• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN

B. Hasil Penelitian

3. Hasil Analisis Desktriktif a. Pengawasan Keuangan

Pengawasan keuangan diartikan sebagai perbuatan untuk melihat dan memonitor terhadap orang agar ia berbuat sesuai dengan kehendak yang telah ditentukan sebelumnya. sedangkan dalam ilmu manajemen, pengawasan adalah merupakan salah satu fungsi manajemen yang merupakan faktor penentu bagi kelangsungan hidup suatu organisasi.

sistem pengawasan yang baik sangat berpengaruh dalam proses pelaksanaan kegiatan, baik dalam organisasi pemerintah maupun swasta.

Variabel pengawasan keuangan diukur dari enam indikator menurut Siswanto (2009:149) yaitu: objektif dan komprenshif, tepat waktu, akurat, secara organisasi realistis, secara ekonomi realistis, dan fleksibel.

1) Objektif

Objektif adalah Pengawasan yang dilaksanakan secara benar-benar objek. Pengawasan Keuangan yang dilaksanakan secara menyeluruh terhadap Laporan Keuangan Dinas Pengelolaan dan Aset Daerah.

Dengan adanya indikator objektif maka diperlukan sub indikator sebagai berikut:

a) Informasi laporan keuangan mudah dipahami dan transparan b) Pengawasan keuangan dilaksanakan menyeluruh terhadap laporan

keuangan

c) Pengawasan keuangan dilakukan secara internal dan eksternal

d) Pengawasan keuangan secara aktif mengawasi pengelolahan keuangan

e) Pimpinan atau pihak yang berwenang mengawasi secara langsung kinerja pengelolahan keuangan. Hasil pernyataan pemberian uang oleh responden dapat dilihat pada tabel sebagai berikut.

Tabel 4.6

Informasi Laporan Keuangan Mudah Dipahami dan Transparan (X1)

Tanggapan

Responden Skor (x) Frekuensi

(f) f.x

Berdasarkan tabel, pada indikator objektif, informasi laporan keuangan yang mudah dipahami dan transparan mendapatkan penilaian setuju dari 35 orang dengan persentase 66 % dan penilaian sangat setuju dari 18 orang dengan persentase 33,9 %. Adapun hasil rata-rata skor menunjukkan angka 3,33, menunjukkan objektivitas dalam informasi laporan keuangan yang mudah dipahami dan transparan pada Pengawasan Inspektorat Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang masuk dalam kategori Sangat Baik.

Tabel 4.7

Pengawasan Keuangan Dilaksanakan Menyeluruh Terhadap Laporan Keuangan (X2)

Tanggapan

Responden Skor (x) Frekuensi (f) f.x Persentase (%)

Berdasarkan Tabel, pada indikator objektif, Pengawasan keuangan dilaksanakan menyeluruh terhadap laporan keuangan mendapatkan penilaian setuju dari 28 orang dengan persentase 52,8 % dan penilaian sangat setuju dari 25 orang dengan persentase 47,1 %. Adapun hasil rata-rata skor menunjukkan angka 3,47, menunjukkan objektivitas dalam informasi laporan keuangan yang mudah dipahami dan transparan pada Pengawasan Inspektorat Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dinas Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang masuk dalam kategori Sangat Baik.

Tabel 4.8

Pengawasan keuangan dilakukan secara internal dan eksternal (X3) Tanggapan

Responden Skor (x) Frekuensi

(f) f.x Persentase

Berdasarkan Tabel, pada indikator objektif, Pengawasan keuangan dilakukan secara internal dan eksternal mendapatkan penilaian tidak setuju dari 5 orang sebesar 9,4 %, penilaian setuju dari 29 orang dengan persentase 54,7 % dan penilaian sangat setuju dari 19 orang dengan persentase 35,8 %. Adapun hasil rata-rata skor menunjukkan angka 3,26, menunjukkan objektivitas dalam Pengawasan keuangan dilakukan secara internal dan eksternal pada Pengawasan Inspektorat Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dinas Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang masuk dalam kategori Sangat Baik.

Tabel 4.9

Pengawasan Keuangan Secara Aktif Mengawasi Pengelolahan Keuangan (X4)

Tanggapan

Responden Skor (x) Frekuensi

(f) f.x Persentase

Berdasarkan Tabel, pada indikator objektif, Pengawasan keuangan dilakukan secara internal dan eksternal mendapatkan penilaian tidak setuju dari 1 orang sebesar 1,8 % , penilaian setuju dari 29 orang dengan persentase 54,7 % dan penilaian sangat setuju dari 23 orang dengan persentase 43,3 %. Adapun hasil rata-rata skor menunjukkan angka 3,41, menunjukkan objektivitas dalam Pengawasan keuangan secara aktif mengawasi pengelolahan keuangan pada Pengawasan Inspektorat

Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang masuk dalam kategori Sangat Baik.

Tabel 4.10

Pimpinan Atau Pihak Yang Berwenang Mengawasi Secara Langsung Kinerja Pengelolahan Keuangan (X5)

Tanggapan

Responden Skor (x) Frekuensi

(f) f.x Persentase (%)

SangatTidak Setuju 1 0 0 0

Tidak Setuju 2 1 2 1,8

Setuju 3 31 93 58,4

Sangat Setuju 4 21 84 39,6

Total ( ∑ ) 53 179 100

Rata-Rata Skor (x) = = = 3,37

Sumber: Data Primer yang diolah, 2020

Berdasarkan Tabel, pada indikator objektif, Pimpinan atau pihak yang berwenang mengawasi secara langsung kinerja pengelolahan keuangan mendapatkan penilaian tidak setuju dari 2 orang dengan persentase 1,8 % setuju dari 15 orang dengan persentase 28,3 % dan penilaian sangat setuju dari 38 orang dengan persentase 71,6 %. Adapun hasil rata-rata skor menunjukkan angka 3,52, menunjukkan objektivitas dalam Pimpinan atau pihak yang berwenang mengawasi secara langsung kinerja pengelolahan keuangan pada Pengawasan Inspektorat Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang masuk dalam kategori baik. Adapun hasil rekapitulasi data sebagai berikut.

Tabel 1. Informasi laporan keuangan mudah dipahami dan

transparan 3,33

2. Pengawasan keuangan dilaksanakan menyeluruh

terhadap laporan keuangan 3,47

3. Pengawasan keuangan dilakukan secara internal dan eksternal

3,26 4. Pengawasan keuangan secara aktif mengawasi

pengelolahan keuangan

3,41 5. Pimpinan atau pihak yang berwenang mengawasi

secara langsung kinerja pengelolahan keuangan

3,37 Rata-Rata Skor (x) =

= = 3,36 Sumber: Data Primer yang diolah, 2020

Dari pernyataan tersebut disimpulkan bahwa terkait aspek objektif pada Dinas Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang mendapatkan penilaian rata-rata 3,36 dan masuk dalam kategori Sangat Baik.

2) Tepat Waktu

Tepat waktu adalah seluruh pegawai yang ada di Kantor Dinas Pengelolaan dan Aset Daerah dapat menaati aturan jam kerja dengan tepat waktu. Adanya indikator tepat waktumaka diperlukan sub indikator sebagai berikut:

a) Penghimpunan dana keuangan dilaksanakan sesuai jadwal yang ditentukan

b) Pengarahan alokasi dana dilakukan secara tepat waktu

c) Evaluasi pengolahan dana rutin dilaksanakan sesuai waktu yang ditentukan

d) Setiap agenda telah dijadwalkan dan dilaksanakan sesuai jadwal tersebut

e) Jadwal kegiatan yang tepat waktu menghasilkan perbaikan yang lebih maksimal. Hasil deskriktif dapat disajikan pada tabel sebagai berikut.

Tabel 4.11

Penghimpunan dana keuangan dilaksanakan sesuai jadwal yang ditentukan (X6)

Tanggapan

Responden Skor (x) Frekuensi

(f) f.x Persentase

Berdasarkan Tabel, pada indikator tepat waktu, Penghimpunan dana keuangan dilaksakan sesuai jadwal yang ditentukan mendapatkan penilaian setuju dari 35 orang dengan persentase 66 % dan penilaian sangat setuju dari 18 orang dengan persentase 33,9 %. Adapun hasil rata-rata skor menunjukkan angka 3,33, menunjukkan objektivitas dalam Penghimpunan dana keuangan dilaksakan sesuai jadwal yang ditentukan pada Pengawasan Inspektorat Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang masuk dalam kategori Sangat Baik.

Tabel 4.12

Pengarahan alokasi dana dilakukan secara tepat waktu (X7) Tanggapan

Responden Skor (x) Frekuensi

(f) f.x Persentase

Berdasarkan Tabel, pada indikator tepat waktu, Pengarahan alokasi dana dilakukan secara tepat waktu mendapatkan penilaian setuju dari 32 orang dengan persentase 60,3 % dan penilaian sangat setuju dari 21 orang dengan persentase 39,6 %. Adapun hasil rata-rata skor menunjukkan angka 3,39, menunjukkan objektivitas dalam Penghimpunan dana keuangan dilaksakan sesuai jadwal yang ditentukan pada Pengawasan Inspektorat Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang masuk dalam kategori Sangat Baik.

Tabel 4.13

Evaluasi pengolahan dana rutin dilaksanakan sesuai waktu yang ditentukan (X8)

Tanggapan

Responden Skor (x) Frekuensi (f) f.x Persentase (%)

Berdasarkan Tabel, pada indikator tepat waktu, Evaluasi pengolahan dana rutin dilaksanakan sesuai waktu yang ditentukan

mendapatkan penilaian setuju dari 39 orang dengan persentase 73,5 % dan penilaian sangat setuju dari 14 orang dengan persentase 26,4 %. Adapun hasil rata-rata skor menunjukkan angka 3,26, menunjukkan objektivitas dalam Evaluasi pengolahan dana rutin dilaksanakan sesuai waktu yang ditentukan pada Pengawasan Inspektorat Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang masuk dalam kategori Sangat Baik.

Tabel 4.14

Setiap agenda telah dijadwalkan dan dilaksanakan sesuai jadwal tersebut (X9)

Tanggapan

Responden Skor (x) Frekuensi (f) f.x Persentase (%)

Berdasarkan Tabel, pada indikator tepat waktu, Setiap agenda telah dijadwalkan dan dilaksanakan sesuai jadwal tersebut. mendapatkan penilaian tidak setuju dari 5 orang dengan persentase 9,4 % penilaian setuju dari 29 orang dengan persentase 54,7 % dan penilaian sangat setuju dari 19 orang dengan persentase 35,8 %. Adapun hasil rata-rata skor menunjukkan angka 3,26, menunjukkan objektivitas dalam Setiap agenda telah dijadwalkan dan dilaksanakan sesuai jadwal tersebut. pada Pengawasan Inspektorat Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang masuk dalam kategori Sangat Baik.

Tabel 4.15

Jadwal kegiatan yang tepat waktu menghasilkan perbaikan yang lebih maksimal (X10)

Tanggapan

Responden Skor (x) Frekuensi

(f) f.x Persentase

(%)

SangatTidak Setuju 1 0 0 0

Tidak Setuju 2 0 0 0

Setuju 3 31 93 58,4

Sangat Setuju 4 22 88 41,5

Total ( ∑ ) 53 181 100

Rata-Rata Skor (x) = = = 3,41

Sumber: Data Primer yang diolah, 2020

Berdasarkan Tabel, pada indikator tepat waktu, Jadwal kegiatan yang tepat waktu menghasilkan perbaikan yang lebih maksimal mendapatkan penilaian setuju dari 31 orang dengan persentase 58,4 % dan penilaian sangat setuju dari 22 orang dengan persentase 41,5 %. Adapun hasil rata-rata skor menunjukkan angka 3,41, menunjukkan objektivitas dalam Jadwal kegiatan yang tepat waktu menghasilkan perbaikan yang lebih maksimal pada Pengawasan Inspektorat Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang masuk dalam kategori Sangat Baik. Adapun hasil rekapitulasi sebagai berikut.

Tabel Tepat waktu

No. Aspek Menghadiri Rapat Umum

Rata-Rata Skor 1. Penghimpunan dana keuangan dilaksanakan

sesuai jadwal yang ditentukan 3,33

2. Pengarahan alokasi dana dilakukan secara tepat

waktu 3,39

3. Evaluasi pengelolahan dana rutin dilaksanakan sesuai sesuai waktu yang ditentukan

3,26 4. Setiap agenda telah dijadwalkan dan dilaksnakan

sesuai jadwal tersebut

3,26 5. Jadwal kegiatan yang tepat waktu menghasilkan

perbaikan yang lebih maksimal.

3,41 Rata-Rata Skor (x) =

= = 3,33 Sumber: Data Primer yang diolah, 2020

Dari pernyataan tersebut disimpulkan bahwa terkait aspek teapt waktu pada Dinas Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang mendapatkan penilaian rata-rata 3,33 dan masuk dalam kategori Sangat Baik

3) Akurat

Akurat adalah data informasi yang didapat harus benar-benar dapat dipercaya dan handal sebagai data laporan Keuangan. Adanya indikator tepat waktumaka diperlukan sub indikator sebagai berikut:

a) Data informai pengelolahan keuangan yang ditemukan dapat dipercaya

b) Data informasi pengelolahan keuangan yang ditemukan berasal dari sumber yang jelas

c) Pengelompokkan data pengelolahan keuangan sudah sesuai jenis dan fungsi

d) Pengalokasian keuangan sudah tepat guna dan sasaran

e) Pengelolahan keuangan pada suatu agenda sudah memenuhi standar operasional

Tabel 4.16

Data informai pengelolahan keuangan yang ditemukan dapat dipercaya (X11)

Tanggapan

Responden Skor (x) Frekuensi

(f) f.x Persentase (%)

SangatTidak Setuju 1 0 0 0

Tidak Setuju 2 0 0 0

Setuju 3 23 69 43,3

Sangat Setuju 4 30 120 56,6

Total ( ∑ ) 53 189 100

Rata-Rata Skor (x) = = = 3,56

Sumber: Data Primer yang diolah, 2020

Berdasarkan Tabel, pada indikator akurat, Data informai pengelolahan keuangan yang ditemukan dapat dipercaya mendapatkan penilaian setuju dari 23 orang dengan persentase 43,3 % dan penilaian sangat setuju dari 30 orang dengan persentase 56,6 %. Adapun hasil rata-rata skor menunjukkan angka 3,56, menunjukkan akurat Data informai pengelolahan keuangan yang ditemukan dapat dipercaya pada Pengawasan Inspektorat Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang masuk dalam kategori Sangat Baik.

Tabel 4.17

Data informasi pengelolahan keuangan yang ditemukan berasal dari sumber yang jelas (X12)

Tanggapan

Responden Skor (x) Frekuensi (f) f.x Persentase (%)

Berdasarkan Tabel, pada indikator akurat, Data informasi pengelolahan keuangan yang ditemukan berasal dari sumber yang jelas mendapatkan penilaian setuju dari 23 orang dengan persentase 43,3 % dan penilaian sangat setuju dari 30 orang dengan persentase 56,6 %. Adapun hasil rata-rata skor menunjukkan angka 3,56, menunjukkan akurat Data informasi pengelolahan keuangan yang ditemukan berasal dari sumber yang jelas pada Pengawasan Inspektorat Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang masuk dalam kategori Baik

Tabel 4.18

Pengelompokkan data pengelolahan keuangan sudah sesuai jenis dan fungsi (X13)

Tanggapan

Responden Skor (x) Frekuensi

(f) f.x Persentase

Berdasarkan Tabel, pada indikator akurat, Pengelompokkan data pengelolahan keuangan sudah sesuai jenis dan fungsi mendapatkan penilaian setuju dari 32 orang dengan persentase 60,3 % dan penilaian sangat setuju dari 21 orang dengan persentase 39,6 %. Adapun hasil rata-rata skor menunjukkan angka 3,39, menunjukkan Pengelompokkan data pengelolahan keuangan sudah sesuai jenis dan fungsi pada Pengawasan Inspektorat Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang masuk dalam kategori Sangat Baik.

Tabel 4.19

Pengalokasian keuangan sudah tepat guna dan sasaran (X14) Tanggapan

Responden Skor (x) Frekuensi

(f) f.x Persentase

Berdasarkan Tabel, pada indikator akurat, Pengalokasian keuangan sudah tepat guna dan sasaran mendapatkan penilaian setuju dari 32 orang dengan persentase 60,3 % dan penilaian sangat setuju dari 21 orang dengan persentase 39,6 %. Adapun hasil rata-rata skor menunjukkan angka 3,39, menunjukkan Pengalokasian keuangan sudah tepat guna dan sasaranpada Pengawasan Inspektorat Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang masuk dalam kategori Sangat Baik.

Tabel 4.20

Pengelolahan keuangan pada suatu agenda sudah memenuhi standar operasional (X15)

Tanggapan

Responden Skor (x) Frekuen

si (f) f.x Persentase (%)

SangatTidak Setuju 1 0 0 0

Tidak Setuju 2 0 0 0

Setuju 3 39 117 73,5

Sangat Setuju 4 14 56 26,4

Total ( ∑ ) 53 173 100

Rata-Rata Skor (x) = = = 3,26 Sumber: Data Primer yang diolah, 2020

Berdasarkan Tabel, pada indikator akurat, Pengelolahan keuangan pada suatu agenda sudah memenuhi standar operasional mendapatkan penilaian setuju dari 39 orang dengan persentase 73,5 % dan penilaian sangat setuju dari 14 orang dengan persentase 26,4 %. Adapun hasil rata-rata skor menunjukkan angka 3,26, menunjukkan Pengelolahan keuangan pada suatu agenda sudah memenuhi standar operasional pada Pengawasan Inspektorat Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang masuk dalam kategori Sangat Baik. Adapun hasil rekapitulasi sebagai berikut.

Tabel Akurat

No. Aspek Akurat

Rata-Rata Skor 1. Data informasi pengelolahan keuangan yang

ditemukan dapat dipercaya 3,56

2. Data informasi pengelolahan keuangan yang

ditemukan berasal dari sumber jelas 3,01 3. Pengelompokkan data pengelolahan keuangan sudah

sesuai jenis dan fungsi

3,39 4. Pengelokasian keuangan sudah tepat guna dan sasaran 3,39 5. Pengelolahan keuangan pada suatu agenda sudah

Dari pernyataan tersebut disimpulkan bahwa terkait aspek akurat pada Dinas Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang mendapatkan penilaian rata-rata 3,32 dan masuk dalam kategori Sangat Baik

3) Organisasi Realistis (Organizationally Realistic)

Organisasi Realistis merupakan Sistem pengendalian harus dapat digabungkan dengan realitis organisasi. Perbedaan status diantara individu harus di hargai juga. Adanya indikator organisasi realistis maka diperlukan sub indikator sebagai berikut:

a) Semua standar kinerja pegawai sudah realitistis dalam organisasi b) truktur organiasi pengelolahan keuangan jelas dan transparan c) Sistem organisasi pengelolahan keuangan efektif dan efisien

dalam operasionalnya

d) Setiap pegawai handal dalam melaksanakan tugas yang menjadi wewenang dalam organisasi

e) Tercapainya tujuan sesuai dengan misi organisasi. adapun hasil analisis deskriktif dijelaskan pada tabel sebagai berikut.

Tabel 4.21

Semua standar kinerja pegawai sudah realitistis dalam organisasi (X16)

Tanggapan

Responden Skor (x) Frekuensi

(f) f.x Persentase (%)

SangatTidak Setuju 1 0 0 0

Tidak Setuju 2 0 0 0

Setuju 3 26 78 49

Sangat Setuju 4 27 108 50.9

Total ( ∑ ) 53 186 100

Rata-Rata Skor (x) = = = 3,50 Sumber: Data Primer yang diolah, 2020

Berdasarkan Tabel, pada indikator Organisasi Realistis (Organizationally Realistic), Semua standar kinerja pegawai sudah realitistis dalam organisasi mendapatkan penilaian setuju dari 26 orang dengan persentase 49 % dan penilaian sangat setuju dari 27 orang dengan persentase 50,9 %. Adapun hasil rata-rata skor menunjukkan angka 3,50, Semua standar kinerja pegawai sudah realitistis dalam organisasi pada Pengawasan Inspektorat Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang masuk dalam kategori Sangat Baik.

Tabel 4.22

Struktur organiasi pengelolahan keuangan jelas dan transparan (X17) Tanggapan

Responden Skor (x) Frekuensi

(f) f.x Persentase

Berdasarkan Tabel, pada indikator Organisasi Realistis (Organizationally Realistic), Struktur organiasi pengelolahan keuangan jelas dan transparan mendapatkanpenilaian tidak setuju dari 5orang dengan persentase 9,4 %. penilaian setuju dari 29 orang dengan persentase 54,7 % dan penilaian sangat setuju dari 19 orang dengan persentase 35,8%.

Adapun hasil rata-rata skor menunjukkan angka 3,26 menunjukkan Struktur organiasi pengelolahan keuangan jelas dan transparan pada Pengawasan Inspektorat Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang masuk dalam kategori Sangat Baik.

Tabel 4.23

Sistem organisasi pengelolahan keuangan efektif dan efisien dalam perasionalnya (X18)

Tanggapan

Responden Skor (x) Frekuensi (f) f.x Persentase (%)

Berdasarkan Tabel, pada indikator Organisasi Realistis (Organizationally Realistic), Sistem organisasi pengelolahan keuangan efektif dan efisien dalam operasionalnya mendapatkan penilaian tidak setuju dari 5 orang dengan persentase 9,4 % penilaian setuju dari 29 orang dengan persentase 54,7 % dan penilaian sangat setuju dari 19 orang dengan persentase 35,8 %. Adapun hasil rata-rata skor menunjukkan angka 3,26, menunjukkan Sistem organisasi pengelolahan keuangan efektif dan efisien dalam operasionalnya pada Pengawasan Inspektorat Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang masuk dalam kategori Sangat Baik.

Tabel 4.24

Setiap pegawai handal dalam melaksanakan tugas yang menjadi wewenang dalam organisasi (X19)

Tanggapan

Responden Skor (x) Frekuensi

(f) f.x Persentase

Berdasarkan Tabel, pada indikator Organisasi Realistis (Organizationally Realistic), Setiap pegawai handal dalam melaksanakan tugas yang menjadi wewenang dalam organisasi mendapatkan penilaian setuju dari 35 orang dengan persentase 66 % dan penilaian sangat setuju dari 18 orang dengan persentase 33,9 %. Adapun hasil rata-rata skor menunjukkan angka 3,33, menunjukkan Setiap pegawai handal dalam

melaksanakan tugas yang menjadi wewenang dalam organisasi pada Pengawasan Inspektorat Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang masuk dalam kategori Sangat Baik.

Tabel 4.25

Tercapainya tujuan sesuai dengan misi organisasi (X20) Tanggapan

Responden Skor (x) Frekuensi

(f) f.x Persentase (%)

SangatTidak Setuju 1 0 0 0

Tidak Setuju 2 0 0 0

Setuju 3 25 75 47,1

Sangat Setuju 4 28 112 52,8

Total ( ∑ ) 53 187 100

Rata-Rata Skor (x) = = = 3,52 Sumber: Data Primer yang diolah, 2020

Berdasarkan Tabel, pada indikator Organisasi Realistis (Organizationally Realistic), Tercapainya tujuan sesuai dengan misi organisasi mendapatkan penilaian setuju dari 25 orang dengan persentase 47,1 % dan penilaian sangat setuju dari 28 orang dengan persentase 52,8

%. Adapun hasil rata-rata skor menunjukkan angka 3,52, menunjukkan Tercapainya tujuan sesuai dengan misi organisasi pada Pengawasan Inspektorat Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang masuk dalam kategori Sangat Baik. Adapun hasil rekapitulasi sebagai berikut.

` Tabel

Realistis secara organisasi No. Aspek Realistis Secara Organisasi

Rata-Rata Skor 1. Semua standar kinerja pegawai sudah realistis

dalam organisasi 3,50

2. Struktur organisasi pengelolahan keuangan jelas

dan transparan 3,26

3. Sistem organisasi pengelolahan keuangan efektif dan efisien dalam operasionalnya

3,26 4. Setiap pegawai handal dalam melaksanakan tugas

yang menjadi wewenang dalam organisasi

3,33 5. Tercapainya tujuan sesuai dengan misi organisasi 3,52

Rata-Rata Skor (x) =

= = 3,37 3,37 Sumber: Data Primer yang diolah, 2020

Dari pernyataan tersebut disimpulkan bahwa terkait aspek realistis secara organisasi pada Dinas Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang mendapatkan penilaian rata-rata 3,37 dan masuk dalam kategori Sangat Baik

4) Realistis Secara Ekonomi

Realistis secara ekonomi merupakan Pengeluaran biaya untuk implementasi harus ditekan seminimum mungkin sehingga terhindar dari pemborosan yang tidak berguna. Adanya indikator realistis secara ekonomi maka diperlukan sub indikator sebagai berikut:

a) Pengeluaran biaya implementasi ditekan seminimum mungkin agar terhindar dari pemborosan yang tidak berguna.

b) Pengelolahan keuangan dikerjakan secara profesional berdasarkan kaidah ilmu ekonomi

c) Melakukan review terhadap data laporan keuangan

d) Adanya laporan arus kas masuk, arus kas keluar, neraca dan sebagainya sesuai kaidah laporan keuangan

e) Adanya perbandingan yang sesuai antara masukan dan pengeluaran dalam penyelenggaraan publik. Adapun hasil analisis desktirktif dijelaskan pada tabel sebagai berikut.

Tabel 4.26

Pengeluaran biaya implementasi ditekan seminimum mungkin agar terhindar dari pemborosan yang tidak berguna X21 Tanggapan

Responden Skor (x) Frekuensi

(f) f.x Persentase

Berdasarkan Tabel, pada indikator Realistis Secara Ekonomi, Pengeluaran biaya implementasi ditekan seminimum mungkin agar terhindar dari pemborosan yang tidak berguna, mendapatkan penilaian tidak setuju dari 2 orang dengan persentase 3,7% penilaian setuju dari 31 orang dengan persentase 58,4 % dan penilaian sangat setuju dari 20 orang dengan persentase 37,7 %. Adapun hasil rata-rata skor menunjukkan angka 3,33, menunjukkan Pengeluaran biaya implementasi ditekan seminimum mungkin agar terhindar dari pemborosan yang tidak berguna pada Pengawasan Inspektorat Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dinas

Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang masuk dalam kategori Sangat Baik.

Tabel 4.27

Pengelolahan keuangan dikerjakan secara profesional berdasarkan kaidah ilmu ekonomi (X22)

Tanggapan

Responden Skor (x) Frekuensi

(f) f.x Persentase (%)

SangatTidak Setuju 1 0 0 0

Tidak Setuju 2 5 10 9,4

Setuju 3 29 87 54,7

Sangat Setuju 4 19 76 35,8

Total ( ∑ ) 53 173 100

Rata-Rata Skor (x) = = = 3,26 Sumber: Data Primer yang diolah, 2020

Berdasarkan Tabel, pada indikator Realistis Secara Ekonomi, Pengelolahan keuangan dikerjakan secara profesional berdasarkan kaidah ilmu ekonomi mendapatkan penilaian tidak setuju dari 5 orang dengan persentase 9,4%penilaian setuju dari 29 orang dengan persentase 54,7 % dan penilaian sangat setuju dari 19 orang dengan persentase 35,8 %.

Adapun hasil rata-rata skor menunjukkan angka 3,26, menunjukkan Pengelolahan keuangan dikerjakan secara profesional berdasarkan kaidah ilmu ekonomi pada Pengawasan Inspektorat Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang masuk dalam kategori Sangat baik.

Tabel 4.28

Melakukan review terhadap data laporan keuangan (X23) Tanggapan

Responden Skor (x) Frekuensi

(f) f.x Persentase

Berdasarkan Tabel, pada indikator Realistis Secara Ekonomi, Melakukan review terhadap data laporan keuangan mendapatkan penilaian setuju dari 32 orang dengan persentase 60,3 % dan penilaian sangat setuju dari 21 orang dengan persentase 39,6%. Adapun hasil rata-rata skor menunjukkan angka 3,20, menunjukkan Melakukan review terhadap data laporan keuangan pada Pengawasan Inspektorat Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang masuk dalam kategori baik.

Tabel 4.29

Adanya laporan arus kas masuk, arus kas keluar, neraca dan sebagainya sesuai kaidah laporan keuangan (X24) Tanggapan

Responden Skor (x) Frekuensi

(f) f.x Persentase

Berdasarkan Tabel, pada indikator Realistis Secara Ekonomi, Adanya laporan arus kas masuk, arus kas keluar, neraca dan sebagainya sesuai kaidah laporan keuangan penilaian tidak setuju dari 1 orang dengan persentase 1,8%, penilaian setuju dari 32 orang dengan persentase 60,3 % dan penilaian sangat setuju dari 20 orang dengan persentase 37,7%.

Adapun hasil rata-rata skor menunjukkan angka 3,35, menunjukkan Adanya laporan arus kas masuk, arus kas keluar, neraca dan sebagainya sesuai kaidah laporan keuangan pada Pengawasan Inspektorat Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Enrekang masuk dalam kategori sangat baik.

Tabel 4.30

Adanya perbandingan yang sesuai antara masukan dan pengeluaran dalam penyelenggaraan publik (X25)

Tanggapan

Responden Skor (x) Frekuensi

(f) f.x Persentase

Berdasarkan Tabel, pada indikator Realistis Secara Ekonomi,

Berdasarkan Tabel, pada indikator Realistis Secara Ekonomi,

Dokumen terkait