Dari penelitian diperoleh hasil berupa data kepadatan pertumbuhan dan populasi Gephyrocapsa sp., pada peningkatan konsentrasi CO2 disajikan dalam bentuk gambar.
Gambar 2. Kepadatan Gephyrocapsa sp. pada peningkatan konsentrasi CO2 Berdasarkan hasil penelitian kepadatan Gephyrocapsa sp., pada konsentrasi CO2 385 ppm adalah kepadatan hari pertama yaitu 100.000 sel/ml, hari ke dua yaitu 600.000 sel/ml, hari ke tiga yaitu 1.300.000 sel/ml, hari ke empat yaitu 33.375.000 sel/ml, hari ke lima yaitu 24.175.000 sel/ml, hari ke enam yaitu 15.875.000 sel/ml, hari ke tujuh yaitu 4.175.000 sel/ml. setiap perlakuan dan ulangan hari ke empat merupakan puncak kepadatan tertinggi yaitu 33.375.000 sel/ml.
24
Konsentrasi CO2 450 ppm adalah kepadatan hari pertama yaitu 100.000 sel/ml, hari ke dua yaitu 725.000 sel/ml, hari ke tiga yaitu 1.925.000 sel/ml, hari ke empat yaitu 27.050.000 sel/ml, hari ke lima yaitu 21.425.000 sel/ml, hari ke enam yaitu 12.850.000 sel/ml, hari ke tujuh yaitu 12.700.000 sel/ml. setiap perlakuan dan ulangan hari ke empat merupakan puncak kepadatan tertinggi yaitu 27.050.000 sel/ml.
Konsentrasi CO2 550 ppm adalah kepadatan hari pertama yaitu 100.000 sel/ml, hari ke dua yaitu 905.000 sel/ml, hari ke tiga yaitu 12.725.000 sel/ml, hari ke empat yaitu 22.075.000 sel/ml, hari ke lima yaitu 26.650.000 sel/ml, hari ke enam yaitu 13.475.000 sel/ml, hari ke tujuh yaitu 12.475.000 sel/ml. setiap perlakuan dan ulangan hari ke lima merupakan puncak kepadatan tertinggi yaitu 26.650.000 sel/ml.
Konsentrasi CO2 650 ppm adalah kepadatan hari pertama yaitu 100.000 sel/ml, hari ke dua yaitu 625.000 sel/ml, hari ke tiga yaitu 3.125.000 sel/ml, hari ke empat yaitu 25.100.000 sel/ml, hari ke lima yaitu 10.550.000 sel/ml, hari ke enam yaitu 10.025.000 sel/ml, hari ke tujuh yaitu 9.650.000 sel/ml. setiap perlakuan dan ulangan hari ke empat merupakan puncak kepadatan tertinggi yaitu 25.100.000 sel/ml.
Konsentrasi CO2 750 ppm adalah kepadatan hari pertama yaitu 100.000 sel/ml, hari ke dua yaitu 550.000 sel/ml, hari ke tiga yaitu 1.100.000 sel/ml, hari ke empat yaitu 20.125.000 sel/ml, hari ke lima yaitu 13.600.000 sel/ml, hari ke enam yaitu 12.875.000 sel/ml, hari ke tujuh yaitu 11.275.000 sel/ml. setiap
25
perlakuan dan ulangan hari ke empat merupakan puncak kepadatan tertinggi yaitu 20.125.000 sel/ml.
Dari ke lima perlakuan dan tiga ulangan kepadatan hari pertama sampai hari ke tujuh yang paling tinggi hari ke empat yaitu 33.375.000 sel/ml dengan konsentrasi CO2 385 ppm selanjutnya kepadatan 27.050.000 sel/ml dengan konsentrasi CO2 450 ppm, kepadatan 26.650.000 sel/ml pada hari ke lima dengan konsentrasi CO2 550 ppm, kepadatan 25.100.000 sel/ml dengan konsentrasi CO2 650 ppm dan kepadatan yang paling rendah yaitu 20.125.000 sel/ml dengan konsentrasi CO2 750 ppm.
ini disebabkan karena tingginya CO2 yang diberikan sehingga kepadatan Gephyrocapsa sp., menurun dan apabila CO2 rendah, maka kepadatan Gephyrocapsa sp., tersebut meningkat.
Semakin tinggi konsentrasi karbondioksida (CO2) maka dapat memberikan dampak buruk pada pertumbuhan fitoplankton. Karena semakin tinggi konsentrasi karbondioksida (CO2), pertumbuha fitoplankton, semakin menurun. fitoplankton lebih menyukai karbondiksida (CO2) yang lebih rendah (Boney, 1989 in effendi, 2003).
26
Peningkatan kepadatan Gephyrocapsa sp., pada perlakuan konsentrasi karbondioksida (CO2) hari pertama sampai hari ke tujuh.
Gambar 3. Kepadatan harian Gephyrocapsa sp pada peningkatan konsetrasi CO2.
Berdasarkan hasil penelitian kepadatan harian menunjukkan bahwa setiap perlakuan dan ulangan kepadatan hari pertama pertumbuhanya tetap, hari ke dua sampai hari ke tiga kepadatanya hampir sama, hari ke empat kepadatanya langsung meningkat dan hari ke lima kepadatanya mulai menurun sampai hari ke tujuh.
Menurut (Cahyaningsih, dkk 2005) kepadatan mengalami proses pertumbuhan yang diawali fase adaftasi. Fase tersebut berlangsung pada hari pertama disetiap perlakuan dan ulangan dalam peningkatan konsentrasi karbondioksida (CO2).
hari-1 hari-2 hari-3 hari-4 hari-5 hari-6 hari-7 Kepadatan (sel/mL)106
27
Populasi mengalami fase Logaritmik/eksfonensial dimulai pada hari ke dua sampai hari ke tiga dimana pertumbuhanya terjadi dengan cepat sehingga terjadi pertambahan jumlah sel disetiap perlakuan dan ulangan.
Fase selanjutnya adalah fase stasioner terjadi pada hari ke empat atau fase dimana laju reproduksi seimbang dengan laju kematian. Fase ini merupakan puncak pertumbuhan populasi Gephyrocapsa sp. adanya kecenderungan bahwa fase stasioner cukup lama dikarenakan unsur hara yang cukup tersedia pada saat timbulnya fase stasioner. Menurut Fogg (1975). Setelah fase stationer selanjudnya langsung mengalami fase kematian.
Fase kematian yang dimulai pada hari ke lima sampai hari ke tujuh.
dimana laju pertumbuhan lebih kecil dari pada laju kematian, karena disebabkan oleh penurunan kemampuan metabolisme dari fitoplankton.
Peningkatan kepadatan pertumbuhan Gephyrocapsa sp., pada perlakuan konsentrasi karbondioksida (CO2) 385 ppm di hari pertama sampai hari ke tujuh.
Gambar 4. Kepadatan harian Gephyrocapsa sp., pada perlakuan konsentrasi karbondioksida (CO2) 385 ppm.
0
hari-1 hari-2 hari-3 hari-4 hari-5 hari-6 hari-7 Kepadatan (sel/mL)106
28
Kepadatan harian Gephyrocapsa sp., pada perlakuan konsentrasi karbondioksida CO2 385 ppm adalah kepadatan mengalami proses pertumbuhan yang diawali fase adaftasi. Fase tersebut berlangsung pada hari pertama disetiap ulangan, fase Logaritmik/eksfonensial dimulai pada hari ke dua sampai hari ke tiga dimana pertumbuhanya terjadi dengan cepat sehingga terjadi pertambahan jumlah sel disetiap ulangan, fase stasioner terjadi pada hari ke empat atau fase dimana laju reproduksi seimbang dengan laju kematian, Fase kematian yang dimulai pada hari ke lima sampai hari ke tujuh. dimana laju pertumbuhan lebih kecil dari pada laju kematian.
Peningkatan kepadatan pertumbuhan Gephyrocapsa sp., pada perlakuan konsentrasi karbondioksida (CO2) 450 ppm di hari pertama sampai hari ke tujuh.
Gambar 5. Kepadatan harian Gephyrocapsa sp., pada perlakuan konsentrasi
karbondioksida (CO2) 450 ppm.
0 5 10 15 20 25 30
hari-1 hari-2 hari-3 hari-4 hari-5 hari-6 hari-7 Kepadatan ( sel/ml )106
29
Kepadatan harian Gephyrocapsa sp., pada perlakuan konsentrasi karbondioksida CO2 450 ppm adalah kepadatan mengalami proses pertumbuhan yang diawali fase adaftasi. Fase tersebut berlangsung pada hari pertama disetiap ulangan, fase Logaritmik/eksfonensial dimulai pada hari ke dua sampai hari ke tiga dimana pertumbuhanya terjadi dengan cepat sehingga terjadi pertambahan jumlah sel disetiap ulangan, fase stasioner terjadi pada hari ke empat atau fase dimana laju reproduksi seimbang dengan laju kematian, Fase kematian yang dimulai pada hari ke lima sampai hari ke tujuh. dimana laju pertumbuhan lebih kecil dari pada laju kematian.
Peningkatan kepadatan pertumbuhan Gephyrocapsa sp., pada perlakuan konsentrasi karbondioksida (CO2) 550 ppm di hari pertama sampai hari ke tujuh
Gambar 6. Kepadatan harian Gephyrocapsa sp., pada perlakuan konsentrasi karbondioksida (CO2) 550 ppm.
0 5 10 15 20 25 30
hari-1 hari-2 hari-3 hari-4 hari-5 hari-6 hari-7
Kepadatan ( sel/ml )106
30
Kepadatan harian Gephyrocapsa sp., pada perlakuan konsentrasi karbondioksida CO2 550 ppm adalah kepadatan mengalami proses pertumbuhan yang diawali fase adaftasi. Fase tersebut berlangsung pada hari pertama disetiap ulangan, fase Logaritmik/eksfonensial dimulai pada hari ke dua sampai hari ke tiga dimana pertumbuhanya terjadi dengan cepat sehingga terjadi pertambahan jumlah sel disetiap ulangan, fase stasioner terjadi pada hari ke empat atau fase dimana laju reproduksi seimbang dengan laju kematian, Fase kematian yang dimulai pada hari ke lima sampai hari ke tujuh. dimana laju pertumbuhan lebih kecil dari pada laju kematian.
Peningkatan kepadatan pertumbuhan Gephyrocapsa sp., pada perlakuan konsentrasi karbondioksida (CO2) 650 ppm di hari pertama sampai hari ke tujuh.
Gambar 7. Kepadatan harian Gephyrocapsa sp., pada perlakuan konsentrasi karbondioksida (CO2) 650 ppm.
0 5 10 15 20 25 30
hari-1 hari-2 hari-3 hari-4 hari-5 hari-6 hari-7 Kepadatan ( sel/ml )106
31
Kepadatan harian Gephyrocapsa sp., pada perlakuan konsentrasi karbondioksida CO2 650 ppm adalah kepadatan mengalami proses pertumbuhan yang diawali fase adaftasi. Fase tersebut berlangsung pada hari pertama disetiap ulangan, fase Logaritmik/eksfonensial dimulai pada hari ke dua sampai hari ke tiga dimana pertumbuhanya terjadi dengan cepat sehingga terjadi pertambahan jumlah sel disetiap ulangan, fase stasioner terjadi pada hari ke empat atau fase dimana laju reproduksi seimbang dengan laju kematian, Fase kematian yang dimulai pada hari ke lima sampai hari ke tujuh. dimana laju pertumbuhan lebih kecil dari pada laju kematian.
Peningkatan kepadatan pertumbuhan Gephyrocapsa sp., pada perlakuan konsentrasi karbondioksida (CO2) 750 ppm di hari pertama sampai hari ke tujuh.
Gambar 8. Kepadatan harian Gephyrocapsa sp., pada perlakuan konsentrasi karbondioksida (CO2) 650 ppm.
0 5 10 15 20 25 30
hari-1 hari-2 hari-3 hari-4 hari-5 hari-6 hari-7 Kepadatan ( sel/ml )106
32
Kepadatan harian Gephyrocapsa sp., pada perlakuan konsentrasi karbondioksida CO2 750 ppm adalah kepadatan mengalami proses pertumbuhan yang diawali fase adaftasi. Fase tersebut berlangsung pada hari pertama disetiap ulangan, fase Logaritmik/eksfonensial dimulai pada hari ke dua sampai hari ke tiga dimana pertumbuhanya terjadi dengan cepat sehingga terjadi pertambahan jumlah sel disetiap ulangan, fase stasioner terjadi pada hari ke empat atau fase dimana laju reproduksi seimbang dengan laju kematian, Fase kematian yang dimulai pada hari ke lima sampai hari ke tujuh. dimana laju pertumbuhan lebih kecil dari pada laju kematian.
Laju pertumbuhan total Gephyrocapsa sp pada peningkatan konsentasi CO2 hari pertama sampai ke tujuh.
Gambar 9. Laju pertumbuhan total Gephyrocapsa sp pada peningkatan konsentasi CO2.
33
Laju pertumbuhan total Gephyrocapsa sp pada setiap perlakuan dan ulangan menunjukkan bahwa perhitungan tertinggi didapatkan pada konsentrasi karbondioksida CO2 385 ppm yakni 26.43 x 106 sel/ml kemudian meurun pada konsentrasi karbondioksida CO2 450 ppm yakni 24.5 x 106 sel/ml, konsentrasi karbondioksida CO2 550 ppm 20.9 x 106 sel/ml, konsentrasi karbondioksida CO2
650 ppm 18.48 x 106 sel/ml dan konsentrasi karbondioksida yang terendah yaitu konsentrasi karbondioksida CO2 750 ppm 15.49 x 106 sel/ml. Hal ini disebabkan apabila konsentrasi karbondioksida meningkat pertumbuhan Gephyrocapsa sp menurun.
Laju pertumbuhan harian Gephyrocapsa sp pada peningkatan konsentasi CO2 hari pertama sampai ke tujuh.
Gambar 10. Laju pertumbuhan harian Gephyrocapsa sp pada peningkatan konsentasi CO2.
34
Laju pertumbuhan harian Gephyrocapsa sp pada setiap perlakuan dan ulangan menunjukkan bahwa perhitungan tertinggi didapatkan pada konsentrasi karbondioksida CO2 385 ppm yakni 6.6 x 106 sel/ml kemudian meurun pada konsentrasi karbondioksida CO2 450 ppm yakni 6.1 x 106 sel/ml, konsentrasi karbondioksida CO2 550 ppm yakni 5.2 x 106 sel/ml , konsentrasi karbondioksida CO2 650 ppm yakni 4.6 x 106 sel/ml dan konsentrasi karbondioksida yang terendah yaitu konsentrasi karbondioksida CO2 650 ppm 3.8 x 106 sel/ml. Hal ini disebabkan bahwa apabila konsentrasi karbondioksida meningkat pertumbuhan Gephyrocapsa sp menurun.
Bentuk ( Performansi ) Gephyrocapsa sp pada perlakuan 385 ppm dan 750 ppm.
385 750
Gambar 11. Bentuk Gephyrocapsa sp CO2 385 ppm dan 750 ppm.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk Gephyrocapsa sp pada perlakuan kosentrasi karbondioksida CO2 385 ppm masih sempurna tidak terjadi kerusakan ini disebabkan konsentrasi karbondioksida CO2 385 ppm cocok untuk pertumbuhan Gephyrocapsa sp, dan pada perlakuan kosentrasi
35
karbondioksida CO2 750 ppm bentuk Gephyrocapsa sp tidak sempurna mulai retak dan bisa hancur ini disebabkan konsentrasi karbondioksida CO2 750 ppm tidak cocok untuk pertumbuhan Gephyrocapsa sp.
36