• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 4 HASIL PENELITIAN

4.2. Hasil Analisis Univariat

Hasil analisis univariat melakukan analisis pada seluruh variabel manajemen pengawasan (pengawasan, sumber daya manusia, pencatatan kegiatan), kondisi sanitasi lingkungan (tempat cuci tangan, bangunan dan kebersihan lingkungan pengolahan, hygiene karyawan, pembuangan sampah dan limbah, pencucian gallon atau botol), sumber baku (PDAM dan sumur bor), serta hasil uji laboratorium tentang kualitas bakteoriologis dalam air minum isi ulang. Tujuan dari analisis univariat

adalah untuk menjelaskan atau mendeskripsikan tiap variabel yang akan diteliti dapat dilihat pada tabel berikut ini :

Tabel 4.1. Distribusi Formulir Inspeksi Manajemen Pengawasan Depot Air Minum Isi Ulang di Kota Batam Tahun 2008

Ya Tidak N

o

Pemeriksaan terhadap

Uraian (Komponen yang di

periksa) Jlh % Jl

h % I Dilakukan

Pengawasan

1. Menguji kualitas bakteriologis sesuai dengan Kepmenkes Nomor : 907/Menkes/SK/VII/2002.

2. Setiap karyawan depot air minum isi ulang harus memeriksa kesehatan karyawan sedikitnya 6 bulan sekali.

3. Karyawan menggunakan pakaian kerja dilengkapi merek usaha sehingga mudah dikenal dan diawasi. 38 1 5 100 26,63 13,16 0 37 33 0 97,37 68,84 II Sumber Daya Manusia

1. Kursus penjamah makanan 2. Kursus pengujian laboratorium

sederhana Air minum.

3. Kursus pengambilan sampel air minum 6 5 6 15,79 13,16 15,76 32 33 32 84,21 68,64 84,21 II I Pencatatan Kegiatan

1. Arsip bon penjualan air minum dengan merek Toko

2. Penerimaan Air Baku, Meliputi waktu, keadaan dan nama petugas. 3. Catatan hasil pengujian mutu air

minum dan air baku

6 6 6 15,76 15,76 15,76 32 32 32 84,21 84,21 84,21 Predikat Penilaian : * Untuk pemeriksaan : - beri tanda “v” bila sesuai - beri tanda “x” bila tidak sesuai *Jumlah penilaian

- Jumlah tanda “v” total skor > 70 % (sesuai ”baik”) - Jumlah tanda ”x”total skor < 70 % (tidak sesuai ”buruk”)

Berdasarkan tabel 4.1. terlihat bahwa predikat penilaian untuk pemeriksaan bila sesuai (ya) dan bila tidak sesuai (tidak), dari 38 depot air minum isi ulang ada

pemeriksaan terhadap pengawasan dengan menguji kualitas bakteriologis sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan No. 907/Men-Kes/SK/VII/2002 sebanyak 38 (100%) dan tidak sesuai 0 (0) depot air minum isi ulang, setiap karyawan depot air minum isi ulang harus memeriksa kesehatan karyawan sedikitnya 6 bulan sekali sebanyak 1 (2,63%) dan tidak sesuai sebanyak 37 (97,37%), karyawan menggunakan pakaian kerja dilengkapi merek usaha sehingga mudah dikenal dan diawasi sebanyak 5 (13,16%) dan tidak sesuai sebanyak 33 (68,84%). Pemeriksaan terhadap sumber daya manusia dengan kursus penjamah makanan sebanyak 6 (15,79%) dan tidak sesuai sebanyak 32 (84,21%), kursus pengujian laboratorium sederhana air minum sebanyak 5 (13,16%) dan tidak sesuai sebanyak 33 (68,84%), kursus pengambilan sampel air minum sebanyak 6 (15,79%) dan tidak sesuai sebanyak 32 (84,21%). Pemeriksaan terhadap pencatatan kegiatan dengan arsip bon penjualan air minum dengan merek toko 6 (15,79%) dan tidak sesuai sebanyak 32 (84,21%), penerimaan air baku meliputi waktu, keadaan dan nama petugas sebanyak 6 (15,79%) yang tidak sesuai sebanyak 32 (86,21%), catatan hasil pengujian mutu air minum dan air baku sebanyak 6 (15,79%) yang tidak sesuai sebanyak 32 (84,21%).

Tabel 4.2. Distribusi Formulir Inspeksi Kondisi Sanitasi Lingkungan Depot Air Minum Isi Ulang di Kota Batam Tahun 2008

Ya Tidak

No Pemeriksaan terhadap Uraian (Komponen yang di periksa)

Jlh % Jlh %

I Tempat Cuci Tangan 1. Wadah yang bersih

2. Air yang tersedia cukup bersih 3. Adanya bahan pembersih untuk mencuci

tangan 34 38 13 89,47 100 34,21 4 0 25 10,53 0 65,79 II Bangunan dan Kebersihan Lingkungan

1. Konstruksi kuat, bebas tikus dan kecoa 2. Lantai terbuat dari bahan tahan air 3. Tersedia fasilitas WC dan kamar mandi 4. Ada pembuangan sampah dan air kotor 5. Halaman bersih / di sapu setiap hari 6. Suhu udara cukup sejuk dan tidak pengap 7. Cahaya cukup terang sehingga dapat

melihat air dengan jelas

33 37 2 27 29 28 27 68,84 97,37 5,26 71,05 76,32 73,68 71,05 5 1 36 11 9 10 11 13,16 2,63 94,74 28,95 23,68 26,32 28,95

III Hygiene Karyawan 1. Punya sertifikat kesehatan 2. Pakain bersih dan rapi

3. Hygiene perorangan (tangan, kuku, rambut) terawat baik

4. Berpakaian kerja khusus

5. Tidak berpenyakit kulit, luka atau carrier suatu penyakit. 8 28 36 7 36 21,05 73,68 94,74 18,42 94,74 30 10 2 31 2 78,95 26,32 5,26 81,58 5,26 IV Pembuangan Sampah dan Limbah

1. Sampah setiap hari dikumpulkan dan dibuang keluar depot air minum isi ulang. 2. Limbah yang dialirkan kesaluran

pembuangan limbah yang tertutup. 3. Setiap hari lantai selalu dicuci dan di

bersihkan. 25 26 28 65,79 68,42 73,68 13 12 10 34,21 31,58 26,32

V Pencucian Gallon atau Botol

1. Pencucian dilakukan pada semua bagian botol, yaitu bagian permukaan dalam, permukaan dalam serta leher dan mulut botol

2. Botol yang telah disterilkan harus langsung diisi dengan air minum dari kran pengisian. 35 18 92,11 47,37 3 20 7,89 52,63 Predikat Penilaian : * Untuk pemeriksaan : - beri tanda “v” bila sesuai - beri tanda “x” bila tidak sesuai

*Jumlah penilaian

- Jumlah tanda “v” total skor > 70 % (sesuai ”baik”) - Jumlah tanda ”x” total skor < 70 % (tidak sesuai ”buruk”)

Berdasarkan tabel 4.2. terlihat bahwa formulir inspeksi kondisi sanitasi lingkungan depot air minum isi ulang predikat penilaian untuk pemeriksaan bila sesuai (ya) dan bila tidak sesuai (tidak), dari 38 depot air minum isi ulang pada

pemeriksaan terhadap tempat cuci tangan dengan wadah yang bersih (ya) sebanyak 34 (84,47%) dan tidak sesuai (tidak) sebanyak 4 (10,53%) depot air minum isi ulang, air tersedia cukup bersih sebanyak 38 (100%) dan tidak sesuai sebanyak 0 (0%), adanya bahan pembersih untuk mencuci tangan sebanyak 13 (34, 21%) dan tidak sesuai sebanyak 25 (65,79%).

Pemeriksaan terhadap bangunan dan kebersihan lingkungan dengan konstruksi kuat, bebas tikus dan kecoa sebanyak 33 (68,84%) yang tidak sesuai sebanyak 5 (13,16%), lantai terbuat dari bahan tahan air sebanyak 37 (97,37%) dan tidak sesuai sebanyak 1 (2,63%), tersedia fasilitas WC dan kamar mandi sebanyak 2 (5,26%) dan tidak sesuai sebanyak 36 (94,74%), ada pembuangan sampah dan air kotor sebanyak 27 (71,05%) yang tidak sesuai sebanyak 11 (28,95%), halaman bersih / disapu setiap hari sebanyak 29 (76,32%) dan tidak sesuai sebanyak 9 (23,68%), suhu udara cukup sejuk dan tidak pengap sebanyak 28 (73,68%) dan tidak sesuai sebanyak 10 (26,32%), cahaya cukup terang sehingga dapat melihat air dengan jelas sebanyak 27 (71,05%) dan tidak sesuai sebanyak 11 (28,95%).

Pemeriksaan terhadap hygiene karyawan dengan mempunyai sertifikat kesehatan sebanyak 8 (21,05%) dan tidak sesuai sebanyak 30 (78,95%), pakaian bersih dan rapi sebanyak 28 (73,68%) dan tidak sesuai sebanyak 10 (26,32%), hygiene perorangan (tangan, kuku, rambut) terawat baik sebanyak 36 (94,74%) dan tidak sesuai sebanyak 2 (5,26%), berpakaian kerja khusus sebanyak 7 (18,42%) dan tidak sesuai sebanyak 31 (81,58%), tidak berpenyakit kulit, luka atau carrier suatu

Pemeriksaan terhadap pembuangan sampah dan limbah dengan sampah setiap hari dikumpulkan dan dibuang keluar dari depot air minum isi ulang sebanyak 25 (65,79%) dan tidak sesuai sebanyak 13 (34,21%), limbah yang dialirkan ke saluran pembuangan limbah yang tertutup sebanyak 26 (68,42%) dan tidak sesuai sebanyak 12 (31,58%), setiap hari lantai selalu dicuci dan dibersihkan sebanyak 28 (73,68%). Pemeriksaan terhadap pencucian gallon atau botol dengan pencucian dilakukan pada semua bagian botol, yaitu bagian permukaan dalam serta leher dan mulut botol sebanyak 35 (92,11%) dan tidak sesuai sebanyak 3 (7,89%), botol yang telah disterilkan harus langsung di isi dengan air minum dari kran pengisian sebanyak 18 (47,37%) dan tidak sesuai sebanyak 20 (52,63%).

4.2.1 Distribusi Manajemen Pengawasan Depot Air Minum Isi Ulang di Kota Batam

Distribusi manajemen pengawasan depot air minum isi ulang terdapat dua kategori yaitu: kategori baik dan kategori buruk. Formulir inspeksi manajemen pengawasan berupa dilakukan pengawasan sumber daya manusia dan pencatatan kegiatan berdasarkan penilaian observasi yang dapat dilihat pada tabel berikut ini:

Tabel: 4.3. Distribusi Manajemen Pengawasan Depot Air Minum Isi Ulang di Kota Batam Tahun 2008

No. Manajemen Pengawasan Jumlah %

1. Baik 6 15,8

2. Buruk 32 84,2

Berdasarkan tabel 4.3 terlihat bahwa manajemen pengawasan pada depot air minum isi ulang baik sebanyak 6 depot (15,8%) dan manajemen pengawasan buruk sebanyak 32 depot ( 84,2%) depot air minum isi ulang.

4.2.2. Distribusi Kondisi Sanitasi Lingkungan Depot Air Minum Isi Ulang di Kota Batam

Distribusi kondisi sanitasi lingkungan depot air minum isi ulang terdapat dua kategori yaitu:kategori baik dan kategori buruk. Distribusi formulir inspeksi kondisi sanitasi lingkungan depot air minum isi ulang berupa pemeriksaan terhadap tempat cuci tangan, bangunan dan kebersihan lingkungan, hygiene karyawan, pembuangan sampah dan limbah, pencucian gallon atau botol, dapat diketahui distribusi kondisi sanitasi lingkungan pada depot air minum isi ulang dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel : 4.4. Distribusi Kondisi Sanitasi Lingkungan Depot Air Minum Isi Ulang di Kota Batam Tahun 2008

No. Kondisi Sanitasi Lingkungan Jumlah %

1. Baik 28 73,7

2. Buruk 10 26,3

Total 38 100

Berdasarkan tabel 4.4 terlihat bahwa kondisi sanitasi lingkungan pada depot air minum isi ulang baik sebanyak 28 (73,7%) dan kondisi sanitasi lingkungan buruk sebanyak 10 (26,3%) depot air minum isi ulang.

4.2.3 Distribusi Sumber Air Baku Depot Air Minum Isi Ulang di Kota Batam

Untuk mendapatkan distribusi sumber air baku pada depot air minum isi ulang terdapat dua kategori yaitu: dari sumber air perpipaan PDAM dan sumber air sumur bor. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sumber air baku dapat diketahui memenuhi syarat dan tidak memenuhi syarat yang dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.5 Distribusi Sumber Air Baku Depot Air Minum Isi Ulang di Kota Batam Tahun 2008

No. Sumber Air Baku Jumlah %

1. PDAM 32 84.,2

2. Sumur Bor 6 15,8

Total 38 100

Berdasarkan Tabel 4.5. terlihat bahwa sumber air baku pada depot air minum isi ulang dari PDAM 32 depot (84,2%) dari sumur bor 6 (15,8%) depot air minum isi ulang.

Dokumen terkait