BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN .............................. 36-80
B. Pembahasan
3. Good Governance dalam Upaya Mencegah Praktik
2)Retribusi dan pajak 3)Dana hibah dan baksos 4)Pengadaan barang.
Empat area ini yang sangat berpotensi terjadi praktek korupsi, yang jadi pertanyaan bagaimana cara mengatasinya atau meminimalisir prakter korupsi tersebut?
Setelah melakukan penelitian sejauh ini saya dapat menyimpulkan bahwa Good Governance memang sangat dibutuhkan dalam pemerintahan, kenapa? Selain dapat menekan atau mengurangi tindakan korupsi ketika pemerintah memang betul-betul menerapkan prinsip ini otomatis setiap individu atau oknum-oknum merasa diawasi sehingga memperkecil peluang atau menahan hasrat oknum untuk melakukan korupsi.
B. Saran
Dengan adanya keberhasilan dalam pelaksanaan kinerja anggaran Dinas PU diharapkan mampu mempertahankan apa yang telah diperoleh saat ini dan bila perlu ditingkatkan untuk mewujudkan Kabupaten Gowa yang lebih baik. Pesan untuk pemerintah Dinas PU Kabupaten gowa agar kiranya tidak cepat berpuas hati atas pencapaiannya saat ini dan diharapkan kedepannya bisa dipertahankan atau ditingkatkan.
Adapun sedikit saran dari saya pribadi untuk lebih meminimalisir atau menghilangkan korupsi dari pemerintahan di Negara kira harus ada pembenahan sistem yang dimana pengawasan internal harus deperketat, pengawasan internal dalam hal ini pengawas bukan berada di bawah pemerintah terkait, misalnya kalau di provinsi jangan di bawah gubernur, sebenarnya metode seperti ini sudah dilakukan oleh beberapa Negara maju, inspektorat jendral atau pengawas-pengawas internal harus langsung bertanggungjawab kepada presiden bukan kepada mentri atau pimpinan yang dia awasi.
DAFTAR PUSTAKA
Adiwirya, Muhammad Firdiansyah. Putu Sudana. 2015. Akuntabilitas, transparansi, dan anggaran berbasis kinerja pada satuan kerja perangkat daerah kota Denpasar. E-Jurnal Akuntansi 11.2 (2015): 611-628.
Ardiani. Dian Triyani dan Anik Puji Lestari. 2011. Pengaruh Partisipasi Penyusunan Angggaran Terhadap Kinerja Manajerial Dengan Ketidakpastian Lingkungan, Komitmen Organisasi Dan Pelimpahan Wewenang Sebagai Variabel Moderating. Jurnal Ekonomi. 3(2).219-227. Basalamah, A. S. 2004. Perilaku Organisasi Memahami dan Mengelola Aspek
Humaniora dalam Organisasi. Edisi Tiga.Depok: Usaha Kami.
Burchell, S., Club, C., Hopwood, A.G., Hughes, J., and Nahapiet, J. (1980). The roles of accounting in organizations and society. Accounting, Organizations and Society, 5(1): 5-27.
D’Silva, Kenneth. 2007. Internal auditing’s international contribution to governance. J. Business Governance and Ethics, Vol. 3, No. 2
Deddi, Nordiawan. 2006. Akuntansi Sektor Publik. Salemba Empat
Deegan. C. 2004. Financial Accounting Theory. McGraw-Hill Book Company. Sydney.
Duadji, noverman. 2012. Good Governance dalam Pemerintah Daerah. MIMBAR, Vol. 28, No. 2 (Desember, 2012): 201-209.
Fitriyani. 2012. Penerapan AHP Sebagai Model Sistem Pendukung Keputusan. Jurnal Kebangsaan. 5(2).12-45.
Haryanti, Ida. 2012. Budgetary Participation: How It Affects Performance and Commitment. Jounal Accountancy Business and the Public Interest. 5(2).45-75.
Haryatmoko. 2011. Etika Publik untuk Integritas Pejabat Publik dan Politisi. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Hikmah. 2015. Pengaruh partisipasi penyusunan anggaran terhadap kinerja manajerial dengan motivasi sebagai variabel moderating (Studi Kasus Perguruan Tinggi Swasta di Kota Semarang). Media ekonomi dan manajemen Vol. 30 No. 2 : 190-201.
Indrawati. 2012. Prinsip good financial governance dalam pengelolaan keuangan negara dalam rangka mewujudkan clean governance
.
Volume XVII No. 3. : 201-211Ika, Ardiani. Dian Triyani. Anik Puji Lestari. Pengaruh partisipasi penyusunan angggaran terhadap kinerja manajerial dengan ketidakpastian lingkungan, komitmen organisasi dan pelimpahan wewenang sebagai variabel moderating ( Studi Kasus pada Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang). Seminar Nasional Ilmu Ekonomi Terapan Fakultas Ekonomi UNIMUS 2011: 219-227
Isti’anah. 2010. Penerapan dan implementasi anggaran berbasis kinerja. Jurnal informasi perpajakan akuntansi dan keuangan pablik. Vol. 5, No. 1, : 73-84. Kurniati, Herlambang. Srikandi Kumadji. Fransiska Yanigwati. 2014. Pengaruh sosialisasi perpajakan dan persepsi wajib pajak tentang pelaksanaan sensus pajak nasional terhadap kesadaran wajib pajak orang pribadi (survei terhadap wajib pajak orang pribadi di wilayah banyuwangi) Jurnal Perpajakan Vol. 3 No. 1
Leach, Maria A. Lopez. 2002. Participative Budgeting, Performance and Job Satsifaction: A Cultural Study of Managers Working for Multinational Firms in Southeastern United States and The Us-Mexico Border. Dissertation. Mississippi State University.
Mahmudi. 2010. Analisis Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Panduan Untuk Eksekutif, DPRD dan Masyarakat dalam Pengambilan Keputusan Ekonomi, Sosial dan Politik.
Mashal, Ahmad M. 2011. Corruption and resource allocation distortion for “escwa” countries. International journalof economic and managemen sciences vol. 1, No. 4.
Messner, M. (2009). The limits of accountability. Accounting, Organizations and Society, 34(8): 918-938.
Muljarijadi, Bagdja. 2006. Penyusunan APBD Berbasis Kinerja, Jurnal Governance (Sinergi Masyarakat, Swasta, dan Pemerintah yang Berkeadilan), Vol. 2.Bandung: Universitas Padjajaran.
Muslim. Nuramalia. dan Tresno. 2016. Internal Control, Total Quality Management and Audit Committees: Implementation of Good Corporate Governance. Review of Integrative Business and Economics Research, Vol. 5, no. 2
Neta, Yulia. Model Tata Kelola Administrasi Pemerintahan Yang Baik di Daerah Otonom Baru. Fiat Justitia Jurnal Ilmu Hukum Volume 6 No. 2 Mei-Agustus 2012. : 1-15.
Neuman. W. Lawrence. 2010. Social Research Methods.Qualitative and Quantitative Approaches. Allynand Bacon. Boston.
Oruw, Ester. Dhullo Afandi. 2015. Evaluasi sistem penerimaan retribusi daerah di kabupaten kaimana papua barat tahun 2013-2014. Jurnal EMBA. Vol.3 No.3 Sept. 2015, Hal.1004-1012.
Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun. Tentang Perencanaan Alokasi Biaya atau Input.
Sardjito, B. dan Muthaher, Osmed. 2007. Pengaruh Partisipasi Penyusunan Anggaran terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah: Budaya Organisasi dan Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Moderating.Proseding Simposium Nasional Akuntansi X.Makassar.
Simon, yulius. Masdar masud. Mahfud nurnajamuddin. dan Muhammad su’un. 2016. The role of apparatus competence, internal control system on good governance and the quality of financial statement information. International Refereed Research Journal Vol.– VII.
Sinuraya, Candra. 2009. Pengaruh Partisipasi Penyusunan Anggaran dan Komitmen Organisasi terahdap Kepuasan Kerja dan Kinerja Karyawan. Jurnal Akuntansi. Universitas Kristen Maranatha. Vo. 1 No. 1 Mei 20 09. Siregar, Ivana. Lindrianasari. Komaruddin. 2013. Hubungan antara kinerja
lingkungan dan kinerja komite audit dengan kualitas pengungkapan corporate social responsibility (Pada Perusahaan Mamufaktur di BEI). JURNAL Akuntansi & Keuangan. Vol. 4, No. 1, Maret 2013 : 63-81.
Soetrisno. 2010. Pengaruh Partisipasi, Motivasi, dan Pelimpahan Wewenang dalam Penyusunan Anggaran terhadap Kinerja Manajerial. Jurnal Akuntansi. 5(2).45-89.
Sony Yuwono, Tengku Agus Indrajaya, Hariyandi, 2005. Penganggaran Sektor Publik, Bayumedia, Malang.
Sopanah, Ana. 2014. Kearifan Lokal dalam Pusaran Modernitas. Pidato Ilmiah. Malang:1-20.
Sri Indah, Ida Ayu. 2005. Analisis Pengaruh Partisipasi Penyusunan anggaran Terhadap Kepuasan Kerja Dengan Ketidak Pastian Strategik Anggaran Sebagai Varilaeb Moderating. Skripsi. Semarang: Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Soegijapranata.
Sudana, I Putu. 2015. Akuntabilitas, Transparansi, Dan Anggaran Berbasis Kinerja Pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kota Denpasar. Jurnal Akuntansi. 11(2). 611-628.
Sulistiany. 2011. Penelitian Kualitatif. Jurnal Akuntansi. Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.Depok. 3(2).10-15.
Sukmantari, Dewa Ayu Made Harlista. 2015. Pengaruh Partisipasi Penganggaran Dan Komitmen Organisasi Pada Kinerja Manajerial Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening. Jurnal Akuntansi. 10(1).261-278.
Surya Dharma. 2005. Manajemen Kinerja; Falsafah Teori dan Penerapannya, Penerbit Pustaka Pelajar.Yogyakarta.
Tapatveto, Jasintha Dessy. 2013. Analisis komitmen tujuan dan partisipasi penyusunan anggaran terhadap kinerja manajerial. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, Volume 4, Nomor 3, Desember 2013, Hlm. 495-507
Trisugiarto, Teguh. 2016. Efektivitas sistem informasi penganggaran Terhadap pencapaian kinerja. Efektivitas Sistem Informasi. : 16-24.
Undang-undang nomor 17 tahun 2003. Tentang Keuangan Negara
Undang-Undang Nomor 32 dan 33 tahun 2004. Tentang Otonomi Daerah. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004. Tentang Pemerintah Daerah.
Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004. Tentang Perimbangan Keuangan Antara Pusat dan Daerah.
Verasvera, Febrina Astria. 2016. Pengaruh anggaran berbasis kinerja Terhadap kinerja aparatur pemerintah daerah (studi kasus pada dinas sosial provinsi jawa barat). Jurnal Manajemen, Vol.15, No.2 : 137-162.
Windarti, Annisa. 2013. pengaruh anggaran belanja daerah dan senjangan anggaran terhadap tingkat korupsi di Indonesia : 1-25
Yarni, Meri dan Latifah Amir. 2014. Penguatan tata kelola pemerintahan yang baik dalam pembentukan peraturan perundang-undangan sebagai pilar penegakan hak asasi manusia di Indonesia. : 120-138.
Yuwono, Dandung Budi. 2015. The Interpretation Of Istighotsah Traditionpost Ndro Purbo’s Grave Destraction In Yogyakarta. Journal Of Social Science And Religion. 22(2).14-43.