5. Daya beli masyarakat Indonesia yang fluktuatif
4.4.5 Hasil Kuisioner Pembobotan Faktor Internal dan Eksternal PT. Joey Sasmita Lencana
Setelah melakukan rekapitulasi faktor internal dan eksternal perusahaan, maka langkah selanjutnya adalah memberikan bobot terhadap faktor-faktor tersebut.
Pembobotan dilakukan perusahaan dengan mengisi kuisioner, kuisioner ini bertujuan untuk mengetahui tingkat preferensi perusahaan terhadap faktor-faktor internal dan juga eksternal perusahaan. Bobot yang diberikan untuk mengetahui dan mengukur pengaruh diantara 2 alternatif yang ada. Kuisioner pembobotan dilakukan dan diolah dengan metode perbandingan berpasangan (pairwise comparison). Berikut hasil kuisioner pembobotan faktor internal dan eksternal PT. Joey Sasmita Lencana.
Tabel 4.8 Hasil Kuisioner Pembobotan Faktor Internal PT. Joey Sasmita
b.Mempertahankan kualitas produk dan mengembangkan produk secara berkelanjutan.
3 a.Jaringan distribusi yang luas. B 2
b.Hubungan baik dengan pemasok.
4 a.Jaringan distribusi yang luas. B 3
b.Tenaga kerja yang berkompetensi di bidangnya.
5 a.Jaringan distribusi yang luas. A 2
b.Pengolahan data dengan sistem yang belum terintegrasi.
6 a.Jaringan distribusi yang luas. B 2
b.Munculnya masalah berulang dalam proses produksi.
7 a.Jaringan distribusi yang luas. B 3
b.Keterlambatan pengiriman produk.
8 a.Jaringan distribusi yang luas. A 3
b.Kegiatan Promosi yang kurang.
9 a.Jaringan distribusi yang luas. A 3
b.Kesulitan meluncurkan trend produk baru di pasar.
10 a.Brand Awareness. B 3
b.Mempertahankan kualitas produk dan mengembangkan produk secara berkelanjutan.
11 a.Brand Awareness. A 2
b.Hubungan baik dengan pemasok.
12 a.Brand Awareness. B 3
b.Tenaga kerja yang berkompetensi di bidangnya.
13 a.Brand Awareness. A 3
b.Pengolahan data dengan sistem yang belum terintegrasi.
14 a.Brand Awareness. A 3
b.Munculnya masalah berulang dalam proses produksi.
15 a.Brand Awareness. B 3
b.Keterlambatan pengiriman produk.
16 a.Brand Awareness. A 3
b.Kegiatan Promosi yang kurang.
17 a.Brand Awareness. A 3
b.Kesulitan meluncurkan trend produk baru di pasar.
18 a.Mempertahankan kualitas produk dan mengembangkan
produk secara berkelanjutan. A 3
b.Hubungan baik dengan pemasok.
19 a.Mempertahankan kualitas produk dan mengembangkan
produk secara berkelanjutan. A 3
b.Tenaga kerja yang berkompetensi di bidangnya.
20 a.Mempertahankan kualitas produk dan mengembangkan
produk secara berkelanjutan. A 3
b.Pengolahan data dengan sistem yang belum terintegrasi.
21 a.Mempertahankan kualitas produk dan mengembangkan
produk secara berkelanjutan. A 3
b.Munculnya masalah berulang dalam proses produksi.
22 a.Mempertahankan kualitas produk dan mengembangkan
produk secara berkelanjutan. A 3
b.Keterlambatan pengiriman produk.
23 a.Mempertahankan kualitas produk dan mengembangkan
produk secara berkelanjutan. A 3
b.Kegiatan Promosi yang kurang.
24 a.Mempertahankan kualitas produk dan mengembangkan
produk secara berkelanjutan. A 3
b.Kesulitan meluncurkan trend produk baru di pasar.
25 a.Hubungan baik dengan pemasok. B 3
b.Tenaga kerja yang berkompetensi di bidangnya.
26 a.Hubungan baik dengan pemasok. A 3
b.Pengolahan data dengan sistem yang belum terintegrasi.
27 a.Hubungan baik dengan pemasok. B 3
b.Munculnya masalah berulang dalam proses produksi.
28 a.Hubungan baik dengan pemasok. B 3
b.Keterlambatan pengiriman produk.
29 a.Hubungan baik dengan pemasok. A 2
b.Kegiatan Promosi yang kurang.
30 a.Hubungan baik dengan pemasok . B 2
b.Kesulitan meluncurkan trend produk baru di pasar.
31 a.Tenaga kerja yang berkompetensi di bidangnya. A 3 b.Pengolahan data dengan sistem yang belum terintegrasi.
32 a.Tenaga kerja yang berkompetensi di bidangnya. B 3
b.Munculnya masalah berulang dalam proses produksi.
33 a.Tenaga kerja yang berkompetensi di bidangnya. B 3 b.Keterlambatan pengiriman produk.
34 a.Tenaga kerja yang berkompetensi di bidangnya. A 3 b.Kegiatan Promosi yang kurang.
35 a.Tenaga kerja yang berkompetensi di bidangnya. B 2 b.Kesulitan meluncurkan trend produk baru di pasar.
36 a.Pengolahan data dengan sistem yang belum terintegrasi. B 3 b.Munculnya masalah berulang dalam proses produksi.
37 a.Pengolahan data dengan sistem yang belum terintegrasi. B 3 b.Keterlambatan pengiriman produk.
38 a.Pengolahan data dengan sistem yang belum terintegrasi. B 2 b.Kegiatan Promosi yang kurang.
39 a.Pengolahan data dengan sistem yang belum terintegrasi. B 3 b.Kesulitan meluncurkan trend produk baru di pasar
40 a.Munculnya masalah berulang dalam proses produksi. B 3 b.Keterlambatan pengiriman produk.
41 a.Munculnya masalah berulang dalam proses produksi. A 3 b.Kegiatan Promosi yang kurang.
42 a.Munculnya masalah berulang dalam proses produksi. B 3 b.Kesulitan meluncurkan trend produk baru di pasar.
43 a.Keterlambatan pengiriman produk. A 3
b.Kegiatan Promosi yang kurang.
44 a.Keterlambatan pengiriman produk. A 3
b.Kesulitan meluncurkan trend produk baru di pasar.
45 a.Kegiatan Promosi yang kurang. B 3
b.Kesulitan meluncurkan trend produk baru di pasar.
Sumber : PT. Joey Sasmita Lencana
Tabel 4.9 Hasil Kuisioner Pembobotan Faktor Eksternal PT. Joey Sasmita Lencana
No. Keterangan
Mana yang lebih berpengaruh ?
(a atau b)
Bobot
1 a.Pesaing lokal yang jumlahnya masih relatif sedikit. B 3 b.Perluasan pasar.
2 a.Pesaing lokal yang jumlahnya masih relatif sedikit. A 2 b.Berkembangnya teknologi dalam industri.
3 a.Pesaing lokal yang jumlahnya masih relatif sedikit. B 3 b.Trend fashion yang selalu bergulir.
4 a.Pesaing lokal yang jumlahnya masih relatif sedikit. B 2 b.Berkembangnya konsep penjualan baru.
5 a.Pesaing lokal yang jumlahnya masih relatif sedikit. B 3 b.Hadirnya pesaing baru.
6 a.Pesaing lokal yang jumlahnya masih relatif sedikit. B 3 b.Persaingan promosi yang kurang sehat.
7 a.Pesaing lokal yang jumlahnya masih relatif sedikit. B 2
b.Kebijakan pemerintah yang kurang mendukung perkembangan industri.
8 a.Pesaing lokal yang jumlahnya masih relatif sedikit. B 1 b.Selektifitas konsumen terhadap produk sejenis
tinggi.
9 a.Pesaing lokal yang jumlahnya masih relatif sedikit. B 3 b.Daya beli masyarakat yang fluktuatif.
10 a.Perluasan pasar. A 1
b.Berkembangnya teknologi dalam industri.
11 a.Perluasan pasar. B 2
b.Trend fashion yang selalu bergulir.
12 a.Perluasan pasar. B 2
b.Berkembangnya konsep penjualan baru.
13 a.Perluasan pasar. B 3
b.Hadirnya pesaing baru.
14 a.Perluasan pasar. B 3
b.Persaingan promosi yang kurang sehat.
15 a.Perluasan pasar. B 3
b.Kebijakan pemerintah yang kurang mendukung perkembangan industri.
16 a.Perluasan pasar. B 2
b.Selektifitas konsumen terhadap produk sejenis tinggi.
17 a.Perluasan pasar. B 3
b.Daya beli masyarakat yang fluktuatif.
18 a.Berkembangnya teknologi dalam industri. B 2
b.Trend fashion yang selalu bergulir.
19 a.Berkembangnya teknologi dalam industri. A 1 b.Berkembangnya konsep penjualan baru.
20 a.Berkembangnya teknologi dalam industri. B 3
b.Hadirnya pesaing baru.
21 a.Berkembangnya teknologi dalam industri. B 3
b.Persaingan promosi yang kurang sehat.
22 a.Berkembangnya teknologi dalam industri. B 3
b.Kebijakan pemerintah yang kurang mendukung perkembangan industri.
23 a.Berkembangnya teknologi dalam industri. B 2
b.Selektifitas konsumen terhadap produk sejenis tinggi.
24 a.Berkembangnya teknologi dalam industri. B 3
b.Daya beli masyarakat yang fluktuatif.
25 a.Trend fashion yang selalu bergulir. A 2
b.Berkembangnya konsep penjualan baru.
26 a.Trend fashion yang selalu bergulir. B 3
b.Hadirnya pesaing baru.
27 a.Trend fashion yang selalu bergulir. B 3
b.Persaingan promosi yang kurang sehat.
28 a.Trend fashion yang selalu bergulir. B 3
b.Kebijakan pemerintah yang kurang mendukung perkembangan industri.
29 a.Trend fashion yang selalu bergulir. A 2
b.Selektifitas konsumen terhadap produk sejenis tinggi.
30 a.Trend fashion yang selalu bergulir. B 3
b.Daya beli masyarakat yang fluktuatif.
31 a.Berkembangnya konsep penjualan baru. B 3
b.Hadirnya pesaing baru.
32 a.Berkembangnya konsep penjualan baru. B 3
b.Persaingan promosi yang kurang sehat.
33 a.Berkembangnya konsep penjualan baru. B 3
b.Kebijakan pemerintah yang kurang mendukung perkembangan industri.
34 a.Berkembangnya konsep penjualan baru. B 2
b.Selektifitas konsumen terhadap produk sejenis tinggi.
35 a.Berkembangnya konsep penjualan baru. B 3
b.Daya beli masyarakat yang fluktuatif.
36 a.Hadirnya pesaing baru. B 3
b.Persaingan promosi yang kurang sehat.
37 a.Hadirnya pesaing baru. A 3
b.Kebijakan pemerintah yang kurang mendukung perkembangan industri.
38 a.Hadirnya pesaing baru. A 3
b.Selektifitas konsumen terhadap produk sejenis tinggi.
39 a.Hadirnya pesaing baru. B 3
b.Daya beli masyarakat yang fluktuatif.
40 a.Persaingan promosi yang kurang sehat. A 3
b.Kebijakan pemerintah yang kurang mendukung perkembangan industri.
41 a.Persaingan promosi yang kurang sehat. A 3
b.Selektifitas konsumen terhadap produk sejenis tinggi.
42 a.Persaingan promosi yang kurang sehat. B 3 b.Daya beli masyarakat yang fluktuatif.
43 a.Kebijakan pemerintah yang kurang mendukung
perkembangan industri. A 2
b.Selektifitas konsumen terhadap produk sejenis tinggi.
44 a.Kebijakan pemerintah yang kurang mendukung
perkembangan industri. B 3
b.Daya beli masyarakat yang fluktuatif.
45 a.Selektifitas konsumen terhadap produk sejenis
tinggi. B 3
b.Daya beli masyarakat yang fluktuatif.
Sumber : PT. Joey Sasmita Lencana
4.4.6 Hasil Penilaian Skor Faktor Internal dan Eksternal PT.Joey Sasmita Lencana