bolu banana kurang lebih dua jam dan untuk bolu pandan membutuhkan waktu kurang lebih satu jam.
e. Pengemasan
Pengemasan merupakan proses terakhir. Setelah cake matang dan di keluarkan dari oven, cake ditunggu hingga dingin. Selanjutnya cake
tersebut di masukkan ke dalam box.
4.1.5 Prosedur Kerja
Prosedur kerja merupakan suatu standar atau peraturan kerja yang bertujuan untuk memperlancar proses produksi. Prosedur kerja pada Danti’s Deli, sebagai berikut:
1. Cuci tangan dengan sabun sebelum melakukan pekerjaan.
2. Gunakan apron yang sudah tersedia dan pastikan dalam keadaan bersih setiap harinya.
3. Gunakan alat sesuai dengan fungsinya dan mohon dirawat dengan baik.
4. Gunakan bahan baku dengan prosedur First In First Out.
5. Pastikan semua alat dan bahan selalu disimpan ditempatnya setelah digunakan.
6. Jagalah kebersihan diri, lingkungan kerja dan alat-alat setiap harinya. 7. Jagalah kebersamaan kerja karena kita semua adalah satu team yang
kuat.
27
9. Komunikasi adalah penting untuk kelancaran operasional.
10. Pastikan setiap selesai bekerja semua alat dan lingkungan kerja kembali bersih dan aman.
11. Prosedur kerja dibuat untuk dipatuhi dan dijalankan dengan baik agar produk yang dihasilkan bersih, aman, dan sesuai dengan standar yang telah ditentukan.