• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III. PELAKSANAAN PROGRAM / KEGIATAN

3.2 HAMBATAN DAN KENDALA PELAKSANAAN

3.2.1 Hambatan dan Kendala Pelaksanaan Perjanjian Kinerja A. Perspektif Pemangku Kepentingan / Stakeholder (S)

a. Sasaran Strategis I : Meningkatnya hasil-hasil litbang yang dimanfaatkan oleh industri

Pencapaian sasaran strategis I periode Triwulan IV TA 2016 dengan indikator hasil litbang prioritas yang dikembangkan dan indikator hasil teknologi yang dapat menyelesaikan permasalahan industri (problem solving) dapat tercapai sesuai target, kecuali indikator hasil litbang yang telah diimplementasikan yang tidak mencapai target.

 Untuk hasil litbang prioritas yang dikembangkan tercapai sesuai target indikator, terdapat realisasi 3 (tiga) penelitian yakni pengembangan keramik bone china berbasis bone ash sintetis, pengembangan silika untuk filler ban, dan pengembangan filter keramik untuk industri minuman dan obat-obatan. Untuk indikator kinerja ini hingga Triwulan IV tidak ada hambatan.  Untuk indikator hasil litbang yang telah diimplementasikan tidak

tercapai sesuai target indikator, terdapat kandidat 1 (satu) penelitian yakni kerjasama litbang produk bata interlock dengan PT Nebraska Pratama – Cibinong. Untuk indikator kinerja ini hingga Triwulan IV terdapat hambatan yakni PT Nebraska belum memberi kejelasan waktu untuk uji coba produk/prototype.  Untuk indikator hasil teknologi yang dapat menyelesaikan

permasalahan industri (problem solving) tercapai sesuai target indikator, terdapat realisasi 1 (satu) paket teknologi/litkayasa yakni pembuatan bata merah menggunakan bahan utama tanah yang terkontaminasi minyak bumi di PT Centra Rekayasa Enviro Riau untuk pembuatan keramik hias jenis keramik halus dan produk bata ekspos. Untuk indikator kinerja ini hingga Triwulan IV tidak ada hambatan.

B. Perspektif Proses Pelaksanaan Tugas Pokok (T)

a. Sasaran Strategis II : Meningkatnya kerjasama litbang

Pencapaian sasaran strategis II periode Triwulan IV TA 2016 dengan indikator kerja sama litbang instansi dengan industri tidak dapat tercapai. Hingga triwulan IV terdapat 2 (dua) kandidat kerja sama litbang yaitu Penerapan Hasil Litbang Produk Bata Geopolimer dengan PT Pendekar Dua Nama dan Pemanfaatan Limbah Aluminium Dross Untuk Pembuatan Produk Refraktori dengan PT Nebraska Pratama. Untuk indikator kinerja ini hingga Triwulan IV terdapat hambatan, dimana untuk kegiatan kerjasama dengan PT Nebraska Pratama masih dalam tahap percobaan produk dan untuk kerjasama dengan PT Pendekar Dua Nama masih dalam pencarian lokasi pembuatan bata.

b. Sasaran Strategis IIII : Meningkatnya kualitas pelayanan publik

Pencapaian sasaran strategis III periode Triwulan IV TA 2016 dengan indikator tingkat kepuasan pelanggan tidak dapat tercapai. Hingga Triwulan IV tingkat kepuasan pelanggan terealisasi sebesar 3,23 dari target 3,5. Beberapa hambatannya :

- Perhitungan indeks kepuasan pelanggan ini belum merupakan akumulasi dari 9 layanan jasa teknis BBK, karena beberapa jasa layanan belum terealisasi seperti RBPI, kalibrasi dan litbang serta belum semua perusahaan yang menggunakan jasa layanan teknis BBK mengisi dan menyerahkan format kepuasan pelanggan;

- Beberapa pelanggan mengeluhkan mengenai ketepatan waktu pelayanan, terutama layanan jasa sertifikasi dan pengujian; - Respon terhadap komplain masih kurang memuaskan; - Birokrasi prosedur pelayanan order pelanggan; dan

c. Sasaran Strategis IV : Meningkatnya Kemampuan Balai dan Hasil Litbang dalam Rangka Meningkatkan Daya Saing Industri

Pencapaian sasaran strategis IV periode Triwulan IV TA 2016 dengan indikator kinerja jumlah paket peralatan laboratorium dan sarana pendukung Balai dapat tercapai. Sampai dengan triwulan IV terealisasi sesuai target yakni 1 paket (77 unit/paket peralatan), sehingga tidak ada hambatan.

d. Sasaran Strategis V : Meningkatnya publikasi ilmiah hasil litbang

Pencapaian sasaran strategis V periode Triwulan IV TA 2016 dengan indikator kinerja karya tulis ilmiah yang dipublikasikan dapat tercapai. Sampai dengan triwulan IV terealisasi sesuai/melebihi target yakni 38 Karya Tulis Ilmiah (KTI) dari target 30 Karya Tulis Ilmiah (KTI), sehingga tidak ada hambatan.

e. Sasaran Strategis VI : Meningkatnya jasa pelayanan teknis kepada dunia usaha

Pencapaian sasaran strategis VI periode Triwulan IV TA 2016 dengan indikator kinerja jumlah SDM industri yang mengikuti pelatihan teknis dan manajemen, jumlah contoh pengujian dan kalibrasi, jumlah total layanan sertifikasi, jumlah desain/ prototipe, jumlah perusahaan yang dilayani dan jumlah penerimaan PNBP dapat tercapai/melebihi dari target, kecuali indikator kinerja peningkatan jumlah jenis produk yang sudah bisa diuji di laboratorium dan jumlah penambahan ruang lingkup pengakuan produk LPK yang diakui oleh KAN yang tidak mencapai target.  Untuk indikator kinerja peningkatan jumlah jenis produk yang

sudah bisa duji di laboratorium, tidak terealisasi sesuai target sebesar 1 (satu) komoditi yakni botol gelas. Adapun hambatan indikator kinerja ini dikarenakan pengajuan ruang lingkup akreditasi untuk komoditi botol gelas masih dalam proses di

 Untuk indikator kinerja jumlah penambahan ruang lingkup produk LPK yang diakui KAN, tidak terealisasi sesuai target sebesar 6 (enam) komoditi yakni bidet, urinal, wastafel, kloset jongkok dan spot termometer. Adapun komoditi yang terealisir terdapat 5 (lima) komoditi yakni bidet, urinal, wastafel, kloset jongkok dan spot termometer. Terdapat hambatan untuk komoditi botol gelas, dikarenakan masih terkendala standar acuan (metode uji) oleh pihak KAN.

 Untuk indikator kinerja jumlah SDM industri yang mengikuti pelatihan teknis dan manajemen terealisasi sesuai/melebihi target yakni 255 orang dari target 100 orang SDM Industri, sehingga tidak ada hambatan.

 Untuk indikator kinerja jumlah contoh pengujian dan kalibrasi terealisasi sesuai/melebihi target yakni 1734 sample dari target 1650 sample, sehingga tidak ada hambatan.

 Untuk indikator jumlah total layanan sertifikasi terealisasi sesuai/melebihi target yakni 212 layanan dari target 200 layanan, sehingga tidak ada hambatan.

 Untuk indikator jumlah jumlah desain/prototip terealisasi sesuai/melebihi target yakni 2 (dua) desain dari target 2 (dua) desain yakni desain terminal keramik dan desain aroma terapi, sehingga tidak ada hambatan.

 Untuk indikator jumlah jumlah perusahaan yang dilayani terealisasi sesuai/melebihi target yakni 388 perusahaan dari target 250 perusahaan, sehingga tidak ada hambatan.

 Untuk indikator jumlah jumlah penerimaan PNBP terealisasi sesuai/melebihi target yakni Rp. 8.719.037.000,- dari target Rp. 8.407.450.000,-, sehingga tidak ada hambatan.

C. Perspektif peningkatan Kapasitas Lembaga

a. Sasaran Strategis VIII : Meningkatkan sistem tata kelola keuangan dan BMN yang professional

Pencapaian sasaran strategis VIII pada periode Triwulan IV TA. 2016 dengan indikator kinerja tingkat penyerapan anggaran tidak mencapai dari target. Tingkat penyerapan anggaran terealisasi 92,65% dari target 95%. Adapun hambatannya, antara lain :

- Adanya beberapa kegiatan yang jadwal pelaksanaanya

disesuaikan kembali terkait dengan adanya efisiensi penghematan anggaran;

- Adanya beberapa biaya pengujian ke instansi lain dan perjalanan dinas tidak terealisasi pada kegiatan litbang; dan

- Adanya belanja jasa lainnya pada pengembangan

kelembagaan tidak terealisasi terkait pengunduran jadwal survailen/akreditasi oleh KAN.

3.2.2 Hambatan dan Kendala Pelaksanaan Kinerja Output Kegiatan

a. Output 001 : Hasil Kajian/Penelitian Penguasaan Teknologi Industri

Seluruh kegiatan penelitian telah selesai dilaksanakan dan mencapai target, hambatan pada saat pelaksanaan kegiatan adalah hasil uji yang belum memenuhi spesifikasi yang ditentukan dan pada saat penelitian dilaksanakan untuk skala yang lebih besar, produk atau hasil yang diperoleh terdapat perbedaan dengan skala yang lebih kecil. Hal ini diatasi dengan proses evaluasi dan perbaikan komposisi sehingga target yang ditentukan dapat dipenuhi. Hal lain terkait dengan pelaksanaan pengujian adalah kendala mencari jasa pengujian lain untuk sampel tertentu relatif terbatas, sehingga membutuhkan waktu relatif lama untuk mengetahui hasil pengujian.

b. Output 002 : Fasilitasi pengembangan dan pemanfaatan teknologi

c. Output 003 : Pelaksanaan Pembinaan pelayanan dan pengawasan teknis industri

Proses pertanggungjawaban keuangan untuk perjalanan dinas dan

honorarium ditarik triwulanan, dan penarikan serta

pertanggungjawaban belanja barang akan dilaksanakan pada bulan berikutnya. Kendala pelaksanaan kegiatan adalah adanya usulan perubahan jadwal oleh pihak industri pengguna jasa sertifikasi dan konfirmasi persetujuan penerbitan sertifikat yang membutuhkan waktu sehingga mempengaruhi target kegiatan fisik dan realisasi anggaran.

d. Output 004 : Layanan Kepegawaian dan kelembagaan

Untuk Pengembangan Kelembagaan terkendala pada kurangnya pengawasan realisasi anggaran oleh pihak koordinator kegiatan dan bidang terkait sehingga meski pelaksanaan fisik sudah tercapai 100% namun realisasi keuangan tidak mencapai target. Kendala lain adalah penetapan biaya-biaya yang terkait dengan pelaksanaan jasa lainnya, nilai yang ditetapkan kurang akurat.

e. Output 005 : Dokumen Perencanaan / Penganggaran/ Pelaporan / Monitoring dan Evaluasi

Pada output Dokumen Perencanaan realisasi terkendala pada kegiatan Penyusunan Dokumen Rencana Teknis yakni pelaksanaan

Review/Penelaahan/Workshop RKAKL 2017 yang biasanya

dilaksanakan pada bulan April-Mei, sehingga berpengaruh terhadap proses pelaksanaan kegiatan dan realisasi keuangan.

f. Output 994 : Layanan Perkantoran

Terdapat kekurangan belanja tunjangan kinerja untuk pembayaran bulan desember, namun telah diatasi dengan revisi anggaran melalui Kanwil Perbendaharaan Provinsi Jawa Barat.

Dokumen terkait