Dewan Komisaris, Direksi dan DPS
berkomitmen mencapai pertumbuhan bisnis yang berkesinambungan, dan secara konsisten meningkatkan pelaksanaan prinsip-prinsip tata kelola. Seluruh aspek di organisasi bekerja sama untuk memastikan kelanjutan komitmen penerapan tata kelola perusahaan di BTPN Syariah berjalan dengan baik, antara lain:
A. Hasil dari penerapan tata kelola sehubungan organ bank terkait Dewan Komisaris, Direksi dan DPS antara lain:
1) Laporan pertanggungjawaban tata kelola perusahaan oleh Dewan Komisaris, Direksi dan DPS tahun 2018 telah dituangkan dalam Laporan Tahunan untuk Tahun Buku yang berakhir pada 31 Desember 2018 yang telah disampaikan dan telah diterima dengan baik oleh Para Pemegang Saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang dilaksanakan pada 14 Februari 2019;
2) Dewan Komisaris, Direksi dan DPS telah melaksanakan peningkatan pengetahuan, keahlian dan kemampuan;
246
3) Seluruh produk yang dikembangkan oleh BTPN Syariah telah mendapatkan opini dan persetujuan DPS dan telah sesuai dengan fatwa DSN/MUI;
4) Prosedur penghimpunan dana, penyaluran dana dan pelayanan jasa yang dikaji oleh DPS telah sesuai dengan prinsip syariah;
5) Penerapan manajemen risiko yang efektif melalui komite manajemen risiko dan komite pemantau risiko;
6) Sekretaris Perusahaan yang merangkap Direktur Kepatuhan telah melakukan pemenuhan kewajiban keterbukaan informasi terkait kondisi Bank, dengan menyampaikan siaran pers (press release) kepada media dan investor secara regular dan tercantum dalam situs web Bank, antara lain Keterbukaan Informasi terkait Rencana serta hasil Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan keterbukaan informasi dalam hal Laporan Keuangan Publikasi Triwulan dan kewajiban pelaporan lainnya sesuai ketentuan;
7) Pemenuhan kewajiban pelaporan korporasi terkait organ bank telah dilaksanakan sesuai ketentuan;
8) Mendukung program Pemerintah untuk mengembangkan system Lembaga Keuangan yang ramah lingkungan hidup dan berkelanjutan.
B. Hasil dari penerapan tata kelola
sehubungan kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite
1) Hasil rapat Komite telah
dituangkan dalam risalah rapat dan didokumentasikan dengan baik;
2) Selama semester II tahun 2019 tidak terdapat pengungkapan dissenting opinions;
3) Masing-masing komite telah
melaksanakan fungsinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
C. Hasil dari penerapan tata kelola atas penanganan benturan kepentingan antara lain:
1) Tidak terdapat benturan kepentingan di BTPN Syariah selama semester II tahun 2019;
2) Tidak terdapat intervensi pemegang saham/pihak terkait /pihak lainnya yang dapat menimbulkan benturan kepentingan.
D. Hasil penerapan tata kelola atas fungsi kepatuhan bank umum syariah antara lain:
1) Pemenuhan kewajiban atas
pelaksanaan tugas Direktur Kepatuhan telah disampaikan sesuai ketentuan;
2) Pelaporan telah memenuhi standar minimal yang dipersyaratkan oleh OJK;
3) Tidak terdapat denda selama semester II tahun 2019.
E. Hasil penerapan tata kelola atas
penerapan Fungsi Audit Intern antara lain:
1) Kelengkapan governance structure dan process telah menunjukan hasil yang baik, dan Direksi mendorong dilaksanakannya kegiatan audit intern secara memadai dan dilaksanakan tindak lanjut hasil audit intern;
2) Dalam pelaksanaan audit, Internal Audit telah bertindak objektif dan dengan kondisi bank saat ini, fungsi audit intern telah dilaksanakan secara memadai.
247
abungan Pensiunan Nasional Syariah TbkLaporan Tahunan 2019
F. Hasil penerapan tata kelola atas
penerapan fungsi audit ekstern antara lain:
1) Hasil audit dan Management letter telah menggambarkan sebagian besar permasalahan bank;
2) Cakupan hasil audit telah sesuai dengan ruang lingkup audit dan auditor telah bersikap objektif.
G. Hasil penerapan tata kelola atas Batas Maksimum Penyaluran Dana (BMPD) antara lain:
1) Penyampaian kewajiban pelaporan atas pihak terkait telah dilakukan sesuai ketentuan;
2) Laporan tentang penyediaan dana kepada pihak terkait telah disampaikan sesuai ketentuan.
H. Hasil dari penerapan tata kelola atas transparansi kondisi bank umum syariah, pelaksanaan GCG dan pelaporan antara lain:
1) Dalam menumbuhkan budaya
kepatuhan, BTPN Syariah berkomitmen menyampaikan Kewajiban pelaporan kepada OJK dan otoritas terkait secara tepat waktu;
2) Membangun compliance awareness dengan secara rutin melakukan sosialisasi peraturan-peraturan baru sehingga dapat menurunkan tingkat pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku;
3) Dalam penerapan Fungsi Audit Intern, Direksi telah memastikan tersedianya laporan pelaksanaan fungsi audit intern Bank yang dituangkan dalam Laporan Tahunan;
4) Internal Audit telah bertindak obyektif melakukan proses audit sesuai dengan kebijakan dan prosedur audit dengan mempertimbangkan tingkat risiko pada masing-masing unit kerja dan berpedoman pada peraturan penerapan fungsi audit intern dan Standar Internasional Profesional Praktik Audit Intern;
5) Penerapan Fungsi Audit Ekstern telah bertindak obyektif dan hasil audit telah sesuai dengan ruang lingkup audit serta menggambarkan kondisi BTPN Syariah dan hasil audit telah disampaikan kepada OJK secara tepat waktu;
6) Pemenuhan tugas dan kewajiban Komite tata kelola risiko pada tingkat Dewan Komisaris dan Direksi telah melakukan pengawasan secara aktif terhadap pelaksanaan manajemen risiko BTPN Syariah dengan rutin melakukan rapat bulanan dan penyusunan kewajiban pelaporan;
7) Pemenuhan kewajiban dilakukannya dengan penilaian sendiri (self assessment) yang dilakukan setiap 6 (enam) bulan sekali;
8) Pemenuhan kewajiban melalui Komite Tata Kelola Terintegrasi melalui pemenuhan kewajiban laporan tahunan dan self assessment setiap 6 (enam) bulan sekali;
9) BTPN Syariah secara transparan menyampaikan informasi produk dan jasa, menerapkan pengelolaan pengaduan nasabah dengan efektif serta memelihara data dan informasi pribadi nasabah sesuai ketentuan yang berlaku;
10) Pemenuhan kewajiban keterbukaan informasi, atas penyajian Laporan Keuangan Publikasi Triwulanan secara online melalui system pelaporan kepada Regulator dan mengumumkan kepada masyarakat melalui Surat Kabar berperedaran nasional dan tercantum pada situs web Bank sebagaimana diwajibkan bagi sebuah Perusahaan Publik;
11) Pemenuhan kewajiban pelaksanaan Public Expose Tahunan dan
menyampaikan laporan secara online melalui system pelaporan kepada Regulator dan situs web Bank;
248
12) Pemenuhan kewajiban pelaporan Hasil Pelaksanaan Aksi Korporasi Pembelian Kembali Saham Perseroan sesuai ketentuan dan melakukan keterbukaan informasi;
13) Pemenuhan kewajiban penyusunan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) di semester II tahun 2019 dan akan menyusun Laporan Berkelanjutan (Sustainability Report/SR) di tahun 2020, 1 (satu) tahun lebih awal dari kewajiban bagi Bank BUKU 2 untuk melakukan penyusunan penyampaian laporan berkelanjutan.
I. Hasil dari penerapan tata kelola dalam bidang performance bank, antara lain:
1) Terdapat peningkatan yang signifikan dalam hal financial performance perusahaan dibandingkan tahun sebelumnya;
2) Diterimanya berbagai macam penghargaan, baik nasional maupun internasional, menjadi bukti bahwa pencapaian BTPN Syariah meningkat secara cepat.
J. Hasil dari penerapan tata kelola
sehubungan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, antara lain:
1) Sejalan dengan perkembangan bisnis Bank, maka BTPN Syariah secara konsisten melakukan pengembangan Sumber Daya Manusia dalam mendukung penerapan tata kelola Bank secara berkelanjutan dengan melaksanakan program induction, pelatihan, penyegaran dan sertifikasi khusus bagi seluruh Karyawan;
2) Tersedianya Program Pengembangan dan Progarm Penyegaran bagi Dewan Komisaris, Direksi dan DPS dalam bidang pengetahuan umum dan spesifik melalui penyegaran terkait pelatihan Manajemen Risiko. Atas usulan Pemegang Saham Pengendali, maka anggota Dewan Komisaris BTPN Syariah yang baru menjabat di semester II tahun 2019 telah menerima pembekalan dan induction program terkait perusahaan diantaranya terkait
business model, tata kelola, Rencana Bisnis Bank, Laporan Tahunan, serta diskusi strategis yang mendukung proses pembekalan dan persiapan Uji Kepatutan dan Kelayakan bagi calon anggota Dewan Komisaris;
3) Tersedianya Program Daya memberikan pelatihan dan layanan bernilai tambah bagi nasabah, adalah upaya kongkret merealisasikan tujuan tanggung jawab sosial BTPN Syariah. Tahun 2019, Bank telah menyiapkan berbagai program dan aktivitas yang dilakukan yaitu mengintegrasikan misi bisnis dan misi sosial yang diterapkan dalam produk, layanan dan kegiatan sehari-hari yang bertujuan melayani Keluarga Prasejahtera di Indonesia;
4) Tersedianya Program-Program dan Incentive bagi karyawan berprestasi;
5) Tersedianya Flexi-Style, Flexi-Time, Employee Assistance Program dan diimplementasikannya New Way of Working di BTPN Syariah (NWW) di perusahaan yang dapat dipilih karyawan yang disesuaikan dengan waktu dan kebutuhan kerja serta prioritas namun tetap tunduk kepada ketentuan dan peraturan perusahaan;
6) Adanya program beasiswa S2 bagi karyawan yang berprestasi dan memenuhi kriteria kelulusan yang telah ditetapkan;
7) Menerapkan Agile sebagai cara kerja yang baru untuk pengembangan system dan menarik talenta – talenta baru untuk proses pengembangan platform utama kepada karyawan dan agen.
BTPN Syariah berkomitmen secara berkelanjutan terus melakukan penyempurnaan terhadap
keseluruhan hasil dan pelaksanaan kualitas tata kelola perusahaan yang baik dalam setiap lini organisasi agar proses yang dijalankan maupun outcome sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan sejalan dengan visi dan misi Bank.
Dewan Komisaris, Direksi dan DPS berkomitmen penuh memastikan implementasi prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik tetap dilaksanakan.
249
abungan Pensiunan Nasional Syariah TbkLaporan Tahunan 2019