• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Kajian Studi Kepustakaan

Adapun materi kajian studi kepustakaan adalah konsep model pembelajaran inkuiri terbimbing pada pembelajaran fisika SMA. Identitas rujukan kajian studi kepustakaan yaitu jurnal nasional terakreditasi untuk kategori lima tahun terakhir dan buku berISBN dengan interval 10 tahun terakhir (2015 -2020)

Untuk melihat hasil kajian secara keseluruhan dapat dilihat pada tabel berikut :

No Jurnal / Buku dan Tahun

Judul dan Penulis Hasil

1 Kumpulan Metode Pembelajaran, Tahun 2016

Kumpulan Metode pembelajaran Zainal Aqib dan Ali Murtadlo

Guided Discovery Inquiry yaitu Sebagian

perencanaan dibuat oleh pendidik. Selain itu pendidik menyediakan

kesempatan

bimbingan atau petunjuk yang cukup luas kepada peserta didik. Dalam hal ini peserta didik tidak

24

merumuskan

problema, sementara petunjuk yang cukup luas tentang bagaimana menyusun dan mecatata diberikan oleh pendidik

2 Kurikulum dan Pembelajaran , Tahun 2016

Kurikulum dan Pembelajaran Prof.

Dr. H Syahruddin

pedoman sesuai

dengan yang

dibutuhkan. Pedoman pedoman tersebut biasanya berupa pertanyaan – pertanyaan yang membimbing.

Metode ini digunakan terutama bagi siswa

yang belum

berpengalama belajar dengan metode discovery / inquiry learning, dalam hal ini guru memberikan

25

bimbingan dan pengarahan yang cukup luas.

3 Belajar dan

Pembelajaran

Berorientasi Standar Proses Pendidikan, Tahun 2018

Belajar dan Pembelajaran Berorientasi

Standar Proses Pendidikan,

Dr. Rusman, M.Pd

Pembentukan konsep, bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berfikir induktif,

mengembangkan

konsep, dan

kemampuan analisis.

Dirancang terutama untuk

mengembangkan penalaran induktif,

juga untuk

perkembangan dan analisis konsep 4 Strategi Belajar dan

Mengajar, Tahun 2016

Strategi Belajar dan Mengajar

Supriyadi, M.Pd

Proses belajar mengajar dengan system instruksional enquiry discovery menghendaki guru untuk menyajikan bahan pelajaran tidak dalam benyuk yang final ( utuh dari awal hingga akhir ) atau

26

engan kata lain, guru hanya menyajikan sebagian. Selebihnya diserahkan kepada siswa untuk mencari dan menemukannya sendiri.

5 Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika, Tahun 2017

Penerapan Metode Inkuiri Terbimbing Menggunakan Media Kit Fisika Upaya

Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa.

Petri Reni Sasmita.

Penerapan metode inkuiri terbimbing menggunakan media KIT fisika dapat meningkatkan

aktivitas belajar fisika siswa SMP Negeri 8 Kerinci pada konsep

cahaya dan

Penerapan metode inkuiri terbimbing menggunakan media KIT fisika dapat meningkatkan hasil belajar fisika siswa SMP Negeri 8 Kerinci pada konsep cahaya

6 Jurnal Pendidikan:

Teori, Penelitian, dan

Pengaruh Pembelajaran

Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah

27 Pengembangan,

Tahun 2017

Inkuiri Terbimbing Berbantuan Jurnal Belajar terhadap Penguasaan Konsep IPA Siswa

Asni Wati,

Herawati Susilo, Sutopo

tidak ada perbedaan penguasaan konsep IPA siswa yang dibelajarkan

menggunakan

pembelajaran inkuiri terbimbing

berbantuan jurnal belajar dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan

pembelajaran inkuiri terbimbing.

7 Jurnal Pendidikan:

Teori, Penelitian, dan Pengembangan, Tahun 2020

Pengaruh Inkuiri Terbimbing Pada Kemampuan

Akademik Berbeda Terhadap

Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA

Diana Husna, Sri Endah Indriwati, Murni Saptasari

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan inkuiri terbimbing

berpengaruh

signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis, kemampuan akademik

berpengaruh

signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis, dan tidak ada pengaruh interaksi antara inkuiri

28

terbimbing dan kemampuan

akademik terhadap keterampilan berpikir kritis. Peserta Didik (LKPD)

Berorientasi Nilai – Nilai Agama Islam Melalui Pendekatan Inkuiri Terbimbing Pada Materi Suhu dan Kalor

Sri Latifah , Eka Setiawati , Abdul Basith

LKPD berorientasi nilai-nilai agama Islam melalui pendekatan inkuiri terbimbing pada materi suhu dan kalor yang dikembangkan sangat menarik atau

valid untuk

digunakan dalam proses belajar mengajar, penilaian tersebut diperleh berdasarkan validasi ahli materi, ahli materi agama Islam, ahli desain serta uji coba respon guru dan uji coba lapangan dengan responden peserta didik kelas X SMA/MA.

9 Jurnal Pendidikan Pengaruh Berdasarkan hasil

29

Sains, Tahun 2014 Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan Multi

penelitian dan hasil uji hipotesis yang telah dilakukan, maka dapat dikemukakan beberapa simpulan.

Keterampilan proses sains siswa yang dibelajarkan

menggunakan inkuiri terbimbing dengan multi representasi tidak berbeda secara signifikan dengan keterampilan proses sains siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran inkuiri terbimbing.

Penguasaan konsep IPA siswa yang dibelajarkan

menggunakan inkuiri terbimbing dengan multi representasi berbeda secara signifikan daripada penguasaan konsep IPA siswa yang

30

dibelajarkan dengan pembelajaran inkuiri terbimbing. Terdapat hubungan antara keterampilan proses sains dan penguasaan konsep IPA siswa dalam pembelajaran inkuiri terbimbing dengan multi representasi.

10 Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, Tahun 2015

Pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis eksprimen

rill dan

laboratorium virtual terhadap hasil belajar fisika siswa, Dedi Holden Simbolon, Sahyar

Berdasarkan

pengolahan data dan pembahasan hasil penelitian yang dilakukan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.

Terdapat perbedaan yang signifikan antara gain hasil belajar atau peningkatan hasil belajar fisika siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis

31

eksperimen riil dan laboratorium virtual dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran langsung (Direct Instruction). Model Inkuiri Terbimbing lebih baik dari model

DI dalam

meningkatkan gain hasil belajar Fisika siswa. Terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis eksperimen riil dan laboratorium virtual dengan model pembelajaran

langsung (Direct Instruction) dalam hal tingkat aktivitas terhadap gain hasil belajar atau peningkatan hasil

32

belajar Fisika siswa.

Interaksi terjadi pada kelas DI di mana pada tingkat aktivitas tinggi dan tingkat aktivitas rendah, hasil belajarnya adalah sama yang artinya, model lebih dominan dibandingkan dengan aktivitasnya.

11 Unnes Science Education Journal, Tahun 2012

Efektivitas model pembelajaran eksperimen inkuiri terbimbing

berbantuan My own Dictionay untuk meningkatkan penguasaan konsep siswa SMP R SBI, L.Praptiwi, Sarwi, L.Handayani

Penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing

berbantuan My Own Dictionary efektif untuk meningkatkan penguasaan konsep dan unjuk kerja siswa SMP R SBI.

12 Jurnal Pendidikan Fisika, Metode Inkuiri

Penerapan metode pembelajaran inkuiri terbimbing dengan berbantuan

multimedia dapat meningkatkan minat

33

Terbimbing Untuk Meningkatkan

Minat dan

Pemahaman Siswa

dan pemahaman siswa kelas X-I semester 2 SMAN 14 Semarang.

13 Jurnal Pendidikan IPA, Vol. 7, No. 2, Tahun, 2018

Penerapan Pembelajaran Fisika Melalui Konstrutivisme Menggunakan Metode Inkuiri Terbimbing dan Inkuiri Bebas Termedofikasi Ditinjau dari motivasi

Berprestasi dan Sikap Ilmiah Siswa, Arif Handaka, Sukarmin, dan Widha Sunarno

Beberapa

kesimpulannya dapat dijabarkan sebagai berikut : metode inkuiri bebas termodifikasi dan metode inkuiri terbimbing terhadap nilai pengetahuan,

sikap dan terhadap nilai pengethuan, sikap dan keterampilan 3. Ada perbedaan

34

pengaruh

antara motivasi berprestasi tinggi

dan rendah

terhadap nilai pengetahuan, sikap dan keterampilan.

4. Tidak ada interaksi

pengaruh antara pendekatan

konstruktivisme menggunakan metode inkuiri bebas termodifikasi dan metode inkuiri terbimbing dengan sikap ilmiah terhadap nilai pengetahuan,

sikap dan

keterampilan.

5. Tidak ada interaksi

pengaruh antara pembelajaran dengan pendekatan

konstruktivisme menggunakan metode

35

inkuiri bebas termodifikasi dan metode inkuiri terbimbing dengan motivasi berprestasi terhadap prestasi pengetahuan siswa, namun memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai sikap dan keterampilan.

6. Tidak ada interaksi

pengaruh antara sikap ilmiah dengan motivasi berprestasi terhadap prestasi pengetahuan dan keterampilan namun memberikan

pengaruh yang signifikan terhadap sikap siswa.

7. Tidak ada interaksi

pengaruh antara pembelajaran

36

dengan pendekatan konstruktivisme menggunakan metode inkuiri bebas termodifikasi

dan ikuiri

terbimbing, sikap ilmiah, dan motivasi berprestasi terhadap prestasi aspek pengetahuan,

sikap, dan Berbasis Inkuiri Terbimbing Pada Pokok Bahasan Listrik Dinamis Untuk

Meningkatkan Keterampilan Berfikir Kritis Siswa Kelas X SMA/MA ?

Muhamad Irkham Luthfi Ansori,

Kesimpulan dari penelitian ini adalah:

1. Mengembangkan Modul

Fisika Berbasis Inkuiri

Terbimbing yaitu menggunakan teknik R&D (research and development) dari Borg and Gall (1983:

775) termodifikasi melalui 10 tahap dengan tahapan

37

Widha Sunarno, Suparmi

terakhir dilakukan diseminasi saja tanpa dilakukannya

implementasi produk.

2. Modul Fisika Berbasis Inkuiri Terbimbing dinyatakan layak berdasarkan hasil uji coba produk awal, uji coba lapangan terbatas, uji lapangan operasional dan diseminasi

memperoleh skor persentase rata-rata sebesar 85,11% yang dikategorikan ˝Sangat Baik˝.

3. Modul Fisika Berbasis

Inkuiri Terbimbing dinyatakan efektif digunakan sebagai bahan ajar baru di sekolah berdasarkan hasil perhitungan N-gain yang ditinjau

38

dari kenaikan hasil tes keterampilan berpikir kritis siswa (hasil belajar kognitif) sebesar

0,564 yang

dikategorikan

˝Sedang˝ dan hasil belajar afektif dan psikomotor siswa mengalami kenaikan dari pertemuan sebelumnya.

39

Sebagai dasar dari hasil kajian studi kepustakaan dapat ilihat pada hasil literature map berikut :

Konsep Pengantar pembelajaran, Strategi, dan ciri – cirri pembelajaran Lab, Eksperimen

Konsep strategi, dan ciri – ciri pembelajaran ( Buku ke 3, ke 4,

Rancangan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Dalam Proses Pembelajaran Fisika

Strategi Pembelajaran Untuk Mendukung Proses Pembelajaran Khususnya Pembelajaran Mata Pelajaran Fisika

40 B. Pembahasan

(Zainal Aki dkk) buku ini berjudul Kumpulan metode pembelajaran, menurut buku ini konsep inkuiri terbimbing adalah satu metode pengajaran dengan cara peserta didik menyuguhkan suatu peristiwa kepada peserta didik yang menimbulkan teka – teki dan memotivasi peserta didik untuk mencari pemecahan masalah.

(Prof. Dr. H Syahruddin Nurdin, M.Pd dan Adrianto, M.Pd) buku ini berjudul kurikulum dan pembelajaran, menurut buku ini konsep inkuiri terbimbing adalah siswa memperoleh pedoman sesuai dengan yang dibutuhkan.

Pedoman pedoman tersebut biasanya berupa pertanyaan – pertanyaan yang membimbing.

(Dr. Rusman, M.Pd) buku ini berjudul belajar dan pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan, menurut buku ini Pembentukan konsep bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berfikir induktif, mengembangkan konsep, dan kemampuan analisis.

(Supriyadi, M.Pd) buku ini berjudul startegi belajar mengajar, menurut buku ini Proses belajar mengajar dengan sistem instruksional enquiry discovery menghendaki guru untuk menyajikan bahan pelajaran tidak dalam benyuk yang final ( utuh dari awal hingga akhir ) atau dengan kata lain, guru hanya menyajikan sebagian. Selebihnya diserahkan kepada siswa untuk mencari dan menemukannya sendiri.

41

Jurnal 1 (Petri Reni Sasmita) yang berjudul Penerapan Metode Inkuiri Terbimbing Menggunakan Media KIT Fisika : Upaya Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa, jurnal ini menjelaskan bahwa inkuiri terbimbing adalah pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan atas petunjuk guru.

Jurnal 2 (Asniwati) yang berjudul Pengaruh Pengaruh Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbantuan Jurnal Belajar terhadap Penguasaan Konsep IPA Siswa, jurnal ini menjelaskan bahwa inkuiri terbimbing adalah kegiatan proses pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif untuk mencari dan menyelidiki suatu pengetahuan secara kritis dan logis.

Jurnal 3 (Diana Husna) yang berjudul pengaruh inkuiri terbimbing terhadap kemampuan akademik berbeda terhadap keterampilan berfikir kritis, jurnal ini menjelaskan bahwa inkuiri terbimbing menempatkan siswa sebagai subjek pembelajaran dan model pembelajaran inkuiri terbimbing memfasilitasi siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran.

Jurnal 4 (Sri Lattifah) yang berjudul pengembangan lembar kerja peserta didik berorientasi nilai – nilai agama islam melalui pendekatan inkuri terbimbing pada materi suhu dan kalor, jurnal ini menjelaskan bahwa inkuiri terbimbing adalah menempatkan siswa dalam proses pembelajaran yang diambil dari berbagai sumber yang dapat digunakan agar proses pembelajaran peserta didik lebih menarik.

Jurnal 5 (Muhammad Rizal) yang berjudul Pengaruh Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan Multi Representasi terhadap Keterampilan Proses

42

Sains dan Penguasaan Konsep IPA Siswa SMP, menurut jurnal ini pembelajaran inkuiri terbimbing adalah Pembelajaran yang akan lebih bermakna jika siswa diberi kesempatan untuk tahu dan terlibat secara aktif dalam menemukan konsep dari fenomena yang ada dari lingkungan dengan bimbingan guru.

Jurnal 6 (Dedi Holden Simbolon) yang berjudul Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbasis Eksperimen Rill dan Laboratorium Virtual Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa, menurut jurnal ini inkuiri terbimbing adalah suatu pola mengajar yang menerangkan proses bertanya dan mencari jawaban terhadap pertanyaan ilmiah yang diajukannya untuk memperoleh dan mendapatkan informasi.

Jurnal 7 ( L.Praptiwi) yang berjudul Efektivitas Model Pembelajaran Eksperimen Inkuiri Terbimbing Berabntuan My Own Dictionary Untuk Meningkatkan Penguasaan Dan Unjuk Kerja Soswa RS BI, menurut jurnal ini inkuiri terbimbing adalah guru berperan memberikan motivasi dan arahan sedangkan siswa menganalisis data dan membuat kesimpulan dari arahan guru.

Jurnal 8 (Wahyudin Sutikno) yang berjudul Keefektifan Pembelajaran Berbantuan Multimedia Menggunakan Metode Inkuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Minat Dan Pemahaman Siswa, konsep inkuiri terbimbing menurut jurnal ini adalah guru tidak hanya sekedar memberikan pengetahuan kepada siswa tapi siswa harus membangun sendiri pengetahuan didalam benaknya.

43

Jurnal 9 (Arif Handaka dkk) yang berjudul Pembelajaran Fisika Melalui Kontrutivisme Menggunakan Metode Inkuiri Terbimbing dan Inkuiri Bebas Termodifikasi Ditinjau Dari Motivasi Berprestasi Dan Sikap Ilmiah, menurut jurnal ini konsep inkuiri terbimbing adalah siswa dituntut aktif dalam proses pembelajaran dan pada pelaksanannya guru memberikan suatu masalah terhadap fenomena yang nyata.

Jurnal 10 (Muhammad Ikram Hamka dkk) yang berjudul Pengembangan Modul Fisika Berbasis Inkuiri Terbimbing Pada Pokok Bahasan Listrik Dinamis Untuk Meningkatkan Keterampilan Berfikir Kritis Siswa Kelas X SMA/

SMA/MA, menurut jurnal ini konsep inkuiri terbimbing adalah sebagai rangkaian kegiatan pembelajaran yang menekankan pada proses berfikir secara kritis dan analitis untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban dari suatu masalah yang dipertanyakan.

44 BAB V

Dokumen terkait