3.5. Memahami pengertian, contoh dan dampak negatifnya sifat
hasad, dendam, ghibah, fitnah, dan namiimah
4.5. Mensimulasikan dampak negatif dari akhlak tercela (hasad, dendam, ghibah, dan namiimah)
Amati kisah berikut ini !
Kisah Abu Jahal Dan Abu Lahab
Abu Lahab adalah keturunan dari suku Quraisy yang memusuhi, menentang dan menghalang-halangi perjuanagn dakwah Rasulullah SAW dalam menegakkan agama Islam di Makah. Abu Lahab selalu menghasud para pengikut Nabi Muahammad SAW supaya tidak mengikuti ajaran Nabi. Ia berusaha sedemikian rupa dalam menghalang-halangi dakwah nabi, ia berupaya merendahkan agama Islam.
Pada suatu ketika Rasulullah SAW naik ke Bukit Shafa sambil berseru: “Mari berkumpul pada pagi hari ini!” Maka berkumpullah kaum Quraisy. Rasulullah SAW bersabda: “Bagaimana pendapat kalian, seandainya aku beritahu bahwa musuh akan datang besuk pagi atau petang, apakah kalian percaya kepadaku?”
Kaum Quraisy menjawab: “Pasti kami percaya.” Rasulullah SAW bersabda: “Aku peringatkan kalian bahwa siksa Allah yang dahsyat akan datang.” Berkatalah Abu Lahab: Celakalah engkau! Apakah hanya untuk ini, engkau kumpulkan kami?”.
Istri Abu Lahab juga mengikuti jejak Abu Lahab yaitu menghalang-halangi Islam dengan menyebarkan duri-duri di tempat yang akan dilalui Rasulullah SAW. Abu Lahab dengan perlakuannya seperi itu amatlah rugi dan sangat celaka, amalnya sa-sia, usahanya untuk menghalang-halangi Islam percuma, harta, pangkat, kedudukan yang dibanggakan Abu Lahab tidak berarti apa-apa. Abu lahab kelak akan disiksa dengan api neraka yang sangat panas.
Abu Jahal nama lengkapnya adalah Abu Jahal bin Hisyam. Orang Quraisy biasa memanggilnya Abul Hakam.Ia termasuk orang yang terpandang di kalangan kabilah Quraisy. Dia adalah orang kafir Quraisy yang selalu menghalang-halangi dan memusuhi Nabi Muhammad SAW. Ejekan dan hinaan sering sekali dilontarkan dari mulutnya, menganggap Nabi gila karena sering dianggap membuat cerita palsu dan mengada-ada, walaupun abu jahal selalu menemukan kebenaran cerita rosulullah akan tetapi abu jahal tetap tidak mau mengimani dan mengikuti Rosulullah SAW.
Perhatikan gambar-gambar berikut ini!
A. AMATI DAN PERHATIKAN
gambar di atas,tentunya akan banyak hal yang menjadi pertanyaaan di benak kalian bukan?. Nah,sekarang coba tulis,kemudian ungkapkan pertanyaan-pertanyaan kalian tersebut!. Gunakan pertanyaan- pertanyaan apa, mengapa, bagaimana, dsb.
NO KATA TANYA PERNYATAAN
1.
Mengapa Mengapa terjadi permusuhan seperti halnya ada dalam gambar di atas?
2. 3.
Untuk menambah wawasan kalian Mari kita membaca materi berikut
A. HASAD
Hasad atau dengki adalah perasaan tidak senang , terhadap
orang yang mendapatkan nikmat dari Allah. Orang yang memiliki sifat hasad selalu iri hati jika melihat orang lain hidup senang..
Hasad atau dengki adalah sifat tercela. Allah SWT. Dan rasul-Nya melarang kita berbuat hasad atau dengki
Sabda Rasulullah SAW.
ل
ـ
دـابـعـْاوينسويكسوـْاويرسبـْادـتـلـ وـْاويضس غـابـتـلـ وـْاويعسطـ اقـتـلـ وـْاويدسسـ احـ تـ
هسللْا مسكسرـمـْاـامـكـ اندْاوـخيْاـ هللْاْا
Artinya :“Janganlah kamu dengki mendengki, jangan putus-memutus hubungan persaudaraan, jangan benci membenci, jangan pula belakang- membelakangi dan jadilah kamu semua hamba Allah seperti saudara, sebagai mana yang diperintahkan Alla kepadamu.” (HR. Bukhori dan Muslim )
Hasad atau dengki adalah sifat iblis dan setan. Mahluk Allah yang pertama kali memiliki sifat hasad/dengki adalah Iblis. Iblis dengki kepada Nabi Adam as. Karena Nabi Adam diciptakan oleh Allah sebagai mahluk yang terhormat, Iblis iri hati melihat Malaikat bersujud menghormati Nabi Adam . Karena sifat dengki yang sudah melekat pada dirinya, Iblis tidak mau menghormati Nabi Adam, walaupun itu perintah Allah. Oleh sebab itu Iblis di kutuk oleh Allah.
Orang yang memiliki sifat dengki merasa iri hati melihat orang lain hidup senang atau beruntung , ia menginginkan keberuntung itu pindah kepadanya, Karena hatinya selalu kotor. Orang yang dengki itu akan sia-sia amal ibadahnya terhapus oleh sifat dengkinya.
Sabda Rasulullah SAW
C. BUKA CAKRAWALAMU !
Artinya :
“Jauhkanlan dirimu dari sifat dengki, karena dengki itu memakan semjua kebaikan, sebagaimana api menghanguskan kayu bakar.” (HR. Abu Dawud )
Orang yang bersifat dengki hanya akan memperoleh celaan, kehinaan dan kesusahan bahkan para Malaikat melaknat orang yang memiliki sifat dengki.
Sifat hasad dan dengki dapat ditimbulkan oleh beberapa sebab :
a. Tidak bersyukur terhadap nikmat yang diberikan oleh Allah, merasa kurang dan tidak puas terhadap nikmat yang dia terima.
b. Adanya perasaan tidak senang kepada orang lain,
c. Adanya perasaan tinggi hati, tidak senang jika ada orang yang melebihi/ lebih baik darinya.
Menghilangkan rasa hasad:
a. Senantiasa bersyukur terhadap nikmat Allah. b. Berusaha menyenangkan orang lain
B. DENDAM
Dendam artinya Berkeinginan untuk membalas. Allah SWT sangat membenci orang yang pendendam, karena sifat pendendam sangat membahayakan dan merugikan orang lain.
Sabda Rasulullah SAW Artinya :
Orang yang paling dibenci oleh Allah adalah orang yang paling
pendendam.”( HR. Bukhori dan Muslim )
C. GHIBAH
Ghibah artinya mengumpat atau menggunjing yaitu perbuatan atau tindakan yang membicarakan aib orang lain.
Allah berfirman dalam Qur’an Surah Al Hujurat ayat 12
نل إـ نم ظل لْا نـ مم ْارديثـكـ ْاوبسنـتـجيْا ْاونسمـْاءـ نـيذـللْا اهـييأـايـ
مي كس ضس عيبل بتـغييـلـ وـ ْاوسس سل جـ تـلـ وـ مسثيإـ نمظل لْا ضـ
ي ـع
اتدييمـ هـيخـأـ مـحيلـ لـ كس أييـ نأـ ميكسدسحـأـ بي حـ يسأـ اضد عيبـ
مس يحـرل بس ْاولتـ هـللْا نل إـ هـللْا ْاوقستلْاوـ هسومستسهيرـكـ فـ
yang artinya:“ Wahai orang-orang yang beiman! Jauhilah banyak prasangka, sesungguhnya prasangkan itu dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah ada diantara kamu yang
menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati?Tentu kamu merasa jijik.Dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah maha penerima taubat, Maha penyayang. ”
Dalam Hadis Rasulullah SAW bersabda :
“Yang artinya ; “Ghibah ialah apabila engkau menyebutkan prihal saudaramu dengan sesuatu yang tidak disukai olehnya. “(HR. Muslim )
Sebab-sebab timbulnya ghibah
c. Mengaggap orang lain lemah, rendah dan hina.
D. FITNAH
Fitnah artinya’: Perkataan yang bermaksud menjelekkan orang seperti menodai nama baik, merugikan kehormatan orang lain.
Firman Allah QS Al-Baqoroh 217
Artinya: “ Sedangkan fitnah lebih kejam dari pada pembunuhan”
Orang yang suka memfitnah biasanya orang yang pengecut, dia tidak senang melihat orang lain hidup senang atau bahagia, ia berupaya agar orang lain jatuh kedalam kebinasaan. Sebab-sebab yang menimbulkan fitnah: a. Berupa tekanan orang atau pihak lain b. Berupa hukuman
c. Berupa pemberian Allah baik dan buruk d. Kalah dan menang Senang dan susah dan e. Berupa anak dan harta .
Firman Allah dalam QS. Al- Anfal : 28
هسدـــنعـ هــللْا نلأـوـ ةسـنـتيفـ ميـكسدسلـ ويأـوـ ميكسلسْاوــميأـ َآـمـنلأـ ْاوـمسلـعيْاوـ
مس يظـ عـ رسجيأـ
yang artinya :
“Dan ketahuailah bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebaigai cobaan/ fitnah dan sesungguhnya di sisi Allah ada pahala yang besar.” ( QS. Al- Anfal : 28 )
E. NAMIMAH
1. Pengertian Namimah
Menurut bahasa namimah berasal dari bahasa arab yang artinya adu domba. Adapun yang dimaksudkan dengan namimah menurut istilah adalah
Namimah pada hakekatnya adalah menyampaikan atau menceritakan rahasia orang lain sehingga merusak nama baik orang lain tersebut, tentu saja orang yang diceritakan itu merasa tidak senang dan dapat menimbulkan permusuhan.
Seringkali terjadi namimah dilakukan oleh orang yang sengaja ingin menimbulkan permusuhan antara seseorang dengan orang lain atau bahkan sifat seseorang yang ingin mencari popularitas diri sendiri diatas penderitaan orang lain. Misalnya Abduh dan Asmat adalah dua orang yang bersahabat.Darwin adalah orang yang banyak omong dan akhlaknya kurang baik. Melihat persahabatan Abduh dan Asmat sangat akrab, Darwin kemudian mencari-cari peluang untuk mengadu domba antara Abduh dan Asmat dengan berbagai cara Darwin lakukan, sehingga persahabatannya bercerai berai bahkan terjadi perkelahian atau permusuhan antara Abduh dan Asmat.
2. Dalil yang berhubungan dengan Namimah
Namimah termasuk akhlak tercela yang dilarang dalam Agama sesuai dengan firman Allah SWT sebagai berikut :