Analisis Hasil Perhitungan Untuk Soal Nomor 1 :
Setelah selesai membuat HEC-RAS dengan angka-angka yang sesuai dengan soal, maka kita bisa melihat hasil perhitungannya juga melalui progam tersebut. Selain melihat perhitungan, kita juga bisa melihat grafik yang muncul sesuai dengan angka-angka yang kita masukkan. Berikut hasil perhitungan dan juga grafiknya :
1. Tampang Lintang
Dari gambar diatas pada River Stefanus Reach Hulu Station 81, elevasi dasar adalah 70 m. Ketinggian energi pada periode ulang 100th adalah 89.25 m dan ketinggian muka air pada periode ulang 100th adalah 88.94 m. Untuk ketinggian energi pada pada periode ulang 50th adalah 83.56 m dan ketinggian muka air pada periode ulang 50th adalah 83.24 m. Dan untuk ketinggian energi pada pada periode ulang 10th adalah 78.19 m dan ketinggian muka air pada periode ulang 10th adalah 77.93 m.
Sedangkan pada River Stefanus Reach Hilir Station 78, elevasi dasar adalah 69 m. Ketinggian energi pada periode ulang 100th adalah 88.78 m dan ketinggian muka air pada periode ulang 100th adalah 88.22 m. Untuk ketinggian energi pada periode ulang 50th adalah 82.96 m dan ketinggian muka air pada periode ulang 50th adalah 82.55 m. Untuk ketinggian energi pada periode ulang 10th adalah 77.44 m dan ketinggian muka air pada periode ulang 10th adalah 77.20 m.
40
Sedangkan pada River Bintoro Reach Anak Station 0.2 elevasi dasar adalah 70 m. Ketinggian energi pada periode ulang 100th adalah 89.60 m dan ketinggian muka air pada periode ualang 100th adalah 89.35 m. Untuk ketinggian energi pada periode ulang 50th adalah 84.04 m dan ketinggian muka air pada periode ulang 50th adalah 83.80 m. Untuk ketinggian energi pada periode ulang 10th adalah 78.24 m dan ketinggian muka air pada periode ulang 10th adalah 78.13 m.
Untuk hasil keselurahan yaitu semua cross section, baik bagian hulu, hilir, maupun anak sungai tidak terjadi limpasan karena ketinggian muka air masih berada di bawah bantaran.
2. Profil Muka Air
Dari hasil hitungan pada River Stefanus Reach Hulu, ketinggian energi tertinggi pada periode ulang 100th berada pada Station 81 yaitu sebesar 89.25 m, sedangkan ketinggian energi terendah pada periode ulang 100th berada pada Station 79 yaitu sebesar 88.81 m. Dan ketinggian muka air tertinggi pada periode ulang 100th berada pada Station 81 yaitu sebesar 88.94 m, sedangkan ketinggian muka air terendah pada periode ulang 100th berada pada Station 79 yaitu sebesar 88.35 m. Untuk ketinggian energi tertinggi pada periode ulang 50th berada pada Station 81 yaitu sebesar 83.56 m, sedangkan ketinggian energi terendah pada periode ulang 50th berada pada Station 79 yaitu sebesar 82.61 m. Dan ketinggian muka air tertinggi pada periode ulang 50th berada pada Station 81 yaitu sebesar 83.24 m, sedangkan ketinggian muka air terendah berada pada Station 79 yaitu sebesar 82.61 m. Dan untuk ketinggian energi tertinggi pada periode ulang 10th berada pada Station 81 yaitu sebesar 78.19 m, ketinggian energi terendah pada periode ulang 10th berada pada Station 79 yaitu sebesar 77.47 m. Dan ketinggian muka air
42
tertinggi pada periode ulang 10th berada pada Station 81 yaitu sebesar 77.93 m, sedangkan ketinggian muka air terendah pada periode ulang 10th berada pada Station 79 yaitu sebesar 77.22 m.
Pada River Stefanus Reach Hilir, ketinggian energi tertinggi pada periode ulang 100th berada pada Station 78 yaitu sebesar 88.78 m, sedangkan ketinggian energi terendah pada periode ulang 100th berada pada Station 75 yaitu sebesar 88.10 m. Ketinggian muka air pada 100th adalah 88.14 m, sedangkan yang terendah sebesar 77.47. Ketinggian aliran kritis pada periode ulang 100th berada pada Station 75 yaitu sebesar 81.34 m. Untuk ketinggian energi tertinggi pada periode ulang 50th berada pada Station 78 yaitu sebesar 82.96 m, sedangkan ketinggian energi terendah pada periode ulang 50th berada pada Station 75 yaitu sebesar 82.29 m. Ketinggian muka air tertinggi pada periode ulang 50th berada pada Station 78 yaitu sebesar 82.55 m, sedangkan ketinggian muka air terendah pada periode ulang 50th berada pada Station 75 yaitu sebesar 82.01 m. Dan ketinggian aliran kritis pada periode ulang 50th berada pada Station 75 yaitu sebesar 76.6 m. Ketinggian energi tertinggi pada periode ulang 10th berada pada Station 78 yaitu sebesar 77.44 m, sedangkan ketinggian energi terendah pada periode ulang 10th berada
pada Station 75 yaitu sebesar 76.79 m. Ketinggian muka air tertinggi pada periode ulang 10th berada pada Station 78 yaitu sebesar 77.20 m, sedangkan ketinggian muka air terendah pada periode ulang 10th berada pada Station 75 yaitu sebesar 76.62 m. Dan ketinggian aliran kritis pada periode ulang 10th berada pada Station 75 yaitu sebesar 71.94 m.
Pada River Bintoro Reach Anak, ketinggian energi tertinggi pada periode ulang 100th berada pada Station 0.2 yaitu sebesar 89.60 m, sedangkan ketinggian energi terendah pada periode ulang 100th berada pada Station 0.0 yaitu sebesar 88.84 m. Ketinggian muka air tertinggi pada periode ulang 100th berada pada Station 0.2 yaitu sebesar 89.35 m, sedangkan ketinggian muka air terendah pada periode ulang 100th berada pada Station 0.0 yaitu sebesar 88.60 m. Ketinggian energi tertinggi pada periode ulang 50th berada pada Station 0.2 yaitu sebesar 84.04 m, sedangkan ketinggian energi terendah pada periode ulang 50th berada pada Station 0.0 yaitu sebesar 83.02 m. Ketinggian muka air tertinggi pada periode ulang 50th berada pada Station 0.2 yaitu sebesar 83.80 m, sedangkan muka air terendah pada periode ulang 50th berada pada Station 0.0 yaitu sebesar 83.02 m. Untuk ketinggian energi
44
tertinggi pada periode ulang 10th berada pada Station 0.2 yaitu sebesar 78.24 m, sedangkan ketinggian energi terendah pada periode ulang 10th berada pada Station 0.0 yaitu sebesar 77.49 m. Dan ketinggian muka air tertinggi pada periode ulang 10th berada pada Station 0.2 yaitu sebesar 78.13 m, sedangkan ketinggian muka air terendah pada periode ulang 10th berada pada Station 0.0 yaitu sebesar 77.39 m.
3. Profil Variable
Grafik di atas merupakan grafik kecepatan Aliran Stefanus Hulu pada Channel kecepatan aliran teringgi pada periode ulang 100th berada pada Station 79 yaitu sebesar 3.85 m/s, sedangkan kecepatan aliran terendah pada periode ulang 100th berada pada Station 81 yaitu sebesar 3.31 m/s. Kecepatan aliran tertinggi pada periode ulang 50th berada pada Station 79 yaitu sebesar 3.18 m/s, sedangkan kecepatan aliran terendah pada periode ulang 10th berada pada Station 80 yaitu sebesar 2.98 m/s. Dan kecepatan aliran tertinggi pada periode ulang 10th berada pada Station 81 yaitu sebesar 2.30 m/s, sedangkan kecepatan aliran pada periode ulang 10th berada pada Station 79 yaitu sebesar 2.22 m/s.
Grafik di atas merupakan grafik kecepatan Aliran Stefanus Hilir pada Channel kecepatan aliran teringgi pada periode ulang 100th berada pada Station 78 yaitu sebesar 4.21 m/s, sedangkan kecepatan aliran terendah pada periode ulang 100th berada pada Station 77 yaitu sebesar 3.39 m/s. Kecepatan aliran tertinggi pada periode ulang 50th berada pada Station 78 yaitu sebesar 3.32 m/s, sedangkan kecepatan aliran terendah pada periode ulang 10th berada pada Station 77 yaitu sebesar 2.61 m/s. Dan kecepatan aliran tertinggi pada periode ulang 10th berada pada Station 78 yaitu sebesar 2.19 m/s, sedangkan kecepatan aliran pada periode ulang 10th berada pada Station 77 yaitu sebesar 1.73 m/s.
46
Grafik di atas merupakan grafik kecepatan Aliran Bintoro Anak pada Channel kecepatan aliran teringgi pada periode ulang 100th berada pada Station 0.2 yaitu sebesar 2.92 m/s, sedangkan kecepatan aliran terendah pada periode ulang 100th berada pada Station 0.1 yaitu sebesar 2.84 m/s. Kecepatan aliran tertinggi pada periode ulang 50th berada pada Station 0.0 yaitu sebesar 2.56 m/s, sedangkan kecepatan aliran terendah pada periode ulang 10th berada pada Station 0.1 yaitu sebesar 2.41 m/s. Dan kecepatan aliran tertinggi pada periode ulang 10th berada pada Station 0.2 yaitu sebesar 1.48 m/s, sedangkan kecepatan aliran pada periode ulang 10th berada pada Station 0.1 yaitu sebesar 1.45 m/s.
4. Tabel Cross Section
Gambar di bawah merupakan tabel dari profil 10th di River Stefanus Reach Hulu pada River Station 81. Kita bisa melihat semua hitungan yang ada dari tabel tersebut yaitu ketinggian garis energi 78.19 m, ketinggian muka air 77.93 m, tidak ada aliran kritis, kemiringan garis energi 0.000761 m/m, Q total 500 m3/s, lebar permukaan 38.57 m, kecepatan total 2.30 m/s,
kedalaman maximum 7.93 m, dan sebagainya. Untuk melihat data lainnya kedalaman maximum 7.93 m, dan sebagainya. Untuk melihat data lainnya kita dapat mengganti pada Profile dan RS.
kita dapat mengganti pada Profile dan RS.
Pada profil 50th di River Stefanus Reach Hulu River Station 81, dapat Pada profil 50th di River Stefanus Reach Hulu River Station 81, dapat diperoleh hasil ketinggian garis energi 83.56 m, ketinggian muka air 83.24 m, diperoleh hasil ketinggian garis energi 83.56 m, ketinggian muka air 83.24 m, tidak ada aliran kritis, kemiringan garis energi 0.000555 m/m, Q total 2000 tidak ada aliran kritis, kemiringan garis energi 0.000555 m/m, Q total 2000 m
m33/s, lebar permukaan 235.49 m, kecepatan total 0.1.76 m/s, kedalaman/s, lebar permukaan 235.49 m, kecepatan total 0.1.76 m/s, kedalaman maximum 13.24 m, dan sebagainya. Untuk melihat data lainnya kita dapat maximum 13.24 m, dan sebagainya. Untuk melihat data lainnya kita dapat mengganti pada Profile dan RS.
48 48
Pada profil 100th di River Stefanus Reach Hulu River Station 81, dapat Pada profil 100th di River Stefanus Reach Hulu River Station 81, dapat diperoleh hasil ketinggian garis energi 89.25 m, ketinggian muka air 88.24 m, diperoleh hasil ketinggian garis energi 89.25 m, ketinggian muka air 88.24 m, tidak ada aliran kritis, kemiringan garis energi 0.000384 m/m, Q total 5000 tidak ada aliran kritis, kemiringan garis energi 0.000384 m/m, Q total 5000 m
m33/s, lebar permukaan 246.88 m, kecepatan total 1.99 m/s, kedalaman/s, lebar permukaan 246.88 m, kecepatan total 1.99 m/s, kedalaman maximum 18.94 m, dan sebagainya. Untuk melihat data lainnya kita dapat maximum 18.94 m, dan sebagainya. Untuk melihat data lainnya kita dapat mengganti pada Profile dan RS.
Pada profil 10th di River Stefanus Reach Hilir River Station 78, dapat Pada profil 10th di River Stefanus Reach Hilir River Station 78, dapat diperoleh hasil ketinggian garis energi 77.44 m, ketinggian muka air 77.20 m, diperoleh hasil ketinggian garis energi 77.44 m, ketinggian muka air 77.20 m, tidak ada aliran kritis, kemiringan garis energi 0.000632 m/m, Q total 600 tidak ada aliran kritis, kemiringan garis energi 0.000632 m/m, Q total 600 m
m33/s, lebar permukaan 53.53 m, kecepatan total 2.19 m/s, kedalaman/s, lebar permukaan 53.53 m, kecepatan total 2.19 m/s, kedalaman maximum 8.20 m, dan sebagainya. Untuk melihat data lainnya kita dapat maximum 8.20 m, dan sebagainya. Untuk melihat data lainnya kita dapat mengganti pada Profile dan RS.
50 50
Pada profil 50th di River Stefanus Reach Hilir River Station 78, dapat Pada profil 50th di River Stefanus Reach Hilir River Station 78, dapat diperoleh hasil ketinggian garis energi 82.96 m, ketinggian muka air 82.55 diperoleh hasil ketinggian garis energi 82.96 m, ketinggian muka air 82.55 m, tidak ada aliran kritis, kemiringan garis energi 0.000623 m/m, Q total m, tidak ada aliran kritis, kemiringan garis energi 0.000623 m/m, Q total 2500 m
2500 m33/s, lebar permukaan 217.43 m, kecepatan total 2.10 m/s, kedalaman/s, lebar permukaan 217.43 m, kecepatan total 2.10 m/s, kedalaman maximum 13.55 m, dan sebagainya. Untuk melihat data lainnya kita dapat maximum 13.55 m, dan sebagainya. Untuk melihat data lainnya kita dapat mengganti pada Profile dan RS.
Pada profil 100th di River Stefanus Reach Hilir River Station 78, dapat diperoleh hasil ketinggian garis energi 88.78 m, ketinggian muka air 88.22 m, tidak ada aliran kritis, kemiringan garis energi 0.000578 m/m, Q total 5600 m3/s, lebar permukaan 227.23 m, kecepatan total 2.65 m/s, kedalaman maximum 19.22 m, dan sebagainya. Untuk melihat data lainnya kita dapat mengganti pada Profile dan RS.
52
Gambar di bawah ini merupakan tabel profil 10th di River Bintoro Reach Anak River Station 0.2, dapat diperoleh hasil ketinggian garis energi 78.24 m, ketinggian muka air 78.13 m, tidak ada aliran kritis, kemiringan garis energi 0.000801 m/m, Q total 100 m3/s, lebar permukaan 12.63 m, kecepatan total 1.49 m/s, kedalaman maximum 8.13 m, dan sebagainya. Untuk melihat data lainnya kita dapat mengganti pada Profile dan RS.
Pada profil 50th di River Bintoro Reach Anak River Station 0.2, dapat diperoleh hasil ketinggian garis energi 84.04 m, ketinggian muka air 83.80 m, tidak ada aliran kritis, kemiringan garis energi 0.001026 m/m, Q total 500 m3/s, lebar permukaan 83.24 m, kecepatan total 1.62 m/s, kedalaman maximum 13.80 m, dan sebagainya. Untuk melihat data lainnya kita dapat mengganti pada Profile dan RS.
54
Pada profil 100th di River Bintoro Reach Anak River Station 0.2, dapat diperoleh hasil ketinggian garis energi 89.60 m, ketinggian muka air 89.35 m, tidak ada aliran kritis, kemiringan garis energi 0.000791 m/m, Q total 1500 m3/s, lebar permukaan 97.12 m, kecepatan total 1.85 m/s, kedalaman maximum 19.35 m, dan sebagainya. Untuk melihat data lainnya kita dapat mengganti pada Profile dan RS.
56
Dari tabel tersebut kita juga bisa melihat hasil hitungan output dari masing-masing profil. Bisa dilihat pada Reach Hulu River Station 81 profil 10th, Q total 500 m3/s, tinggi minnimum channel 70 m, tinggi muka air 77.93 m, tidak ada aliran kritis, tinggi garis energi 78.19 m, kemiringan garis energi 0.000761, kecepatan aliran pada channel 2.30 m/s, luas 217.78 m2, lebar permukaan 38.57 m dan froud number 0.31 sehingga termasuk aliran
subkritis.
Pada profil 50th, Q total 2000 m3/s, tinggi minimum channel 70 m, tinggi muka air 83.24 m, tidak ada aliran kritis, tinggi garis energi 83.56 m, kemiringan garis energi 0.000555, kecepatan aliran pada channel 3 m/s, luas 1133.71 m2, lebar permukaan 235.49 m dan froud number 0.29 sehingga termasuk aliran subkritis.
Pada profil 100th, Q total 5000 m3/s, tinggi minimum channel 70 m, tinggi muka air 88.94 m, tidak ada aliran kritis, tinggi garis energi 89.25 m, kemiringan garis energi 0.000384, kecepatan aliran pada channel 3.31 m/s, luas 2507.96 m2, lebar permukaan 246.88 m dan froud number 0.26 sehingga termasuk aliran subkritis.
Analisis Untuk Soal Nomor 2 1. Kemiringan dasar sungai
Dari Trendline yang dibuat berdasarkan elevasi dan jarak kumulatif antar cross section, diperoleh persamaan y = -0.001x + 4.207. Nilai 0.001 merupakan gradient atau kemiringan dasar sungai.
58
Gambar di atas merupakan gambar potongan melintang pada River Stefanus Reach Bintoro dari data AutoCAD. Pada River Stefanus Reach Bintoro Station 175, akibat periode 2 tahunan garis energi sebesar 12.80 m dan ketinggian muka air sebesar 12.53 m. Akibat periode 25 tahunan ketinggian garis energi sebesar 14.67 m dan ketinggian muka air sebesar 14.24 m. Akibat periode 50tahunan ketinggian garis energi sebesar 15.56 m dan ketinggian muka air sebesar 15.30 m.
3. Cross section data untuk tanggul
P 175
Dari gambar sebelumnya kita dapat mengipresentasikan bahwa saluran sungai tersebut tidak cukup untuk menampung debit periode 50 tahunan sehingga terjadi banjir. Oleh karena itu kita membuat tanggul setinggi 1 m guna mengatasi banjir yang terjadi. Kita membangun tanggul pada statioon 20.96 yang semula tingginya 14.98 akibat ditambah tanggu menjadi 16.30
pada bagian Left Over Bank dan pada bagian Right Over Bank pada Station 120.52 yang semula tingginya 14.65 m akibat ditambah tanggul tingginya menjadi 16.30.
P 174
Dibuat tanggul sebelah kiri pada (9.34, 16.48) dan tanggul sebelah kanan pada (108.34, 16.48) karena bantaran kanan dan kiri sungai berada di bawah
60
P 173
Dibuat tanggul sebelah kiri pada (1.97, 16.13) dan tanggul sebelah kanan pada (98.21, 16.13) karena bantaran kanan dan kiri sungai berada di bawah
P 172
Dibuat tanggul sebelah kiri pada (11.02, 15.70) dan tanggul sebelah kanan pada (102.52, 15.70) karena bantaran kanan dan kiri sungai berada di bawah
62
P 171
Dibuat tanggul sebelah kiri pada (7.91, 15.5) dan tanggul sebelah kanan pada (99.91, 15.5) karena bantaran kanan dan kiri sungai berada di bawah
water surface pada kondisi batas Q50 pada + 13.48 m.
Buat tanggul sampai di Cross Section Data terakhir sampai tidak terjadi limpasan air.
P 156
Dibuat tanggul kiri pada (26.45, 13.44) dan tanggul kanan pada (126.02, 13.72) karena bantaran kanan dan kiri sungai berada di bawah water surface pada kondisi batas Q50 pada + 11.80 m.
64
Berikut hasil perhitungan dan juga grafiknya : 1. Tampang Lintang
Dari hasil hitungan pada River Stefanus Reach Bintoro dan River Station 175, Elevasi dasar adalah 3.43 meter. Ketinggian energi pada periode ulang 50th adalah 15.86 m, ketinggian muka air pada periode ulang 50th adalah 15.30 m dan ketinggian aliran kritis pada periode ulang 50th adalah 11.36 m. Untuk ketinggian energi pada periode ulang 25th adalah 14.67 m, ketinggian muka air pada periode ulang 25th adalah 14.24 m dan ketinggian aliran kritis pada periode ulang 25th adalah 10.29 m. Dan untuk ketinggian energi pada periode ulang 2th adalah 12.80 m, ketinggian muka air periode ulang pada periode ulang 2th adalah 12.53 m dan ketinggian aliran kritis periode ulang 2th adalah 8.73 m.
Sedangkan di River Stefanus paling hilir yaitu Station 156, elevasi Dasar adalah 2.45 meter. Ketinggian energi pada periode ulang 50th adalah 13.03 m, ketinggian muka air pada periode ulang 50th adalah 11.80 m dan ketinggian aliran kritis pada periode ulang 50th adalah 10.26 m. Untuk ketinggian energi pada periode ulang 25th adalah 11.73 m, ketinggian muka air pada periode ulang 25th adalah 10.65 m dan ketinggian aliran kritis pada periode ulang 25th adalah 9.07 m. Dan untuk ketinggian energi pada periode ulang 2th adalah 9.69 m, ketinggian muka air pada periode ulang 2th adalah 8.87 m dan ketinggian aliran kritis pada periode ulang 2th adalah 7.01 m.
66
2. Profil Muka Air
Dari hasil hitungan di River Stefanus Reach Bintoro, ketinggian energi tertinggi pada periode ulang 50th berada pada posisi paling hulu yaitu sebesar 15.86 m, sedangkan ketinggian energi terendah pada periode ulang 50th berada pada posisi yang paling hilir yaitu sebesar 13.03. Ketinggian muka air tertinggi pada periode ulang 50th berada pada Station 174 yaitu sebesar 15.48 m, sedangkan ketinggian muka air terendah pada periode ulang 50th berada pada posisi paling hilir yaitu sebesar 11.80 m. Dan ketinggian aliran kritis tertinggi pada periode ulang 50th pada Station 171 yaitu sebesar 13.27 m, sedangkan ketinggian aliran kritis terendah pada periode ulang 50th pada Station 174 yaitu sebesar 8.46 m. Untuk ketinggian energi tertinggi pada periode ulang 25th berada pada posisi paling hulu yaitu sebesar 14.67 m, sedangkan ketinggian energi
terendah pada periode ulang 50th berada pada posisi paling hilir yaitu sebesar 11.80 m. Ketinggian muka air tertinggi pada periode ulang 25th terletak pada Station 174 yaitu sebesar 14.39 m, sedangkan ketinggian muka air terendah pada periode ulang 25th terletak pada posisi hiilir sebesar 10.65. Ketinggian aliran kritis tertinggi pada periode ulang 25th pada Station 171 sebesar 12.43 m,
sedangkan ketinggian aliran kritis terendah pada periode ulang 25th pada Station 174 sebesar 7.63 m. Dan untuk ketinggian energi tertinggi pada periode ulang 2th terletak pada posisi paling hulu yaitu sebesar 12.80 m, sedangkan ketinggian energi terendah pada periode ulang 2th terletak pada posisi paling hilir yaitu sebesar 9.69 m. Ketinggian muka air tertinggi pada periode ulang 2th terletak pada Station 174 yaitu sebesar 12.73 m, sedangkan ketinggian muka air terendah berada pada posisi paling hilir yaitu sebesar 8.87 m. Dan ketinggian aliran kritis tertinggi pada periode ulang 2th pada Station 171 yaitu sebesar 10.74 m, sedangkan ketinggian aliran kritis terendah pada periode ulang 2th pada Station 174 yaitu sebesar 6.40 m.
3. Profil Variable
Grafik diatas merupakan grafik kecepatan Aliran Stefanus Bintoro pada Channel, pada periode ulang 50th kecepatan aliran tertinggi sebesar 7.70 m/s pada Station 171, sedangkan kecepatan aliran terendah sebesar 2.43 m/s pada Station 174. Pada periode ulang 25th kecepatan aliran tertinggi sebesar 7.25 m/s pada Station 171, sedangkan kecepatan aliran terendah sebesar 2.04 m/s pada Station 174. Dan pada periode ulang 2th kecepatan aliran tertinggi sebesar 6.54 m/s pada
68
Station 171, sedangkan kecepatan aliran terendah sebesar 1.46 m/s pada Station 174.
4. Detailed Output Tables
Gambar di bawah merupakan tabel dari profil periode ulang 2th di River Stefanus Reach Bintoro River Station 175. Kita bisa melihat semua hitungan yang ada dari tabel tersebut yaitu ketinggian garis energi 12.80 m, tinggi kecepatan 0.27 m, ketinggian muka air 12.53 m, muka air kritis 8.73 m, kemiringan garis energi 0.000269 m/m, Q total 781 m3/s, lebar permukaan 8.40 m, kecepatan total 1.83 m/s, kedalaman maximum 9.10 m, dan sebagainya.
Pada profil periode ulang 25th di River Stefanus Reach Bintoro River Station 175. Kita bisa melihat semua hitungan yang ada dari tabel tersebut yaitu ketinggian garis energi 14.67 m, tinggi kecepatan 0.43 m, ketinggian muka air 14.24 m, muka air kritis 10.29 m, kemiringan garis energi 0.000351 m/m, Q total 1331 m3/s, lebar permukaan 94.93 m, kecepatan total 2.29 m/s, kedalaman maximum 10.81 m, dan sebagainya.
Pada profil periode ulang 50th di River Stefanus Reach Bintoro River Station 175. Kita bisa melihat semua hitungan yang ada dari tabel tersebut yaitu ketinggian garis energi 15.86 m, tinggi kecepatan 0.57 m, ketinggian muka air 15.30 m, muka air kritis 11.36 m, kemiringan garis energi 0.000410 m/m, Q total 1781 m3/s, lebar permukaan 99.74 m, kecepatan total 2.60 m/s, kedalaman maximum 11.87 m, dan sebagainya.
Untuk River Stefanus Reach Bintoro River Station 156 bisa dilihat profil periode ulang 2th ketinggian garis energi 9.69 m, tinggi kecepatan 0.82 m,
ketinggian muka air 8.87 m, muka air kritis 7.01 m, kemiringan garis energi 0.001000 m/m, Q total 781 m3/s, lebar permukaan 68.50 m, kecepatan total 3.43
70
m/s, kedalaman maximum 6.42 m, dan sebagainya. Untuk melihat data lainnya dapat di ganti profile dan RS.
Pada profil periode ulang 25th di River Stefanus Reach Bintoro River Station 156. Kita bisa melihat semua hitungan yang ada dari tabel tersebut yaitu ketinggian garis energi 11.73 m, tinggi kecepatan 1.07 m, ketinggian muka air 10.65 m, muka air kritis 9.07 m, kemiringan garis energi 0.001000 m/m, Q total 1331 m3/s, lebar permukaan 83.64 m, kecepatan total 3.64 m/s, kedalaman maximum 8.20 m, dan sebagainya.
Pada profil periode ulang 50th di River Stefanus Reach Bintoro River Station 156. Kita bisa melihat semua hitungan yang ada dari tabel tersebut yaitu
ketinggian garis energi 13.03 m, tinggi kecepatan 1.23 m, ketinggian muka air 11.80 m, muka air kritis 10,25 m, kemiringan garis energi 0.001000 m/m, Q total 1781 m3/s, lebar permukaan 88.26 m, kecepatan total 3.83 m/s, kedalaman maximum 9.35 m, dan sebagainya.
72
Dari tabel tersebut kita juga bisa melihat hasil hitungan output dari masing-masing profil. Bisa dilihat pada Reach Bintoro River Station 175 profil periode ulang 2th, Q total 781 m3/s, minimum tinggi channel 3.43 m, tinggi muka air 12.53 m, muka air aliran kritis 8.73 m, tinggi garis energi 12.80, kemiringan garis energi 0.000269, kecepatan aliran pada channel 2.54 m/s, luas 426.06 m2, lebar permukaan 85.40 m dan froud number 0.29 sehingga termasuk aliran subkritis.
Profil periode ulang 25th, Q total 1331 m3/s, minimum ketinggian channel 3.43 m, tinggi muka air 14.24 m, muka air aliran kritis 10.29 m, tinggi garis energi 14.67, kemiringan garis energi 0.000351, kecepatan aliran pada channel 3.31 m/s, luas 580.33 m2, lebar permukaan 94.93 m dan froud number 0.34 sehingga termasuk aliran subkritis.
Profil periode ulang 5th, Q total 1781 m3/s, minimum tinggi channel 3.43 m, tinggi muka air 15.30 m, muka air aliran kritis 11.36 m, tinggi garis energi 15.86,