HASIL DAN PEMBAHASAN
E. Hasil Observasi
Tabel 5.3
Hasil Observasi Mengenai Proses Penanaman Nilai
Aktivitas :
Waktu :
Tanggal :
No. Nama Observer Program pembiasaan Program
pengembangan kemampuan dasar 1. Usmiati S.Pd.I Program pembiasaan yang ada
pada PAUD Kasih Sayang ialah pola pengajaran yang diterapkan secara berulang-ulang setiap hari kepada siswa dengan merapkan nilai-nilai agama, misalnya anak dijarkan member salam setiap masuk dan keluar kelas, diajarkan sopan santun kepada orang yang lebih tua, siswa juga diajarkan untuk meminta izin setiap ingin keluar ruangan.
Hasil observasi yang peneliti lihat bahwa program pengembangan kemampuan dasar yang ada pada PAUD Kasih Sayang ini lebih mengarah pada kemampuan guru mengelola kelas, siswa, dan proses penanaman nilai 2. Marniati S.Pd.I Program pembiasaan yang
diterapkan di PAUD kasih sayang ialah anak diajarkan kebiasaan-kebiasaan yang
Program pengembangan kemampuan dasar ini lebih terarah
bersifat positif contoh membaca doa sebelum makan, merapikan sendiri bangku atau buku-buku yang ada dimeja masing-masing ini diharapkan bahwa dengan diajarkan kebiasaan tersebut anak akan melakukannya setiap melakukan kegiatan-kegiatan tersebut dan ini benar-benar di terapkan di PAUD Kasih Sayang. pada bagaimana kegiatan yang dipersiapkan seorangguru meningkatkn kreativitas sesuai dengan tahap perkembangan anak. Dengan hasil observasi peneliti melihat bahwa guru-guru cukup kreatif dalam hal proses penanaman nilai, contohnya, guru mengembangkan imajinasi seperti menggambar sendiri sesuai dengan apa anak pikirkan.
F. Hasil Observasi
Tabel 5.4
Hasil Obsevasi Hambatan dalam Proses Penanaman Nilai
No. Observer Komunikasi Pola Kelakuan
Bertentangan Kurangnya Partisipasi Masyarakat 1. 2. Habubi S.Pd.I Ibu Salassari Hambatan dalam proses penanaman nilai di PAUD Kasih Sayang ialah apabila guru memberi arahan atau nasehat kepada siswa yang melanggar aturan pada saat itu juga siswa paham tetapi beberapa saat kemudian siswa kembali melakukan hal sama. Kelakuan yang bertentangan misalnya yang peniliti lihat adalah anak lebih ringan tangan kepada temannya, mengantuk saat menerima pelajaran atau bermain-main. Masyarakat kurang paham pentingnya pendidikan anak usia
dini ini terbukti dari jumlah siswa PAUD Kasih Sayang yang mengalami penurunan dan masyarakat memiliki pemaham bahwa pendidikan anak usia dini hanya bermain.
BAB VI PENUTUP
A. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian mengenai Penanaman Nilai pada Anak melalui Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kasih Sayang di Desa Bilacaddi Kecematan Pattallassang Kabupaten Taklar dapat diambil kesimpulan sebagai berikut.
1. Proses Penanaman nilai yang diberikan PAUD Kasih Syang yakni bermain sambil belajar dan pendidk memberikan penanaman nilai melalui kegiatan bernyanyi serta program pengembangan pembiasaan, program pengembangan kemampuan dasa. Penanaman nilai yang diberikan PAUD Kasih Sayang yaitu menanamkan nilai: agama dan moral, sosial dan emosional serta kemandirian, kemampuan berbahasa, kognitif, fisikomotorik dan seni.Kegiatan dilakukan dengan strategi pembelajaran seperti: metode bercerita, bermain dan bernyanyi .
2. Hambatan yang dialami PAUD Kasih Sayang dalam penanaman nilai terhadap anak yaitu: adanya kesulitan komunikasi antara pendidik dengan siswa dan adanya pola kelakuan yang bertentangan yang disosialisasikan oleh orang tua kepada anak dan terbatasnya kemampuan pendidik dalam pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini.
B. SARAN
Dari hasil penelitian Penanaman Nilai terhadap Anak melalui Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kasih Sayang di Desa Bilacaddi Kecematan Pattallasang maka diajukan saran sebagai berikut:
1. Bagi orang tua hendaknya dalam menanaman nilai terhadap anak harus selaras dengan program-program penanaman nilai yang bersifat positif yang dilakukan oleh PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).
2. Pentingnya keterlibatan masyarakat dan Pemerintah setempat untuk berpartisipasi dalam mengelola PAUD (Pendiidkan Anak Usia Dini).
3. Perlu peningkatan kemampuan para pendidik (guru) dalam pengelolaan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).
4. Bagi peneliti selanjutnya agar lebih mendalami tentang penanaman Nilai Pada Anak usia Dini (PAUD) karena masih banyak aspek-aspek lain yang perlu untuk dikaji lebih dalam.
DAFTAR PUSTAKA
Ahmad, Abu. 2004. Sosiologi Pendidikan. Jakarta : Rineka Cipta
Arsyad Azhar. 2004. Pengantar Pendidikan. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada Azizah, Wahyu Nafilatul. 2009. Penanaman Nilai-nilai Agama di Taman Kanak-kanak. Malang : universitas Islam Negeri Semarang.
Bungin, Burhan. 2001. Metodologi Penelitian kualitatif. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.
Fadjar, Malik. 2005. Holistika Pemikiran Pendidikan. Jakarta : Rajawali Pers.
Moleong, Lexy J. 2005. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT. Remaja Pers Mudyahardjo, Redja. 1994. Dasar-dasar Kependidikan. Jakarta : Universitas Terbuka Nasution. 2004. Sosioligi Pendidikan. Jakarta : Bumi aksara.
Purnama, Dadang Hikma. 2004. Modul Ajar Metode Penelitian Kualitatif. Indralaya: Universitas Sriwijaya.
Ritzer, George. 2004. Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma ganda. Jakarta: Rineka Cipta.
Semiawan, Conny R. 2002. Belajar dan Pembelajaran Prasekolah dan Sekolah Dasar. Jakarta: PT. Indeks.
Setiadi, Elly. 2000. Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Bandung: Kencana Shochib, Moh. 2000. Pola Asuh Orang Tua. Jakarta : Rineka Cipta
Sjarkawi.2006. Pembentukan Kepribadian anak. Jakarta: PT. Bumi Aksara. Soekanto, Soejono. 2006. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT. Bumi Aksara. Sujiono, Yuliani Nuraini. 2009. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta:
PT. Indeks.
Sugandi, syamsu dan yusuf. 2011. Perkembangan anak usia dini. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Syarbaini.Syahrial dan Rusdiyanto. 2009. Dasar-dasar Sosiologi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Wuryandani, Wuri. 2010. Penanaman Nilai Moral untuk Anak Usia Dini. Yogyakarta:
Sumber lain:
Attalarik-fathorik.blogspot.com.2009/01/masalah-masalah-anak-dalam-pengelolaan-kelas-htmldiakses pda tanggal 24 juli 2013.
Umur : 30 tahun
Tanngal wawancara : tanggal 22-Agustus-2017
Pekerjaan : Kepala sekolah PAUD Kasih Sayang
2. Nama Usmiati S.Pd.I Umur : 29 tahun
Tanngal wawancara : tanggal 22-Agustus-2017 Pekerjaan : guru PAUD Kasih Sayang
3. Nama Habubi
Umur : 29 tahun
Tanngal wawancara : tanggal 22-Agustus-2017 Pekerjaan guru PAUD Kasih Sayang
4. Nama Salassari Umur : 45 tahun
Tanngal wawancara : tanggal 28-Agustus-2017 Pekerjaan masyarakat desa Bilacaddi
5. Nama Hudaya
Umur : 25 tahun
Tanngal wawancara : tanggal 28-Agustus-2017 Pekerjaan Ibu Rumah Tangga
Identitas Informan Nama : Jenis Kelamin : Umur : Pekerjaan : Daftar pertanyaan : Pertanyaan
1. Bagaimanakah proses penanaman nilai di PAUD kasih sayang? 2. Nilai-nilai apa saja yang ditanamkan di PAUD Kasih Sayang?
3. Program apa saja yang di terapkan dalam pengembangan kemampuan dasar 4. Pola kelakuan bertentangan seperti apa yang dilakukan siswa PAUD Kasih
sayang?
5. Bagaimana cara ibu berkomunikasi apabila ada seorang siswa melanggar peraturan sekolah?
6. Bagaimana seharusnya mendidik anak usia dini saat melanggar aturan? 7. Apa alasan ibu tidak menyekolahkan anaknya di PAUD Kasih Sayang? 8. Apa pendapat ibu/bapak mengenai PAUD kasih sayang?
1994 penulis merupakan anak ke dua dari tiga bersaudara dari pasangan bapak Ramli dan ibu Sittiara. Pendidikan formal pertama yang dilalui penulis adalah sekolah dasar di SDN No.6 Bilacaddi yang terletak di desa Bilacaddi Kecematan Pattallassang Kabupaten Takalar dan lulus pada tahun 2007, pada tahun yang sama penulis melanjutkan ke jenjang sekolah menengah pertama SMPN 2 Takalar yang terletak dijalan Pallantikan Kabupaten Takalar tamat pada tahun 2011. Pada tahun yang sama penulis melanjutkan pendidikan sekolah menengah atas SMK Yapta Takalar yang terletak dijalan Tikolla dg.Leo Kabupaten Takalar lulus pada tahun 2013 dan pada tahun yang sama pula penulis terdaftar sebagai mahasiswa program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar.
Tugas akhir dalam pendidikan tinggi diselesaikan dengan menulis skripsi pada tahun 2017 yang berjudul “ Penanaman Nilai Pada Anak Melalui Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kasih Sayang di Desa Bilacaddi