ANALISA DAN PEMBAHASAN
UJI KECUKUPAN DATA :
3. Proses Finishing
4.3.6. Hasil dan Pembahasan
Berdasarkan elemen kerja masing-masing bagian, dapat diketahui besarnya prosentase produktif, lamanya/waktu yang digunakan untuk menyelesaikan pekerjaannya dan besarnya beban kerja.
a. Pada Proses Preparation, memiliki rata-rata % produktif sebesar 72.84%. Dengan total beban kerja sebesar 369.88 % dan rata-rata beban kerjanya sebesar 92.47 %. Rata-rata waktu penyelesaian aktivitas 6-7 jam/hari dari keseluruhan jam kerja (8 jam/hari). Setelah jumlah karyawan pada bagian Operator Preparation dikurangi 1 orang yang semula berjumlah 4 orang menjadi 3 orang, memiliki rata-rata beban kerja 123.29 % dikatakan mempunyai beban kerja sangat tinggi, setelah dilakukan penelitian sebaiknya jumlah karyawan pada bagian Operator Preparation adalah 4 orang dengan rata-rata 92.47 %. Setelah mengetahui besarnya prosentase produktif, lamanya/waktu yang digunakan untuk menyelesaikan pekerjaannya dan besarnya beban kerja, ternyata tingkat kegiatan non produktif yang dalam hal ini yaitu menganggur tergolong tinggi. Untuk mengurangi tingkat kegiatan non produktif tersebut diperlukan penambahan-penambahan tugas / jobdesk terhadap tiap Operator Preparation.
b. Pada Proses Processing, memiliki rata-rata % produktif sebesar 72.82%. Dengan total beban kerja sebesar 284.91 % dan rata-rata beban kerjanya sebesar 94.97%. Rata-rata waktu penyelesaian aktivitas 6-7 jam/hari dari keseluruhan jam kerja (8 jam/hari). Setelah jumlah karyawan pada bagian Operator Processing dikurangi 1 orang yang semula berjumlah 3 orang menjadi 2 orang, memiliki rata-rata beban kerja 142.45 % dikatakan mempunyai beban kerja sangat tinggi, setelah dilakukan penelitian sebaiknya jumlah karyawan pada bagian Operator Processing adalah 3 orang dengan rata-rata 94.97 %. Setelah mengetahui besarnya prosentase produktif, lamanya/waktu yang digunakan untuk menyelesaikan pekerjaannya dan besarnya beban kerja, ternyata tingkat kegiatan non produktif yang dalam hal ini yaitu menganggur tergolong tinggi. Untuk mengurangi tingkat kegiatan non produktif tersebut diperlukan penambahan-penambahan tugas / jobdesk terhadap tiap Operator Processing.
c. Pada Proses Finishing, untuk Finishing memiliki rata-rata % produktif sebesar 73.36%. Dengan total beban kerja sebesar 566.49 % dan rata-rata beban kerjanya sebesar 94.41 %. Rata-rata waktu penyelesaian aktivitas 6-7 jam/hari dari keseluruhan jam kerja (8 jam/hari). Setelah jumlah karyawan pada bagian Operator Finishing dikurangi 1 orang yang semula berjumlah 6 orang menjadi 5 orang, memiliki rata-rata beban kerja 113.29 % dikatakan mempunyai beban kerja sangat tinggi, setelah dilakukan penelitian sebaiknya jumlah karyawan pada bagian Operator Finishing adalah 6 orang dengan rata-rata 94.41 %. Setelah mengetahui besarnya prosentase produktif, lamanya/waktu yang digunakan untuk menyelesaikan pekerjaannya dan besarnya beban kerja, ternyata tingkat
kegiatan non produktif yang dalam hal ini yaitu menganggur tergolong tinggi. Untuk mengurangi tingkat kegiatan non produktif tersebut diperlukan penambahan-penambahan tugas / jobdesk terhadap tiap Operator Finishing.
Dari total keseluruhan karyawan yang diamati sebanyak 13 orang, sebaiknya untuk mencapai tingkat efisiensi yang lebih baik dari sebelumnya, cukup dengan 12-10 orang, tentunya dengan dilakukan penambahan tugas.
Tabel 4.14 Hasil Perhitungan Beban Kerja Berdasarkan Elemen Kerja No. Eleman Kerja Tenaga kerja
(sebelum) Beban kerja
Tenaga Kerja
(sesudah) Beban Kerja 1 Proses Preparation 4 92.47 % 3 123.29 % 2 Proses Processing 3 94.97 % 2 142.45 % 3 Proses Finishing 6 94.41 % 5 113.29 %
Balance Delay Riil 1. Proses Preparation
o Memilah material
Diperoleh t = 8 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Setel mesin dan melakukan pemotongan ukuran panjang Diperoleh t = 6 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Setel mesin dan melakukan pemotongan ukuran lebar Diperoleh t = 6 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Setel mesin dan melakukan pemerataan permukaan balok kayu bagian atas dan bawah
Diperoleh t = 6 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Setel mesin dan melakukan pembelahan balok kayu Diperoleh t = 6 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Menyusun potongan-potongan kayu yang telah dibelah Diperoleh t = 7 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Setel mesin dan melakukan pemotongan balok kayu sesuai ketebalan Diperoleh t = 6 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Menyusun potongan-potongan kayu
Diperoleh t = 7 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Melakukan pengeringan kayu
Diperoleh t = 8 menit, dengan output produksi = 102 unit
Dengan demikian, proses preparation mulai dari memilah material hingga melakukan pengeringan kayu, dalam waktu 60 menit menghasilkan 102 unit. Setelah mengetahui output produksi elemen-elemen tersebut, diperoleh output kapasitas
produksi yaitu 102 unit/jam, sehingga dalam waktu satu bulan diperoleh output kapasitas produksi = 102 x 8 x 30 = 24480 unit/bulan.
2. Proses Processing
o Memberikan lem terhadap top making, core making dan back making Diperoleh t = 33 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Setel mesin dan melakukan cold press
Diperoleh t = 15 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Setel mesin dan melakukan hot press
Diperoleh t = 12 menit, dengan output produksi = 102 unit
Dengan demikian, proses processing mulai dari memberikan lem terhadap top making, core making dan back making hingga setel mesin dan melakukan hot press, dalam waktu 60 menit menghasilkan 102 unit. Setelah mengetahui output produksi elemen-elemen tersebut, diperoleh output kapasitas produksi yaitu 102 unit/jam, sehingga dalam waktu satu bulan diperoleh output kapasitas produksi = 102 x 8 x 30 = 24480 unit/bulan.
3. Proses Finishing
o Setel mesin dan melakukan pemotongan panjang Diperoleh t = 6, dengan output produksi = 102 unit
o Setel mesin dan melakukan pemotongan lebar
Diperoleh t = 6 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Meratakan permukaan sandwich bagian back
o Meratakan permukaan sandwich bagian top
Diperoleh t = 7 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Meratakan permukaan sandwich bagian keseluruhan Diperoleh t = 7 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Melakukan pengecatan
Diperoleh t = 8 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Setel mesin dan melakukan proses profil panjang kayu Diperoleh t = 6 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Setel mesin dan melakukan proses profil lebar kayu Diperoleh t = 7 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Melakukan pembungkusan
Diperoleh t = 8 menit, dengan output produksi = 102 unit
Dengan demikian, proses finishing mulai dari setel mesin dan melakukan pemotongan panjang hingga melakukan pembungkusan, dalam waktu 60 menit menghasilkan 102 unit. Setelah mengetahui output produksi elemen-elemen tersebut, diperoleh output kapasitas produksi yaitu 102 unit/jam, sehingga dalam waktu satu bulan diperoleh output kapasitas produksi = 102 x 8 x 30 = 24480 unit/bulan.
Balance Delay Maksimal 1. Proses Preparation
o Memilah material
Diperoleh t = 5 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Setel mesin dan melakukan pemotongan ukuran panjang Diperoleh t = 4 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Setel mesin dan melakukan pemotongan ukuran lebar Diperoleh t = 5 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Setel mesin dan melakukan pemerataan permukaan balok kayu bagian atas dan bawah
Diperoleh t = 5 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Setel mesin dan melakukan pembelahan balok kayu Diperoleh t = 4 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Menyusun potongan-potongan kayu yang telah dibelah Diperoleh t = 5 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Setel mesin dan melakukan pemotongan balok kayu sesuai ketebalan Diperoleh t = 5 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Menyusun potongan-potongan kayu
Diperoleh t = 5 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Melakukan pengeringan kayu
Diperoleh t = 6 menit, dengan output produksi = 102 unit
Dari perhitungan di atas, proses preparation mulai dari memilah material hingga melakukan pengeringan kayu diperoleh waktu 44 menit untuk mencapai 102 unit. Dengan demikian, untuk waktu 60 menit akan didapatkan output produksi
sebanyak = 102 44 60
x = 139 unit (kapasitas maksimal). Setelah mengetahui output produksi (kapasitas maksimal) dari elemen-elemen tersebut, diperoleh output kapasitas produksi yaitu 139 unit/jam, sehingga dalam waktu satu bulan diperoleh output kapasitas produksi = 139 x 8 x 30 = 33360 unit/bulan.
2. Proses Processing
o Memberikan lem terhadap top making, core making dan back making Diperoleh t = 25 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Setel mesin dan melakukan proses cold press
Diperoleh t = 11 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Setel mesin dan melakukan proses hot press
Diperoleh t = 8 menit, dengan output produksi = 102 unit
Dari perhitungan di atas, proses processing mulai dari memberikan lem terhadap top making, core making dan back making hingga setel mesin dan melakukan proses hot press diperoleh waktu 44 menit untuk mencapai 102 unit. Dengan demikian, untuk waktu 60 menit akan didapatkan output produksi sebanyak
= 102 44 60
x = 139 unit (kapasitas maksimal). Setelah mengetahui output produksi (kapasitas maksimal) dari elemen-elemen tersebut, diperoleh output kapasitas produksi yaitu 139 unit/jam, sehingga dalam waktu satu bulan diperoleh output kapasitas produksi = 139 x 8 x 30 = 33360 unit/bulan.
3. Proses Finishing
o Setel mesin dan melakukan pemotongan panjang
Diperoleh t = 4 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Setel mesin dan melakukan pemotongan lebar
Diperoleh t = 5 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Meratakan permukaan sandwich bagian back
Diperoleh t = 5 menit, dengan output produksi = 102 unit
Diperoleh t = 5 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Meratakan permukaan sandwich bagian keseluruhan Diperoleh t = 5 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Melakukan pengecatan
Diperoleh t = 6 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Setel mesin dan melakukan proses profil panjang kayu Diperoleh t = 4 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Setel mesin dan melakukan proses profil lebar kayu Diperoleh t = 5 menit, dengan output produksi = 102 unit
o Melakukan pembungkusan
Diperoleh t = 5 menit, dengan output produksi = 102 unit
Dari perhitungan di atas, proses finishing mulai dari setel mesin dan melakukan pemotongan panjang hingga melakukan pembungkusan diperoleh waktu 44 menit untuk mencapai 102 unit. Dengan demikian, untuk waktu 60 menit akan
didapatkan output produksi sebanyak = 102 44 60
x = 139 unit (kapasitas maksimal). Setelah mengetahui output produksi (kapasitas maksimal) dari elemen-elemen tersebut, diperoleh output kapasitas produksi yaitu 139 unit/jam, sehingga dalam waktu satu bulan diperoleh output kapasitas produksi = 139 x 8 x 30 = 33360 unit/bulan..
Tabel 4.15 Hasil Perhitungan Balance Delay No. Elemen Kerja Output Kapasitas
Produksi Riil Prosentase Output Kapasitas
Produksi Maksimal Prosentase 1 Proses Preparation 102 unit/jam 72.84% 139 unit/jam 100% 2 Proses Processing 102 unit/jam 72.83% 139 unit/jam 100% 3 Proses Finishing 102 unit/jam 73.36% 139 unit/jam 100%
o Pada proses preparation, diperoleh output kapasitas produksi maksimal sebanyak 139 unit/jam dengan prosentase sebesar 100% dan output kapasitas produksi riil sebanyak 102 unit/jam dengan prosentase sebesar 72.84%, sehingga diperoleh peningkatan output kapasitas produksi sebanyak = 37 unit/jam dengan prosentase = 27.16%.
o Pada proses processing, diperoleh output kapasitas produksi maksimal sebanyak 139 unit/jam dengan prosentase sebesar 100% dan output kapasitas produksi riil sebanyak 102 unit/jam dengan prosentase sebesar 72.82%, sehingga diperoleh peningkatan output kapasitas produksi sebanyak = 37 unit/jam dengan prosentase = 27.18%
o Pada proses finishing, diperoleh output kapasitas produksi maksimal sebanyak 139 unit/jam dengan prosentase sebesar 100% dan output kapasitas produksi riil sebanyak 102 unit/jam dengan prosentase sebesar 73.36%, sehingga diperoleh peningkatan output kapasitas produksi sebanyak = 37 unit/jam dengan prosentase = 26.64%