• Tidak ada hasil yang ditemukan

GERAK TUMBUHAN

Dalam dokumen Fisiologi tumbuhan (Halaman 140-147)

ACARA IV

BAB 9  KEGIATAN PRAKTIKUM

rangsangan yang merupakan bagian dari sistem organ pada tanaman ini.

Stimulus yang dapat membuat tanaman bergerak yaitu cahaya, sentuhan dan perubahan gravitasi serta suhu.

2. Tujuan

a. Untuk mengetahui jenis gerak pada tumbuhan.

b. Untuk melihat gerakan pada spesimen percobaan.

c. Mengamati bentuk pergerakan tumbuhan.

3. Landasan Teori

Berdasarkan sumber rangsangan, gerak pada tumbuhan dibedakan menjadi 2 yaitu gerak endonom dan gerak etionom/esionom. Gerak en-donom adalah gerak tumbuhan yang disebabkan oleh rangsangan atau faktor-faktor yang berasal dari dalam tumbuhan itu sendiri. Gerak endo-nom disebut juga autoendo-nom. Gerak etioendo-nom adalah reaksi gerak tumbuh-an ytumbuh-ang disebabktumbuh-an oleh adtumbuh-anya rtumbuh-angstumbuh-angtumbuh-an dari luar tubuh tumbuhtumbuh-an.

Gerak etionom disebut juga dengan gerak esionom (Wiraatmaja, 2017).

Macam-macam gerak endonom di antaranya seperti:

a. Nutasi yang merupakan gerak spontan dari tumbuhan yang tidak disebabkan adanya rangsangan dari luar.

b. Higroskopis adalah gerak bagian tumbuhan yang terjadi karena ada-nya perubahan kadar air pada tumbuhan secara terus-menerus aki-batnya kondisi menjadi sangat kering pada kulit buah atau kotak spora sehingga kulit biji atau kotak spora pecah. Misalnya pecahnya kulit buah polong-polongan.

Pada gerak etionom, rangsangan itu dapat berupa cahaya, sentuhan, suhu, air, gravitasi bumi, dan zat kimia. Organ tumbuhan yang membe-rikan respons terhadap rangsangan tersebut adalah akar, batang, bunga, buah atau bagian dari organ tumbuhan tersebut. Berdasarkan arah res-pon, gerak etionom dibedakan menjadi gerak tropisme, gerak nasti dan gerak taksis.

Gerak tropisme adalah gerak bagian tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan. Tropisme berasal dari bahasa Yunani, yaitu trope, yang berarti membelok. Bila gerakannya mendekati arah rangsangan disebut tropisme positif sedangkan jika

ge-rak responsnya menjauhi arah datangnya rangsangan disebut tropisme negatif. Contoh:

a. Gerak batang tumbuhan ke arah cahaya, b. Gerak akar tumbuhan ke pusat bumi, c. Gerak akar menuju air, dan

d. Gerak membelitnya ujung batang atau sulur pada jenis tumbuhan bersulur.

Ditinjau dari macam sumber rangsangannya, tropisme dibedakan menjadi fototropisme, Geotropisme, Hidrotropisme, Kemotropisme, Tig-motropisme, TerTig-motropisme, Sktotropisme.

Gerak nasti adalah gerak bagian tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan, namun arahnya tidak dipengaruhi oleh arah datangnya rang-sangan. Kata nasti berasal dari bahasa Yunani, yaitu nastos yang berarti dipaksa mendekat.

Oleh karena itu, arah gerak dari bagian tubuh tumbuhan yang mela-kukan gerak nasti ditentukan oleh tumbuhan itu sendiri. Contoh:

a. Menutupnya daun putri malu dan tumbuhan Venus karena sentuhan.

b. Menutupnya daun majemuk pada tanaman polong saat malam hari.

c. Membuka dan menutupnya bunga pukul empat.

d. Membuka serta menutupnya stomata.

Ditinjau dari macam sumber rangsangannya, gerak nasti dibedakan menjadi: Fotonasti, Niktinasti, Tigmonasti,Termonasti, Haptonasti, Nasti Kompleks.

Gerak taksis adalah gerak seluruh atau bagian tubuh tumbuhan yang berpindah tempat dan arah perpindahannya dipengaruhi oleh arah da-tangnya rangsangan. Ditinjau dari macam sumber rangsangannya, taksis dibedakan menjadi fototaksis dan kemotaksis.

4. Alat dan Bahan

Percobaan 1 Alat a. Pollybag b. Penggaris c. Alat tulis menulis d. Kamera

BAB 9  KEGIATAN PRAKTIKUM

125 Bahan

a. 20 biji kacang hijau b. Tanah/sekam 20 kg c. Air

Percobaan 2 Alat a. Lup b. Alat tulis c. Kamera

Bahan

a. Tanaman putri malu b. Tanaman turi

5. Cara Kerja

Cara kerja percobaan 1

a. Menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam kegiatan prakti-kum.

b. Memasukkan tanah secukupnya ke dalam pollybag.

c. Sebar biji kacang hijau di atas permukaan tanah sebanyak ± 10 biji.

d. Siramlah biji kacang hijau dengan air secukupnya.

e. Letakkan satu pollybag dalam kardus yang dilubangi, dan yang satu dalam kardus yang ditutup.

f. Setelah 1 hari, bukalah kardus penutup pada tanaman biji kacang hijau di dalam pollybag.

g. Amatilah perbedaan dari dua perlakuan yang telah dilakukan!

E. Cara Kerja Cara kerja percobaan 1

1. Menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam kegiatan praktikum

2. Memasukkan tanah secukupnya ke dalam pollybag 3. Sebar biji kacang hijau di atas permuakaan tanah

sebanyak ± 10biji

4. Siramlah biji kacang hijau dengan air secukupnya 5. Letakkan satu pollybag dalam kardus yang dilubangi,

dan yang satu dalam kardus yang ditutup

6. Setelah 1 hari, bukalah kardus penutup pada tanaman biji kacang hijau di dalam polybag

7. Amatilah perbedaan dari dua perlakuan yang telah dilakukan!

Gambar 9.4 Gambar Percobaan Keterangan :

GAMBAR 9.4 GAMBAR PERCOBAAN

Keterangan :

Gambar kiri: biji kacang hijau yang tertutup kardus.

Kanan: biji kacang hijau yang tertutup kardus namun dilubangi.

Cara Kerja percobaan 2

a. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam kegiatan praktikum.

b. Carilah tanaman putrid malu dan turi di sekitar lingkungan kampus.

c. Mengamati gerakan putri malu dengan memberi perlakuan mekanik secara halus (sentuhan) pada helaian dan pangkal tangkai daun muda, dan tangkai daun tua.

d. Mengamati gerakan daun turi pada saat pagi, siang dan malam hari, dengan melihat helaian dan pangkal tangkai daun.

192

Kanan : biji kacang hijau yang tertutup kardus namun dilubangi

Cara Kerja percobaan 2

1. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam kegiatan praktikum

2. Carilah tanaman putrid malu dan turi di sekitar lingkungan kampus

3. Mengamati gerakan putri malu dengan memberi perlakuan mekanik secara halus (sentuhan) pada helaian dan pangkal tangkai daun muda, dan tangkai daun tua

4. Mengamati gerakan daun turi pada saat pagi, siang dan malam hari, dengan melihat helaian dan pangkal tangkai daun.

Gambar 9.5 Contoh kegiatan GAMBAR 9.5 CONTOH KEGIATAN

6. Analisis Data

TABEL 9.5 TABEL PENGAMATAN PERCOBAAN 1

Perlakuan Bagian Terkena Respons Stimulus Arah Gerak Kardus dibolongi 1. Batang : cm

2. Daun : helai 3. Warna : Kardus tertutup 4. Batang : cm

5. Daun : helai 6. Warna :

BAB 9  KEGIATAN PRAKTIKUM

TABEL 9.6 TABEL PENGAMATAN PERCOBAAN 2

Perlakuan Bagian Terkena Respons Stimulus Arah Gerak Tanaman Putri Malu

Disentuh ujung pensil 1. Daun:

2. Pangkal tangkai daun:

Panas dari Lup 3. Daun:

4. Pangkal tangkai daun:

Tanaman Turi

Pagi 1. Daun:

2. Pangkal tangkai daun:

Siang 3. Daun:

4. Pangkal tangkai daun:

Malam 5. Daun:

6. Pangkal tangkai daun:

7. Diskusi

a. Amati bentuk gerak pada tumbuhan.

b. Analisis faktor lingkungan yang memengaruhi gerak pada tumbuhan.

c. Analisi pengaruh rangsangan terhadap gerak tumbuhan.

8. Daftar Pustaka

Al-Qur’an. 2015. Kementerian Agama Republik Indonesia.

Cleon. WR. 1970. Plant Physiology Laboratory manual. Wadsworth Publ Comp.Inc: California.

Darmawan. 1983. Pengantar Fisiologi Tumbuhan. PT Gramedia: Jakarta.

Digilib. 2016. Transpirasi. Universitas Negeri Medan: Medan.

Esau.K. 1977. Plant Anatomy of Seed Plants. John Wiley & Sons. Sydney.

Haryanti.S. 2010. Jumlah dan Distribusi Stomata pada Daun Beberapa Spesies Tanaman Dikotil dan Monokotil. Jurnal Buletin Anatomi dan Fisiologi. 18 (2).

Joseph.A. 1969. Experiment Plant Physiology. Holt Rinehart Winston, Inc.

New York.

Lildahshiro. 2009. Fisiologi Tumbuhan. Kanisius: Jakarta.

Loveless.AR. 2000. Prinsip-prinsip Biologi Tumbuhan untuk Daerah Tropik 1. Gramedia: Jakarta.

Niken. A. 2020. Fisiologi Tumbuhan. Jurnal Transpirasi Fakultas Sains dan Teknologi. UIN Syarif Hidayaullah: Jakarta.

Papuangan, dkk. 2014. Jumlah dan Distribusi Stomata pada Tanaman Peng-hijauan di Kota Ternate. Jurnal Bioedukasi, 3(1):287-292.

Salisbury dkk. 1985. Plant Physiology. Wadsworth Publ. Comp. Inc. USA.

Sugeng.PM. dkk. 2016. Studi Laju Transpirasi Peltophorm dassyrachis dan Gliricidia s pada Sistem Budidaya Tanaman Pagar serta Pengaruh Terhadap Konduktivitas Hidrolik tidak Jenuh. J-Pal 7 (1).

Suyitno. 2006. Petunjuk Praktikum Fisiologi Tumbuhan Lanjut. Universitas Negeri Yogyakarta: Yogyakarta.

Wilkins.MB. 1991. Fisiologi Tanaman 1. Bina Aksara: Jakarta.

Wiraatmaja, 2017. Bahan Ajar Gerak Pada Tumbuhan. Prodi Agroekotek-nologi Fakultas Pertanian UNUD.

BAB 9  KEGIATAN PRAKTIKUM

ACARA V

Dalam dokumen Fisiologi tumbuhan (Halaman 140-147)