MOTTO “SENYUM”
4.1.3. Analisis Statistik Deskriptif Univariat
4.1.4.2. Hasil Pengujian Hipotesis
4.1.4.2.1. Hasil Analisis Regresi Linier Berganda
menguji apakah hipotesis penelitian menyatakan bahwa produk (X1), harga (X2), tempat (X3), promosi (X4), orang (X5), proses (X6), serta bukti fisik (X7) secara parsial berpengaruh terhadap loyalitas pasien RSUD Dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar.
Tabel 4.14. Hasil Uji Koefisien Regresi Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Stand ardize d Coeff icient s t Sig. 95.0% Confidence
Interval for B Correlations
Collinearity Statistics B Std. Error Beta Lower Bound Upper Boun d Zero-order Part ial Part Toleran ce VIF 1 (Constant) -.851 2.502 -.340 .734 -5.822 4.119 produk .212 .058 .255 3.666 .000 .097 .327 .718 .360 .181 .502 1.993 harga .182 .062 .203 2.933 .004 .059 .305 .703 .295 .145 .507 1.972 tempat .135 .055 .185 2.589 .015 -.021 .190 .384 .165 .078 .859 1.164 promosi .164 .056 .177 2.927 .004 .053 .276 .600 .295 .144 .664 1.507 orang .165 .065 .165 2.530 .013 .035 .294 .646 .258 .125 .574 1.741 proses .145 .067 .147 2.144 .035 .011 .279 .677 .220 .106 .516 1.937 bukti fisik .206 .073 .175 2.820 .006 .061 .352 .630 .285 .139 .629 1.590 a. Dependent Variable: loyalitas
Sumber : Hasil Penelitian, 2012 (Data diolah)
Berdasarkan Tabel 4.14, maka persamaan Analisis Regresi Linier Berganda dalam penelitian adalah :
Y = -0,851 + 0,212X1 + 0,182X2 + 0,135X3 + 0,164X4 + 0,165X5 + 0,145X6 + 0,206X7
Berdasarkan persamaan di atas dapat digambarkan sebagai berikut :
1. Konstanta (a) = -0,851 menunjukkan nilai konstan, dimana jika variabel produk (X1), harga(X2), tempat (X3), promosi (X4), orang (X5), proses (X6), serta bukti fisik (X7
2. Koefisien b
) = 0, maka loyalitas pasien rawat inap di RSUD Dr, Djasamen Saragih bernilai -0.851 satuan.
1 (X1
3. Koefisien b
) = 0,212 menunjukkan bahwa variabel produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien rawat inap, jika variabel produk ditingkatkan maka loyalitas pasien rawat inap akan meningkat.
2 (X2
4. Koefisien b
) = 0,182 menunjukkan bahwa variabel harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien rawat inap, dan jika variabel harga ditingkatkan maka loyalitas pasien rawat inap akan meningkat.
3 (X3
5. Koefisien b
) = 0,135 menunjukkan bahwa variabel tempat berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien rawat inap, dan jika variabel tempat ditingkatkan maka loyalitas pasien rawat inap akan meningkat.
4(X4
6. Koefisien b
) = 0,164 menunjukkan bahwa variabel promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien rawat inap, dan jika variabel promosi ditingkatkan maka loyalitas pasien rawat inap akan meningkat.
5 (X5
7. Koefisien b
) = 0,165 menunjukkan bahwa variabel orang berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien rawat inap, dan jika variabel orang ditingkatkan maka loyalitas pasien rawat inap akan meningkat.
6 (X6) = 0,145 menunjukkan bahwa variabel proses berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien rawat inap, dan jika variabel proses ditingkatkan maka loyalitas pasien rawat inap akan meningkat.
8. Koefisien b7 (X7
Kemudian untuk menguji hipotesis penelitian yang menyatakan bahwa produk, harga, tempat, promosi, orang, proses dan bukti fisik secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien di Rumah Sakit Umum Dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar, dapat diketahui dari hasil analisis regresi linier yaitu hasil tabel anova seperti pada Tabel 4. 15 berikut.
) = 0,206 menunjukkan bahwa variabel bukti fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien rawat inap, dan jika variabel bukti fisik ditingkatkan maka loyalitas pasien rawat inap akan meningkat.
Tabel 4.15. ANOVA
ANOVAb
Model
Sum of
Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression 130.084 7 18.583 45.889 .000a
Residual 36.447 90 .405
Total 166.531 97
a. Predictors: (Constant), bukti fisik, tempat, orang, promosi, harga, proses, produk b. Dependent Variable: loyalitas
Sumber : Hasil Penelitian, 2012 (Data diolah)
Berdasarkan Tabel 4.15 diketahui bahwa nilai F-hitung sebesar 45.889 > dari nilai F-tabel sebesar (2,120) dan signifikansi F adalah 0.000 atau < nilai sig α (0,05). Dengan demikian dapat diartikan bahwa produk, harga, tempat, promosi, orang, proses dan bukti fisik secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar.
Selanjutnya, untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat adalah dengan menggunakan uji determinasi R berikut :
Tabel 4.16. Hasil Uji Determinasi Model Summaryb Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Change Statistics Durbin-Watson R Square Change F Change df1 df2 Sig. F Change 1 .884a .781 .764 .63637 .781 45.889 7 90 .000 1.651 a. Predictors: (Constant), bukti fisik, tempat, orang, promosi, harga, proses, produk
b. Dependent Variable: loyalitas
Sumber : Hasil Penelitian, 2012 (Data Diolah)
Dari Tabel 4.16 terlihat bahwa nilai R Square = 0,781 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa besarnya pengaruh variabel bebas (produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik) terhadap variabel terikat (loyalitas pasien) adalah 78,1%. Dengan kata lain, 78,1% variabel terikat (loyalitas pasien) dapat dijelaskan oleh variabel bebas (produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik), sedangkan sisanya (21,9%) dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan kedalam penelitian. Maka model analisis yang diasumsikan dapat dipertanggungjawabkan.
4.1.4.2.2. Uji t (Parsial)
Hasil analisis regresi linier berganda sebagai berikut : Tabel 4.17. Hasil Uji-t (Parsial)
Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standar dized Coeffic ients t Sig. 95.0% Confidence
Interval for B Correlations
Collinearity Statistics B Std. Error Beta Lower Bound Upper Boun d Zero-order Part ial Part Toleran ce VIF 1 (Constant) -.851 2.502 -.340 .734 -5.822 4.119 Produk .212 .058 .255 3.666 .000 .097 .327 .718 .360 .181 .502 1.993 Harga .182 .062 .203 2.933 .004 .059 .305 .703 .295 .145 .507 1.972 tempat .135 .055 .185 2.589 .015 -.021 .190 .384 .165 .078 .859 1.164 promosi .164 .056 .177 2.927 .004 .053 .276 .600 .295 .144 .664 1.507 Orang .165 .065 .165 2.530 .013 .035 .294 .646 .258 .125 .574 1.741 Proses .145 .067 .147 2.144 .035 .011 .279 .677 .220 .106 .516 1.937 bukti fisik .206 .073 .175 2.820 .006 .061 .352 .630 .285 .139 .629 1.590 a. Dependent Variable: loyalitas
Sumber : Hasil Penelitian, 2012 (Data Diolah)
Berdasarkan Tabel 4.17 ditunjukkan hasil sebagai berikut :
1. Nilai t-hitung untuk variabel produk sebesar 3,666 > nilai t-tabel sebesar 2,000, atau nilai sig. t untuk variabel produk sebesar 0,000 < alpha 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa variabel produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien.
2. Nilai t-hitung untuk variabel harga sebesar 2,933 > nilai t-tabel sebesar 2,000, atau nilai sig. t untuk variabel harga sebesar 0,004 < alpha 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa variabel harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien.
3. Nilai t-hitung untuk variabel tempat sebesar 2,589 > nilai t-tabel sebesar 2,000, atau nilai sig. t untuk variabel tempat sebesar 0,015 < alpha 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa variabel tempat berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien.
4. Nilai t-hitung untuk variabel promosi sebesar 2,927 > nilai t-tabel sebesar 2,000, atau nilai sig. t untuk variabel promosi sebesar 0,004 < alpha 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa variabel promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien.
5. Nilai t-hitung untuk variabel orang sebesar 2,530 > nilai t-tabel sebesar 2,000, atau nilai sig. t untuk variabel orang sebesar 0,013 < alpha 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa variabel orang berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien.
6. Nilai t-hitung untuk variabel proses sebesar 2,144 > nilai t-tabel sebesar 2,000, atau nilai sig. t untuk variabel proses sebesar 0,035 < alpha 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa variabel proses berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien.
7. Nilai t-hitung untuk variabel bukti fisik sebesar 2,820 > nilai t-tabel sebesar 2,000, atau nilai sig.t untuk variabel bukti fisik sebesar 0,006 < alpha 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa variabel bukti fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pasien.
4.1.4.2.3. Uji-F (Serempak)
Hasil pengujian hipotesis secara serempak dapat dilihat pada Tabel 4.18 sebagai berikut :
Tabel 4.18. Hasil Uji-F Secara Simultan
ANOVAb
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression 130.084 7 18.583 45.889 .000a
Residual 36.447 90 .405
Total 166.531 97
a. Predictors: (Constant), bukti fisik, tempat, orang, promosi, harga, proses, produk b. Dependent Variable: loyalitas
Sumber : Hasil Penelitian, 2012 (Data Diolah)
Berdasarkan Tabel 4.18 diketahui bahwa nilai F-hitung sebesar 45.889 > dari nilai F-tabel sebesar (2,120) dan signifikansi F adalah 0.000 atau < nilai sig α (0,05). Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis yang menyatakan variabel produk,
harga, tempat, promosi, orang, prosesdanbukti fisik berpengaruh secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien rawat inap di RSUD Dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar. Hal ini memberi arti bahwa dengan produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik yang diberikan sangat menentukan dalam meningkatkan loyalitas pasien RSUD Dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar.
4.2. Pembahasan