BAB IV HASIL PENELITIAN
C. Hasil Analisis
1. Uji Persyaratan Analisis Data a. Uji Normalitas
Pengujian normalitas data digunakan untuk mengevaluasi model regresi variabel residual mempunyai distribusi normal, dalam penentuannya dapat dilakukan dengan cara memperhatikan nilai signifikansinya (Asymp.sig) > 0,05 maka dapat dikatakan data residual terdistribusi normal, dan apabila tingkat signifikansinya (Asymp.sig) < 0,05 maka dikataka data residual tidak terdistribusi normal. Adapun alat untuk menguji normalitas data pada penelitian ini menggunakan uji one sample kolmogorov smirnov test seperti berikut.
Jenis Kelamin Jumlah Persentase
Laki-Laki 29 43.20%
Perempuan 38 56.80%
Total 67 Orang 100%
50
Tabel 4.2 Uji Normalitas
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized Residual
N 67
Normal Parametersa,b Mean ,0000000 Std. Deviation 1,18338351
Most Extreme
Differences
Absolute ,092 Positive ,062 Negative -,092
Test Statistic ,092
Asymp. Sig. (2-tailed) ,200c,d
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
c. Lilliefors Significance Correction.
d. This is a lower bound of the true significance.
Berdasarkan tabel 4.3 diketahui bahwa nilai Asymp.sig. (2-tailed) diperoleh nilai sebesar 0,200 lebih besar dari 0.05. Sehingga dari uji yang dilakukan dengan tujuan untuk menilai sebaran data, dapat disimpulkan bahwa persamaan regresi tersebut terdistribusi normal.
b. Uji Validitas
Dalam penelitian ini digunakan validitas dalam mengukur dan menerangkan keabsahan datanya dengan kata lain mengevaluasi valid atau tidaknya data penelitian tersebut, dengan membandingkan nilai hitung dan r-tabel yang selanjutnya dianalisis dari nilai signifikansinya yakni sebagai berikut:
Tabel 4.3 Uji Validitas
Sumber: Data Primer diolah 2021
Variabel Item r-hitung r-tabel Keterangan
X1.1A 0.664 0.2441 Valid
52
Berdasarkan hasil uji validitas pada tabel menunjukkan bahwa variabel persepsi, pengetahuan dan religiusitas memiliki kriteria valid untuk semua item pertanyaan dengan nilai signifikansi lebih dari R tabel 5% dengan N=67-2=65 (0.2441). Hal ini menunjukkan bahwa data tersebut valid.
c. Uji Reliabilitas
Dalam menilai seberapa konsisten suatu data penelitian maka dalam penelitian ini digunakan alat uji reliabilitas untuk menilai apakah data dalam penelitian ini dapat dipercaya dan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, variabel dikatakan reliable jika Alpha (α) > 0,60.
Tabel 4.4
Berdasarkan hasil uji reliabilitas yang digambarkan dalam tabel 4.2 diatas, maka secara keseluruhan nilai cronbach Alpha (α) > 0.60 sehingga hal ini menunjukkan bahwa pengujian selanjutnya dapat dilakukan karena telah memenuhi kriteria data yang reliabel.
d. Uji Autokorelasi
Adapun alat uji yang digunakan dalam menguji autokorelasi penelitian ini yakni pengujian Durbin Watson, dengan hasil sebagai berikut :
Tabel 4.5 Uji Autokorelasi
Sumber: Data Primer diolah 2021
Gambaran tabel 4.4 di atas menunjukan nilai Durbin Watson sebesar 2,163. Perbandingan nilai Durbin Watson dengan nilai tabel menggunakan signifikansi 5%. Untuk jumlah sampel n = 67, nilai dl = 1,512 dan nilai du = 1,698. Maka, DW 2,163 > 1,698 du dan 1,698 < 2,163 < 4 - 1,698, sehingga secara keseluruhan dapat dikatakan tidak terjadi autokorelasi.
Model Summaryb
Model R R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
Durbin-Watson
1 ,892a ,796 ,786 1,211 2,163
a. Predictors: (Constant), X3, X2, X1 b. Dependent Variable: Y
54
2. Analisis Data
a. Analisis Regresi Linear Berganda
Tabel 4.6 regresi dalam mengetahui pengaruh persepsi, pengetahuan, dan religiusitas terhadap minat menabung di bank yakni sebagai berikut:
Y = 0,597 + 0,263 Persepsi + 0,249 Pengetahuan + 0,262 Religiusitas
Keterangan :
Y = Minat Menabung (variabel terikat) A = Konstanta
X1 = Persepsi (variabel bebas)
Coefficientsa
X2 = Pengetahuan (variabel bebas) X3 = Religiusitas (variabel bebas)
Formulasi di atas dapat dijelaskan sebagai berikut:
1) Tanda-tanda koefisien regresi memperlihatkan hubungan antar variabel independen (Persepsi, Pengetahuan, dan Religiusitas) dengan variabel dependen (Minat menabung ) pada Bank Syariah Mandiri, tanda (+) berarti terdapat hubungan yang positif atau searah antar variabel dependen.
Semakin meningkat variabel independen (Persepsi, Pengetahuan, dan Religiusitas) maka semakin meningkat pula variabel dependen (Minat menabung ) pada Bank Syariah Mandiri.
2) Nilai konstan sebesar 0,597 mengindikasikan jika variabel independen/variabel bebas (Persepsi, Pengetahuan, dan Religiusitas) adalah 0 maka minat menabung siswa akan bernilai sebesar 0,597.
3) Koefisien regresi variabel Persepsi (X1) adalah senilai 0,263 menunjukan bahwa apabila X1 meningkat/menurun sebesar 1 satuan, maka akan meningkatkan/menurunkan pula minat menabung siswa sebesar 26,3 persen dengan asumsi variable lainnya konstan. Kemudian nilai t hitung lebih dari t tabel (3,283 > 1,669) atau sig < a (0.02<0.05) dengan demikian Ho ditolak dan H1 diterima , artinya variabel X1 berpengaruh positif dan signifikan terhadap Y.
4) Koefisien regresi variabel Pengetahuan (X2) senilai 0,249 menunjukan bahwa apabila X2 meningkat/menurun sebesar 1 satuan, maka akan meningkatkan/menurunkan pula minat menabung siswa sebesar 24,9
56
persen dengan asumsi variable lainnya konstan. Kemudian nilai t hitung lebih dari t tabel (2,204 > 1,669) atau sig < a (0.031<0.05) dengan demikian Ho ditolak dan H2 diterima , artinya variabel X2 berpengaruh positif dan signifikan terhadap Y.
5) Koefisien regresi variabel religiusitas (X3) senilai 0.262 menunjukan bahwa apabila X3 meningkat/menurun sebesar 1 satuan, maka akan meningkatkan/menurunkan pula minat menabung siswa sebesar 26,2 persen dengan asumsi variable lainnya konstan. Kemudian nilai t hitung lebih dari t tabel (2,534 > 1,669) atau sig < a (0.014<0.05) dengan demikian Ho dan H3 diterima , artinya variabel X3 berpengaruh positif dan signifikan terhadap Y.
b. Uji Koefisien Determinasi
Alat uji berupa koefisien determinasi (R2) digunakan dalam menunjukan seberapa jauh kemampuan model yang dibentuk dalam menerangkan variabel pada variabel independen dengan hasil pengujian sebagai berikut :
Tabel 4.7
Uji Koefisien Determinasi Model Summary
Model R R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1 ,892a ,796 ,786 1,211
a. Predictors: (Constant), X3, X2, X1
Berdasarkan tabel di atas, maka nilai koefisien korelasi yang ditunjukkan dengan R sebesar 89,2 % yaitu variabel independen memiliki korelasi yang kuat dengan variabel dependen. Kemudian koefisien determinasi yang ditunjukkan dengan adjusted R square sebesar 0.786, yaitu sebesar 78,6% dari nilai minat menabung dapat dijelaskan oleh variansi dari persepsi, pengetahuan, religiusitas, sedangkan sisanya sebesar 21,4% diterangkan oleh variabel lain diluar penelitian ini.
c. Uji Regresi Secara Simultan (Uji F) Tabel 4.8
T
S
Sumber: Data Primer diolah 2021
Berdasarkan hasil pengujian anova dalam tabel di atas uji F didapat nilai Fhitung senilai 82,017 yang berarti lebih besar dari 2,75 atau Fhitung 82,017 > F tabel 2,75 dengan nilai signifikansi 0.000 dengan adanya nilai signifikansi yag jauh lebih kecil dari 0.05 maka dapat mengindikasikan bahwa variabel persepsi, pengetahuan, religiusitas secara bersama-sama atau simultan berpengaruh positif
ANOVAa
Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig.
1 Regression 360,977 3 120,326 82,017 ,000b Residual 92,426 63 1,467
Total 453,403 66
a. Dependent Variable: Y
b. Predictors: (Constant), X3, X2, X1
58
terhadap minat menabung siswa di bank syariah mandiri. Dan ini juga menyimpulkan bahwa hipotesis keempat diterima.
d. Uji Regresi Secara Parsial (Uji t)
Alat uji statistic berupa uji t dipakai dalam menunjukan seberapa jauh pengaruh satu variabel independent secara parsial dalam menjelaskan variasi variabel dependen, yang dapat dilihat hasilnya sebagai berikut:
Tabel 4.9 Uji t
Sumber: data primer diolah,2021
Apabila dilihat berdasarkan tabel tersebut di atas maka output uji variabel persepsi, pengetahuan, dan religiusitas menggunakan uji t ialah sebagai berikut:
1) Variabel Persepsi menggambarkan besarnya nilai t hitung lebih dari t tabel (3,283 > 1,669), atau sig <α (0.002 < 0.05), oleh karena itu dapat dikatakan bahwa variabel persepsi memiliki pengaruh positif dan
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
T Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) ,597 1,039 ,574 ,568
X1 ,263 ,080 ,447 3,283 ,002
X2 ,249 ,113 ,248 2,204 ,031
X3 ,262 ,103 ,254 2,534 ,014
a. Dependent Variable: Y
signifikan terhadap minat menabung, yang selanjutnya mengindikasikan bahwa hipotesis pertama diterima
2) Variabel Pengetahuan menggambarkan besarnya nilai t hitung yang melebihi nilai t tabel (2,204 > 1,669), atau sig <α (0.031 < 0.05), oleh karena itu dapat dikatakan bahwa variabel pengetahuan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap minat menabung yang selanjutnya mengindikasikan bahwa hipotesis kedua diterima
3) Variabel Religiusitas menggambarkan besarnya nilai t hitung lyang melebihi nilai t tabel (2,534 > 1,669), atau sig <α (0.014 < 0.05), oleh karena itu dapat dikatakan bahwa variabel religiusitas mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap minat menabung yang selanjutnya mengindikasikan bahwa hipotesis ketiga diterima.