BAB IV PELAKSANAAN PENELITIAN, HASIL PENELITIAN,
D. Hambatan
1. Peneliti belum dapat mengatur kelas dengan baik, sehingga ketika pembelajaran secara berkelompok masih ada siswa yang belum menjalankan perannya dengan baik.
2. Pembelajaran dalam kelompok dilakukan secara heterogen sehingga ada siswa yang merasa tidak cocok dengan teman sekelompoknya. Hal ini berakibat pada hasil kerja dalam kelompok yang kurang maksimal.
3. Pada pembelajaran ini terdapat siswa yang memang sungguh-sungguh mengikuti, namun ada juga yang hanya main-main saja.
4. Hasil kuesioner tanggapan siswa kurang sesuai dengan apa yang dialami dan dilakukan siswa. Hal tersebut diduga karena siswa cenderung mengisi kuesioner dengan respon positif atau kurang sesuai dengan yang dilakukan oleh siswa.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan data dan hasil analisis yang telah diperoleh selama penelitian terhadap siswa kelas VIII C SMP Maria Immaculata Yogyakarta pada mata pelajaran matematika dengan materi kubus dan balok menggunakan metode kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD), dapat disimpulkan sebagai berikut:
a. Pembelajaran menggunakan metode kooperatif tipe Student Teams
Achievement Divisions (STAD) dapat meningkatkan hasil belajar
siswa. Hal ini dapat dibuktikan dengan kategori siswa yang tuntas sebelum menggunakan metode Student Teams Achievement Divisions
(STAD) sebesar 14,82%, sedangkan kategori siswa yang tuntas setelah
menggunakan metode Student Teams Achievement Divisions (STAD) sebesar 55,55%.
b. Keterlaksanaan dalam pembelajaran menggunakan metode kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) tergolong sangat baik. Pada pertemuan pertama dengan persentase 86,67%, indikator yang tidak terlaksana adalah presentasi kelompok. Pertemuan kedua dan keempat dengan persentase 100%. Pertemuan ketiga dengan persentase 93,75%, dengan 1 indikator yang tidak terlaksana yaitu siswa yang tidak bertanya ketika diberi kesempatan.
c. Tanggapan siswa terhadap pembelajaran menggunakan metode kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) tergolong sangat baik. Hal ini dibuktikan dengan persentase sebesar 82,03%.
B. Saran
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, beberapa saran dapat diberikan diantaranya yaitu:
a. Metode pembelajaran dengan menggunakan metode kooperatif tipe
Student Teams Achievement Divisions (STAD) dapat meningkatkan
hasil belajar siswa. Guru dapat menerapkan metode tersebut untuk pembelajaran berikutnya dalam materi yang sama atau materi lainnya. b. Pada penelitian berikutnya supaya mempersiapkan diri dengan baik
DAFTAR PUSTAKA
Ahmadi. A, dan Widodo.S. 2013. Psikologi Belajar. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta. Arifin, Z. 2012. Evaluasi Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Azwar, S. 1987. Tes Prestasi: Fungsi dan Pengembangan Pengukuran Prestasi
Belajar. Yogyakarta: Liberty.
Depdiknas. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Jakarta: Balai Pustaka. Djamarah, S.B. 2011. Psikologi Belajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Hudojo, H. 1988. Mengajar Belajar Matematika. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan.
Majid, A. 2014. Implementasi Kurikulum 2013 KajianTeoritis dan Praktis. Bandung: Interes Media.
Riyanto, Y. 2009. Paradigma Baru Pembelajaran-Sebagai Referensi bagi Guru
Pendidik dalam Implementasi Pembelajaran yang Efektif dan Berkualitas.
Jakarta: Kencana.
Sedarmayanti dan Syarifudin, H. 2011. Metodologi Penelitian. Bandung: Penerbit CV. Mandar Maju.
Sudjana, N. 2012. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Penerbit PT. Remaja Rosdakarya.
Suhana, C. 2014. Konsep Strategi Pembelajaran. Bandung: PT. Refika Aditama. Suprapto. 2013. Metodologi Penelitian Ilmu Pendidikan dan Ilmu-Ilmu Pengetahuan
Sosial: Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Dilengkapi dengan Teknik Pengolahan Data dan Tabel Statistik. Jakarta: PT. Buku Seru.
Surjadi. 2012. Membuat Siswa Aktif Belajar. Bandung: CV. Mandar Maju.
Tasari, D. 2011. Matematika untuk SMP dan MTs Kelas VIII. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional.
Trianto. 2010. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif Konsep, Landasan,
dan Implementasinya pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).
Jakarta: Kencana.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
I. Identitas
Mata Pelajaran : Matematika
Satuan Pendidikan : SMP Maria Immaculata Yogyakarta Kelas/Semester : VIII / II
II. Standar Kompetensi
Memahami sifat-sifat kubus, balok dan bagian-bagiannya serta menentukan ukurannya.
III. Kompetensi Dasar
1. Mengidentifikasi sifat-sifat kubus, balok, serta bagian-bagiannya. 2. Membuat jaring-jaring kubus dan balok.
3. Menghitung luas permukaan dan volume kubus dan balok. IV. Indikator
1. Mengenal dan menyebutkan titik sudut, bidang, rusuk, diagonal bidang, bidang diagonal, diagonal ruang serta menentukan ukurannya.
2. Membuat mengetahui macam-macam jaring-jaring kubus dan balok. 3. Menghitung luas permukaan dan volume kubus dan balok.
V. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat mengenal dan menyebutkan titik sudut, bidang, rusuk, diagonal bidang, bidang diagonal, diagonal ruang serta menentukan ukurannya.
2. Siswa dapat membuat dan mengetahui macam-macam jaring-jaring kubus dan balok.
3. Siswa dapat menghitung luas permukaan dan volume kubus dan balok.
VI. Materi Pembelajaran Kubus dan Balok
KUBUS
Kubus adalah bangun ruang beraturan yang dibentuk oleh enam persegi yang kongruen (dalam Sukino dan Wilson Simangunsong).
BALOK
Balok merupakan bangun ruang sisi datar yang dibentuk oleh tiga pasang persegi panjang yang saling sejajar dan kongruen. Balok mempunyai nama dengan penamaan diurutkan menurut nama sisi alas dan sisi atasnya seperti penamaan pada kubus (dalam Sukino dan Wilson Simangunsong). 1. Bagian-Bagian Kubus
a. Sisi, Rusuk, dan Titik Sudut
(i) Sisi/Bidang
Sisi kubus adalah bidang yang membatasi kubus. Dari
gambar 2.1 terlihat bahwa kubus memiliki 6 buah sisi yang
semuanya berbentuk persegi, yaitu (sisi bawah), .
(sisi atas), (sisi depan), (sisi belakang), (sisi samping kiri), dan (sisi samping kanan). (ii)Rusuk
Rusuk kubus adalah ruas garis yang merupakan perpotongan antara dua sisi kubus. Kubus . memiliki 12 buah rusuk yaitu AB, BC, CD, DA, AE, BF, CG, DH, EF, FG, GH, HE.
(iii)Titik Sudut
Titik sudut kubus adalah titik persekutuan dari tiga rusuk kubus yang berdekatan. Pada kubus . memiliki 8 buah titik sudut yaitu , , , , , , , dan .
b. Diagonal Bidang/Sisi Kubus
Diagonal sisi adalah ruas garis yang menghubungkan dua titik sudut pada sisi kubus, selain rusuk. Kubus memiliki 12 diagonal sisi.
Dari Gambar 2.2 di atas, AF merupakan salah satu diagonal sisi kubus. Diagonal sisi lainnya pada kubus ABCD.EFGH yaitu BE, CH,
DG, AC, BD, EG, FH, AH, DE, BG, CF.
c. Diagonal Ruang Kubus
Diagonal ruang kubus adalah ruas garis yang menghubungkan dua titik sudut yang tidak terletak dalam sisi kubus yang sama. Pada kubus tersebut, terdapat ruas garis ̅̅̅̅ yang menghubungkan dua titik sudut yang saling berhadapan dan tidak pada satu sisi kubus.
d. Bidang Diagonal Kubus
Bidang diagonal merupakan bidang yang memuat sepasang diagonal ruang kubus yang saling berpotongan. Bidang diagonal kubus berbentuk persegi panjang dan bidang diagonal kubus dibatasi oleh empat garis lurus, yaitu dua rusuk kubus dan dua diagonal sisi yang saling sejajar. Sebuah kubus mempunyai 6 buah bidang diagonal. Dari
. .
Gambar 2.4 di atas, sisi ACGE merupakan salah satu bidang diagonal
kubus. Bidang diagonal kubus lainnya antara lain sisi ADGF, DCFE,
ABGH, BDHF, dan BCHE.
2. Bagian-Bagian Balok
a. Sisi, Rusuk, dan Titik Sudut
(i) Sisi/Bidang
Sisi balok adalah bidang yang membatasi suatu balok. Dari Gambar
2.5 terlihat bahwa balok . memiliki 6 buah sisi berbentuk persegi panjang. Keenam sisi tersebut adalah (sisi bawah), (sisi atas), (sisi depan), (sisi belakang), (sisi samping kiri), dan (sisi samping kanan). Sebuah balok memiliki tiga pasang sisi yang berhadapan yang sama bentuk dan ukurannya. Ketiga pasang sisi tersebut adalah dengan
, dengan , dan dengan . (ii)Rusuk
Sama seperti dengan kubus, balok . memiliki 12 rusuk. Rusuk-rusuk balok . adalah AB, BC, CD, DA, AE, BF, CG, DH, EF, FG, GH, HE.
(iii)Titik Sudut
Tiga rusuk balok yang berdekatan akan bertemu pada satu titik. Titik tersebut disebut sebagai titik sudut balok. Pada Gambar 2.5 titik-titik sudut balok yaitu titik-titik A, B, C, D, E, F, G, dan H. Jumlah titik-titik sudut pada balok seluruhnya adalah 8.
Sama halnya kubus, balok pun memiliki istilah diagonal bidang, diagonal ruang, dan bidang diagonal. Berikut ini adalah uraian mengenai istilah-istilah berikut.
b. Diagonal Sisi Balok
Balok mempunyai 12 buah diagonal sisi. Diagonal sisi pada balok tidak semuanya mempunyai panjang yang sama, bergantung pada ukuran sisi balok tersebut. Pada gambar balok ABCD.EFGH di atas, ruas garis AC merupakan diagonal sisi balok. Diagonal sisi balok lainnya yaitu ruas garis BG, CF, AF, BE, DG, CH, AC, BD, EG, FH.
c. Diagonal Ruang Balok
Ruas garis ̅̅̅̅ yang menghubungkan dua titik sudut dan pada balok . seperti pada Gambar 2.8 disebut diagonal ruang balok tersebut. Jadi, diagonal ruang terbentuk dari ruas garis yang menghubungkan dua titik sudut yang saling berhadapan di dalam suatu bangun ruang.
d. Bidang Diagonal Balok
Bidang diagonal balok merupakan bidang yang memuat sepasang diagonal balok yang saling berpotongan. Dalam balok, bidang diagonal dibatasi oleh dua rusuk balok yang sejajar dan sepasang diagonal sisi yang sejajar. Bidang diagonal balok berbentuk persegi panjang. Keenam diagonal pada satu balok merupakan tiga pasang daerah persegi panjang yang sepasang-sepasang saling kongruen.
. .
Dari gambar 2.8 ABCD.EFGH di atas, sisi BDHF merupakan salah satu bidang diagonal balok. Bidang diagonal balok lainnya adalah
ACGE, ADGF, BCHE, CDEF, dan ABGH.
3. Jaring-jaring kubus
Jaring-jaring kubus diperoleh dari model kubus yang diiris pada beberapa rusuknya kemudian direbahkan sedemikian sehingga masing-masing sisi saling bersekutu dengan sisi lain. Jaring-jaring kubus merupakan rangkaian 6 buah persegi yang kongruen, tetapi rangkaian 6 buah persegi yang kongruen belum tentu merupakan jaring-jaring kubus. 4. Jaring-jaring Balok
Jaring-jaring balok diperoleh dari model balok yang diiris pada beberapa rusuknya sedemikian sehingga masing-masing sisi saling bersekutu dengan sisi lain, kemudian direbahkan. Jaring-jaring balok merupakan rangkaian 6 buah persegi panjang yang terdiri dari 3 pasang persegi panjang yang kongruen.
5. Luas Permukaan Kubus
Mencari luas permukaan kubus dapat menggunakan jaring-jaring kubus (Gambar 2.9). Misalkan panjang rusuk kubus adalah .
Luas permukaan kubus ABCD.EFGH
= luas ABCD + luas EFGH + luas ABFE + luas DCGH + luas ADHE +luas BCGF
= luas persegi + luas persegi + luas persegi + luas persegi + luas persegi + luas persegi
= × + × + × + × + × + ×
= + + + + + =
Jadi, luas permukaan kubus adalah 6. Luas Permukaan Balok
Sebuah balok memiliki tiga pasang sisi berupa persegi panjang. Setiap sisi dan pasangannya saling berhadapan, sejajar, dan kongruen (sama bentuk dan ukurannya). Ketiga pasang sisi tersebut adalah
(i) Sisi atas dan bawah Jumlah luas = × � × (ii) Sisi depan dan belakang
Jumlah luas = × � ×
(iii) Sisi kanan dan kiri Jumlah luas = × ×
Sehingga luas permukaan balok adalah total jumlah ketiga pasang luas sisi-sisi tersebut.
7. Volume Kubus dan Balok
Volume adalah isi dari bangun-bangun ruang. Volume diukur dalam satuan kubik.
a. Kubus
Kubus mempunyai 12 rusuk sama panjang. Semua sisinya mempunyai luas yang sama. Luas alas kubus dengan panjang rusuk adalah .
Volume kubus = × � ���
= ×
=
Jadi, volume kubus dengan panjang rusuk adalah . b. Balok
Volume diukur dalam satuan kubik. Untuk memperoleh rumus volume balok, dapat digunakan kubus satuan yaitu kubus yang ukuran rusuk-rusuknya 1 satuan (1 cm).
Luas = � + � +
Untuk menentukan volume � balok, kita cari dulu luas alas lalu dikalikan dengan tinggi .
VII. Alokasi Waktu : 2x40 menit VIII. Karakter siswa yang diharapkan:
a. Percaya diri (self confidence)
b. Pelayanan prima (excellent service): ramah c. Integritas: pantang menyerah
d. Enterpreneurship: inovatif, keingintahuan, kritis e. Profesionalisme
IX. Strategi Pembelajaran a. Tanya jawab b. Diskusi c. Pemberian tugas X. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan I Kegiatan (waktu)
Fase Kegiatan Guru dan Siswa
Pendahuluan (10 menit) Melakukan apersepsi, dan memotivasi siswa serta menyampaikan tujuan pembelajaran
1. Guru memberikan salam kepada siswa.
2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
3. Guru mengajukan pertanyaan yang mengarah pada materi yang akan dibahas yaitu � = × ⟺ � = � × ×
kubus dan balok: unsur-unsur kubus dan balok. Inti
(60 menit)
Eksplorasi 4. Guru menjelaskan materi pokok, yaitu unsur-unsur kubus dan balok.
5. Guru memberikan contoh soal.
6. Siswa mengajukan pertanyaan terhadap penjelasan guru, jika masih ada yang belum jelas.
Mengorganisasikan siswa dalam kelompok belajar
7. Mengorganisasikan siswa duduk dalam kelompok yang terdiri dari 4-5 kelompok.
Elaborasi 8. Siswa mengamati soal yang diberikan tentang unsur-unsur kubus dan balok, dan mengisi LKS sesuai dengan petunjuk dan pertanyaan yang ada pada LKS
9. Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan kelompok lain menanggapi
Klarifikasi /konfirmasi
10. Guru mengklarifikasi hasil presentasi yang belum tepat dan memberi
penguatan pada presentasi yang sudah benar
11.Menanyakan pada siswa apakah semua sudah memahami tentang materi yang dibahas/adakah hal yang belum dimengerti Penutup
(10 menit)
12. Membimbing siswa membuat rangkuman tentang materi yang dibahas
13. Mengajak siswa melakukan refleksi dengan mengajukan pertanyaan tentang manfaat apa yang didapat dari pembelajaran hari ini 14. Memberi tugas : mempelajari materi yang telah dipelajari dan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya yaitu jaring-jaring serta luas permukaan kubus dan balok.
15. Guru memberikan salam kepada siswa.
Pertemuan II Kegiatan
(waktu)
Fase Kegiatan Guru dan Siswa
Pendahuluan (10 menit) Melakukan apersepsi, dan memotivasi siswa serta menyampaikan tujuan pembelajaran
1. Guru memberikan salam kepada siswa.
2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
3. Guru mengajukan pertanyaan yang mengarah pada materi yang akan dibahas yaitu jaring-jaring serta luas permukaan kubus dan balok.
Inti (60 menit)
Eksplorasi 4. Guru menjelaskan materi pokok, yaitu jaring-jaring serta luas permukaan kubus dan balok.
5. Guru memberikan contoh soal.
6. Siswa mengajukan pertanyaan terhadap penjelasan guru, jika masih ada yang belum jelas.
Mengorganisasikan siswa dalam kelompok belajar
7. Mengorganisasikan siswa duduk dalam kelompok yang terdiri dari 4-5 kelompok.
Elaborasi 8. Siswa mengamati soal yang diberikan tentang jaring-jaring serta luas permukaan kubus dan balok., dan mengisi LKS sesuai dengan petunjuk dan pertanyaan yang ada pada LKS.
9. Dalam proses siswa mengerjakan LKS, guru mengamati siswa dalam mengerjakan serta membimbing siswa dalam proses pengerjaan. Klarifikasi
/konfirmasi
10.Guru bersama siswa membahas mengenai soal yang dikerjakan.
11.Menanyakan pada siswa apakah semua sudah memahami tentang materi yang dibahas/adakah hal yang belum dimengerti Penutup
(10 menit)
12. Membimbing siswa membuat rangkuman tentang materi yang dibahas
13. Mengajak siswa melakukan refleksi dengan mengajukan pertanyaan tentang
manfaat apa yang didapat dari pembelajaran hari ini 14. Memberi tugas : mempelajari materi yang telah dipelajari dan materi yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya yaitu volume kubus dan balok.
15. Guru memberikan salam kepada siswa.
Pertemuan III Kegiatan
(waktu)
Fase Kegiatan Guru dan Siswa
Pendahuluan (10 menit) Melakukan apersepsi, dan memotivasi siswa serta menyampaikan tujuan pembelajaran
1. Guru memberikan salam kepada siswa.
2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
3. Guru mengajukan pertanyaan yang mengarah pada materi yang akan dibahas yaitu volume kubus dan balok. Inti
(60 menit)
Eksplorasi 4. Guru menjelaskan materi pokok, yaitu volume kubus dan balok.
5. Guru memberikan contoh soal.
6. Siswa mengajukan pertanyaan terhadap penjelasan guru, jika masih ada yang belum jelas.
Mengorganisasikan siswa dalam kelompok belajar
7. Mengorganisasikan siswa duduk dalam kelompok yang terdiri dari 4-5 kelompok.
Elaborasi 8. Siswa mengamati soal yang diberikan tentang volume kubus dan balok, dan mengisi LKS sesuai dengan petunjuk dan pertanyaan yang ada pada LKS.
Klarifikasi /konfirmasi
9. Dalam proses siswa mengerjakan LKS, guru mengamati siswa dalam mengerjakan serta membimbing siswa dalam proses pengerjaan.
10.Guru bersama siswa membahas mengenai soal yang dikerjakan.
11.Menanyakan pada siswa apakah semua sudah memahami tentang materi
yang dibahas/adakah hal yang belum dimengerti Penutup
(10 menit)
12. Membimbing siswa membuat rangkuman tentang materi yang dibahas
13. Mengajak siswa melakukan refleksi dengan mengajukan pertanyaan tentang manfaat apa yang didapat dari pembelajaran hari ini 14. Memberi tugas : mempelajari materi yang telah dipelajari dan mempersiapkan untuk latihan soal.
15. Guru memberikan salam kepada siswa.
Pertemuan IV
Kegiatan (waktu)
Fase Kegiatan Guru dan Siswa
Pendahuluan (5 menit) Melakukan apersepsi, dan memotivasi siswa serta menyampaikan tujuan pembelajaran
1. Guru memberikan salam kepada siswa.
2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
3. Guru menyiapkan siswa untuk melakukan tes kemampuan.
Inti (70 menit)
4. Siswa mengerjakan tes kemampuan.
5. Menanyakan kepada siswa bagian mana yang dirasa sulit. 6. Pemberian penghargaan kepada kelompok. Penutup (5 meni t)
7. Guru memberikan salam kepada siswa.
XI. Sumber Belajar dan Media Belajar 1. Sumber Belajar
a. Wilson Simangunso, Sukino, Matematika untuk SMP Kelas VIII,Erlangga,Jakarta:2006
b. Tasari,J.Dris,Matematika untuk SMP dan MTs Kelas VIII,Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional,Jakarta:2011
c. Internet 2. Media Belajar
a. Buku paket b. Papan tulis
XII. Lampiran
1. Lembar Kerja Siswa 2. Tugas-tugas Siswa
Yogyakarta, 6 April 2016 Praktikan
Giovani Pradipta Mahardhika
Mengetahui
Dosen Pembimbing, Guru Pamong,
LEMBAR KERJA SISWA (LKS) Nama Kelompok: 1. 2. 3. 4. 5. A. Jaring-Jaring Kubus
a. Berbentuk bangun ruang apakah kotak di atas? Jawab:
_______________________karena_______________________________ b. Apabila kotak tersebut dibuka tiap sisinya (jangan sampai terputus antara sisi yang satu dengan sisi yang lainya). Seperti apakah bentuk kotak tersebut setelah dibuka? Gambarkan!
Jawab:
B. Jaring-Jaring Balok
a. Berbentuk bangun ruang apakah kotak di atas? Jawab:
_______________________karena_______________________________ b. Apabila kotak tersebut dibuka tiap sisinya (jangan sampai terputus antara sisi yang satu dengan sisi yang lainya). Seperti apakah bentuk kotak tersebut setelah dibuka? Gambarkan!
Jawab:
C. Luas Permukaan Kubus
Bagaimana menentukan luas permukaan kubus?
Perhatikan gambar kubus . beserta jaring-jaringnya di bawah ini kemudian jawablah pertanyaan yang ada.
Kubus . di atas memiliki panjang rusuk satuan. 1. Berapakah banyaknya sisi pada kubus . tersebut?
____________________________________________________________ ____________________________________________________________ 2. Berbentuk apakah sisi-sisi kubus . tersebut?
____________________________________________________________ ____________________________________________________________
3. Apakah sisi-sisi pada kubus . tersebut saling kongruen? ____________________________________________________________ ____________________________________________________________ 4. Berapakah luas salah satu sisi kubus . tersebut?
____________________________________________________________ ____________________________________________________________ 5. Dengan demikian, berapakah luas permukaan kubus .
tersebut?
____________________________________________________________ ____________________________________________________________
Jadi, jika suat kubus memiliki panjang rusuk satuan, maka luas permukaan kubus dirumuskan:
Luas permukaan kubus = _______________________
D. Menghitung Luas Permukaan Kubus
Bu Erni mempunyai sebuah kotak berbentuk kubus dengan rusuk masing-masing kubus 45 cm. Ia meminta tolong kepada Siska untuk membungkusnya menggunakan kertas kado. Berapakah luas kertas kado yang dibutuhkan Siska agar dapat membungkus sebuag kotak tersebut? Jawab:
____________________________________________________________ ____________________________________________________________ E. Menemukan Luas Permukaan Balok
Perhatikan gambar balok . beserta jaring-jaringnya di bawah ini, kemudian jawablah pertanyaan yang ada.
Balok . di atas memiliki panjang � satuan, lebar � satuan, dan tinggi satuan.
1. Berapa banyaknya sisi pada balok . tersebut?
____________________________________________________________ ____________________________________________________________ 2. Berbentuk apakah sisi-sisi balok . tersebut?
____________________________________________________________ ____________________________________________________________ 3. Sebutkan sisi pada balok . yang kongruen dengan sisi balok
.
____________________________________________________________ ____________________________________________________________ 4. Berapakah luas sisi ?
____________________________________________________________ ____________________________________________________________ 5. Sebutkan sisi pada balok . yang kongruen dengan sisi balok
.
____________________________________________________________ ____________________________________________________________ 6. Berapakah luas sisi ?
____________________________________________________________ ____________________________________________________________
7. Sebutkan sisi pada balok . yang kongruen dengan sisi balok .
____________________________________________________________ ____________________________________________________________ 8. Berapakah luas sisi ?
____________________________________________________________ ____________________________________________________________ 9. Tentukan luas permukaan balok . tersebut dengan mengaitkan
jawaban pada pertanyaan sebelumnya.
____________________________________________________________ ____________________________________________________________
Jadi, jika suatu balok . di atas memiliki panjang � satuan, lebar � satuan, dan tinggi satuan, maka luas permukaan balok dirumuskan:
Luas Permukaan Balok = ______________________________
LEMBAR KERJA SISWA (LKS) Nama Kelompok: 1. 2. 3. 4. 5. I. Volume Kubus
Lengkapilah tabel di bawah ini!
(petunjuk: kubus kecil memiliki ukuran rusuk 1 cm)
Jadi, volume kubus dengan panjang rusuk r adalah V=...
II. Volume Balok
Volume adalah isi dari bangun ruang. Volume diukur dalam satuan kubik. Untuk memperoleh rumus volume balok, digunakan kubus satuan yaitu kubus yang ukuran rusuk-rusuknya 1 satuan (1 cm).
Lengkapilah tabel di bawah ini!
Jadi, dapat disimpulkan volume balok adalah V=...
Latihan Soal:
1. Untuk keperluan olah raga, sebuah SD membuat bak pasir di halaman sekolah. Panjangnya 6 m, lebarnya 2,5 m, dan dalamnya 0.4 m.Bak itu akan diisi penuh dengan pasir. Berapa meter kubik pasir untuk memenuhi bak itu?
2. Bak mandi berbentuk kubus dengan tinggi bak 1 meter. berapakah volume bak mandi tersebut jika dalam liter?
Lembar Pengamatan STAD Nama Observer : Pekerjaan : Hari/Tanggal : Jam ke : Pertemuan I
Kegiatan Waktu Ya Tidak Keterangan Pendahuluan:
1. Guru memberikan salam kepada siswa.
2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
3. Guru mengajukan pertanyaan yang mengarah pada materi yang akan dibahas yaitu kubus dan balok: unsur-unsur kubus dan balok.
10 menit
Inti
Eksplorasi:
1. Guru menjelaskan materi pokok, yaitu unsur-unsur kubus dan balok.
90 menit
2. Guru memberikan contoh soal.
3. Siswa mengajukan pertanyaan terhadap
penjelasan guru, jika masih ada yang belum jelas. Mengorganisasikan siswa dalam kelompok belajar: 1. Mengorganisasikan siswa
duduk dalam kelompok yang terdiri dari 4-5 kelompok. Elaborasi
1. Siswa mengamati soal yang diberikan tentang unsur-unsur kubus dan balok, dan mengisi LKS sesuai dengan petunjuk dan pertanyaan yang ada pada LKS
2. Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan kelompok lain menanggapi.
Klarifikasi/konfirmasi:
1. Guru mengklarifikasi hasil presentasi yang belum tepat dan memberi penguatan pada presentasi yang sudah benar 2. Menanyakan pada siswa
apakah semua sudah memahami tentang materi
yang dibahas/adakah hal yang belum dimengerti
Penutup
1. Membimbing siswa membuat rangkuman tentang materi yang dibahas
2. Mengajak siswa melakukan refleksi dengan mengajukan pertanyaan tentang manfaat apa yang didapat dari pembelajaran hari ini
3. Memberi tugas : mempelajari materi yang telah dipelajari dan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya yaitu jaring-jaring serta luas permukaan kubus dan balok.
4. Guru memberikan salam kepada siswa.
10 menit
Lembar Pengamatan STAD Nama Observer : Pekerjaan : Hari/Tanggal : Jam ke : Pertemuan II
Kegiatan Waktu Ya Tidak Keterangan Pendahuluan:
1. Guru memberikan salam kepada siswa.
2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
3. Guru mengajukan pertanyaan yang mengarah pada materi yang akan dibahas yaitu jaring-jaring serta luas