• Tidak ada hasil yang ditemukan

1. Pengertian Kemampuan Membaca dan Menulis Permulaan di Kelas II MI

Hakikat Kemampuan Membaca Permulaan

Membaca merupakan aktivitas kompleks yang mencakup fisik dan mental. Aktifitas fisik yang terkait dengan membaca adalah gerak mata dan ketajaman penglihatan. Aktivitas mental mencakup ingatan dan pemahaman. Orang dapat membaca dengan baik jika mampu melihat huruf-huruf dengan jelas, mampu menggerakkan mata secara lincah, mengingat simbol-simbol bahasa dengan tepat, dan memiliki penalaran yang cukup untuk memahami bacaan.

Kemampuan membaca merupakan dasar untuk menguasai berbagai bidang studi. Jika anak pada usia sekolah permulaan tidak segera memiliki kemampuan membaca, maka ia akan mengalami banyak kesulitan dalam mempelajari berbagai bidang studi pada kelas-kelas berikutnya. Oleh karena itu, anak harus belajar membaca agar ia dapat membaca untuk belajar. Mengingat banyaknya manfaat kemampuan membaca, maka anak harus belajar membaca dan kesulitan belajar membaca kalau bisa harus dapat diatasi secepat mungkin. 10

Kemampuan membaca permulaan lebih diorientasikan pada kemampuan membaca tingkat dasar, yaitu anak-anak dapat mengubah dan melafalkan lambang-lambang tertulis menjadi bunyi-bunyi bermakna. Pada tahap ini sangat dimungkinkan anak-anak dapat melafalkan lambang-lambang huruf yang dibacanya tanpa diikuti oleh pemahaman terhadap lambang bunyi-bunyi tersebut.11

Tahap membaca permulaan umumnya dimulai sejak anak masuk kelas 1 SD, yaitu pada saat anak berusia sekitar enam tahun. Meskipun demikian, ada anak yang sudah belajar membaca lebih awal dan ada pula yang baru belajar membaca pada usia tujuh atau delapan tahun.12

Kemampuan membaca permulaan yang penulis maksud adalah kemampuan siswa dalam membaca lancar teks cerita dengan memperhatikan lafal dan intonasi yang tepat. Membaca lancar adalah kegiatan membaca dengan tidak

10Mulyono Abdurrahman, Pendidikan Bagi ..., h. 200.

11Journal Miss Greget.html , MMP ( Membaca dan Menulis Permulaan ) Diakses pada tanggal 15 Maret 2017 dari situs: MMP ( Membaca dan Menulis Permulaan ) Journal Miss Greget.html.

tersendat-sendat, yaitu membaca dengan intonasi dan pelafalan yang benar serta memperhatikan tanda bacanya.13

Hakikat Kemampuan Menulis Permulaan

Menulis merupakan kegiatan yang dilakukan seseorang untuk menghasilkan sebuah tulisan. Menulis dapat diartikan sebagai suatu proses atau hasil.14 Kegiatan menulis permulaan ini biasa disebut dengan hand writing, yaitu cara merealisasikan simbol-simbol bunyi dan cara menulisnya dengan baik dan benar. Tingkatan ini terkait dengan strategi atau cara mewujudkan simbol-simbol bunyi bahasa menjadi huruf-huruf yang dapat dikenali secara konkret. Kemampuan menulis merupakan salah satu jenis kemampuan yang bersifat produktif. Artinya kemampuan menulis merupakan kemampuan yang menghasilkan tulisan.15

Salah satu keterampilan untuk mencapai tujuan dalam pembelajaran bahasa Indonesia adalah keterampilan menulis. Menulis yang dimaksud di sini adalah mengekspresikan pikiran dan perasaan dalam bentuk tulisan, salah satunya yaitu siswa mampu menyalin kalimat/teks cerita yang diberikan oleh guru dengan jelas dan rapi.

Tujuan Membaca dan Menulis Permulaan di Kelas II MI

Tujuan pengajaran membaca dan menulis pada dasarnya ialah memberikan bekal pengetahuan dan kemampuan kepada siswa untuk menguasai teknik-teknik membaca dan menangkap isi bacaan dengan baik dan dapat menuliskannya dengan

13http://repository.library.uksw.edu/bitstream/handle/123456789/1063/T1_292010802_B AB%20II.pdf ?sequence=3

14Azwardi , Pembelajaran Bahasa Indonesia, ( Banda Aceh: Universitas Syiah Kuala 2007), h. 44.

baik dan benar. Secara rinci tujuan pembelajaran membaca dan menulis di SD/MI yaitu : 16

a. Memupuk dan mengembangkan kemampuan siswa untuk memahami dan melaksanakan cara membaca dan menulis dengan baik dan benar.

b. Melatih dan mengembangkan kemampuan siswa untuk mengenal dan menulis huruf-huruf (abjad) sebagai tanda bunyi atau suara.

c. Melatih dan mengembangkan kemampuan siswa agar terampil mengubah tulisan menjadi suara dan terampil menulis bunyi/suara yang didengarnya. d. Mengenalkan dan melatih siswa untuk mampu membaca dan menulis sesuai

dengan teknik-teknik tertentu.

e. Melatih keterampilan siswa untuk memahami kata-kata yang dibaca atau ditulis dan mengingat artinya dengan baik.

f. Melatih keterampilan siswa untuk dapat menetapkan arti tertentu dari sebuah kata dalam konteks kalimat.

g. Memupuk dan mengembangkan kemampuan siswa untuk memahami, menuliskan, menggunakan dan menikmati keindahan cerita bahasa Indonesia.

h. Mengungkapkan ide/pesan sederhana secara lisan atau tertulis.

2. Materi Keterampilan Membaca dan Menulis Permulaan di Kelas II MI

16Ekaikhsanudin.net, Tujuan Membaca dan Menulis Permulaan, 12 Juni 2010. Diakses pada tanggal 15 Maret 2017 dari situs www.ekaikhsanudin.net/tujuan-membaca-dan menulis-permulaan.html

Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ditegaskan bahwa siswa sekolah dasar perlu belajar bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dengan baik dan benar, baik secara lisan maupun tulisan. Keterampilan membaca permulaan ditekankan pada membaca lancar. Sedangkan dalam menulis permulaan ditekankan pada menyalin kalimat/teks cerita yang diberikan oleh guru dengan jelas dan rapi.

Dalam meningkatkan kemampuan keterampilan membaca siswa, materi yang dipelajari salah satunya adalah membaca lancar teks cerita. Kompetensi yang dapat siswa capai yaitu siswa mampu membaca teks cerita dengan lancar dengan memperhatikan lafal dan intonasi yang tepat dan juga mampu untuk menceritakannya kembali. Hal ini dapat dilakukan secara lisan maupun tulisan.

Cara termudah untuk mengetahui apakah siswa memahami bahan bacaan atau cerita tersebut adalah dengan meminta mereka untuk menceritakan kembali apa yang telah mereka baca. Hal ini dapat dilakukan secara lisan maupun tulisan.17 Tujuan membaca lancar adalah untuk melatih cara membaca yang baik dan benar sesuai dengan kaidah kebahasaan. Dalam membaca lancar guru harus memperhatikan siswa agar mengindahkan pedoman sebagai berikut:18

a. Pelafalan, berhubungan dengan cara mengucapkan kata atau kalimat yang terdapat dalam kalimat atau teks cerita pendek.

b. Intonasi, berhubungan dengan cara melagukan kata atau kalimat yang terdapat dalam teks cerita.

17Razali, Pembelajaran Bahasa ..., h. 216-217.

18Departemen Pendidikan Nasional, Membaca dan Menulis Permulaan, (Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional, 2009), 28-29.

c. Tanda baca, suatu tanda baca yang digunakan dalam menyusun kalimat, meliputi :

1. Tanda tanya (?) digunakan untuk menyatakan kalimat tanya.

2. Tanda berita/tanda titik (.) digunakan untuk menyatakan kalimat berita. 3. Tanda seru (!) digunakan untuk menyatakan kalimat perintah atau

kekaguman.

4. Tanda koma (,) tanda baca yang menyatakan berhenti sejenak untuk mengambil nafas ketika membaca kalimat.

5. Tanda titik dua (:) digunakan untuk menyebutkan barang atau benda yang lebih dari satu.

Salah satu keterampilan untuk mencapai tujuan dalam pembelajaran bahasa Indonesia adalah keterampilan menulis. Menulis permulaan diadakan untuk dapat memperoleh informasi tentang kemampuan siswa dalam lambang-lambang bunyi dalam hubungan kalimat, sesuai dengan aturan ejaan yang sudah diajarkan. Pelaksanaan penilaian menulis permulaan dapat dilakukan dalam proses latihan siswa salah satunya menyalin kalimat/teks cerita yang diberikan oleh guru dengan tulisan yang jelas dan rapi.

Dokumen terkait