TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK
Perseroan senantiasa berupaya mematuhi peraturan perundang- undangan serta standar kualitas yang berlaku bagi Perseroan Terbatas Indonesia, industri Kemasan Offset dan Karton Gelombang, serta Pasar Modal Indonesia. Di samping itu, Perseroan juga senantiasa berupaya mengikuti perkembangan best practices dalam bidang kesehatan dan keselamatan kerja, lingkungan hidup, serta tanggung jawab sosial perusahaan.
Sesuai dengan UU Perseroan Terbatas dan Anggaran Dasar Perseroan, struktur tata kelola Perseroan terdiri atas Rapat Umum Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi. Struktur ini menjadi landasan bagi penerapan Pengendalian Internal dan Manajemen Risiko.
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
The Company has always strived to comply with the prevailing laws and regulations and quality standards applicable to the Public Companies in Indonesia, Packaging Offset and Corrugated carton industry, as well as the Indonesian capital market. In addition, the Company also strives to follow the development of best practices in the ield of occupational health and safety, environment, and corporate social responsibility.
In accordance with the Public Company Law and the Company’s Articles of Association, the Company’s governance structure consists of the General Meeting of Shareholders, the Board of Commissioners and Board of Directors. These structures form the basis for the application of Internal Control and Risk Management.
50
Laporan TahunanAnnual Report 2014 PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk. RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS )
Sebagaimana ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan pemegang kekuasaan tertinggi yang memiliki kekuatan hukum yanjg sah dan mengikat dalam pengambilan keputusan. Penyelenggaraan RUPS dilakukan 1 ( satu ) kali dalam satu tahun kalender yang selambat-lambatnya diselenggarakan dalam waktu 6 (enam) bulan sejak berakhirnya Tahun Buku.
Hasil Keputusan RUPS Tahunan pada tanggal 23 Juni 2014 beserta realisasinya ;
1. Persetujuan Laporan Tahunan Perseroan Tahun 2013 termasuk didalamnya Laporan Kegiatan Perseroan, Laporan Pengawasan Dewan Komisaris serta Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2013
2. Penetapan Penggunaan Laba Bersih Tahun Buku 2013 dan Penetapan Jumlah Deviden atas laba bersih Tahun Buku 2013
3. Penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk melakukan Audit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2014 4. Pemberian Wewenang dan Kuasa kepada Dewan
Komisaris untuk menetapkan remunerasi bagi anggota DIreksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan untuk Tahun Buku 2014
5. Laporan Pertanggung Jawaban Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Perdana Saham
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan yang terakhir sebagaimana dimaksud dalam Akta Penyataan Keputusan Rapat No. 32 tanggal 13 Februari 2014 yang dibuat di hadapan Ardi Kristiar, S.H., MBA pengganti dari Yulia, S.H., Notaris di Kota Jakarta Selatan, akta mana telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia sesuai dengan Surat Keputusan No. AHU-06850.AH.01.02.Tahun 2014 tanggal 18 Februari 2014 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0012079.AH.01.09.Tahun 2014 tanggal 18 Februari 2014, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:
DEWAN KOMISARIS
Komisaris Utama : Djafar Lingkaran
Komisaris Independen : Wahyu Rahmad Hidayat DIREKSI
Direktur Utama : Andreas Chaiyadi Karwandi
Direktur : Witjaksono
Direktur : Dudi
Direktur Independen : Henri Victor Parengkuan
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS
As per the provisions of the Articles of Association, the General Meeting of Shareholders is the highest authority that has the power of law with valid and binding in decision making. General Meeting of Shareholders is conducted 1 (one) time in a calendar year which is held at the latest within 6 months after the end of the Financial Year.
Results of Shareholders General Meeting’s decision on June
23, 2014 and its realization;
1. Approval of the Annual Report 2013 including the Company Activity Report, Report of Board of Commissioners Oversight and the Ratiication of the Company’s Financial Statements ended December 31, 2013
2. Agree to use The Net Income for Fiscal Year 2013 and Determination of Total dividend on net proit for inancial year 2013
3. Appointed Public Accountant to audit the Company’s Financial Statements for Fiscal Year 2014
4. Granting Authority and Authorization to the Board of Commissioners to determine the remuneration of the members and the members of the Board of Directors of Commissioners for Fiscal Year 2014
5. Accountability Reports of the Use of Proceeds from Initial Public Offering
BOARD OF COMMISSIONERS AND BOARD OF DIRECTORS
Based on the latest Company’s Articles of Association as deined in the Deed of Resolution No. 32 dated February 13, 2014, made before Ardi Kristiar, SH, MBA replacement of Yulia, SH, Notary in South Jakarta, where the deed has been approved by the Ministry of Law and Human Rights in accordance with the Decree No. AHU-06850.AH.01.02.Year 2014 dated February 18, 2014 and was registered in the Company Register No. AHU-0012079. AH.01.09.Year 2014 dated February 18, 2014, the composition Board of Commissioners and Board of Directors are as follows:
BOARD OF COMMISSIONERS
President Commissioner : Djafar Lingkaran Independent Commissioner : Wahyu Rahmad Hidayat
DIREKSI
President Director : Andreas Chaiyadi Karwandi Director : Witjaksono
Director : Dudi
Dewan Komisaris telah melaksanakan tugasnya sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Perundangan yang berlaku, termasuk melakukan rapat Dewan Komisaris dan pengawasan terhadap pengelolaan perusahaan oleh Direksi. Remunerasi Dewan Komisaris ditetapkan berdasarkan Keputusan Surat Persetujuan. Selama tahun 2014 Dewan Komisaris telah menyelenggarakan rapat Komisaris sebanyak 6 kali pertemuan dengan jumlah kehadiran sebanyak 100%.
Direksi yang telah memperoleh mandat dari RUPS untuk mengambil keputusan tersebut, dan pada tahun 2014 jumlah remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi adalah sebesar 30% dari total biaya pengganjian dan upah sebagaimana hasil keputusan dalam RUPS pada tanggal 23 Juni 2014. Direksi dalam tahun 2014 menyelenggarakan Rapat sebanyak 12 kali baik rapat Direksi maupun rapat bersama Dewan Komisaris dengan jumlah kehadiran sebanyak 100%.
KOMITE AUDIT
Lebih jauh, sejalan dengan perubahan status Perseroan dari perusahaan tertutup menjadi perusahaan terbuka serta perkembangan usaha, penerapan tata kelola perusahaan itingkatkan dengan dibentuknya Komite Manajemen Risiko untuk mendukung Dewan Komisaris di dalam pelaksanaan tugas pengawasannya.
Dalam rangka memenuhi persyaratan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Di Luar Rapat Perseroan tertanggal 23 Agustus 2013. Perseroan menetapkan pembentukan Komite Audit Perseroan dengan susunan sebagai berikut:
Ketua : Wahyu Rahmat Hidayat Anggota : Zaenal Arif Hafsah, SE.,Ak.,CA Anggota : Michael Yohanes Kurnia
PENGENDALIAN INTERNAL
Perseroan mengembangkan sistem pengendalian internal yang bertujuan menjunjung transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi dan kewajaran. Pengembangan tersebut dilakukan secara berkesinambungan dan melibatkan manajemen puncak Perseroan. Perseroan juga mengikuti perkembangan lingkungan menyangkut
Teknologi Baru
Perseroan selalu mengikuti perkembangan dan perubahan teknologi terbaru, terutama yang berkaitan dengan mesin offset
printing, mesin kemasan baik mesin utama maupun mesin penunjang, sehingga dapat melayani semua kebutuhan yang diminta pelanggan dan seluruh kegiatan produksi dapat berjalan lebih eisien.
Kesinambungan Terhadap Ketersediaan Bahan Baku
Bahan baku kertas merupakan faktor yang paling penting dan diperlukan dalam proses produksi sehingga dapat berjalan secara berkesinambungan. Hal ini dapat menyebabkan eisiensi produksi yang pada akhirnya mampu menurunkan biaya pokok produksi dan meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan.
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
The Board of Commissioners have performed their duties in accordance with the Articles of Association and applicable Laws, including conducting board meetings and supervising the management of the Company. The remuneration of the Board of Commissioners is established under Decision Letter. During 2014, the Board of Commissioners held six board meetings with 100% attendance.
Directors who have obtained a mandate from the Shareholders General Meeting made the decision, and in 2014 the amount of remuneration for the Board of Commissioners and Directors amounted to 30% of the total cost of salary and wages as the result of the decision at the General Meeting on 23 June 2014. In 2014 the Board of Directors held 12 board meetings and meetings with the Board of Commissioners with the attendance of 100%.
AUDIT COMMITTE
Furthermore, in line with the Company’s change in status from private to public company and business development, the implementation of corporate governance is improved with the establishment of the Risk Management Committee to support the Board of Commissioners in the execution of its supervisory duties. In order to meet the requirements of Otoritas Jasa Keuangan (OJK) and the Indonesia Stock Exchange (BEI) based on the decision of the Board of Commissioners Meeting Outside of the Company Meeting dated August 23, 2013 the Company provides for the creation of an Audit Committee with the following composition:
Chairman : Wahyu Rahmat Hidayat Member : Zaenal Arif Hafsah, SE.,Ak.,CA Member : Michael Yohanes Kurnia
INTERNAL CONTROL
The Company developed an internal control system which aims to uphold transparency, accountability, responsibility, independence and fairness. The development is performed sustainably and involves top management of the Company. The Company also keeps up with developments in the environment including New Technology
The Company always keeps abreast with the latest developments and technological changes, especially those associated with offset printing machines, packaging machines both main engines and auxiliary engines, so as to serve all the needs of the customer and all production activities can run more eficiently.
Continuity against Availability Raw Materials
The raw material of paper is the most important factor and is required in the production process so that it can run continuously. This can lead to production eficiency, which in turn is able to reduce the production costs and improve customer service.
52
Laporan TahunanAnnual Report 2014 PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk. Pemeliharaan Mesin
Perseroan melakukan pemeliharaan mesin secara berkala, dimana hal ini adalah faktor yang sangat penting dikarenakan dengan pemeliharaan mesin yang baik, akan menyebabkan output produksi yang maksimal dan dapat meingkatkan pelayanan terhadap pelanggan
RISIKO USAHA PERSEROAN
Dalam menjalankan usahanya, Perseroan menghadapi risiko yang mungkin dapat mempengaruhi hasil usaha Perseroan apabila tidak diantisipasi dan dipersiapkan penanganannya dengan baik. Untuk itu perusahan telah berupaya melakuan tindakan. Risiko hubungan dengan serikat pekerja risiko kebijakan
Risiko Bahan Baku
Untuk menghasilkan produk dibutuhkan bahan baku berupa kertas dan bahan pembantu lainnya.
Terganggunya pasokan bahan baku akan mengganggu proses produksi dan berdampak terhadap pendapatan Perseroan. Risiko pemasok bahan baku dapat timbul akibat dari beberapa hal yaitu penawaran dan permintaan tidak berimbang dimana permintaan lebih besar dari penawaran. Kemudian harga ekspor kertas lebih bagus dari harga lokal sehingga produsen kertas lebih memilih untuk menjual ekspor dibandingkan menjual kertasnya di pasar lokal untuk itu Perusahaan telah mengambila langkah antisipasi dengan dengan tidak tergantung pada satu pemasok bahan baku, perbandingan harga sejenis serta kontrol kualitas.
Risiko Tenaga Kerja
Saat ini Perseroan mempekerjakan sekitar 1.000 tenaga kerja (pegawai tetap dan pegawai lepas). Perseroan selama ini selalu memenuhi kewajiban yang ditetapkan oleh pemerintah seperti Upah Minimum Kotamadya (”UMK”). serta membina hubungan yang terbuka dan harmonis dengan Serikat Pekerja. Penyertaan karyawan untuk mendapatkan Employee Stock Allocation (ESA) merupakan salah satu tanggung jawab Perusahaan untuk menyertakan karyawan dalam pengelolaan perusahaan.
Risiko Persaingan Usaha
Persaingan yang dihadapi oleh Perseroan adalah perusahaan- perusahaan sejenis yang memiliki fasiltas produksi yang lebih besar dan modern untuk itu perusahaan selalu mengedepankan inovasi produk, layanan konsumen, ketepatan waktu pengantaran serta pembaharuan mesin produksi.
Risiko Kebakaran
Produk barang jadi yang dihasilkan oleh Perseroan beserta bahan bakunya termasuk dalam kategori benda yang mudah terbakar karenanya disetiap lokasi pabrik, sistem dan kelengkapan pemadam kebakaran menjadi hal yang utama oleh perusahaan disamping kontrol dan disiplin yang ditekankan baik kepada segenap karyawan dan staf maupun bagian maintenance untuk menjaga aset perusahaan secara bersama-sama dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Machine Maintenance
The Company conducts periodic maintenance of the machine. This is a very important factor because well-maintained machine will result in maximum production output and improve customer service
COMPANY BUSINESS RISK
In conducting its business, the Company faces risks that may affect the Company’s results of operations if not anticipated and prepared well. To that end the Company has sought to take some necessary measures. Risks of relationship with union Risks of policy.
Risks of Raw Materials
To manufacture products, raw materials of paper and other supporting materials are required.
Any disruption of the supply of raw materials would negatively affect the production process and eventually adversely affect the Company’s revenues. Risk of raw material supplies may arise as a result of a few things, such as there is no balance between supply and demand where the demand is greater than the supply. Or the export paper prices better than the local price so that paper manufacturers prefer to export their products rather than selling their paper in the local market. As such the Company has taken some anticipation steps by not relying on a single supplier of raw materials, conducting price comparison and quality control. Risk of Labor
The Company currently employs about 1,000 workers (permanent and part-time employees). The Company has always fulilled its obligations as imposed by the government such as the Minimum Wage and fostered an open and harmonious relationship with the Union. The inclusion of employees to get Employee Stock Allocation (ESA) is one of the responsibilities of the Company to include the employees in the management of the company. Risk of Business Competition
The Company’s competitors include similar companies that have larger and modern production facilities. Therefore the Company always focuses on product innovation, customer service, timeliness of delivery and renewal of the production machine. Risk of Fire
Finished goods produced by the Company and its raw materials are prone to ire and lames. Therefore in each plant location, a complete ireighting system becomes a priority. In addition, the company also emphasizes control and discipline of all employees and staff so the all jointly maintain the Company’s assets with full awareness and responsibility.
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Risiko Teknologi
Guna mengantisipasi perkembangan teknologi mesin-mesin dalam industri, perusahaan telah melakukan kerjasama dengan 2 pemasok mesin utama asal Jerman dalam hal update teknologi mesin serta pelatihan. Penggantian beberapa mesin lama dengan mesin baru merupakan salah satu langkah perusahaan dalam mengejar perkembangan teknologi.
Risiko Harga
Kenaikan harga bahan baku disebabkan karena permintaan yang lebih besar daripada penawaran, namun sepanjang sejarah berdirinya perusahaan, dampak kenaikan harga akibat perubahan harga bahan baku, TDL, maupun upah buruh selalu dapat dikomunikasikan kepada seluruh konsumen atau dapat dipass thru dengan nilai yang proporsional sehingga dapat diterima oleh konsumen.
Risiko terjadinya kerusakan pada mesin utama yang digunakan dalam memproduksi hasil cetakan
Perseroan saat ini memiliki berbagai mesin utama yang dipergunakan untuk melakukan percetakan sebagaimana dijelaskan dalam proses produksi percetakan offset dan corrugated. Proses produksi percetakan ini dilakukan melalui serangkaian proses dengan mempergunakan beberapa mesin tersebut, karenanya pengecekan berkala serta perawatan yang berkesinambungan menjandi hal yang utama dilakukan perusahaan.
Risiko terjadinya kecelakaan kerja
Kegiatan produksi yang dilakukan Perseroan saat ini mempergunakan berbagai macam mesin, yang jika tidak dipergunakan dengan baik dapat mengakibatkan cedera pada karyawan. Perseroan telah menetapkan langkah-langkah pencegahan melalui pelatihan penggunaan mesin yang benar, penggunaan kelengkapan standar keselamatan serta pengawasan atas penggunaan bahan kimia yang dapat berakibat pada keselamatan pekerja.
Risk of Technology
To anticipate technological developments in machinery industry, the Company has cooperation with the 2 primary engine suppliers from Germany in terms of machine technology updates and training. Replacement of some old machines with new ones is another step taken by The Company in the pursuit of technological development.
Risk of Price
The price hike of raw material is mainly due to the amount of demand which is greater than supply. However, throughout the history of the Company, the impact of price increases caused by changes in raw material prices, electricity bill, and wages can always be well-communicated to the consumer or passed through the proportional value that can be accepted by consumers. Risk of damage to the main machine used in producing printouts The Company currently has a variety of main machines used to perform printing as described in the production process of offset printing and corrugated. Printing production process is done through a series of processes by using some of these machines, therefore regular checks and maintenance of are of paramount importance for the Company.
Risk of accidents
Perseroan saat ini memiliki berbagai mesin utama yang Production activities conducted by the Company currently use various kinds of machines, which if not used properly can result in injury to employees. The Company has established measures for prevention through proper training to use the machine, the use of standard safety equipment and supervision over the use of chemicals that can result in workers’ safety.
54
Laporan TahunanAnnual Report 2014 PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk.
Dewan Komisaris
Audit Committee
President Director
Executive Commite
Komite MRP
Division Unit Management Board
Chief Risk Officer
Corporate Secretary Vice President Board of Directors
GM Plant 1-2-3 dan GM HO
Risk Function Leadership Team
Sr. Managers & Managers
Audit Committee
IT & Legal HRGA People Development Environment Health & Safety (HSE) Sales & Marketing Global Production & Planning Warehouse Procurement AccountingFinance &
Quality & Compliance