GAMES TOURNAMENT (TGT)
4. HASIL DAN PEMBAHASAN
Penelitian yang dilakukan ini merupakan penelitian tindakan kelas, pada penelitian tindakan kelas terdapat dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refl eksi. Peneliti menggunakan penelitian ini dengan dua siklus yang diujikan kepada siswa kelas IVA di SD Negeri Depok 1. Variabel yang digunakan oleh peneliti yaitu minat belajar dan kerjasama siswa. Kegiatan pembelajaran dilakukan dengan tujuan supaya meningkatkan minat belajar dan kerjasama siswa kelas IVA dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT). Untuk mendapatkan data minat belajar dan kerjasama siswa peneliti menggunakan lembar observasi dan lembar kuesioner.
Pada penelitian ini peneliti menerapkan model kooperatif tipe TGT di setiap pertemuan pada siklus I dan siklus II. Model ini digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini yang terdiri dari 4 langkah yaitu: Langkah pertama adalah penyampaian materi ajar, langkah kedua adalah belajar tim, siswa membentuk kelompok, langkah ketiga adalah turnamen, langkah keempat adalah rekognisi tim/ penghargaan kelompok.
Pada siklus I yang dilakukan dua kali pertemuan tanggal 31 Juli 2017 untuk pertemuan pertama dan tanggal 1 Agustus 2017 untuk pertemuan kedua. Langkah-langkah pembelajaran dengan penerapan model kooperatif tipe TGT sudah dijelaskan pada bab II. Siswa dijelaskan tentang model TGT yang artinya siswa di dalam kelompok diberikan materi atau diberikan soal untuk dipelajari bersama teman satu kelompok kemudian antar kelompok melaksanakan turnamen/ game akademis. Tujuannya diterapkan di dalam pembelajaran ini supaya siswa menjadi aktif selama pembelajaran. Sehingga siswa dapat
memahami pembelajaran yang dilaksanakan karena pada pembelajaran yang sebelumnya melalui observasi yang dilakukan peneliti, guru menggunakan metode ceramah dalam menyampaikan materi.
Siklus II dilakukan sama juga dengan siklus I yaitu dua kali pertemuan, pertemuan yang pertama dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus 2017 dan pertemuan kedua dilakukan pada tanggal 8 Agustus 2017. Pada siklus II langkah-langkah pembelajaran hampir sama dengan pembelajaran siklus I, hanya yang membedakan indikator serta tujuan pembelajaran yang disampaikan.
Berdasarkan hasil penelitian siklus I dan siklus II dengan menerapkan model pembelajaran model pembelajaran kooperatif tipe
Teams Games Tournament (TGT) terbukti bahwa dapat meningkatkan
minat belajar dan kerjasama siswa. Keberhasilan dapat dilihat dari indikator keberhasilan yang sudah ditetapkan yakni kriteria target keberhasilan penelitian minat belajar dan kerjasama siswa. Peningkatan minat belajar siswa terlihat dari hasil perolehan nilai rata-rata hasil observasi dan kuesioner dari kondisi awal, siklus I, dan siklus II menunjukkan terjadinya peningkatan. Nilai rata-rata minat belajar siswa pada kondisi awal yakni Rata-rata nilai minat belajar siswa kondisi awal 60,3 meningkat menjadi 73,5 pada siklus I dan menjadi 80,25 pada siklus II. Model pembelajaran yang sesuai karakteristik siswa SD menjadikan siswa lebih antusias dalam belajar.
Tabel 1 : Rekapitulasi Peningkatan Minat Belajar Siswa Variabel Indikator Kondisi Awal Instrumen Target Hasil/Capaian
Siklus I Siklus II Minat
belajar 1. Perhatian/ memusatkan perhatian 2. Partisipasi 3. Kemauan berkembang 4. Rasa senang 60,3 Lembar
observasi 70(Cukup) 75(Cukup) 80,4(Tinggi) Kuesioner 70
(Cukup) 72(Cukup) 80,1(Tinggi)
Rata-rata nilai 73,5
(Cukup) 80,25(Tinggi) Rata-rata nilai minat belajar siswa kondisi awal 60,3 meningkat menjadi 73,5 pada siklus I dan menjadi 80,25 pada siklus II. Minat
23 Peningkatan Minat Belajar dan Kerjasama Siswa....
belajar siswa yang tergolong sedang pada saat pratindakan menjadi tinggi pascatindakan, ketertarikan siswa terhadap kegiatan belajar yang dapat dilihat dari adanya semangat, perhatian, ketekunan, dan pengorbanan yang diberikan untuk kegiatan belajar. Apabila pengalaman siswa terhadap kegiatan belajar selalu menimbulkan hasil yang sesuai dengan harapan, maka minat belajar siswa terhadap kegiatan belajar mengajar akan meningkat. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran
TGT yang dilaksanakan dengan baik dapat meningkatkan minat belajar
siswa. Minat belajar siswa dalam penelitian ini dilihat dari adanya rasa ingin tahu, antusias dalam mengikuti pelajaran, perasaan senang saat mengikuti pembelajaran, berpartisipasi aktif, kemampuan untuk bersosialisasi dengan teman, dan tekun.
Meningkatnya minat belajar siswa dalam kegiatan belajar mengajar menjadikan kerjasama siswa meningkat. Terlihat dari perolehan nilai rata-rata kerjasama siswa kondisi awal 50,2 meningkat menjadi 70,05 pada siklus I dan menjadi 76,7 pada siklus II.
Tabel 2 : Rekapitulasi Peningkatan Kerjasama Siswa Variabel Indikator Kondisi Awal Instrumen Target Hasil
Siklus I Siklus II Kerjasama
Siswa 1. Tanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan secara bersama dalam kelompok 2. Saling memberi masukan/ kontribusi dalam setiap persoalan bagi kelompok 3. Memberikan kemampuan secara total bagi kemampuan kelompok 4. Menghadapi setiap permasalahan secara bersama-sama 52 Lembar
observasi 70(Tinggi) 70,09(Tinggi) 73,21(Tinggi) Kuesioner 70
(Tinggi) 70,2(Tinggi) 80,1(Tinggi)
Rata-rata nilai 70,05
Rata-rata nilai kerjasama siswa kondisi awal 50,2 meningkat menjadi 70,05 pada siklus I dan menjadi 76,7 pada siklus II. Penerapan model pembelajaran TGT siswa dikelompokkan dalam kelompok heterogen dan pemberian penghargaan membuat siswa termotivasi untuk bekerjasama dalam kelompok serta berkontribusi penuh dalam kerja kelompok sehingga kelompok mendapatkan skor yang tinggi karena siswa aktif bekerjasama dalam pembelajaran. Kerjasama siswa sudah baik ditunjukkan siswa bisa menerima teman satu kelompok dengan memahami dan menerima kekurangan masing-masing. Berdasarkan data yang diperoleh, peneliti menarik kesimpulan bahwa kerjasama siswa pada siklus II mengalami peningkatan dibanding dengan kondisi awal dan siklus I, dengan demikian maka penelitian dihentikan sampai siklus II. Berdasarkan data di atas model pembelajaran kooperatif tipe
Teams Games Tournament (TGT) yang diterapkan pada siswa kelas IVA
SD Negeri Depok 1 dapat meningkatkan minat belajar dan kerjasama siswa.
5. SIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan tentang peningkatan minat belajar dan kerjasama siswa dengan menggunakan model kooperaif tipe TGT pada subtema kebersamaan dalam keberagaman siswa kelas IVA SD Negeri Depok 1 tahun pelajaran 2017/2018 dapat disimpulkan bahwa: (1) Langkah-langkah model kooperatif tipe TGT adalah: penyampaian materi, belajar kelompok, turnamen game akademik, dan rekognisi tim. (2) Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan minat belajar siswa pada subtema kebersamaan dalam keberagaman siswa kelas IVA SD Negeri Depok 1 tahun pelajaran 2017/2018. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan rata-rata nilai minat belajar siswa, dari kondisi awal 60,3 (Rendah) meningkat menjadi 73,5 (Cukup) pada siklus I dan menjadi 80,25 (Tinggi) pada siklus II. (3) Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan kerjasama siswa pada subtema kebersamaan dalam keberagaman siswa kelas IVA SD Negeri Depok 1 tahun pelajaran 2017/2018. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan
rata-25 Peningkatan Minat Belajar dan Kerjasama Siswa....
rata nilai kerjasama siswa, dari kondisi awal 50,2 (Rendah) meningkat menjadi 70,05 (Tinggi) pada siklus I dan menjadi 76,7 (Tinggi) pada siklus II.
DAFTAR REFERENSI
Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2002. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2008. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Majid, Abdul. 2014. Pembelajaran Tematik Terpadu. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Mulyasa. 2013. Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Riyanto, T & Martinus, T. 2008. Kelompok Kerja yang Efektif. Yogyakarta: Kanisius.
Siregar. A & Nara. H. 2010. Teori Belajar dan Pembelajaran. Bogor: Ghalia Indonesia.
Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Slavin, R.E. 2008. Cooperative Learning Teori, Riset, dan Praktik. Bandung: Nusa Media.
27 Peningkatan Kerjasama dan Minat Belajar....
PENINGKATAN KERJASAMA DAN MINAT BELAJAR