a. Pengertian Tentang Media Pembelajaran
Istilah media berasal dari bahasa latin, yaitu bentuk jamak dari “medium” yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar. Makna umumnya adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan informasi dari sumber informasi kepada penerima informasi. Istilah media ini sangat populer dalam bidang komunikasi. Proses belajar mengajar pada dasarnya juga merupakan proses komunikasi sehingga media yang digunakan
dalam pembelajaran disesbut media mepembelajaran.62
Asosiasi Teknologi dan Komunikasi Pendidikan (Assosiation of Education and Communicaton Technology/AECT) di America, membatasi media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan orang untuk menyalurkan pesan/informasi. Gegne menyatakan bahwa media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk belajar. Sementara itu Briggs berpendapat bahwa media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar. Asosiasi Pendidikan Nasional (National Education
62
Etin Solihatin, Cooperatuve Learning Analisis Model Pembelajaran IPS,(Jakarta:PT Bumi Aksara,2011), Hal.45
Association/NEA) berpendapat bahwa media adalah bentuk-bentuk
komunikasi baik cetak maupun audiovisual serta peralatannya.63
Pembelajaran merupakan suatu sistem lingkungan belajar
yang terdiri dari komponen-komponen berikut: tujuan
pembelajaran, materi pembelajaran, kegiatan belajar mengajar, metode, sumber belajar, evaluasi, dan media belajar.
Media pembelajaran adalah media yang digunakan dalam proses belajar mengajar yang dignakan sebagai alat penyampai
pesan pembelajaran.64 Media pembelajaran juga dapat diartikan
sebagai sebuah yang berfungsi untuk menyampaikan pesan
pembelajaran.65 Dengan dimanfaatkannya media pembelajaran
yang sesuai, maka diharapkan proses belajar dapat berlangsung dengan efektif dan menyenangkan. Media gambar merupakan salah satu bentuk media ajar yang termasuk jenis media visual, yang diketahui memberi pengaruh paling besar terhadap siswa diantara jenis media lainnya.
Berdasarkan penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan, dapat merangsang fikiran, perasaan dan, kemauan peserta didik sehingga dapat.
63
Sadiman, Media Pendidikan: Pengertian, Pengembnagan, dan Pemanfaatannya, (Jakarta:PT Raja Grafindo Persada,2008), Hal.6-7
64
Etin Solihatin, Cooperative Learning Analisis..., Hal.45 65
Abdul Wahab Rosyidi, Media Pembelajaran Bahasa Arab, (Malang:UIN-Malang Press,2009), Hal.19
b. Fungsi Media Pembelajaran
Dalam suatu proses belajar mengajar, salah satu unsur yang sangat penting untuk diperhatikan adalah media pembelajaran yang dipilih. Pemilihan salah satu media pembelajaran yang tepat dalam suatu plajaran akan mempengaruhi hasil belajar.
Dalam pembelajaran, media pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan pengalaman yang dimiliki oleh peserta didik. Pengalaman tiap pesesrta didik berbeda-beda, tergantung dari faktor-faktor yang menentukan kekayaan pengalaman anak, seperti ketersediaan buku, kesempatan melancong, dan sebagainya. Media pembelajaran dapat mengatasi perbedaab tersebut. Media pembelajaran dapat melampaui batas ruang kelas. Banyak hal yang tidak mungkin dialami langsung di dalam kelas. Misalnya objek terlalu besar, objek mengandung unsur bahaya yang tinggi. Media pembelajaran memungkinkan adanya interaksi langsung antara peserta didik dengan lingkungannya.
Salah satu fungsi utama media pembelajaran adalah sebagai alat bantu mengajar yang turut mempengaruhi iklim, kondisi, dan lingkungan belajar yang ditata dan diciptakan oleh guru. Pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar
membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan
bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap siswa.66
c. Macam-macam Media Pembelajaran
Ada beberapa macam media yang digunakan dalam suatu
pembelajaran antara lain yaitu:67
1) Media berbasis manusia
Media berbasis manusia merupakan media tertua yang digunakan untuk mengirimkan dan mengkomunikasikan pesan atau informasi. Media ini bermanfaat khususnya bila tujuan kita adalah mengubah sikap atau ingin secara langsung terlibat dengan pemantauan pembelajaran siswa. Salah satu faktor penting dalam pembelajaran dengan media berbasis manusia adalah rancangan pembelajaran yang interaktif.
2) Media berbasis cetak
Media pembelajaran berbasis cetak yang paling umum dikenal adalah buku teks, buku penuntun jurnal majalah, dan lembaran lepas. Teks berbasis cetakkan menuntut enam elemen yang perlu diperhatikan pada saat merancang, yaitu konsistensi, format, organisasi, daya tarik, ukuran huruf, dan penggunaan spasi kosong.
66
Azhar Arsyad, Media Pembelajaran, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2006), Hal.15
67
3) Media berbasis audio visual
Media audio dan audio-visual merupakan bentuk media pembelajaran yang murah dan terjangkau. Disamping menarik dan memotivasi siswa untuk mempelajari materi lebih banyak, materi audio dapat digunakan untuk:
a) Mengembangkan keterampilan mendengar dan
mengevaluasi apa yang telah didengar
b) Mengatur dan mempersiapkan diskusi atau debat dengan
mengungkapkan pendapat-pendapat para ahli yang berada jauh dari lokasi
c) Menjadikan model yang akan ditiru oleh siswa
d) Menyiapkan variasi yang menarik dan perubahan-perubahan
tingkat kecepatan belajar mengenai suatu pokokbahasan atau sesuatu masalah.
4) Media Visual
Media visual yaitu berupa sarana yang dapat memberikan pengalaman visual kepada siswa, antara lain untuk mendorong motivasi belajar, memperjelas dan mempermudah konsep yang
abstrak dan mempertinggi daya serap atau retensi belajar. Media
gambar diam adalah media visual yang berupa gambar yang
dihasilkan melalui proses foto grafi.68
68
Rudi Susilana dan Cepi Riana, Media Pembelaran, (Bandung:CV Wacana Prima,2009) Hal.7-8
Visualisasi pesan, informasi, atau konsep yang ingin disampaikan kepada siswa dapat dikembangkan dalam berbagai bentuk, seperti foto, gambar/ilustrasi, sketsa/gambar garis,
grafik, bagan, chart, dan gabungan dari dua bentuk atau lebih.69
Ada beberapa pengertian media gambar. Media gambar adalah media yang paling umum dipakai, merupakan bahasa yang umum yang dapat dimengerti dan dinikmati dimana-mana. Pepatah cina mengatakan sebuah gambar berbicara lebihbanyak
daripada seribu kata.70 Ada yang berpendapat bahwa media
gambar adalah media yang sifatnya universal, mudah
dimengerti, dan tidak terkait oleh keterbatasan bahasa.71
Berdasarkan pengertian-pengertian diatas, dapat
disimpulkan bahwa media gambar adalah sesuatu yang diwujudkan secara visual kedalam bentuk dua dimensi, yang merupakan peniruan dari benda-benda, yang dapat dinikmati dan dimengerti dimana saja.
Media visual memiliki banyak kelebihan yaitu
antaralain:72
a) Sifatnya kongret; gambar atau foto lebih realistis
menunjukkan pokok masalah dibandingkan dengan media verbal semata
69
Azhar Arsyad, Media..., Hal.107 70
Sadirman, Arif S. (dkk), Media Pendidikan:Pengertian..., Hal. 29 71
Etin Solihatin, Cooperative Learning Analisis..., Hal.37 72
b) Gambar dapat mengatasi batasan ruang dan waktu. Tidak semua benda, objek atau peristiwa dapat dibawa ke kelas, dan tidak selalu bisa anak-anak dibawa ke objek/peristiwa tersebut. Gambar dan foto dapat mengatasi hal tersebut.
c) Media gambar/foto dapat mengatasi keterbatasan pengamatan
kita. Sel atau penampang daun yang tak mungkin kita lihat dengan mata telanjang dapat disajikan dengan jelas dalam bentuk gambar atau foto.
d) Gambat/foto dapat memperjelas suau masalah, dalam bidang
apa saja dan untuk tingkat usia berapa saja, sehingga dapat mencegah atau membetulkan kesalahpahaman.
e) Gambar/foto harganya murah dan gampang dapat serta
digunakan, tanpa memerlukan peralatan khusus.
Media visual selain memiliki kelebihan juga memiliki
beberapa kekurangan antara lain, yaitu:73
a) Gambar/foto hanya menekankan persepsi indra mata
b) Gambar/foto benda yang terlalu kompleks kurang efektif
untuk kegiatan pembelajaran
c) Ukurannya sangat terbatas untuk kelompok besar
73Ibid, hal.31
Ada beberapa karakteristik Media Gambar dalam buku
yang ditulis oleh Sadiman, yaitu diantaranya:74
a) Autentik
Gambar tersebut harus secara jujur melukiskan situasi seperti kalau orang melihat benda sebenarnya.
b) Sederhana
Komposisi gambar hendaknya cukup jelas menunjukkan poin-poin pokok dalam gambar
c) Ukuran relatif
Gambar/foto dapat memperbesar atau memperkecil
objek/benda sebenarnya.
d) Gambar/foto sebaiknya mengandung gerak atau perbuatan
Gambar/foto yang baik tidaklah menunjukkan objek dalam keadaan diam tetapi memperlihatkan aktivitas tertentu
e) Gambar yang bagus belum tentu baik untuk mencapai tujuan
pembelajaran. Walaupun dari segi mutu kurang, gambar/foto karya siswa sendiri sering kali lebih baik.
f) Tidak setiap gambar yang bagus merupakan media yang
bagus.
Sebagai media yang baik, gambar hendaklah bagus dari sudut seni dan sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
74Ibid, Hal.31-33
E. Langkah-langkah (sintaks) Pembelajaran Menggunakan Media