• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Gambaran Umum Perusahaan .1 Sejarah Singkat Perusahaan

Telkom Group adalah satu- satunya BUMN telekomunikasi serta penyelenggara layanan telekomunikasi dan jaringan terbesar di Indonesia. Telkom Group melayani jutaan pelangaan di seluruh Indonesia dengan rangkaian lengkap

layanan telekomunikasi yang mencakup sambungan telepon kabel tidak bergerak dan telepon nirkabel tidak bergerak, komunikasi seluler, layanan jaringan dan interkoneksi serta layanan internet dan komunikasi data. Telkom Group juga menyediakan berbagai layanan di bidang informasi, media dan edutainment, termasuk cloud-based dan server-based managed services, layanan e-Payment dan IT enabler, e-Commerce dan layanan portal lainnya.

Bermula dari didirikannya sebuah badan usaha swasta penyedia layanan pos dan telegraf pada tahun 1882, layanan komunikasi dikonsolidasikan oleh pemerintah Hindia Belanda ke dalam jawatan Post Telegraaf (PTT). Sebelumnya, pada tanggal 23 Oktober 1856 dimulai pengoperasian layanan jasa telegraf elektromagnetik pertama yang menghubungkan Jakarta (Batavia) dengan Bogor (Buitenzorg), momen tersebut di kemudian hari atau tepatnya tahun 2009 dijadikan sebagai hari lahir Telkom.

Status jawatan diubah pada tahun 1961 menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi atau PN Postel. Pada tahun 1965 PN Postel dipecah menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro, dan satunya lagi adalah Perusahaan Negara

53

Telekomunikasi. Selanjutnya pada tahun 1974 PN Telekomunikasi diubah namanya menjadì Perusahaan Umum Telekomunikasi atau Perumtel yang menyelenggarakan jasa telekomunikasi nasional maupun internasional. Pada tahun

1980 seluruh saham PT Indonesian Satellite Corporation Tbk. (Indosat) diakuisisi oleh Pemerintah Indonesia dan dijadikan Badan Usaha Milik Negara atau BUMN untuk menyelenggarakan jasa telekomunikasi internasional, terpisah dari Perumtel.

Pada tahun 1989 undang-undang Nomor 3 Tahun 1989 tentang Telekomunikasi ditetapkan untuk mengatur peran swasta dalam penyelenggaraan telekomunikasi. Kemudian pada tahun 1991 Perumtel diubah lagi menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) Telekomunikasi Indonesia (Telkom) berdasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1991. Pada tahun 2001 Telkom membeli 35 persen saham Telkomsel dari PT. Indosat sebagai bagian dari implementasi restrukturisasi industri jasa telekomunikasi di Indonesia yang ditandai dengan penghapusan kepemilikan bersama dan kepemilikan silang antara Telkom dan Indosat. Dan Duopoli penyelenggaraan telekomunikasi pun terjadi sejak bulan Agustus 2002. Kemudian peluncuran ''New Telkom'' yang ditandai dengan penggantian identitas perusahaan terjadi pada tanggal 23 Oktober 2009.

Saat ini Telkom Group mengelola 6 produk portofolio yang melayani empat segmen konsumen, yaitu korporat, perumahan, perorangan dan segmen konsumen lainnya.

Berikut penjelasan portofolio bisnis TelkomGroup:

1. Mobile

Portofolio ini menawarkan produk mobile voice, SMS dan value added service,

Universitas Sumatera Utara

2.

3.

4.

5.

6.

54

serta mobile broadband. Produk tersebut ditawarkan melalui entitas anak, Telkomsel, dengan merk Kartu Halo untuk pasca bayar dan simPATI, Kartu As dan Loop untuk pra bayar.

Fixed

Portofolio ini memberikan layanan fixed service, meliputi fixed voice, fixed broadband, termasuk Wi-Fi dan emerging wireless technology lainnya, dengan brand IndiHome.

Wholesale & International

Produk yang ditawarkan antara lain layanan interkoneksi, network service, Wi-Fi, VAS, hubbing data center dan content platform, data dan internet, dan solution.

Network Infrastructure

Produk yang ditawarkan meliputi network service, satelit, infrastruktur dan tower.

Enterprise Digital

Terdiri dari layanan information and communication technology platform service dan smart enabler platform service.

Consumer Digital

Terdiri dari media dan edutainment service, seperti e-commerce (blanja.com), video/TV dan mobile based digital service. Selain itu, kami juga menawarkan digital life service seperti digital life style (Langit Musik dan VideoMax), digital payment seperti TCASH, digital advertising and analytics seperti bisnis digital advertising dan solusi mobile banking serta enterprise digital service

55

yang menawarkan layanan Internet of Things (IoT).

4.1.2 Visi dan Misi Perusahaan

Seiring dengan perkembangan teknologi digital dan transformasi perusahaan, Telkom memiliki visi dan misi baru yang diberlakukan sejak 2016, yaitu:

1. Visi : Be the King of Digital in the Region

2. Misi : Lead Indonesian Digital Innovation and Globalization

4.1.3 Logo Perusahaan

Penampilan logo baru ini mencakup perubahan logo secara menyeluruh dan terintegrasi dengan empat aspek dasar perusahaan, yaitu transformasi bisnis, infrastruktur, sistem dan model operasi serta sumber daya manusia.

Gambar 4.1

Gambar Logo PT Telkom

Filosofi warna sebagai berikut :

1. Merah, mencerminkan spirit Telkom untuk selalu optimis dan berani dalam menghadapi tantangan dan perusahaan.

2. Putih, mencerminkan spirit Telkom untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia.

3. Hitam, mencerminkan kemauan keras.

Universitas Sumatera Utara

Abu abu, mencerminkan teknologi.

Struktur Organisasi PT Telkom Witel Medan

56

4.

4.1.4

Sumber : PT Telkom Witel Medan

Gambar 4.2

Struktur Organisasi PT Telkom Witel Medan

GM WITEL MEDAN

MGR ACCESS OPTIMA AND CONSTRUCTION

SPV MGR WAR ROOM

MGR ACCESS & SERVICE OPERATION

MGR ACCESS DATA MGT

MGR ACCESS MAINTENANCE & QE

MGR CCAN

MGR WHOLE SALE ACCESS NETWORK

MGR BUSINESS SERVICE

MGR GOVT &

ENTERPRISE SERVICE

MGR NETWORK AREA

DGM WITEL MEDAN

KAKANDATEL BINJAI

KAKANDATEL LUBUK PAKAM

MGR HOME SERVICE 1

MGR HOME SERVICE 2

MGR PERSONAL SERVICE

MGR CUSTOMER CARE

MGR LOGISTIK &

GENERAL SUPPORT

MGR HR AND CDC

MGR SAS

JM IS SERVICE

MGR FINANCE

MGR PAYMENT COLLECTION

57

4.1.5 Budaya Perusahaan

Adapun yang menjadi budaya perusahaan pada PT Telkom Witel Medan adalah Telkom’s 5C. Telkom’s 5C merupakan nilai – nilai inti baru yang akan membantu Telkom untuk mencapai cita – citanya sebagai pemenang industri T.I.M.E.

(Telecommunication, Information, Media, dan Education) di pasar regional.

Commitment to Long Term Progressive

Customer First Heart

Caring Meritocracy Assured

Co Crestion of win-win

Partnership Expertise

Collaborative Innovation Empowered

Gambar 4.3

Budaya Organisasi PT Telkom Witel Medan

1. Commitment To Long Term, yang berarti melakukan sesuatu tidak hanya nutuk masa kini tetapi juga untuk masa mendatang. Key behaviour:

a. Menetapkan target yang strecth untuk diri sendiri dan anggota tim.

b. Mengutamakan hasil yang berkelanjutan, berjangka panjang.

c. Terus melaksanakan transformasi meskipun kondisi sekarang baik-baik saja.

2 Customer First, yaitu mengutamakan pelanggan terlebih dahulu, baik untuk pelanggan internal maupun eksternal. Key behavior :

Universitas Sumatera Utara

3.

4.

5.

58

a. Membangun hubungan baik dengan customer internal maupun eksternal.

b. Proaktif memenuhi kebutuhan customer.

c. Memberikan pelayanan yang melebihi ekspektasi.

Caring Meritocracy, yaitu memberikan rewards dan consequences yang sesuai

dengan kinerja dan erilaku yang bersangkutan. Key behaviour:

a. Terus mencari kesempatan pengembangan diri.

b. Aktif mengembangkan orang lain (contoh: rekan kerja, atasan,bawahan) dan memberikan feedback kinerja individul yang jujur dan konstruktif.

c. Memberikan penghargaan atau konsekuensi yang berarti sesuai dengan kinerja individual yang sesungguhnya.

Co-Creation Of Win – Win Partnership, di mana memperlakukan mitra bisnis

sebagai rekan kerja yang setara. Key behaviour:

a. Proaktif dalam menangkap peluang kemitraan bisnis.

b. Kreatif dalam bernegosiasi dan dalam mengerjakan pekerjaan.

c. Aktif mencari feedback dari mitra bisnis den mengelola kinerja mereka untuk kemajuan bersama.

Collaborate Innovation, menghilangkan internal dan terbuka terhadap ide-ide

dari luar. Key Behaviour:

a. Berbagi sumber daya di dalam Telkom dan Telkom Group demi kepentingan Telkom Group yang lebih besar.

b. Aktif mencari sumber daya dari pihak lain untuk menghasilkan inovasi.

c. Mencoba untuk mempengaruhi lingkungan eksternal (contoh:

pemerintahan, industri) untuk mencapai terobosan yang inovatif.

59

Dokumen terkait